
Siapa saja yang membuat kesalahan atau masalah pada mereka pasti akan di buat menyesal dan berakhir sadis yaitu membuat musuhnya menderita hingga tidak punya apa-apa lagi dan diasingkan oleh masyarakat umum.
%°°°°°°°°°°°°℅
Na bestie mari kita ambil hikmah dari kejadian diatas yuk..
Maaf ni author sedikit mengganggu keasyikan dan keseruannya didalam membaca , tapi yuk mari kita sempatkan membaca sejenak pesan pesan dari author biar negara kita ini bisa menjadi negara yang baik dan maju.
Disini author ingin bertanya ni????
"Ketika ada salah satu kalian melaksanakan perundungan, apakah tidak berpikir? Jika, nantinya hukuman alam itu akan berbalik ke pelakunya?”
➡️ iya sih author akuih kalau perundungan adalah hal paling menawan dikerjakan pasti ada kepuasan tersendiri sesudah melakukannya, tetapi apakah kalian sadar bagaimana akibat dari setelahnya? Kalau menurut author sih iiiiiihhhhh......Sungguh sungguh angker dan menyeramkan tahu.
❄sini deh bestie author kasih tahu sesuatu lebih baik hentikan segera tindakan bullying sebelum terlambat!
"Sebab bullying membuat rasa dendam dalam hati terus berkembang, sampai nantinya rasa kesal ,benci akibat rasa yang terus dipendam itu akan terbalaskan dan lebih kejam dibandingkan dengan yang kalian perbuat pada mereka".
• ya walaupun author tahu sih
“Orang yang sering melakukan perundungan, bisa jadi mereka juga korban bullying,bisa jadi pelaku bullying itu kehidupannya tidak bahagia ataupun menyenangkan dan merasa dirinya tersaingi .maka berhentilah melakukannya ! "
° maka cobalah berhenti semenjak sekarang dalam melakukan perundungan ini, Jika tidak, generasi selanjutnya akan tumbuh menjadi generasi pendendam yang sungguh berbahaya.
...Maka pesan author untuk korban bullying ...
“Mintalah pertolongan Allah SWT dan Berdayakan diri Anda. Yang dilakukan pada bullying adalah meremehkan diri Anda dan menghilangkan kepercayaan diri Anda. Tidak ada yang pantas mendapatkannya.”
"Berbicaralah dengan sahabat atau orang terdekat dengan mu untuk dapat meringankan beban kita"
"Belajarlah mencintai diri sendiri agar tidak akan menyakiti orang lain atau diri sendiri. Meskipun mereka tidak suka, tetaplah jadi dirimu sendiri".
"Jangan biarkan orang lain yang mengontrol kehidupanmu".
%°°°°°°°°°℅
Ok.. Yuk kita kembali ke cerita!!!!!
Beralih cerita ke apartement.
Ukasya dengan jahilnya kini justru sedang menggoda killa yang sedari tadi sedang asyik menyiapkan makanan untuk mereka berdua.
__ADS_1
"Sayanggggg!!! " Ujar ukasya dengan nada manja sambil memeluk pinggang killa hingga killa jadi kesulitan untuk bergerak.
"Mas... Apaan sih kamu kuat banget peluknya gak bisa nafas dan bergerak ini loh ah! " Ujar killa lalu menghentikan aktivitasnya sejenak.
"Iiiiiihhhhh mas, lepaskan dong risih nih akunya, juga kesulitan untuk bergerak. Kamu mengganggu ku! " Ujar killa dengan sebal.
Namun ukasya tetap memeluknya tanpa menghiraukan ucapan killa.
"Mas... Please lepasin! Killa sedang sibuk ini loh siapkan masakan untuk kita! "
"Gak mau, mas masih pengen peluk kamu sayang. Sudah lah tinggalkan saja itu, mas kan sudah pernah bilang ke kamu. Kamu ini masih sakit jangan banyak aktivitas lebih baik kamu istirahat sayang. Biar urusan makanan nanti kita pesan gofood saja! " Ujar ukasya.
Membuat killa segera berbalik menghadap ke arah ukasya dan melingkarkan tangannya dileher ukasya.
