CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
ada cerita dibalik perjodohan (keputusan shelinna part I)


__ADS_3

"tapi killa gue gak bisa terima perjodohan ini begitu saja, gue kasih cinta sama kak Wildan dan lo juga tahu gue saat ini masih keadaan terluka dan tersakiti. bagaimana mungkin dengan keadaan seperti ini gue bisa menjalin hubungan baru dengan pria lain? " elak linna.


"lin, gue tahu apa yang loh rasakan dan alami saat ini. tapi lin percuma juga loh kayak gini sedangkan kak Wildan gak pernah memikirkan loh, loh harus bisa move on lin. loh harus bisa tunjukkan loh bisa bahagia tanpa adanya dia. ya setidaknya loh harus bisa membuka dan mencoba mengenal dulu siapa atta itu. gue yakin atta itu terbaik yang dipilihkan mama loh buat loh. gak ada orang tua yang akan menjerumuskan anaknya lin, percayalah! " ujar killa sambil mengusap pundak linna mencoba menenangkan dan memberikan pengertian kepadanya.


setelahnya killa dan linna sama-sama mengurai pelukannya. dan killa berpamitan untuk kembali ke ruang tamu karena ukasya sudah mengirimkan pesan singkat kepadanya.


ting....


"siapa kil? " tanya linna.


"ah ini suami gue kirim pesan ke gue katanya gue disuruh turun! " ujar killa


"lin gue keluar duluan ya. sekarang loh pikirkan dulu semua dan jangan terburu-buru mengambil keputusan untuk masa depan mu". sambungnya dan hanya dapat anggukan kepala pelan dari linna.


kemudian killa segera membuka pintu , lalu keluar menuju ruang tamu.


ceklek...


sesampainya diruang tamu semua mata tertuju kepada killa dengan mengisyaratkan beberapa pertanyaan yang harus killa jawab.


killa terus berjalan menghampiri ukasya lalu tersenyum manis kepadanya.kemudian dia duduk disebelah suaminya tersebut.


"bagaimana sayang linna? " tanya ukasya.


"iya nak, bagaimana linna apakah dia bisa terimanya? " sahut mamanya linna.


"ah.. itu tante dan semuanya. maaf sebelumnya sepertinya saat ini keadaannya kurang bersahabat sebab, linna sebenarnya lagi patah hati habis putus dengan pacarnya dan tiba-tiba dapat kabar dia dijodohkan sepertinya dia menjadi syok tante. mungkin dia butuh waktu terlebih dahulu agar bisa menata hatinya kembali. jadi saya mohon biarkan linna untuk menyendiri lebih dulu supaya bisa memikirkan semua dengan matang! " ujar killa.


"oh begitu ya, Terimakasih ya nak killa. tante berhutang budi sama kamu! " jawab mamanya linna.


"ah.. tante jangan bicara seperti itu. aku mohon, karena linna itu sahabat saya jadi saya juga ingin yang terbaik buat dia! " ujar killa.


"killa tante benar benar terimakasih banyak sama kamu. kamu benar-benar baik sekali, beruntung sekali yang bisa menjadikan kamu ratunya. sudah cantik, pinter dan baik lagi. iya kan jeng! " ujar mamanya linna dengan tersenyum membuat killa jadi tersipu malu.

__ADS_1


"iya alhamdulillah jeng. saya merasa beruntung sekali mendapatkan mantu seperti syakilla ini. " timpal laiba dengan senyuman yang bahagia.


"iiih mama... killa kan malu! " sahut killa dengan menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


"loh kenapa malu sayang mama. mu benar kali! " goda ibunya atta.


karena ukasya yang gak tega melihat istrinya menahan malu, akibat digodain ibu - ibu akhirnya dia segera meraih tangan killa dan membawa killa didalam pelukannya.


"sudah dong ma, tante.. kalian killa dari tadi kalian goda terus! " celetuk ukasya.


"iya deh.. iya! " sahut laiba.


beberapa saat kemudian, setelah asyik mereka bercanda gurau kini akhirnya mereka berpamitan untuk pulang kerumah masing-masing.


