CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
Bukti vs Tanda kepemilikan


__ADS_3

"Hah.. Sayang kamu lagi gak bercanda kan. Apa belum cukup selama ini sikap dan perhatian mas terhadap mu itu masih belum cukup untuk buktikan . Betapa mas mencintai mu! " Ujar ukasya kemudian melepaskan tangannya dari wajah killa dengan mata yang berkaca kaca.


"Belum.pokoknya killa mau buktinya dulu, sebelum ada bukti mas gak boleh pegang pegang killa! " Sungut killa lalu berjalan masuk kedalam kamar kembali dan menutup pintu kuat kuat.


"Ta-tapi yank-! "


Brughhhh....


"Argh.. Sial! Kenapa jadi begini sih. Gue harus bisa secepatnya cari bukti CCTV-nya, gue gak bisa lama lama jauh dari killa! "


Kemudian ukasya segera menelpon manajer restorannya.


"Hallo pak endrow! "


"Ah iya tuan muda, ada apa ya tengah malam telpon? "


"Gini pak saya boleh minta tolong kirimkan salinan video CCTV direstoran hari ini pukul  enam malam! "


"Oh iya tuan muda, bisa. Tunggu sebentar ya"


Beberapa saat kemudian...


"Ini tuan saya kirimkan! "


Cekling...


Ukasya lalu melihat ponselnya dan melihat rekaman CCTV-nya.


"Na ini ni masalahnya! "


Lalu ukasya segera mengirimkan bukti CCTV-nya ke ponsel killa.


Karena killa tak kunjung melihat atau membalas pesannya dan juga benar benar gak mau mengangkat telponnya.


Akhirnya ukasya kembali mengetuk pintu killa.


Tok.... Tok... Tok...


"Sayang sudah dong ngambeknya. Mas gak bisa tidur ni gak ada kamu disampingku, buka dong sayang! "


"Gak mau, buktikan dulu! "


"Ok... Kalau gitu lihat di ponselmu sekarang . Mas Sudah kirimkan salinan CCTV-nya  untuk hari ini! "


Kemudian killa segera mengecek ponselnya dan ternyata benar apa yang diucapkan oleh suaminya barusan, killa benar benar merasa bersalah karena telah menghakimi suaminya sendiri.


Lalu dia berjalan untuk membuka pintunya.


Setelah dia membuka pintu ukasya terlihat sangat bahagia


"Syukur lah sayang akhirnya kamu mau keluar juga menemui mas lagi, maafkan mas ya sayang mas salah! "


"Iya mas, killa juga minta maaf ya! "


"Iya sayang ku gak papa, kita masuk kedalam yuk sayang mas ngantuk banget. Boleh tidur sambil peluk cium kamu hehehhe! "

__ADS_1


" Iiih mas ukasya ini ma! "


Kemudian killa dan ukasya masuk kedalam kamar lalu mengunci pintunya.


Kini keduanya sudah duduk di tepi ranjang sambil melepaskan rindu.


"Sayang apakah mas boleh minta hak mas tidak! "


"Apa? " Killa langsung melotot terkejut.


"Kamu masih belum siap ya sayang.. Iya sudah deh gak papa. Mas gak akan meminta hak mas sekarang tapi mungkin lain waktu kalau nanti mas minta kamu harus sudah siap ya! "


Killa cuma menganggukkan kepalanya.


"Ayo sini tidur, mas pengen tidur sambil peluk kamu sayang! "


Namun killa tidak memberikan jawaban ataupun respon, dia hanya terdiam duduk dipinggiran ranjang.


"Sayang kenapa diem..! "


"Kamu takut ya? "


"Tenang sayang mas gak akan apa apakan kamu kok percayalah! "


Akhirnya killa pun menurut walaupun jantungnya berdebar kencang.


Beberapa saat kemudian killa pun tertidur dengan terlelap menggunakan tangtop dan hotpants membuat ukasya jadi gelisah dan tak dapat memejamkan matanya.


Ya Tuhan, kenapa istriku makin hari makin menggoda iman. Batinnya kemudian dia mencoba mencium seluruh tubuh killa dari ujung rambut sampai ujung kaki begitu harum dan menggoda


Ukasya berasakan menciumi killa itu sangat manis dan candu baginya ,hingga dia tak bisa berhenti sampai kini dia tetap memberi kecupan sayang sambil memainkan dua gundukan yang indah itu.


