CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
TRAUMA PART 1


__ADS_3

"Kak gue takut, gue pengen ketemu mama ayumi kak hiks... "


"Tenang ya, loh jangan takut lagi disini ada gue kok. Besok mama laiba akan kabari orang tua loh. Jadi sekarang loh tidur ya! " Ujar ukasya.


"Tapi kak, killa minta tolong jangan diberitahukan pada orang tua killa ya. Kejadian hari ini, killa tidak mau mereka sedih disana! "


Ukasya hanya menganggukkan Kepala nya dan kini killa melepaskan genggaman tangannya itu. Ukasya segera kembali menutup pintunya dan dia menuju sofa disudut kamarnya. Dia terus mengamati killa yang dari tadi ketakutan.


Dia merasa bingung harus berbuat apa terhadap killa karena dia sadar ini semua salah nya.


*** keesokan harinya


Ukasya terbangun dan langsung menuju ke kamar mandi seperti biasa, dia melakukan persiapan untuk berangkat sekolah.


"Killa terlihat pulas banget tidurnya.. Biarlah dia istirahat dulu. Biar dia tenangin dirinya dulu"


Ukasya langsung turun menuju ruang makan.


"Pagi ma"


"Pagi juga, killa mana sayang. Apa dia sudah baikan? "


"Ada ma di kamar sedang istirahat. Belum terlalu baik ma, kelihatannya dia trauma karena kejadian semalam. Jadi biarkan dia tenangin dirinya dulu ma dan tadi dia juga berpesan supaya kita jangan sampai memberitahu orang tua nya, karena dia tidak ingin membuat mereka khawatir".


"Kenapa harus begitu, orang tuanya juga berhak tahu tentang keadaan anaknya. Ini semua gara-gara kamu ukasya seandainya kamu tidak se ceroboh itu ini tidak akan terjadi".


" Iya maaf ini semua memang kesalahan ukasya. Ukasya janji akan berusaha menjaga killa. Iya sudah ukasya pamitan dahulu. Ukasya mau berangkat sekolah ".


" Iya hati hati".


Ukasya hanya menganggukan kepalanya. Kemudian setelah mereka selesai sarapan. Laiba mendatangi killa dikamar nya.


Tok


Tok


"Killa sayang, ini mama nak". Ujarnya namun tetap saja tidak ada jawaban.


Akhirnya laiba membuka pintunya.


" Killa sayang, apa kamu didalam nak? "


"Iya ma, masuk saja tidak dikunci pintunya ma. Killa baru bangun! ".


" Oh.. Apa kamu sudah merasa baikan sekarang? " Tanya laiba tapi killa hanya diam seribu bahasa.


"Iya sudah kalau kamu masih kurang baik istirahat saja ya! Dan ini mama bawakan kamu bubur. Ayo dimakan yah! " Ujar laiba sambil meletakkan mangkuk bubur di atas meja.


"Killa gak lapar ma? "


" Tapi sayang, dari kemarin kamu belum makan apapun loh! Mama suapin saja ya sayang. Kamu harus makan ya, biar kamu gak sakit. Nanti orang tua mu kepikiran kalau kamu sakit! " Bujuk laiba sambil menyuapi killa. Dan akhirnya killa mau membuka mulutnya dan memakan suapan itu.


Tiba-tiba killa meneteskan air matanya...


"Loh kenapa kamu menangis sayang. Cerita sama mama kalau ada apa-apa ya? " Namun killa tetap diam.


"Iya sudah gak usah cerita dulu kalau kamu belum siap. Nanti saja ceritanya kalau kamu sudah siap ya, mama gak akan paksa kamu sayang! "


"Ma.. "


"Iya sayang kenapa? "


"Killa takut ma hiks...! "


"Oh sayang maafkan keluarga kami ya yang telah lalai menjaga mu.. Kamu yang tenang ya sayang, jangan takut sekarang kamu aman ada didalam rumah kami . Kami akan menjagamu kok, kami janji setelah ini ukasya tidak akan berbuat semenah menah lagi terhadapmu nak. Jangan takut ya! "


Killa hanya menganggukan kepalanya dengan sesenggukan.


