
"Ck... Apaan sih loh ganggu saja? " Ujar husen tersadar.
"Ya habis loh senyum senyum gak jelas gitu kenapa? Gak lagi gila kan loh? " Tanya hasan.
"Enak saja loh bilang ya! Gue masih waras kali, sembarangan saja dasar adek durjana loh! " Sungut husen.
"durhaka abang husen, durhaka! " celetuk hasan kemudian memutar bola matanya dengan malas
"ah...iya itu durhaka hehehe" sahut husen dengan cengengesan sedangkan hasan kini sudah mencebikkan bibirnya karena ulah husen
"Ya terus kenapa loh senyum senyum gak jelas sendiri gitu? Kalau bukan karena loh lagi gila! "tanya hasan
"Sepertinya gue lagi falling in love deh san! " Ujar husen dengan tersenyum.
"What yang benar loh? Sama siapa? "Tanya hasan kepo.
" Sama si Reni!" Ujar husen kemudian menerbitkan senyumnya.
"Apa? Reni! " Ujar hasan terkejut.
"Iya loh sepertinya butuh dirukiyah ini sen masak iya loh cariin gue kakak ipar modelan dia sih! Mana orangnya kadang rada tulalit lagi ah gak banget deh loh! " Ujar hasan jengkel.
"Enak saja loh bilang Reni tulalit, dia itu gak tulalit cuma sedikit lola (loding lama)! "
"Sama saja be ge argh loh ma sen ! "
"Tapi dia manis juga loh san! "
"Tahu ah terserah loh! Emang ya kalau sudah cinta bisa buat orang pintar langsung gO*l** ! "
"Biarin yang penting gue bahagia dan gak jones kayak loh ! " Ledek husen.
"Ck.. Sialan loh! "
Hasan kemudian pergi kedalam kamar mandi.
Sedangkan husen segera melancarkan aksinya.
"Hey Reni! Ini gue husen! "
"Hey kak, ada apa ya? "
"Gak papa kok, kira kira kamu sekarang sibuk gak? "
"Eh... Enggak kok kak kenapa ya? "
"cuma pengen tanya gimana kabarmu? "
"Aku baik kok kak! "
"Oh syukur lah, oh iya btw kalau gue gangguin loh kayak gini kira kira cowok loh apa gak marah ya? "
"Ah! Gak kok kak, justru Reni gak takutnya nanti cewek kakak yang marah! "
"Eh.. Enggak kok. Gue belum punya cewek kok! "
__ADS_1
"Masak sih kak? "
"Iya serius! "
"Iya syukur deh! " Ujar Reni senang karena sebenarnya dia juga ada rasa tersembunyi.
"Kok kayaknya loh seneng banget? ".
" Ah iya kak. Kan Reni jadi aman nanti gak ada yang tiba-tiba ngamuk dan salah faham! "
"Oh begitu! "
"Iya"
"Emmm... Reni sepertinya ini sudah larut malam deh, sebaiknya kamu istirahat ya kan besok kita harus sekolah! "
"Ah iya kak, kalau gitu Reni tidur duluan ya bye! "
"Iya bye, nice dream! "
***
Keesokan harinya.
Ketika jam pelajaran telah selesai dan kini didalam kantin sudah terdapat killa, ruri, lima dan Reni yang tengah bercanda juga menikmati makan siang mereka.
Beberapa saat kemudian ukasya, hasan dan husen pun datang menghampiri mereka.
"Hey sayang! " Ujar ukasya sambil mengecup ujung kepala killa.
"Cie so sweet nya nih pengantin baru! " Ujar linna menggoda
"Hehehehe sorry kelepasan tadi! "
"Iya sudah jangan diulang lagi, untung tadi gak ada yang dengar! "
"Hehehehe! "
"Sudah sudah jangan berantem , apa kalian gak kasihan pada kami bertiga dari tadi gak dipersilahkan duduk, capek tahu dari tadi berdiri! " Keluh hasan.
"Heleh.. Gaya loh biasanya loh aja langsung serobot tanpa permisi pakek acara lebay gitu! " Sahut ruri.
"Ck.. Apaan sih loh nyet cari perkara saja loh kalau ketemu sama gue? " Ujar hasan kesal.
