
"Hmmm... Apa ya? Terserah deh kamu ambilkan apa saja? Apapun yang kamu siapkan mas akan makan kok!" Ujar ukasya dengan tersenyum manis kearah killa.
"Oh gitu? Kalau seandainya killa hanya kasih mas cinta dan sayang apa mas mau? "Tanya killa dengan genit.
" Ya tentu dong sayang.. Kan cinta dan sayang dari mu itu limited edition hanya khusus untuk mas seorang! " Ujar ukasya menggombal.
"Aaaah mas pagi pagi sudah genit banget deh" Ujar killa dengan memukul bahu ukasya genit sambil tersipu malu.
Sedangkan ayumi dan dawam yang melihat kemesraan dari anak dan menantu nya di pagi hari ini merasa sangat bahagia sekali.
"Pa.. Sarapannya sudah selesai belum? " Tanya ayumi dengan mengkode.
"Ah... Sudah ma kenapa? "
"Gak papa... Kalau sudah selesai yuk kekamar saja gak enak deh ganggu pengantin baru yang lagi mesra di pagi hari! " Ujar ayumi menggoda mereka.
"Iya sudah ayo! "
Kemudian mereka segera berjalan menuju kamar mereka. Kini tinggallah ukasya dan killa di meja makan. Killa yang tahu orang tuanya masuk kamar, dengan segera killa menatap kearah ukasya kemudian tertawa lepas. Sebab sedari tadi dia menahannya.
"Hahahhaha! "
"Kenapa loh! " Tanya ukasya dengan mengernyitkan keningnya.
"Ya habis kakak mukanya lucu banget tahu gak kayak tadi? Kakak seperti seorang baby yang cute! "Ledeknya.
"Ck.. Dari mana saja kamu baru sadar kalau sebenarnya gue itu cute dan menggemaskan! "Tanya ukasya dengan dingin dan percaya diri.
Uh... Dasar cowok sombong! Menyesal banget tadi gue bicara begitu... Seharusnya gue bilang saja dia itu kelihatan aneh.. Kan jadi pede gila dia. Batinnya sambil melengoskan mukanya.
Akhirnya killa melanjutkan sarapan kembali. Kini keduanya dengan lahap menyantap makanan nya itu.
Setelah selesai mereka berpamitan untuk pergi ke sekolah. Beberapa jam kemudian mereka sampai ditempat biasanya ukasya menurunkan killa
"Kakak! " Panggil killa dengan manja sedangkan ukasya yang melihat gelagat killa tidak biasa itu langsung mengerutkan keningnya.
"Apa? " Ujar ukasya kesal sambil mendorong kening killa menjauh dari depan wajahnya.
"Kakak... Itu killa mau minta tolong! " Ujar killa dengan genit.
"Minta tolong apa? " Tanya ukasya.
"Ya minta tolong.. Ajarin gue Main basket ya! "Pinta killa dengan manja dan genit.
"Ogah! "
"Ayolah kak, please!!!! "
"Tumben banget pengen belajar? Ada perihal apa ini? " Tanya ukasya sambil menaikan sebelah alisnya.
"Iya kan besok killa ada praktek olahraga basket kak! Killa kan gak bisa , nanti kalau teman teman lihat killa yang tidak bisa menguasai basket malu kalau diketawain mereka! "
"Bodoamat... Kan emang loh itu orang nya malu maluin! "
"Ais... Ukasya pelit! "
"What? Loh tadi panggil gue gimana coba ulangin lagi! " Perintah nya dengan kesal.
"Ukasya... Ukasya.. Ukasya... Ukasya! "
" Dasar ya ini mulut! Bisa sopan dikit gak sama suami sendiri? " Ujar ukasya kesal sambil mencubit mesra istrinya.
"Biarin siapa suruh pelit sama istri sendiri! Makanya ajarin killa dong biar killa gak nglawan sama suami! "
"Uhhhhh... Iya sudah iya, tapi gue gak janji ya. Lihat nanti ya kalau gue lagi gak sibuk! " Ujar ukasya dengan menghempaskan nafasnya yang berat.
"Ok! Btw emang kakak sibuk apa sih? "
"Ada deh... Kepo loh! "
"Ais kakak rambut killa jangan diberantakin gini ihhhh sebel! " Sungut killa kesal rambutnya diacak-acak ukasya.