"Menangislah sayang, jangan kamu tahan lagi. Luapkan semuanya biar hatimu legah. Disini ada mama untukmu. Kami juga adalah keluarga kamu jadi jangan ragu mau minta bantuan kami". Ujarnya menenangkan killa. Dan killa hanya tersenyum menanggapinya.


" Anak manis sekarang kamu tidur ya, istirahat biar kamu kembali pulih ".


Kemudian laiba melangkah ke depan pintu dan membukanya lalu dia pergi kebawah.


***


" Hay brai kenapa loh melamun kayak gitu hati hati loh, nanti kesambet ". Goda hasan mengejutkan lamunan ukasya.


" Cihhh... Sial! Mengganggu saja loh". Ujar ukasya kesal.


"Kenapa loh ukasya tumben banget kayak gini? Cerita dong sama kita! " Tanya husen.


" Gue merasa bersalah banget, soal kejadian gue tinggalkan dia ditengah jalan waktu itu. Waktu gue habis party kemarin gue kebetulan balik lagi ke tempat itu, tapi gue menemukan killa mau diperkosa tiga bandit! ". Jelasnya dengan penuh bersalah.

__ADS_1


" What? Yang bener loh terus sekarang gimana kondisi killa! " Tanya mereka.


"Iya gue tolongin dia dari mereka, syukurnya hal tak bermoral itu tidak terjadi padanya. Lalu gue antarkan dia kerumahnya! "


"Alhamdulillah, sukur deh kalau killa sudah aman dan tidak terjadi apa apa. Kasihan juga ya dia! Terus dia sekarang gimana keadaan nya? "Tanya husen.


" Iya terakhir gue tinggalkan dirumahnya, seperti nya dia ngalamin syok yang berat gitu seperti nya dia trauma karena kejadian itu deh! "


"Gilah... Berarti ini sudah parah ini. Loh sih bercanda nya keterlaluan. Loh harus minta maaf sama dia! "


"Iya gue tahu, gue memang salah waktu itu. Iya kapan kapan gue mau bicara sama dia"


"Na gitu dong"


Setelah selesai sekolah ukasya langsung cepat cepat pulang kerumah. Dia segera masuk kedalam kamarnya karena khawatir dengan killa.


Ceklek...


Pintu pun terbuka kini ukasya sudah masuk kedalam kamarnya. Dia melihat ke arah killa yang hanya duduk diatas ranjang sambil termenung. Sepertinya dia sangat trauma. Dia mulai cemas dengan keadaan killa.


"Killa.loh ok? Kata mama loh gak keluar kamar sama sekali! " Killa tidak menjawab sama sekali hanya menatap tajam ke arah ukasya.


" Kenapa lo mempertanyakan keadaan gue? Bukannya loh puas telah menyiksa gue ha! Sebenarnya apa salah gue sama loh. Kalau memang loh tidak pernah suka sama gue seharusnya loh cepat ceraikan gue kak. Bukan buat gue jadi seperti ini. Lo memang bener bener jahat. Gue benci sama loh kak seandainya waktu itu loh tidak tinggalkan gue begitu saja pasti gue tidak akan kayak gini. Ini semua gara-gara loh! " Teriak killa kemudian melesatlah air matanya.


" Maaf killa, gue memang salah. Tolong maafkan gue. Tapi maaf gue tidak bisa menceraikan loh karena loh sudah menjadi istri gue. Gue gak mau mempermainkan pernikahan. Loh bakal tetap ada disamping gue untuk selamanya " Jelas ukasya kemudian meninggalkan killa sendirian.


"Argh ****! Sial... Kenapa dengan gue? Bukannya dari awal gue hanya ingin mempermainkan nya saja kenapa sekarang gue seperti gak rela lepaskan dia? Apa jangan jangan gue sudah suka sama dia ahhhhh! " Racaunya.


"Loh ukasya mana killa gak ikut turun makan ?"


"Biarkan saja ma mungkin killa masih pengen sendirian dulu! "


"Iya sudah ayo makan".


Tak lama kemudian killa turun ke bawah.


