
Namun ketika mereka akan keluar kamar tiba-tiba killa merasakan perutnya seperti diaduk-aduk, akhirnya dia lari ke dalam kamar mandi.
"Loh Sayang mau kemana? Jangan lari lari nanti jatuh! " Ujar ukasya khawatir kemudian ikut lari menghampiri killa yang tengah masuk kedalam kamar mandi.
"Huek..huek."
"Huek..."suara killa yang sedang muntah diatas wastafel.
" Ya Tuhan sayang, kamu sepertinya sudah mulai kena morning sickness deh! " Ujar ukasya dengan raut wajah yang penuh khawatir .
Huek... Huek... Huek...
"Keluarkan saja sayang semuanya gak papa kok, biar kamu juga merasa legah nantinya! " Perintah ukasya sambil memijit leher belakang killa.
Kemudian killa segera membersihkan bekas muntahannya itu dengan air.lalu menegakkan badannya kembali dan menghadap kearah ukasya dengan wajah yang sedikit pucat dan lemas.
"Sayang kamu kelihatan pucat dan lemas banget! Sebaiknya kamu izin gak sekolah saja ya? Mas gak mau sampai terjadi sesuatu dengan kamu dan anak kita! " Ujar ukasya dengan cemas.
"Sudah mas gak papa, killa masih kuat kok. Jangan khawatir ya. Killa tetap ingin sekolah, killa gak mau tertinggal materinya nanti. Toh disana juga ada Reni sama linna yang pasti juga jagain aku! " Ujar killa.
"Iya sudah gak papa, tapi nanti kalau kamu sudah gak kuat lebih baik minta antarkan Reni atau linna ke klinik sekolah ya. Dan jangan lupa kalau terjadi apa apa kabarin mas! " Perintahnya.
"Iya.. Iya... Sayang! Cerewet banget sih sekarang suamiku! " Ujar killa sambil tersenyum.
"Iya biarkan saja, mas ini mengkhawatirkan kamu sayang! "
"Hehehe iya iya killa tahu. Iya sudah ayo kita keluar sekarang mas. Kita belum sarapan juga loh. Nanti kalau kesiangan gimana? "
"Iya sudah ayo! ".
Kini killa dan ukasya berjalan keluar kamar dengan posisi ukasya menuntun killa supaya tidak jatuh.
Dan saat ini mereka sudah berada diruang makan. Namun tiba-tiba killa merasakan sangat malas untuk sarapan.
Ukasya yang tengah memperhatikan killa yang seperti ogah ogahan menyantap sarapannya. Kini dia langsung menegor killa.
"Sayang kenapa gak dimakan sarapannya,katanya takut telat? " Ujar ukasya.
"Males banget mas mau makan. Rasanya perutku enek banget. Pengen muntah! " Ujar killa
"Ya Tuhan sayang. Kamu gak boleh begitu, kamu harus tetap sarapan ya , karena kamu ini sedang hamil jadi butuh energi dari makanan dan anak kita juga butuh asupan makanan dari ibunya! " Ujar ukasya.
"Tapi mas... " Ujar killa terpotong.
__ADS_1
"Hussss... Sudah gak ada penolakan ayo sini mas suapin saja, biar kamu bisa sarapan. Siapa tahu kalau mas yang suapin kamu jadi gak mual! " Tutur ukasya.
Akhirnya killa menurut dengan ucapan suaminya. Dan kini ukasya mengambil alih sarapan killa lalu menyuapin killa dengan penuh telaten.
"Ayo sayang buka mulut nya! Hak... " Perintah ukasya dan akhirnya killa mau membuka mulutnya dan memakan sarapannya.
Beberapa saat kemudian , ketika ukasya tengah menyuapin killa tiba-tiba killa menghentikan tangan ukasya lalu menggelengkan pelan kepalanya.
"Sudah mas, killa enek banget! " Ujar nya.
"Satu kali lagi ya sayang! Habis itu sudah ok! "Bujuk ukasya.
" Ahhh... Mas sudah, killa gak mau lagi. Sekarang bilang satu suap lagi habis itu satu kali lagi terus saja kayak gitu! "Protesnya kemudian memanyunkan bibirnya.
"Loh gak papa dong sayang. Ini kan enak banget makanannya sayang, mas sendiri lo yang bikin tadi habis subuh belajar dari mama, katanya ini bagus untuk ibu hamil! " Ujar ukasya.
Kemudian killa memperhatikan piringnya yang terlihat masih sangat banyak menurutnya sebab, entah kenapa pas waktu lagi dalam kondisi hamil seperti ini nafsu makannya jadi berkurang.