Dia meremas ,memainkannya menggunakan mulut,lidah dan tangannya di dua bongkahan milik killa yang sangat menggoda baginya.


Setelah dia merasa puas bermain main sedari tadi ,kini dia segera merapikan baju killa lalu tertidur disamping killa dengan memeluknya mesra.


****


Keesokan harinya , di waktu pagi yang indah dan cerah. Killa sudah terbangun duluan. Dia merasakan ada yang sesuatu yang berat menimpa perutnya.


Dengan segera dia menoleh kearah perutnya, ternyata disana ada tangan ukasya yang tengah bertengger di atas pinggangnya, lalu dia menatap kearah ukasya.


Sungguh tidak pernah gue sangka seumur hidup bakal terbangun dan terlelap disamping pangeran berkuda putih,gue bersyukur banget punya suami seperti mu mas. Batin killa sambil tersenyum manis.


Kemudian killa memegang tangan ukasya dengan perlahan dari pinggangnya tersebut karena dia tak ingin membangunkan suaminya.


Lalu dia segera bangkit dan meletakkan pelan tangan ukasya menjauh dari tubuhnya.setelah itu dia segera berjalan kekamar mandi untuk membersihkan diri.


Beberapa menit kemudian killa keluar dari kamar mandi dan melihat suaminya yang masih terlelap tidur nya. Killa pun berlalu dari hadapan ukasya, dia berjalan kearah ruang ganti.


Killa membawa baju gantinya keluar dan berniat akan memakainya didepan kaca sekalian akan berdandan. Tiba-tiba killa berteriak mengetahui badannya  penuh dengan bekas tanda kepemilikan.


"Ahhhhhh... Astaga apa ini! "


Seketika ukasya pun langsung terbangun karena kaget mendengar jeritan killa.

__ADS_1


"Astaga... Astaga kenapa sayang, kenapa? " Tanya ukasya panik setelah beranjak dari tempat tidur nya.


"Mas ukasya! Semalam kamu apain aku hah! " Tanya killa balik dengan kesal.


Ukasya hanya nyengir seperti kuda dan memamerkan giginya yang rapih.


"ihhhh mas keterlaluan... Ini gimana killa tutupinnya, malu kalau dilihat sama yang lain! " Ujar killa dengan manyun.


"Hehehe maaf sayang. Mas khilaf! Habis mas gak tahan lihat kamu menggoda banget daripada aku kebablasan lebih baik sekedar cium kan? "


"Khilaf kok terus! Ya sih"


"Hehehe.. Gini saja deh. Lebih baik nanti kalau masih ada bekasnya ditutupin saja pakai hoodie gimana? "


"Iya deh begitu juga bisa! Ya sudah sana mas mandi dulu deh biar seger! "


"He.em" Kemudian ukasya segera masuk kamar mandi, sedangkan killa kini pergi menuju meja makan.


Ternyata kedua orang tua nya sudah tiba dirumah semalam tadi.


"Hai ma, pa! "


"Hey sayang... Ya Tuhan anak mama kapan kesini? "


"Tadi malam ma tapi entah jam berapa ? Mama sama papa kapan sampai rumah? "


"Mama sama papa baru pulang jam tiga pagi tadi! "


"Oh"lalu killa segera duduk dikursinya


"Oh iya suami kamu mana, ikut juga kan? "


"Ikut dong papa. Mas ukasya masih mandi sebentar lagi juga akan turun kebawah"


"Oh iya sudah kalau gitu ayo makan! "


Beberapa saat kemudian ukasya akhirnya memperlihatkan batang hidungnya.


"Pagi ma... Pagi pa...! " Sapa ukasya kemudian mencium tangan mereka.


"Iya sayang pagi, ayo duduk kita sarapan bareng! "


"Iya ma terimakasih"


Lalu ukasya duduk di kursi sebelah killa.


"Sini mas killa ambilkan ya, mas mau yang mana? "


"Apa saja boleh sayang! "


"Oke.. Segini cukup belum? "


"Itu sepertinya sudah cukup sayang terimakasih ya"


"Sama sama".

__ADS_1


__ADS_2