Sedangkan ukasya hanya menatapnya dengan tersenyum melihat tingkah lucu istrinya itu.
"Kakak hari ini ganteng banget deh! " Rayunya.
"Kenapa lagi loh? " Tanya ukasya sambil mengernyitkan keningnya heran.
"Itu killa mau minta uang jajan boleh? "
"La kenapa minta uang bukannya loh sudah gue kasih black card . Loh pakek itu saja , pakai saja sesuka hati mu dengan puas! "
"Ais kakak... Ribet pakai kartu ini kalau disekolah! Minta lah kak uang cash! "
"Ya sudah ini uang jajan loh buat seminggu! " Ujar ukasya sambil menyodorkan uang satu juta kepada killa.
"Cukupkan! " Imbuhnya lagi.
"Waw ini ma lebih dari cukup kak... Terimakasih... Ini mah namanya bukan hoax lagi yang soal isu pria itu terlihat tampan jika sudah memberikan duwit segebok hehehehe! "
Cetak...
"Aw sakit". Keluh killa ketika disentil keningnya oleh ukasya.
" Rasain! Sana turun loh gue mau lajukan mobilnya lagi! " Perintah ukasya.
" Idih dih... Galak benar, nanti cepat tua loh! "Godanya.
__ADS_1
" Bodoamat, sana cepat keluar! "
"Aih... Tunggu sebentar sabarlah dulu abanggggg...! " Rayunya dengan genit.
"Ck... Kenapa sih loh? Tunggu apa lagi? "
"Kejap dulu lah abang... Ikam nak tunggu calon pacar ikam! "
"Calon pacar siapa maksud loh? "
"Ufff... Iya calon pacar gue lah... Ya kali calon pacar kakak. Kalau calon pacar kakak ya sama saja pisang makan pisang dong hehe !...
" Ck. . . Awas ya loh sudah mulai berani ya sekarang sama gue! Heleh calon pacar.. Kayak ada yang mau saja sama loh! "
"Ngledek nih orang... Adalah! Cuma kakak gak tahu saja"
"Siapa? "
" Iya kak Wildan lah siapa lagi wekkk! "
"****! " Umpat ukasya langsung melajukan mobil nya karena sudah terbakar api cemburu.
" Loh... Loh kak gimana sih kenapa Mobil nya sudah dijalankan? Killa kan belum keluar mana sekarang sudah diparkiran! Argh... Kakak tega banget deh... Kalau ada yang lihat gimana? " Cerocos killa.
"Bodoamat... Siapa suruh loh dari tadi gak keluar keluar kan sudah gue suruh tadi... Makanya jangan kebanyakan omong... Sudah tahu sebentar lagi bell mau bunyi masih saja banyak dalih! " Omel ukasya kesal kemudian mau keluar dari mobil nya.
" Loh kak, kok loh keluar duluan sih... Terus gue gimana? "
"Tunggu saja loh disitu sampai jam pelajaran selesai! " Sungut ukasya.
"Ih kakak nyebelin! Aduh punya suami gak guna banget sih! Gue harus gimana ini mana sebentar lagi jam pelajaran pak dadang lagi"gerutU killa sambil celingukan didalam mobil mengamati situasi diluar
Argh... Mampus gue! Gimana cara gue keluar disini banyak siswa yang baru datang mana pada lihat kesini lagi. Batinnya
Beberapa saat kemudian...
"Uhhh sepertinya kondisi nya sudah aman ni! Gue harus cepat cepat keluar dari sini". Gumamnya
Namun ketika dia akan membuka pintu mobil tersebut tiba-tiba...
Aduh mampus gue kenapa shelinna parkirkan mobil nya di sini sih. Bisa gawat kalau dia melihat gue disini. Gue harus sembunyi biar gak ketahuan. Batinnya lalu dia segera mengurungkan niatnya buat buka pintu kemudian segera bersembunyi.
"Ya Tuhan tolong killa! Sebentar lagi jam pelajaran akan dimulai , bisa telat gue kayak gini! "
"Argh bodoamat lah.. Gue harus segera keluar dari sini pokoknya. Adapun nanti kalau ada yang tanya itu urusan nanti". Gumamnya lagi.