" Hei semua"


"Hey sayang. Kamu kok sudah turun, apa sudah lebih baik? "


"Sudah lumayan ma! "


"Iya sudah ayo makan sini. Kamu gak perlu ngawatir lagi. Mama sudah marahin ukasya, dan dia sudah berjanji sama mama gak akan ulangin lagi! ".


"Eh itu gak benar ma. Memang itu semua ukasya yang salah, gue minta maaf? "


"Loh ini yang benar mana sih mama jadi bingung? "


"Sudah jelas ma aku yang salah. Kak ukasya tidak bersalah! Maaf ya ma killa sudah merepotkan mama. Killa janji tidak akan mengulangi lagi".


" Iya sudah jangan dibahas ayo semua kita makan" Seru rohman.


Ukasya yang mendengarkan ucapan killa barusan merasa heran dengan killa. Sebenarnya ada apa dengan nya kenapa dia bisa berbohong seperti itu?.


Setelah selesai makan killa dan ukasya kembali kekamar mereka.


Setibanya dikamar.


"Hey tadi kenapa loh berbohong segala dengan mama? " Tanya ukasya.


"Gak papa kok. Aku hanya melakukannya untuk kebaikan diriku sendiri. Bukan untuk loh!"


"Iya tapi buat apa juga loh melakukan itu?  Karena gue gak minta belas kasihan dari loh! " Ketua ukasya.


Killa langsung pergi kearah tempat tidur dan mengambil selimut juga bantal" Sudah lah kak, gue capek. Gue mau tidur! Gue lagi gak mood berantem sama loh! "


Killa langsung tidur diatas sofa panjang yang ada disudut kamar.


"Ngapain loh tidur disitu, biasanya juga kita tidur seranjang? "


" Gue lagi gak mau tidur dekat loh! "


"Ya sudah kalau gitu loh saja yang tidur di atas ranjang, gue yang disofa! "


Namun killa tetap tidak menggubrisnya.


"Killa! Loh dengar gak sih gue omong? Cepat loh pindah atau gue gendong loh untuk pindah?  "


" Loh itu brisik banget sih! Sejak kapan loh jadi sok perduli sama gue? Kesambet loh? "


Killa segera berdiri dan melangkah ke atas ranjang. Dia melirik kearah ukasya ternyata dia lagi menggelar selimut nya dan tidur di bawah.


Aneh tuh anak, kenapa dia jadi tidur dilantai gak diatas sofa saja?. Batinnya.

__ADS_1


Tanpa ingin ambil pusing lagi tentang ukasya , dia segera merebahkan tubuhnya untuk tidur karena saat ini dia merasakan Kepala nya sangat pusing sekali. Killa merasakan tubuhnya seperti disiram es batu, dia menggigil kedinginan . Namun terkadang dia seperti orang gelisah dan tubuhnya dipenuhi peluh yang membasahi pelipisnya, dia terus mengigau dengan teriak ketakutan dalam keadaan terpejam.


"Tolong pergi kalian, jangan jangan lakukan itu kepada ku, tolong lepaskan aku, tolong! "


Sontak saja ukasya langsung terbangun mendengar jeritan killa.


" Killa! "


"Killa loh kenapa? Hai bangun loh kenapa jangn bikin gue panik?  Mana badannya panas lagi! " Ujarnya.


"Killa ayo bangun! "


"Tidak tolong jangan, mama.. Papa  killa takut selamat kan killa! "


"Killa ayo bangun! Ini gue ukasya killa! "


Dan akhirnya gadis itu tersadar kan.


"Killa, akhirnya loh bangun juga. Loh kenapa killa? "


Killa kemudian menatap kearah ukasya dengan napas yang tersengal sengal dan penuh dengan peluh dipelipisnya seperti orang ketakutan karena mimpi buruk. Namun disisi lain killa juga terlihat sangat pucat. Akhirnya ukasya mengecek suhunya dan ternyata dia mengalami demam. Mungkin karena masih dalam efek syok berat.


"Ukasya gue takut banget! " Ujar killa.


"Sudah ya jangan takut loh aman sekarang. Itu hanya mimpi buruk kok jangan dipikirkan lagi ya? "


Lalu ukasya berjalan menuju ke arah meja dekat sofa, namun dicegah oleh killa.


" Loh mau kemana, jangan tinggalkan gue sendiri, gue takut! " Ujarnya.


