CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
pembalasan yang mutlak


__ADS_3

"Dih... Dih... Punya kawan kayak gini banget. Ampun deh gue. gue museumkan loh baru tahu rasa! " Ujar killa sambil  tersenyum dan menggoda linna.


"Hehe ya jangan dong killa, masak teman loh yang cantik tiada tara ini mau loh Museum kan sih. Tega banget! " Ujar linna sambil manyun.


"Habis loh ada ada saja sih? " Ujar killa tersenyum.


"Hehehe, gue cuma sedikit merasa potek aja sih, kan selama ini yang gue tahu kak ukasya itu orang nya jutek, cuek dan dingin banget sama semua cewek . Bahkan gak pernah tuh kita semua dengar gosip gosip dia dekat dengan seseorang! " Ujar linna.


"Masak sih lin? " Tanya killa tak percaya.


"Iya betulan  loh. Kak ukasya itu orang nya misterius susah banget untuk ditebak! "


Seketika killa yang mendengar celotehan linna langsung tersedak oleh ludahnya sendiri.


Huk


Huk


Huk


What? Misterius katanya. Sudah ter ukasya ukasya ni anak kayaknya. Orang cowok aneh gini dibilang misterius hadeh. Batin killa memprotes.


Beberapa menit kemudian saat mereka masih sama sama berjalan menuju kantin. Suasana menjadi hening. Tiba-tiba,


"Halloo killa! Are you ok? Kenapa loh diem mulu sih dari tadi? " Tanya linna.


"Ahhh... Iya linna. Gue gak papa kok! " Ujar killa tersadar dari lamunan nya.


"Loh kenapa sih tiba-tiba jadi bengong begitu loh mikirin apa? " Tanya linna.


"Ah... Gak kok. Gak ada hehe. Gue cuma merasa bosen saja, loh dari tadi omongin kak ukasya mulu sih kayak gak ada topik pembicaraan yang lain saja! " Gerutu killa.


"Hahaha sorry... Sorry .. Eh killa gue kok berasa aneh ya sama loh. Padahal kak ukasya itu ok banget loh tapi kenapa loh kayak enggan banget sih sama dia. Awas loh nanti nyesel? " Ledek linna.


"Mana ada... Gue memang gak tertarik saja sih lin".


" Yakin loh kil. Padahal pesonanya itu tidak mampu ditolak loh sama cewek manapun! "


"Hahaha itu kan menurut loh lin. Tapi bagi gue ya B aja tuh! "


"Ah sudah lah terserah loh saja deh. Gue do'a in semoga loh suatu saat jatuh cinta sama kak ukasya biar tahu rasanya! "Ancam linna.


"Idih... Gak akan pernah! "Sahutnya dengan pede.


" Ok kita lihat nanti ".


Kini mereka telah sampai di kantin sekolah. Namun ketika mereka tengah mengedarkan pandangannya untuk mencari kursi yang kosong untuk tempat duduk mereka ternyata semua telah penuh oleh kehadiran para siswa siswi.


" Ya killa kursinya sudah pada penuh. Kita sudah telat deh! " Keluh linna.


"Sudah lin loh tenang saja ya. Yok kita kedepan sana, siapa tahu masih ada tempat yang kosong kan buat kita! " Ajak killa.


"Baiklah ayo! "


Kemudian killa dan linna berjalan menuju kedepan untuk mencari kursi yang kosong. Namun ternyata tidak ada satu pun yang kosong, hanya ada dua kursi kosong di ujung sana. Akhirnya mereka berhenti di dekat kursi tersebut yang tak lain adalah kursi yang biasanya diduduki oleh ukasya dan kedua teman nya.


"Killa kayaknya memang gak ada deh kursi yang kosong buat kita. Balik saja yuk? " Ajak linna.


"Kok balik sih lin. Nanggung banget, gue sudah laper banget tahu lin. Gimana kalau kita duduk disini saja? " Pinta killa.


"Aduh killa. Mending jangan deh gue gak mau kena masalah? " Bisik linna.


"Kenapa sih memangnya santai saja kali! " Ujar killa.


"Aduh loh itu gak tahu ya. Kalau kursi ini hanya untuk mereka, semua orang sudah pada tahu tidak ada yang pernah boleh duduk disini selama mereka ada ditempat ini killA! " Jelas linna.