Kini killa memberanikan diri untuk membuka pintu mobil nya sedikit demi sedikit. Lalu dia segera melangkah kan kakinya keluar kemudian segera menutup pintu mobil ukasya. Dan ketika dia membalikan tubuhnya tiba-tiba ada hasan dan husen melintas didepannya.
"Eh... Itu bukannya syakilla ya san? " Tanya husen sambil menunjuk kearah killa.
"Mana sih? Eh iya betul sen... Kenapa dia ada di sebelah mobil ukasya ya? " Tanya hasan
"Iya loh bener sen"
Kemudian keduanya segera menghampiri killa yang tengah berpura-pura sedang mencari sesuatu.
"Hey killa! Loh lagi ngapain disini? " Tanya husen.
"Ah.. Kakak bikin gue terkejut saja deh! " Jawab killa.
"Eh sorry, kita gak ada maksud ngejutin loh kil"
"Eh tapi omong omong loh sedang apa disini, sepertinya sedang mencari sesuatu? "
"Ah iya kak, killa lagi cari HP killa prasaan tadi killa letakan didalam tas tapi gak ada jumpa! "
"Masak sih mungkin loh lupa mungkin! Siapa tahu ketinggalan dirumah kan? "
"Hmm.. Sepertinya tidak deh! Killa yakin tadi sebelum berangkat HP nya killa bawa kok tapi kok gak ada ya? Barusan juga killa pakai kok! "
"Iya sudah sini biar kami bantu carikan ya? Mungkin tadi terjatuh di sekitar sini dan loh gak tahu"
"He.em"
Akhirnya kini mereka sama mencari HP killa yang sengaja dia jatuhkan didekat mobil ukasya yang tengah parkir.
Beberapa saat kemudian.
"Nah akhirnya ketemu kak!"
"Benarkah? "
"Iya kak ini sudah ketemu di sebelah sana, syukur gak hilang, terimakasih ya kak"
"Sama-sama, lain kali hati hati ya"
"Ok.kalau gitu killa duluan ya kak, sepertinya killa sudah terlambat masuk kelas bye! "
"Ok bye"
Kini killa berlari menuju kelas nya. Sesampainya didalam kelas dia segera duduk di bangkunya, namun syukurnya ternyata pak nanang si guru killer belum masuk kedalam kelas.
"Alhamdulillah gue belum terlambat! "
"Kenapa loh kil? "
"Gak papa linna"
__ADS_1
Tak selang berapa lama pak nanang pun masuk kedalam kelas.
"Selamat pagi anak-anak! "
"Pagi pak" Jawab para siswa.
"Ayo dibuka buku kimianya halaman 11! "
"Baik pak"
Kemudian pak nanang itu menjelaskan semuanya materinya dengan sangat detail, sehingga membuat killa mengerti dan memahami apa saja yang tengah dijelaskan oleh pak nanang.
Walaupun pak nanang terkenal sebagai guru paling killer , namun bagi killa beliau adalah guru yang patut dicontoh. Karena beliau terlihat sangat baik dan ramah ketika tidak mengajar, bahkan terkenal humoris dan santai. Beliau bisa menempatkan diri ketika waktunya serius beliau akan menjadi serius, namun ketika waktunya bercanda beliau akan ikut bercanda. Jadi gak selalu monoton hehehe.... Guru yang fleksibel ya bestie.
_____&&&&___
Pertanyaan dari author untuk pembaca setia dan budiman:
Kira-kira kalau kita punya guru yang seperti itu apa ni tanggapan kalian?
_____****_____
Beberapa saat kemudian akhirnya bell istirahat pun berbunyi.
"Killa... Kekantin yuk laper! " Ajak linna sambil tersenyum manja dan manis.
"Iya boleh, gue juga kebetulan lagi laper banget! "
"Iya sudah ayo! " Rengeknya.
"Iya"
Kemudian killa dan linna segera pergi ke kantin sambil bercanda gurau. Dan ketika dipertengahan jalan akan ke kantin tanpa disadari di sudut bangku taman sekolah yang menuju arah kantin terdapat seorang lelaki yang tengah duduk menyendiri.
"Eh killa, tadi pagi kenapa loh ngos-ngosan masuk kelas? Apa habis lari maraton loh atau jangan jangan tadi loh habis melihat hantu ya? " Tanya linna.