"eh jeng . maaf nih sepertinya pertemuan kita sudahi terlebih dahulu, sebab habis ini aku dan kak laiba mau ada acara arisan keluarga! " ujar mamanya atta.


"oh iya? kenapa buru-buru banget sih. padahal aku belum puas loh temu kangennya! " jawab mamanya linna.


"ah.. itu ma gampang jeng nanti kalau ada waktu lagi nanti kita main kesini, kalau gak gitu nanti kita adakan acara makan bersama dirumah ku gimana? " ujar mamanya atta.


"pastinya dong! nanti kapan kapan boleh juga kok acaranya diadakan dirumah kami sekalian mau adain acara syukuran tiga bulanan! " jawab laiba.


"waaah berarti sebentar lagi jeng laiba akan punya cucu dong? "


"iya jeng. ini menantu kesayangan saya sedang hamil dua bulan " ujar laiba antusias.


"waow.. sehatlah jeng.. dan killa juga nak ukasya selamat ya! "


"iya tante terimakasih" ujar ukasya dan killa bersamaan.


"iya sudah jeng kami pamit dulu ya! " ujar mamanya atta.


"iya terimakasih loh, sudah disempatkan main kerumah ku! "

__ADS_1


"iya jeng sama-sama kalau gitu bye.. sampai jumpa lagi! "


"oke hati hati ya"


kini akhirnya mereka semua naik kedalam mobil, lalu melajulah mobil tersebut meninggalkan halaman rumah linna.


sedangkan kini linna yang sudah mulai tenang pikirannya, kini dia mulai turun dari tangga menuju ruang makan untuk makan. setelah selesai kini dia berjalan menuju ruang tamu dan dilihatnya, ternyata mereka semua sudah pada pulang. linna kini sedikit bisa bernafas lega melihat mereka pulang.


namun tiba-tiba...


"Hai sayangnya mama, sudah keluar kamar! gimana keadaan kamu, are you ok sayang? " tanya mamanya dengan sedikit cemas.


"I'm fine ma. mama jangan kuatir soal linna ya! "


"sayang bagaimana mama tidak khawatir melihat kamu murung seperti ini cerita dong! "


"beneran ma, linna tidak apa-apa! "


"kamu yakin? "


"yes of course mom".


" hmmm ok... tapi sini deh sayang duduk dulu disini sama mama. ada yang ingin mama tanyakan ke kamu! "


"soal apa ma? apa soal yang tadi kah? "


"sudah sini, duduk dulu. mama pengen bicarakan ini baik baik kekamu sayang! "


"ok"


kini linna berjalan beriringan dengan mamanya sambil tangannya digandeng oleh mamanya.


setelah mereka duduk, kini akhirnya mereka mulai mendiskusikan masalah perjodohan tersebut. mamanya bercerita waktu mereka berada diambang kehancuran, karena perusahaan milik papanya dinyatakan bangkrut .akhirnya mereka hidup dijakarta tidak punya siapa siapa dan teman-teman mama dan papanya sama menjauhi dan tidak mau menolong mereka disaat mereka kesulitan akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke kampung halaman mereka yaitu dibandung, dan pada saat itu linna masih umur 7 tahun.

__ADS_1


dan pada saat itu juga mama dan papanya bertemu dengan sahabat lamanya yang ada dikampung halamannya yaitu mama dan papa nya atta. ternyata mereka sudah menjadi orang sukses dan berkat bantuan mereka akhirnya mama dan papa nya linna diberikan bantuan modal secara cuma cuma oleh orang tua atta.


akhirnya mama dan papanya linna berjanji pada mereka suatu saat nanti jika mereka (orang tua linna) sukses pasti akan mengingat jasa jasa mereka semua walaupun mereka tidak mau dikembalikan uang uang mereka. dan disaat itu juga orang tua linna berjanji akan menjodohkan anaknya dan anak mereka yaitu atta.


__ADS_2