"Halah.. Loh santai saja lah lin. Ngapain sih takut sama mereka, emang mereka siapa sih? Toh ini juga kantin umum bukan punya bapak nya si ukasya?  " Ujar killa dengan sinis.


Namun didalam hati nya dia berceloteh sendiri. " Ups bapaknya ukasya kan mertua gue ya hehe". Batinnya.


Sedangkan disebelah sana ukasya yang tengah di bicarakan oleh mereka . Juga telah mendengarkan semua ucapan killa dan linna. Ukasya sedikit geram sama istrinya namun tidak berani melakukan apa apa.


"Hemm.. Berisik banget sih kalian berdua! Mau apa kalian? " Tanya ukasya.


"Eh a-anu kak" Ujar linna.


"Sudah gue saja yang bilang lin. Loh ikut aja! " Ujar killa.

__ADS_1


Sedangkan ukasya hanya menatap mereka dengan mengerutkan keningnya.


"Kursi ini kosong kan? Gue sama temen gue mau duduk disini boleh? ". Tanya killa.


"Oh.. Jadi kalian mau duduk disini. Boleh silahkan kalau mau duduk! " Ujar ukasya.


"Eh gak usah deh.. Killa gini saja mending gue antar loh Saja ya cari bangku yang lain jangan yang ini. Nanti ukasya bisa bisa keluar taringnya ". Sahut husen.


" Dasar teman la*"at kalian. Sudah diam biarkan saja mereka duduk! " Jawab ukasya ketus.


Killa langsung menatap dan mengacungkan jempolnya sambil tersenyum. Sedangkan shelinna dan sikembar hasan husen juga langsung membelalakan matanya lebar sambil membuka mulutnya lebar lebar seperti tidak percaya itu terjadi.


Karena bagi mereka itu seperti keajaiban dunia heheheh... Kini shelinna yang semula hanya berdiri dibelakang killa karena takut dan terkejut akhirnya kini dia segera duduk dihadapan ukasya dengan memasang muka semanis mungkin untuk menarik hati ukasya yang dingin.


Namun tiba-tiba waktu killa hendak akan duduk di kursi nya ternyata.


"Eits kalian boleh duduk disini tapi syaratnya satu bangku tiga juta bagaimana? " Ujar ukasya dengan menyeringai.


"What? Tiga juta, yang benar saja dong kak. Uang jajan kami mana cukup untuk bayar semahal itu! " Keluh linna kemudian dia segera bangkit dari tempat duduknya.


Namun killa yang tadi hendak duduk pun mengurungkan niatnya kemudian kembali berdiri dan menatap tajam ke arah ukasya. Seperti mengisyaratkan kebencian.


Awas loh kak gue balas loh. Buat kita malu. Batinnya.


"Hay... Bestie! Gue ada pengumuman ni buat kalian semua siswa siswi yang sekolah di sini ! " Teriak killa sambil menatap kearah ukasya dengan senyuman liciknya.


Hey ada apa tuh ramai-ramai. Ucap beberapa siswa siswi dikantin.


Aduh gawat mau apa ini bocah. Batin ukasya cemas.


"Mohon tenang dulu! Gue cuma mau umumkan kalau siapa saja dari kalian yang ingin makan disini dengan kak ukasya kalian bisa hanya cuma dengan bayar tiga juta saja loh! "Teriak killa.


Wa benarkah itu. Ucapan beberapa siswa.


Sedangkan ukasya seketika langsung membulat kan matanya karena terkejut nya.


" Argh ****... Sialan nih anak! Selalu bisa memposisikan gue dalam suasana terjepit kayak gini sial banget gue... Punya bini gini amat sih.. Bisa saja putar balikkan keadaan argh... Gimana nanti kalau beneran ada yang mau bayar ... Bisa bisa gue gak jadi makan argh.. Alamat! ". Gerutunya didalam hati


Beberapa saat kemudian para siswa yang fans fanatik ukasya segera berbondong-bondong berebut ingin duduk dengan ukasya. Seketika ukasya dengan teman teman nya tercengang karena terkejut nya.


" Oh my god, bisa habis ini kita kalau kayak gini! " Ujar hasan.