"Mas killa sudah baik baik saja, jangan khawatir begitu. Apa lagi killa dikelilingi orang orang yang selalu menyayangi killa! "
"Tapi sayang...! "
"Hust... Sudah ya mas. Killa gak mau lagi mendengar apapun, biarkan killa melaksanakan kewajiban killa sebagai istri yang baik ok! "
"Iya sudah kalau gitu . Mas gak akan menghalangi lagi yang penting kamu happy menjalaninya! "
"Na gitu dong mas. Killa sayang banget sama mas! "
Killa dengan melihat sikap manja ukasya itu merasa sudah terbiasa sebab kini suaminya itu bagaikan bayi besar kalau sudah mode manja dengannya.
ukasya segera melepaskan pelukannya dengan perasaan yang bahagia karena kekhawatirannya sirna oleh perlakuan lembut killa.
Kini ukasya justru asyik menatap dengan senyam senyum dihadapan killa yang sedang masak .
"Mas ngapain senyum senyum sih... iiiih lihatnya jangan kayak gitu kenapa mas, killa malu! "
"Kenapa harus malu kan sama suami sendiri! " Ujar ukasya menggoda membuat killa terus menghembuskan nafasnya secara kasar karena merasa kesal sedari tadi di ganggu sama suaminya itu.
"Sudah... Sudahlah mas ! Lebih baik mas duduk saja disana dengan tenang ya, biar killa bisa fokus masaknya jangan digangguin mulu. Kapan selesainya? " Protes killa sambil mendorong ukasya menjauh , supaya suaminya itu menyudahi mengganggu dirinya yang tengah sibuk memasak itu.
Beberapa saat kemudian masakan killa pun jadi . Saat killa ingin menyiapkan dan menghidangkan masakan tersebut, Tiba-tiba menghentikan killa.
"Sayang, sudah yuk duduk sini saja, kamu sepertinya sudah sangat kelelahan banget! " Ujar ukasya sambil menahan tangan killa yang hendak kedapur lagi, lalu mendudukkannya diatas kursi yang sudah disiapkan untuk nya.
"Ta-tapi mas itu gimana dengan makanannya? "
__ADS_1
"Sudah kamu tenang saja duduk disini, biar mas yang kerjakan semua ya. Kalau tinggal menghidangkan , itu mah kecil mas ahlinya! "
"Yakin mas bisa? "
"Yakin sayang! " Ujar ukasya sambil mengecup kening killa.
"Iya sudah deh, tapi awas ya nanti kalau sampai perantakan atau kotor semua, tak bikin rendang mas nanti! " Ancam killa.
"Ais sayang mah , serem banget sih! "
"Biarin! "
Kemudian ukasya segera menyiapkan nasi lalu menata lauk-pauk nya juga sayurnya di mangkok dan piring piring saji. Setelah selesai kini ukasya langsung membawa bakul berisi nasi itu ke arah meja makan dan meletakkannya di hadapan killa, begitu terus sampai semua sudah tertata diatas meja depan killa
Namun ketika dia mengangkat mangkuk terakhir berisi sup dengan perlahan dan hati-hati karena masih panas juga takut jatuh ketika membawanya.
Tapi entah datang dari mana tiba-tiba hasan mengejutkannya, hingga mangkok yang masih berisi sup itu terjatuh dan pecah berantakan.
"Hey! "
Brakk... Brugh... Priang.....
"Oh my god mas! " Teriak killa kesal dengan mata yang melotot tajam melihat semua usahanya capek capek bikin sup hancur berantakan.
"Aduh... Sayang! Sorry ... Sorry... Mas gak sengaja tadi! Ini semua gara-gara hasan tuh biang keroknya! "
Ketika killa langsung beralih menatap tajam kearah hasan seolah-olah seperti akan menerkam mangsanya.
Sontak saja hasan yang mengetahui hal itu langsung menggeleng gelengkan kepala, lalu mengangkat kedua tangannya keatas seperti penjahat yang ditodong pistol oleh polisi.
"Eh enak saja, bukan gue pelakunya ya. Ukasya tuh yang salah bukan gue, suwer deh! Tadi gue gak sengaja! "
"Ck... Bodo, ah! Terserah! " Jawabnya ketus.
Entah kemana hari ini emosinya seperti sedang di aduk aduk. Seakan-akan kini dia seperti diuji kesabarannya.
Dan ketika akan beranjak dari tempat duduknya tiba-tiba terasa sangat sakit sekali.
"Uhhhh.. ! " Rintihnya sambil jongkok memegangi perutnya
Seketika ukasya dengan sigap langsung datang menghampiri killa lalu menuntunnya kearah kursi dan memintanya untuk duduk disana.
__ADS_1
"Are you ok, sayang? " Tanya ukasya khawatir.
"Eh... Eh... Killa loh baik baik saja kan? " Tanya hasan