CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
setipis sehelai rambut dibelah 10


__ADS_3

setelah afgan selesai menyiapkan air hangat di bathtub kamar mandi. dia segera keluar kamar mandi untuk membantu fara masuk kedalam kamar mandi. namun ternyata,...


"oh iya Tuhan, kuatkanlah iman hamba yang tipis seperti sehelai rambut dibagi 10 ini! " ujar afgan sambil mengelus dadanya, sebab niatnya tadi ingin memberitahu kalau airnya sudah siap dan juga ingin membantu istrinya kekamar mandi. akan tetapi kenyataannya kini istrinya justru sedang tidur dengan posisi meringkuk seperti balita, mana selimutnya juga menyingkap tidak karuan membuat tubuh indah yang seksi terpampang dan terekspos tanpa balutan.


melihat hal itu membuat jiwa kejantanannya meronta ronta, sehingga tanpa dia sadari yang dibawah sana ada yang tegak namun bukan keadilan.


"uhhhh... sabar ya joni. hari ini kamu tidak bisa masuk kesangkarmu dulu ya. kasihan semalaman sudah ku hajar habis-habisan. aku tidak ingin membuatnya terluka nanti"gumamnya.


lalu afgan menarik nafasnya dalam dalam lalu membuangnya secara perlahan.


" uuuuhhhh... berasa kayak uji nyali dah gue! "


dengan segera afgan berjalan menuju arah fara tertidur. namun lagi lagi dia harus berperang dengan dirinya sendiri. bagaimana tidak karena saat ini dia tengah mati matian menahan gairahnya sendiri agar dia tidak menggauli istrinya.


ya seperti yang kalian tahu afgan adalah laki-laki normal dan juga baru saja merasakan nikmatnya apa itu surga dunia. jadi ini adalah hal yang paling sulit baginya, walaupun dulu sebelum menikah dia sering disuguhi para ja**ng murahan oleh rekan bisnis nya. namun canggihnya dia tidak bergairah sama sekali, bahkan rekan bisnis nya itu berasumsi kalau dirinya itu imp**en.


glek... afgan terus menelan savilanya secara brutal, namun dia berusaha konsisten menahannya. lalu...


"sayang! "


"sayang... ayo bangun! airnya sudah siap tuh, katanya mau mandi! " ujar afgan dengan lembut sambil menggoyangkan tubuh istrinya pelan. agar dia bangun.


"hmmm... ah.. iya. maaf aku ketiduran sayang! " ujar fara yang baru membuka mata nya.


kemudian dia mulai akan beranjak dari tempat tidur nya. Tiba-tiba...


"awwwwww... " ringisnya.


"masih sakit kah sayang? " tanya afgan dan fara hanya menganggukkan kepalanya pelan.

__ADS_1


"iya sudah , ayo mandi dulu. airnya sudah siap! " ujar afgan kemudian segera mengangkat tubuh fara dengan ala bridal style.


"lololo.. kenapa digendong? " tanya fara yang panik karena tanpa babibu tubuhnya sudah diangkat oleh suaminya.


"iya gak papa sayang, aku tidak ingin melihat mu kesakitan kayak tadi lagi" ujarnya kemudian segera berjalan menuju kamar mandi.


"please.. turunkan aku, aku malu! " ujar fara sambil tersipu didalam gendongan suaminya.


afgan yang mendengarkan hal itu langsung menghentikan langkahnya kemudian tersenyum dengan manis.


"wait.. malu, kenapa? bukannya aku sudah melihat semuanya! " pungkas afgan kemudian segera kembali jalan masuk kedalam kamar mandi.


"tapi...! "


"usss... sudah tidak ada tapi tapian. ini sudah sampai sekarang kamu segera mandi. nanti kalau sudah selesai segera panggil aku ya sayang! aku tunggu diluar! " ujar afgan kemudian mencium puncak kepala fara.