"Hmmm... Mas itu kebanyakan! " Protesnya lagi.
"Uhhh... Iya deh iya ini yang terakhir kalinya! " Ujar ukasya sambil menyodorkan sendok yang terdapat nasi dan sayur-sayuran.
"Bener ya satu ini sudah! " Ujar killa memastikan.
Akhirnya killa mau membuka mulutnya dan memakannya kembali.
"Na sudah selesai sekarang ayo habiskan susunya sayang! " Perintah ukasya.
"Loh kok pakek minum susu segala mas, killa sudah kenyang! "
"Ayolah sayang susunya diminum, biar kamu dan anak kita sehat sayang! "
"Iya deh, iya killa minum! "Sahutnya dengan patuh.
Akhirnya killa segera meneguk susu untuk ibu hamil itu hingga sampai tidak ada bekasnya.
"Ni mas susunya sudah habis.ayo kita berangkat sekarang! " Perintah killa.
"Iya sudah ayo sayang! " Ajak ukasya dan kini dia sudah beranjak dari tempat duduknya.
Namun tiba-tiba killa yang tadi sudah berdiri kembali duduk.
"Eh... Eh... Tunggu sebentar mas! "
__ADS_1
"Kenapa sayangku? "
"Itu sarapan mas kok masih utuh sih? Tanya killa.
" Sudah biarkan saja sayang. Tadi mas sudah sarapan kok tiga sendok. Nanti kalau mas masih lapar, iya tinggal beli saja dikantin sekolah! " Ujarnya.
"Ah.. Gak... Gak! Ini waktunya sudah mepet banget keburu telat gak bakal mungkin bisa mampir kekantin, jadi lebih baik killa bawakan sandwich saja ya mas! " Ujar killa, karena killa kasihan melihat suaminya yang sedaritadi sibuk urusin dirinya sehingga melupakan untuk merawat dirinya sendiri seperti sekarang ini sarapan pun tidak sempat .
Kemudian killa mengambil kotak nasi di lemari kabinet di dapurnya. Lalu dia mengeluarkan kotak tersebut dan memasukkan sandwich nya kedalam kotak tersebut. Setelah selesai kini mereka berjalan keluar.
"Sudah selesai sayang? " Tanya ukasya.
"Sudah mas, yuk kita berangkat sekarang! " Ujar killa sambil menggendong tas ransel dan kotak tersebut ditentengnya.
"Iya ayo! " Sahut ukasya sambil tersenyum.
Saat ini mereka sudah duduk didalam mobil yang telah dikemudikan oleh ukasya menuju sekolah mereka.
Namun dipertengahan perjalanan mereka menuju sekolah, ukasya yang tengah fokus menyetir itu harus disibukkan dengan mengunya sarapannya itu.
Karena sedaritadi istrinya itu terus mengomel dan memaksa menyuapi nya.
"Sayang, sudah ya suapinnya? Mas gak bisa fokus nyetir ini, nanti kalau terjadi kenapa kenapa gimana? " Tanya ukasya.
"Hussss gak boleh omong gitu ah! Pokoknya ayo dimakan harus dihabiskan! " Perintahnya.
"Gak mau lah sayang , sudah kenyang. Buat kamu saja sayang! " Ujar ukasya.
"ih mas, ayo hak! Kalau gak mau killa loncat ini dari mobil! " Ancam killa.
"Eh... Jangan dong sayang. Ekstrim banget ancamannya. Iya sudah mas makan sini! " Ujar ukasya dengan terpaksa memakan sisa sandwich yang disodorkan istrinya itu.
"Na.. Gitu dong baru namanya anak pinter hehehe! Ini baru namanya suamiku yang paling tercinta karena sarapannya dihabiskan"
Ujar killa dengan bersorak-sorai dengan senangnya seperti anak kecil.
Ukasya yang mendengar dan melihat tingkah konyol istrinya itu langsung menyunggingkan senyumannya, karena pemandangan ini baginya sangatlah lucu dan menggemaskan. Sehingga ingin rasanya dia mencubit pipi istrinya yang terlihat cabi itu, namun diurinhkannya sebab takut killa marah
Tiba-tiba ukasya merasakan seret ditenggorokan.
"Sayang minumnya mana? Haus ni! " Pinta ukasya yang lagi nyeter dengan nada manjanya.
"Minum ya mas? Hmm... Tunggu sebentar killa carikan! " Ujar killa kemudian celingukan kekanan kekiri mencari botol minum yang tadi dia siapkan.
__ADS_1
"Hmm dimana ya mas, perasaan tadi sudah aku siapkan kok!" Sambung killa dengan masih sibuk menggeledah laci laci didalam mobil.