"Sudah ya killa loh tenang, gue gak akan kemana-mana, gue akan jagain loh kok. Gue cuma mau ambil kotak obat sama kompres di laci sana, lihat ni loh lagi demam. Sebentar ya nanti gue temenin loh tidur! "


"Janji? ".


" Iya gue janji"


Kemudian ukasya berjalan menuju laci dan mengambil alat p3k nya itu. Kemudian dia mengeluarkan obat penurun panas dan kompres perekat.


Dia kemudian mengasihkan obat tersebut kepada killa lalu menempelkan kompres tersebut kekepingnya.


"Ini obatnya ayo diminum dulu. Semoga cepat sembuh ya. Sekarang ayo tidur gue temenin loh disini! ".


Setelah selesai minum obat, mereka kemudian kembali tertidur lagi karena jam sudah menunjukkan jam dua malam.


Namun ketika killa tertidur dia enggan melepaskan tangan ukasya hingga dia tertidur dengan posisi menghadap ukasya dan memeluk tangannya. Kemudian mereka kembali tertidur.


Tiba-tiba ketika killa sudah terlelap sekarang dia justru memeluk erat tubuh bidang suaminya itu. Membuat ukasya memelototkan matanya karena terkejut tiba-tiba tubuhnya dipeluk killa. Dia kemudian reflek mengangkat tangannya ke atas seperti maling yang ditodong pistol oleh polisi.


" Jangan salahkan gue ya. Kalau loh sudah bangun karena loh sendiri yang peluk gue saat tidur! "Ujarnya.


Ukasya merasa gugup dan tak karuan sebab dia termasuk lelaki yang normal dan juga punya hasrat. Dia terus berusaha mengendalikan tubuhnya, dia terus menghelan napas pelan pelan karena dia takut tidak bisa menahan hasratnya sebagai seorang lelaki.


Dan akhirnya karena dia merasa telah lelah dan ngantuk berat sekarang kini dia mulai ikut tertidur dengan pulasnya, dengan memeluk erat tubuh istrinya itu seolah-olah dia lagi mentransfer energi positif dan kehangatan kepadanya supaya cepat sembuh.


Dan kini di ranjang yang sama, mereka memisahkan jarak tengah mereka. Mereka saling berpelukan satu sama lain selayaknya sepasang pasutri yang saling menghangatkan di dalam dinginnya udara malam.


Kini killa merasakan ada yang berat diatas perutnya, seketika dia melebarkan pandangannya.


"Apa gue sedang bermimpi ya? Kenapa didepan gue ada pria tampan? . Batinnya kemudian dia tersenyum.


Namun ketika dia melihat di pinggangnya terdapat tangan ukasya dan begitu pun sebaliknya dia juga memeluk ukasya, seketika dia langsung tersadar kan dan sontak saja dia langsung membulatkan bola matanya karena terkejut.


Kemudian dia langsung mendorong tubuh suaminya itu hingga terjatuh diatas lantai.


"Awww... Sakit!  Apa apaan sih loh? Tidur pakek tendang tendang latihan asad loh haha! "Teriak ukasya.


" Loh itu yang apa apaan! Kenapa loh peluk peluk gue ha. Loh ambil kesempatan dalam kesempitan yah? " Ujarnya kesal.


"Jangan asal nuduh ya loh. Apa loh gak sadar loh sendiri yang peluk gue duluan tadi? " Jawabannya.


"Hele.. Alasan! "


"Terserah lah loh mau percaya atau tidak. Dasar ditolongin gak Terimakasih, malah gue ditendang lagi. Gak tahu diri loh jadi orang! "


"Bodoamat emang loh itu cowok mesum"


"Ah sudah la gue ngantuk mau tidur lagi sana geser yang jauh! Awas loh dekat dekat gue lagi . Apa lagu peluk gue lagi. Gue gak mau ya loh fitnah lagi? "


"Idih kenapa loh yang sewot. Emang bener kan yang gue bilang tadi? "


"Terserah! " Ujar ukasya kesal. Kemudian dia kembali tertidur lagi. Sedangkan killa masih terjaga karena masih terkejut.


__ADS_1


__ADS_2