"iya.. tapi kamu gimana yank.. apa tidak sekalian kita mandi bersama? " tanya fara malu malu membuat afgan segera menghentikan langkah kakinya keluar kamar mandi. lalu dia segera membalik badannya menghadap kearah fara.


bagaimana tidak semalaman dia sudah dihajar habis habisan oleh suaminya itu tanpa ampun dan jeda. membuat fara yang masih merasakan rasa sakit dan ngilu dibawah sana langsung bergidik ngeri. afgan yang melihat ekspresi wajah fara yang berubah langsung tersenyum.


"tenanglah sayang. jangan takut, aku tidak akan tega menyakiti mu. sekarang kamu mandilah dulu dan kamu jangan khawatir tentang ku tadi sebelum aku menyiapkan air untuk mu. aku sudah mandi terlebih dahulu! " ujar afgan menenangkan fara. dia tidak ingin fara merasakan sakit ataupun trauma padahal dia baru merasakan nikmatnya surga dunia.


setelah afgan keluar dari kamar mandi dan menutup pintunya. afgan segera mengganti bajunya. sedangkan fara yang ada didalam sana , kini sudah berendam air hangat didalam bathtub.


"ahhh... sangat nyaman sekali. tubuhku rasanya sangat rileks. nyeri dibagian intiku pun rasanya mulai berangsur-angsur hilang! " ujar fara yang kini sudah merebahkan tubuhnya didalam bathtub sambil menikmati air hangat yang sudah dicampur dengan bubble bath yang mempunyai aroma terapi sehingga otot-otot nya merasakan sangat rileks.


30 detik 1 menit akhirnya fara sudah selesai ritual mandinya. kini dia segera keluar dari kamar mandi.


ceklek... suara pintu terbuka dari dalam. kemudian fara segera menyembulkan kepalanya dari balik pintu lalu celingukan kesana kemari mencari keberadaan seseorang.

__ADS_1


"sayang.. apakah kau masih ada didalam sana? " tanya fara. namun ternyata tidak ada yang menyahut dan dia kira afgan tidak ada disana. akhirnya dia memutuskan untuk keluar dari kamar mandi.


fara mulai berjalan kearah lemari milik afgan. lalu dia segera membuka lemari tersebut dan mengambil salah satu kemeja milik afgan untuk dipakainya.


Tiba-tiba...


ceklek.. suara pintu terbuka dari luar afgan segera masuk kedalam kamar sambil menenteng paperbag


"sayang.. apakah kau sudah selesai mandinya? glek" ujar afgan kemudian segera menelan savilanya dengan brutal. bagaimana tidak saat ini dia sudah disuguhi pemandangan indah dari sang istri yang tengah memakai kemejanya yang berwarna putih terang sehingga memperlihatkan dengan jelas lekuk tubuhnya dan ternyata saat ini fara tengah tidak memakai kacamata ataupun segitiga.


fara yang melihat ekspresi suaminya langsung mengernyitkan keningnya.


"kau kenapa sayang? " tanya fara dengan polosnya.


"tidak papa, sayang! aku cuma terkejut melihatmu dengan pakaian seperti itu. apakah kau sedang ingin menggoda ku sayang? lihatlah bukit teletubbies mu menyembul tanpa kau tutupi . apakah kau sengaja tidak memakai kacamata dan segitiga bermuda mu? " goda afgan sambil menyeringai.


fara yang kesal mendengarkan suaminya yang mulai omes pun segera melemparkan bantal kearah suaminya.


bugggg... suara bantal yang mengenai tubuh afgan.


"aw... apa apaan sih kamu sayang? " protes afgan.


"siapa suruh pagi pagi sudah mesum. aku pakai kayak gini karena aku sudah tidak ada baju ganti! " ujar fara kesal.


"eh.. iya maaf.. maaf ... aku sampai lupa! ini buat kamu sayang! " ujar afgan lalu menyodorkan papper bag tersebut.


"apa ini? " tanya fara


"ambillah.. ini didalamnya ada satu set baju dan perlengkapan untukmu untuk pagi ini. kamu tidak usah khawatir nanti asisten ku akan segera membelikan beberapa pakaian dan keperluan mu untuk setiap harinya. sekarang ganti bajumu sayang. dan ayo kita keluar aku sudah lapar banget! " ujar afgan.

__ADS_1


"baiklah! ".


__ADS_2