
"Sudah lah ri sana ikut saja sama kak hasan, ya itung itung loh juga irit ongkos pulang kan? Katanya mobil loh juga masih di bengkel! " Ujar linna
"Iya sudah deh iya gue ikut loh kak! " Ujar ruri pasrah.
"Iya sudah ayo cepat naik! " Ujar hasan.
"Iya sudah ya bestie kita duluan bye! " Ujar ruri.
"Ok hati hati ya! " Ujar mereka bertiga.
Beberapa saat kemudian ukasya dan husen pun datang dengan membawa kendaraan masing-masing.
"Hey honey sudah lama menunggu ya , sorry ya tadi gue mampir dulu ke toilet! " Ujar husen.
"Eh iya by gak papa kok! "
Tin... Tin.... Suara klakson mobil ukasya.
"Cepat pinggir woy, gue mau lewat halangin jalan saja loh! " Ujar ukasya ketus.
"Ck.. Sabar woy!yuk honey cepatan naik sebelum nanti lakiknya killa berubah wujud jadi rubah ekor sembilan! " Ujar husen.
"Ih serem dong, iya sudah kalau gitu bestie gue duluan ya! " Ujar Reni kemudian husen segera melajukan motor nya setelah Reni naik keatas.
Kini ukasya berhenti didepan linna dan killa lalu membuka kaca mobilnya.
"Ayo sayang kita pulang! " Ajak ukasya sambil tersenyum.
"Aduh enak banget jadi kalian ya sudah punya gebetan masing-masing ntar lagi kayaknya juga bakal ada couple baru! " Ujar linna sedih.
"Iya sabar ya bestie, suatu saat pasti akan dapat kok kamu! " Ujar killa.
"Iya thanks ya! "
"Ok, iya sudah gue tinggal dulu ya bye! " Ujar killa.
"Bye! "
Kini killa segera masuk kedalam mobil.
"Sudah siap sayang! " Tanya ukasya.
"Iya mas! "
Akhirnya kini ukasya mengendarai mobilnya melaju meninggalkan linna sendiri di dalam parkiran.
Namun tiba-tiba wildan datang menghampiri linna.
"Hey shelinna! " Sapa wildan.
"Eh iya kak, ada apa ya? " Tanya linna dengan tersenyum senyum karena hatinya berbunga-bunga didatangi oleh pria idamannya itu.
__ADS_1
"Hemmm... Nanti sore kamu sibuk gak? " Tanya wildan.
"Tidak kok kak, ada apa ya? " Tanya linna.
"Gak papa cuma mau ajakin kamu dinner nanti malam bisa gak? "
"Oh dinner ya, tentu bisa dong kak. Apa sih yang gak bisa buat kak wildan? " Ujar linna dengan tersipu.
"Iya sudah ini nomor gue, jangan lupa hubungi gue ya dan kirim alamat loh sekalian, ntar jam 7 malam gue datang kesana ok! "
"Ok kak! " Ujar linna dengan senang.
"Iya sudah gue duluan ya! "
"Ok kak".
Setelah kepergian dari wildan, shelinna langsung bersorak kegirangan karena dia nanti malam akan diajak dinner oleh wildan.
***
Sedangkan ditempat lain ukasya dan killa yang sudah sampai di apartemen mereka, kini tengah duduk santai di ruang TV.
Kruk... Kruk... Kruk... Suara perut killa.
"Kamu lapar kah sayang? " Tanya ukasya.
"Hehehe iya mas, tapi seperti bi ina belum masak tuh!" Ujar killa .
"Iya tapi killa gak mau kalau yang masak bibi! " Ujar nya dengan nada manja.
"Lalu? " Tanya ukasya.
"Iya killa mau makan tapi mas yang buatkan sendiri! " Ujar killa dengan tersenyum penuh harap.
"Ta-tapi sayang mas kan gak bisa masak! " Ujar ukasya dengan jujur.
"Huaaaaaa... Hiks.. Hiks...! " Tangisan killa pun pecah mendengar pengakuan suaminya.
"Aduh... Sayang.. Kenapa malah nangis sih? " Tanya ukasya dengan panik.