"Teman teman mohon sabar dan tenang, mohon dengarkan penjelasan dari kami ya. Sebenarnya kalian bisa duduk dengan ukasya tapi bukan untuk hari ini ok! " Teriak husen.


Ya kok gitu sih kak. Terus kapan? Kita gak mau pokoknya kita maunya sekarang. Ujar mereka demo membuat ukasya pusing tujuh keliling.


"Aduh gimana ini bro? " Tanya hasan pada ukasya.


"Cepat loh urus mereka gue pusing! " Perintah ukasya.


"Ah gue ada ide! " Ujar hasan


Kemudian husen dan hasan segera berbisik bisik lalu segera mengatakan pada mereka.


"Ok teman teman. Dengar ini baik baik. Kalian bisa dengan ukasya tapi khusus untuk esok hari ya! " Ujar hasan.


Semua siswa langsung bersorak dengan bahagia. Sedangkan ukasya justru semakin tidak nyaman dan tertekan.


"Argh... Sialan! Teman la**at kalian. Bukan beri solusi malah tambah masalah! " Gerutunya.


"Ok kalau begitu besok kalian bisa mulai. Sekarang bisa kalian persiapkan uang DP 1.500.000 bisa kalian serahkan kepada gue selaku panitia atau bisa kepada saudara gue husen selaku bendahara! "  Lanjut hasan.


"Beneran kan kak kita bisa makan bareng sama kak ukasya? " Tanya salah satu mereka.


"Iya bener sekali. Nanti kalian juga dapat bonus bisa ditemani dia pria tampan lagi yaitu gue dan husen! " Jawab nya dengan enteng dan pede.


"Ok kalau gitu gue mau daftar kak! Gue pengen jadi yang pertama"


"Gue dulu"


Gue


Gue


Gue


Semua pada berebut hingga membuat sikembar tercengang tidak menyangka, hanya karena ingin makan bareng dengan ukasya semua wanita pada berebut seperti itu.

__ADS_1


"Sudah sudah daftar yang rapi, setelah itu kalian bisa bubar! " Teriak hasan.


Setelah selesai mendaftar hasan kembali tercengang melihat jumlah uang yang telah dia dapatkan hanya karena para wanita ingin bisa makan bareng ukasya. Sedangkan husen hanya terdiam sambil menahan tawanya dia tahu benar bahwa saudara kembarnya itu terkenal sangat absurd tapi dia tidak ingin ikut campur urusan ini. Biar hasan sendiri yang Terima akibatnya nanti.


Kini ukasya hanya memasang wajah yang dingin, dasar dan menakutkan. Seketika hasan yang baru menyadari itu langsung bergidik ngeri.


"Hehehe ini sya uang pendaftaran nya gila banyak banget! " Ujar nya supaya ukasya tidak jadi marah.


Sebab sekarang wajahnya seperti singa yang siap siap menerkam mangsanya.


"Oh banyak ya... Ada beberapa ini 12 juta ada? " Tanya ukasya sambil manggut-manggut.


"Ada mungkin hehehe" Jawab hasan sambil cengengesan.


"Oh gitu ya. Berarti banyak banget yah? Kira-kira nanti nyawa loh ada sebanyak itu juga gak? "Tanya ukasya dengan menekankan nada bicara nya seperti orang murka.


Hasan langsung menelan savilanya dengan kasar dan dalam dalam karena takut dengan ukasya yang seperti nya akan murka.


Dia hanya cengengesan dan menggaruk garuk belakang kepalanya yang tidak gatal, dia mengundurkan kakinya dan akan ancang-ancang untuk melarikan diri.


"Mau kemana loh! Awas loh berani lari habis loh! " Ancamnya.


Hasan langsung berlari dengan seribu bayangan. Diikuti oleh ukasya dibelakangnya. Kini husen terdiam dikantin sendiri an.


Lalu husen kembali teringat nasib hasan. Dia langsung berlari menyusul mereka pergi namun ternyata kini dia telah kehilangan jejak.


Akhirnya dia bertemu dengan lalu memanggilnya.


"Hey killa, loh ada lihat ukasya dengan hasan lewat sini tidak? " Tanya husen.


" Enggak tuh kak! Ada apa ya? " Tanya killa dengan pura-pura  tidak tahu.