"Aist... Mana ada seperti itu. Tadi itu gue habis cari HP gue yang terjatuh diparkiran sana dan gak tahunya ada kak husen dan hasan nyamperin, akhirnya mereka bantuin gue deh cariin HP gue yang jatuh! Ya karena gue takut dihukum pak nanang akhirnya gue lari deh! " Jelas killa.
"Oh.. Kirain kenapa tadi hehehe?ya sudah yuk kita cepetan ke kantin gue sudah laper banget"
"Iya iya"
Sedangkan ukasya yang kini tengah duduk dengan santainya kini segera berdiri menghampiri sahabat nya yang baru datang dari arah berlawanan , lalu mengajaknya pergi ke kantin.
"Hey bos besar ngapain loh disitu ke kantin yuk! "
"Hmm! " Akhirnya mereka bertiga pun berjalan menuju arah kantin, namun ukasya sedaritadi terdiam dan memasang wajah datarnya sambil memikirkan kembali percakapan killa dan temannya barusan.
Oh... Jadi seperti itu kejadian nya. Pandai juga ya cewek tengil satu itu cari cara buat mengelabuhi orang lain supaya tidak dicurigai dengan yang lain habis keluar dari mobil gue. Harus gue acungkan jempol dua nih kayaknya, gue salut banget dengan aktingnya yang super bagus itu dengan manfaatkan teman gue, keren!. Batinnya.
Dan kini ukasya yang sudah sampai dikantin sekolah segera berjalan mendekati kursi killa ,lalu memberikan sindiran kepada.
"Hey bro , tadi pagi kalian kemana kok telat? " Tanya ukasya sambil tersenyum licik.
"Oh tadi kita habis bantuin killa cari HP nya yang terjatuh diparkiran bray , iya gak sen? "
"Iya"
"Apa? Kalian sedang bantuin cari HP yang jatuh! Lalu jatuhnya dimana" Ujar ukasya sambil teriak supaya killa mendengar nya.
Seketika killa yang mendengar sindiran itu langsung tersedak kua bakso yang tengah dimakannya itu.
Uhuk... Uhuk...
"Kenapa loh killa? Ini diminum dulu, hati hati dong makannya! " Ujar linna sambil menyodorkan minuman.
"Terimakasih" Ujar killa kemudian meminum jus yang disodorkan linna kepada nya.
Sedangkan di sebelah sana...
"Iya, tadi terjatuh tepat sekali di sebelah ban mobil loh yang belakang bray! " Jawab jujur hasan.
Sedangkan killa daripada menguping membicarakan mereka menjadi kesal.
Argh... Apaan sih kak ukasya? Pasti dia punya rencana licik lagi ni buat kerja in gue arh... Sial!. Batin killa.
"Oh... Jadi mobil sport warna biru itu mobil kak ukasya ternyata. Gue gak tahu itu mobil kakak, tadi HP gue gak sengaja terjatuh disana kayaknya sedikit retak kelindas mobil kakak. Tapi ya sudah deh gak papa kak, masih bisa kok dipakai! "Ujar killa dengan cengengesan.
Lalu segera menarik linna untuk segera pergi meninggalkan kantin.
" Oh begitu ya hemm! " Ujar ukasya sambil manggut-manggut.
"Argh... Killa mau kemana sih tarik tarik,tunggu sebentar dong makanan gue belum habis ini argh...! "
"Sudah buruan ayo balik ke dalam kelas, loh gak lihat apa kita tontonan banyak siswa, malu tahu? "
"Ah bodoamat dengan mereka kil. Yang penting kita kenyang apa lagi ditemenin sama pangeran ukasya yang gantengnya itu loh MasyaAllah istimewa".
" Ck... Linna. Loh masih mau berteman dengan gue tidak. Kalau tidak ya sudah lah loh gue tinggal saja disini dengan mereka! " Ancam killa.
"Ais... Jangan marah gitu dong.. Jangan galak galak nanti cantiknya hilang loh ya" Rayu linna
Killa tetap diam tidak bergeming...
"Iya sudah iya, ini gue habiskan dulu habis itu kita ke kelas" Ujar linna pasrah.
"Hmmm"
__ADS_1