"Iya habis mas jahat sama killa hiks... Hiks... Mas gak sayang sama killa, masak iya killa minta mas yang masak malah mas gak mau hiks... " Ujar killa dengan terisak isak.
"Ya Tuhan sayang bukannya mas gak mau, kamu kan tahu sendiri mas kemarin masak air saja pancinya gosong, gimana mas mau masak? "
"Gak mau tahu pokoknya killa mau makan tapi mas yang bikinin titik! " Ujar killa.
Membuat ukasya seketika memijit keningnya sendiri karena mengetahui permintaan sang istri yang nyeleneh ketika lagi nyidam.
"Ok.. Ok.. Mas masakin tapi mas buatin sandwich saja ya gak papa kan? " Ujar ukasya.
"Gak mau sandwich bosan! " Ujar killa.
__ADS_1
"Lalu? "
"Killa mau nasi goreng sambal tuna! " Ujar killa.
"Apa? " Teriak ukasya terkejut.
"Ais mas.. Killa cuma minta gitu doang kok di bentak hiks.. Hiks...! "
"Aduh salah lagi gue!.. Hmmm gini loh sayang maaf ya tadi mas terkejut gak ada niatan kok buat bentak kamu! " Ujar ukasya menenangkan killa namun tangis killa makin menjadi membuat ukasya kebingungan setengah mati.
Akhirnya dengan terpaksa ukasya mengiyakan permintaan istrinya dengan syarat istrinya harus segera mandi.
"Iya sudah mas buatkan tapi kamu mandi dulu ya, dan tolong berhenti nangisnya kasihan anak kita kalau ibunya sedih mulu bisa kena stress nanti! " Ujar ukasya menenangkan killa.
"Iya tapi bener ya mas nanti bikinin nasi goreng sambal tuna? " Ujar killa memastikan.
"Iya sayang ku! " Ujar ukasya lalu mengecup kening killa.
"Iya sudah sana mandi mas mau kedapur buat masak! " Ujar ukasya.
"Ok mas tapi tunggu dulu , ikan tunanya killa pengen yang jenis kelaminnya jantan ya gak mau betina! " Ujar killa dengan tersenyum.
Aduh alamat nih. Ah mending gue iyain saja lah dulu daripada nanti nangis lagi berabe urusannya. Batin ukasya
"ih mas! Kok diem sih! " Tanya killa kesal.
"Eh.. I-iya sayang pasti nanti mas belikan ikan tunanya seperti yang kamu inginkan! " Ujar ukasya dengan tersenyum.
"Na gitu dong, makin sayang deh sama kamu mas! " Ujar killa langsung berhambur memeluk ukasya membuat ukasya langsung menyunggingkan senyuman manisnya.
"Iya sayang mas juga sayang banget sama kamu walaupun kadang permintaan kamu kalau lagi mode nyidam nyeleneh! " Ujar ukasya sambil mengusap killa yang sekarang berada dipelukannya.
Killa kemudian tersenyum dan melepaskan pelukannya itu lalu berjalan menuju kamarnya. Sedangkan ukasya kini mengacak-acak rambutnya frustasi.
Sambil berjalan kedalam dapur dia terus mengomel gak karuan sampai tidak sadar dirinya menabrak seseorang didepannya.
Bughnm..
"Aduh! " Ujar ukasya
"Aduh maaf den, bibi gak sengaja! " Ujar bi ina.
"Eh iya bi gak papa, ukasya yang salah tadi jalan gak fokus maaf ya bi" Ujar ukasya.
"Iya den gak papa! Omong omong maaf den kalau boleh tahu kenapa muka aden kok kusut gitu seperti baju yang belum disetrika saja! Ujar bi ina dengan ramah.
" Anuh bi.. AkuĀ lagi frustasi banget ni, si killa lagi nyidam nasi goreng sambal tuna! " Ujar ukasya.
"Oh nona lagi nyidam to, ya harap dimaklumi den namanya juga bawaan bayi. Aden tenang saja nanti biar bibi yang masakin! " Ujar bi ina dengan tersenyum.
"Na itu masalah bi, killa pengennya aku sendiri yang masak, mana aku gak bisa masak lagi! " Keluh ukasya.
__ADS_1