"Apa loh tadi bilang gue monyet loh itu penyu! " Sungut ruri.
"Sudah sudah jangan pada berantem. Kalau kalian mau duduk, duduk saja gak ada yang melarang kok! "
Akhirnya husen pun duduk disebelah hasan didekat ruri.
"Apa loh lihat lihat? " Ujar ruri
"Ck... Pede loh! "
"Sudah sudah kalian berdua ini ma berantem mulu sih, hati hati loh nanti jodoh iya gak teman teman? " Ujar killa menggoda hasan dan ruri.
__ADS_1
"Iya bener tu kil! " Sahut husen
Seketika hasan dan ruri saling memberi tatapan tajam seperti menandakan pertempuran akan dimulai.
"Gue berjodoh sama ni penyu idih najis! " Ujar ruri ketus.
"Gue juga ogah! Amit-amit jabang hayik ". Sahut hasan.
Sedangkan yang lain justru tertawa lepas melihat tingkah konyol kedua teman mereka yang gak pernah akur itu.
Dan sedangkan husen dan Reni justru saling curi curi pandang dan saling melemparkan senyuman.
" Eh Reni hari ini kamu kelihatan cantik banget! Gombal husen lewat chat yang dia kirim ke Reni.
Namun ternyata Reni tidak menyadari kalau ponselnya ada pesan yang baru masuk. Sedangkan Husen walaupun posisinya kini bisa melihat Reni namun mulai gelisah karena Reni tidak segera melihat dan menjawabnya .
Akhirnya husen menatap Reni sambil memberikannya kode supaya melihat ponselnya. Awalnya tidak mengerti akan yang disampaikan husen , akhirnya dia terus berusaha memahami apa yang akan disampaikan husen.
Beberapa menit kemudian dia baru faham dan langsung membuka ponselnya, ternyata ada pesan masuk dari husen.
Reni yang membaca pesan tersebut langsung menatap husen sambil tersenyum malu, lalu segera membalas pesannya.
{Masak sih kak? Gombal deh pasti kakak! }
{ gue serius ren gak bohong}
{ ah iya kah? Terimakasih loh kak atas pujiannya}
{Hehehehe... Nanti malam sibuk tidak? }
{Tidak kok kak, ada apa memang? }
{Mau tidak ngedate sama gue nanti malam? }
"Ah... Apa? " Teriak Reni terkejut membuat yang lain juga ikut terkejut dan heran.apa lagi killa merasa ada yang aneh dengan Reni ,sedari tadi dia melihat Reni terus tersenyum sendiri.
"Apa apaan sih loh ren teriak teriak kenceng banget lagi? Sakit ini telinga gue! " Gerutu ruri karena kesal
"Iya ni loh kenapa sih teriak teriak? " Tanya linna.
"Iya ren padahal dari tadi kita gak ada yang bicara loh, lagi pada asyik makan tuh bahkan pasangan baru dari tadi asyik suap suapan sampai tidak sadar kalau ada orang lain di depan mereka! " Sahut ruri.
"Iya tuh killa dan ukasya gak tahu diri banget bermesraan kok didepan kita kita, gak kasihan apa sama kita kita yang masih setia ngejomblo! " Protes hasan.
"Bodoamat, diam loh! " Ujar ukasya sambil menatap tajam hasan.
Sedangkan hasan langsung menciut nyalinya, karena ukasya tahu betul caranya membuat orang merasa seperti terintimidasi.
"Hehehehe pisssss hanya bercanda gue... Lanjutkan saja maaf kami menganggu, anggap saja dunia ini milik kalian berdua yang lain hanya mengontrak iya kan sen! " Ujar hasan sambil menyenggol lengan husen.
"Apaan sih? Gue gak ikut ikutan ya! " Ujar husen.
"Ck... Dasar abang laknat loh! "
"Sudah sudah kalian ini pasti gak bisa jauh jauh dengan yang namanya ribut. Bisa gak sehari saja damai biar tenang gitu! " Ujar killa melerai teman temannya.
__ADS_1
Gak! " Ujar mereka kompak membuat killa dan Reni langsung menepuk kening masing-masing.
"Astaga pusing gue punya teman teman kayak kalian! " Ujar Reni.