"Gak ada apa-apa kok killa, cuma gue khawatir kalau-".


Sebelum sempat husen menyelesaikan ucapannya itu tiba-tiba dia melihat ukasya sedang mengejar hasan.


" Eh kalian berdua tunggu... "


Dengan segera husen mengejar mereka berlari ke lapangan basket. Sedangkan kini killa dan linna yang melihat adegan mereka yang sekarang saling kejar kejaran seperti film India itu saling menatap, kemudian tertawa lepas.


"Hahahahha lihat itu lin, lucu ya mereka! " Ujar killa sambil terbahak-bahak.


"Hahahha iya killa. Gilla loh emang badas banget killa, loh berani banget kerjain mereka. Loh gak takut apa nanti kena masalah lagi dengan mereka? " Tanya linna  .


"Bodoamat yang penting gue merasa puas banget. Adapun kelanjutannya itu biar jadi urusan gue lin. Gue pengen buat mereka kapok , biar mereka gak sok berkuasa lagi di kantin. Emang dikira itu tempat nenek moyang mereka seenak jidat menguasai... Yang lain kan juga pengen duduk kali! "Sahut killa


"Tapi kasihan tahu mereka killa. Gue gak tega liatnya. Apa lagi tadi pas kak ukasya dikerubuti banyak wanita dikantin mukanya itu loh, gak nguatin tahu. Persis seperti maling yang ketakutan kegeps nyolong jemuran emak emak komplek! " Ujar linna.


"Hahaha tapi lucu banget loh mereka". Ujar killa.


Kini killa mulai memasang muka datarnya dan beralih melihat kearah mereka yang sedang kejar kejaran.


Ya Tuhan seperti nya gue sudah mulai bucin sama suami terpaksa gue deh. Rasanya tidak bisa berpaling dari wajah tampannya itu. Batinnya.


Sedangkan ditengah lapangan kini ukasya, hasan dan husen justru menjadi tonton semua siswa, sehingga banyak yang merasakan senang dan histeris saat melihat sisi lain dari pria dingin dan arogan yang tak lain adalah ukasya , yang kini tengah kejar kejaran seperti tom and Jerry.


"Ukasya sudah sudah... Gue capek banget dari tadi lari larian! " Ujar hasan sambil lari ngos-ngosan.


"Siapa suruh loh buat masalah hah! " Teriak ukasya.


"Ok... Ok.... Ampun gue salah gue minta maaf!  Tolong lepasin gue ya... Ya... Gue masih pengen hidup... Gue belum selesai bayar cicilan SPP sekolah! "Ujar hasan memohon ampun.


"Bodoamat.. P**s**an dengan loh. Sini biar gue bantu mempermudah loh melunasi cicilan loh itu! "Jawab ukasya.


"Ampun... Tolong lepasin gue... Gue masih pengen bisa nikah sama gadis pujaan gue... Yaitu syakilla huhuhu! " Keluhan hasan.


"Argh... **** sial loh! Sini loh tadi bilang apa hah?Ulangin lagi cepat!" Ukasya segera menarik kerah baju hasan lalu mencengkeram kuat. Akan tetapi hasan ternyata berhasil melepaskan diri lalu bersembunyi Dibelakang husen.


"Sudah... Sudah... Hentikan! Kalian apa gak malu, sekarang kalian lihat sekitar kalian... Tuh lihat kalian jadi tontonan satu sekolah. Apa kalian mau nanti jadi berita terhangat dan terpopuler disekolah ini hah mau. Kalau sampai ada yang mengabadikan kejadian langkah loh loh yang seperti anak kecil main kejar kejaran gini ke sosmed mau hah! "Teriak husen melerai kedua pria itu.


Seketika ukasya langsung berhenti dan terdiam melihat semua sekitar mereka, ternyata benar mereka jadi tontonan.


" ****... Sial!". Umpatnya kesal


Lalu dia langsung memasang muka datar, kemudian dia melirik hasan dan tangannya melambai-lambai memanggil hasan untuk mendekat.


"Heh... Sini loh sekarang kalau masih mau dapat ampunan dari gue. Jangan sampai kesabaran gue habis dan datang kesitu mampus loh! " Ancamnya.

__ADS_1



__ADS_2