CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
karma Part II (laiba vs qaila)


__ADS_3

Akhirnya kini qailla terus berusaha meminta ampunan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya itu lagi.


"Bapak mohon belas kasihan anda pak, tolong jangan dihubungi dan diberi tahu orang tua saya tentang hal ini saya mohon pak, saya janji tidak akan mengulangi kesalahan saya lagi! " Ujar qailla sambil memohon namun pak guru tetap tidak bergeming sama sekali.


Kini akhirnya qailla mencoba meminta belas kasihan terhadap killa.


"Killa.. Killa... Gue mohon maafin gue ya, gue ngaku salah sama loh. Gue mohon bantuannya killa supaya gue gak jadi dihukum, gue mohon! Ujar qailla sambil berlutut dihadapan killa namun ternyata killa juga tidak bergeming sama sekali.


Bahkan dia hanya terdiam menatap kearah qailla yang terus memohon mohon dihadapannya.


Kemudian killa segera mengibaskan tangannya yang dari tadi di pegang qailla. Raut wajahnya masih menggambarkan rasa takut dan trauma jika berdekatan dengan qailla dan teman-temannya itu.


Seketika laiba yang mengetahui perubahan wajah killa seperti itu dia segera merebut tangan killa yang masih berusaha di pegang qailla itu. Lalu membawa killa dalam pelukannya untuk menghindari qailla dan rasa trauma yang mendalam lagi.


"Sudah hentikan dan menjauh dari killa. Karena kelakuan mu itu killa menjadi seperti ini! " Teriak laiba sambil memelototkan matanya tajam membuat qailla bergidik ngeri.

__ADS_1


"Oh iya Pak saya selaku wali dari killa , saya mengatakan keberatan kalau pelaku tindak kejahatan ini hanya menyelesaikan masalah ini dengan kata maaf saja. Menurutmu dengan kata maaf kondisi psikologis killa akan kembali seperti sedia kala sebelum kejadian itu hah! " Omel laiba tidak Terima.


"Dan maaf Pak , anak saya yang tidak melakukan kesalahan dibully seperti itu dengan kejamnya jujur saja saya masih tidak akan bisa Terima ini semua. Sampai kapan perlakuan seperti itu dibenarkan dengan cara hanya meminta maaf terus selesai. maaf saya tidak bisa berikan toleransi, kita tidak boleh menutup mata akan kejadian ini karena ini sudah termasuk melanggar hukum dan bisa saja dipidana. Dan mau sampai kapan sekolah yang terkenal elite, bagus, ber attitude dan nilainya sangat bagus Juga banyak siswa yang berprestasi. Namun ternyata didalamnya terdapat orang-orang yang tidak punya attitude dan suka melakukan tindakan bullying terhadap orang yang lemah dan dari pihak sekolah pun tahu hal itu tapi tidak menindak lanjuti dengan tegas!  Sungguh sangat disayangkan dan ironisnya kalau sampai terdengar di telinga masyarakat bisa gulung tikar ini sekolah! " Ujar laiba dengan tegas.


Dan kini dewan guru yang berada disana mendengar hal tersebut langsung tercengang namun jika dipikirkan lagi itu benar adanya.


Tapi berbeda dengan dewan guru yang disini merasa itu adalah sebuah tamparan yang kini membuat mereka tersadar, namun lain halnya dengan qailla dia justru semakin benci, tidak merasa bersalah bahkan masih tidak Terima kalah dengan killa apa lagi laiba mama ukasya itu terus membela dan berpihak kepada killa.


"Maaf tante saya merasa keberatan, kenapa tante segitunya membela killa? Padahal dia bukan siapa-siapa tante dan juga bukan anak kandung tante. Dan setahu saya anak tante itu cuma ukasya saja bukan? Jadi ini semua gak ada sangkut pautnya dengan tante karena saya gak pernah punya masalah dengan tante atau pun dengan ukasya. Jadi tolong stop ikut campur tentang masalah killa dan saya, bahkan saya pribadi sudah minta maaf dan merendahkan harga diri saya dihadapan semua orang. Jadi saya mohon tolong biarkan killa memaafkan saya dan saya mohon maaf kalau lancang berbicara kepada tante. Saya janji tidak akan mengulanginya kembali! " Ujar qailla memohon.


"Eh iya bu, mohon maaf tolong ibu tenang dulu. Kami dari pihak sekolah ingin menyampaikan maaf sebesar-besarnya dan kami janji akan menindak lanjuti dengan tegas, ibu jangan khawatir dan saya mohon jangan membawa perkara ini sampai kerana meja hijau kasihan mereka masih dibawa umur, dan lebih baik kita tunggu saja orang tua mereka sebentar lagi akan kesini! " Ujar pak guru dengan gemetar.


"Ma, sudah ma, killa mohon jangan terbawa emosi mari kita selesaikan masalah ini dengan baik baik. Mama tenang saja killa baik baik saja kok! "Sahut killa berusaha menenangkan emosi mertuanya.


Sebenarnya dengan adanya kejadian ini killa merasa bahagia dan sekaligus bangga juga terharu karena dibalik kejadian ini ada hikmahnya. Killa jadi mengetahui kebenarannya kalau mertuanya itu sangat sayang dan perduli padanya.

__ADS_1


Bahkan mati matian mereka membela dan memperjuangkan haknya supaya dia mendapatkan keadilan dan dia juga tidak diganggu lagi dengan yang lainnya juga membasmi hama sekolah ini seperti mereka yang telah melakukan membullyan terhadap siswa yang lemah.


Ya walaupun sebenarnya didalam hati kecil killa merasakan prihatin juga terhadap qailla, tapi killa hanya ingin supaya dia merasakan jerah dan bukan hanya sekedar janji palsu tidak mengulangi nya.


Sebab dia yakin kalau pelaku bullying tidak diberi efek jera dan diberikan contoh akibatnya, pasti nanti akan ada generasi yang lain bermunculan yang melakukan hal yang sama. Sehingga karena hal itu sebenarnya killa lebih sependapat dengan mertuanya itu.


"Killa sekarang kamu renungkan omongan mama barusan, dan ingat pelaku pembuli seperti ini pasti akan ada lagi kalau tidak diberi contoh akibatnya dari perilakunya itu. Sebab apa yang ditanam itu juga yang akan dituwainya nanti mengerti sayang? " Ujar laiba.


"Iya ma killa mengerti! "


"Jadi bagaimana dengan keputusan mu sayang, apa kamu setuju dengan mama? "


"Iya ma killa setuju dan sependapat dengan mama akan hal ini! "


"Baik kalau begitu mari kita tunggu sebentar orang tua mereka akan segera datang kesini beberapa jam lagi, mohon sabar menunggu! " Ujar pak guru.

__ADS_1


Dan disetujui dengan laiba dan rohman . Akhirnya kini semua memutuskan untuk menunggu orang tua si pelaku bullying itu di ruang bk


__ADS_2