CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
Kehebohan kabar gembira (triplets )


__ADS_3

Beberapa jam berlalu.


Kini diruang televisi apartemen killadan ukasya tempati sudah terdapat ayumi, dawam, laiba dan rohman yang tengah asyik berbincang bincang sambil tertawa riya.


Empat orang yang sudah menjadi bestie sejak di bangku SMA itu seperti sedang asyik bernostalgia seperti waktu jaman putih Abu-Abu mereka. Sesekali mereka juga asyik membicarakan  tentang cucu pertama mereka Yang suatu saat akan menjadi penghibur mereka diusia tua nanti.


Terlihat jelas gambaran kebahagiaan diraut wajah mereka berempat.


Bahkan mereka sangat antusias sekali membicarakan mengenai cucu cucu mereka yang tidak disangka ternyata kembar tiga. Sampai mereka sama-sama heboh.


------++++++++-------


Amazing gak tuh bestie, author ingin tanya kalau benar terlahir dengan kembar tiga,bisa kebayang gak tuh bakal kerepotkan banget gak tuh nanti mereka, hayooooo????


Yuk tetap ikuti terus cerita keseruannya keluarga lubis


--------+++++++----


Makanya itu Para ibu ibu yang sedari tadi sedang asyik menggoda killa dan ukasya kini lebih memilih keluar kamar mengikuti suami mereka masing-masing. Karena mereka tahu kalau killa sangat butuh istirahat melihat kondisi mereka yang seperti kelelahan.


Namun walaupun mereka memilih Santai diruang televisi nyatanya suara mereka berempat tetap terdengar sampai kamar ukasya dan killa. Karena sangat asyiknya menceritakan tentang calon cucu kembar mereka hingga ke empat bestie itu larut dalam kehebohan karena sangat bahagia.


Sedangkan didalam kamar killa yang belum bisa tidur kini merasa canggung dan tak enak tidak dapat menemani orang tua dan mertuanya itu dikarenakan tadi mama dan mertuanya melarangnya ikut mengingat kondisi killa yang tengah tidak fit karena hamil muda.


"Sayang kamu dikamar dulu ya cantik, jangan kemana-mana , kamu harus istirahat jangan sampai kecapekan ya. Nanti kalau ada apa-apa sama kamu dan anak kita, bisa digantung di pohon toge nanti mas! " Ujar ukasya menghibur killa yang terlihat sedikit murung karena merasa bosan diminta didalam kamar saja oleh orang tua dan mertuanya.


"Argh... Mas ada ada saja deh ! " Ujar killa sambil tersenyum. " Mas mau kemana? " Tanya killa.


"Mas mau lihat keempat bestie tuh lagi ngapain mereka, kok bisa heboh banget! " Ujar ukasya.


"iiih mas kenapa sekarang kayak mak mak iya kepoan! " Ujar killa meledek


"Iya habis mas penasaran apa saja $ih yang mereka perbincangkan sampai suaranya terdengar sampai kamar lagi! " Ujar ukasya.


"Iya sudah mas tinggal sebentar ya nanti mas balik lagi kesini temenin kamu ok! " Sambung ukasya kemudian mengecup kening killa.

__ADS_1


"Iya mas! "


Kemudian ukasya segera keluar untuk mengintip para orang tua yang tengah asyik bercanda dan bercengkrama itu.


Ukasya melihat dari lantai atas depan pintu kamarnya, terlihat jelas apa saja yang sedang mereka lakukan dan mereka tengah bicarakan.


Membuat ukasya tersenyum sendiri sambil menggeleng gelengkan kepalanya merasa senang sekaligus heran, ketika dia mendengar kalau mereka tengah heboh membicarakan calon cucu kembar mereka.


"Eh jeng yumi aku seneng banget loh ya akhirnya rencana kita berhasil bisa jadi besan, sekarang ditambah bakal punya cucu cucu yang gemesin . Iya gak pa? " Tanya laiba kepada rohman dan diangguki oleh rohman yang tengah asyik bermain catur dengan dawam.


"Iya lah jeng mana kembar tiga sekaligus, jadi gak sabar menunggu mereka lahir pasti mereka lucu lucu banget! " Jawab ayumi dengan sumringah.


Setelah selesai dan puas menguping ukasya segera kembali lagi kedalam kamar mereka .


"Loh sayang kenapa belum tidur juga? " Tanya ukasya sambil berjalan menghampiri ranjang yang terdapat istrinya.


"Gak bisa tidur kalau gak ada kamu mas! " Ujar killa dengan manja.


"Ya ampun ternyata sekarang istriku yang cantik ini sangat manja ya? Iya sudah ayo kamu tidur mas temenin! " Ujar ukasya sambil tersenyum.


"Cie pengen tahu aja atau mau tahu banget? Kata kamu tadi mas terlalu kepo kenapa sekarang giliran kamu yang kepo? " Ujar ukasya menggoda istrinya.


"Aih... Mas nyebelin! Kalau tidak mau bagi tahu iya sudah, jangan bagi tahu hem! " Ujar killa ketus kemudian mengerucutkan bibirnya lagi mode ngambek.


"Uluh... Uluh... Istri mas ini lagi ngambek ni ceritanya? " Ujar ukasya menggoda istrinya.


"Biarin! "


"Aduh kayaknya bahaya ni kalau sudah mode kayak gini, iya sudah sini biar mas kasih tahu tadi mereka bicara apa? " Ujar ukasya.


"Sudah gak mood! "


"Masih ngambek nih, yakin gak pengen tahu ni. Iya sudah! "


"Eh mas mau kemana? Katanya tadi mau temenin killa tidur terus mau kasih tahu soal yang dibicarakan mereka kenapa gak jadi? "

__ADS_1


"Iya sudah mas temenin dan mas ceritakan tapi janji tidak ngambek lagi ya? " Ujar ukasya dan disetujui oleh istrinya.


"Gini tadi mereka berempat tengah asyik membicarakan soal cucu cucu mereka dibawah sana! "Ujar ukasya sambil tersenyum dan memeluk istrinya.


" Yang benar mas, serius! " Ujar killa kemudian tersenyum kearah ukasya.


"Sepertinya ya mas bestie berempat itu hari ini tengah berbunga bunga hatinya sebab benar lagi mereka bisa dapat menimang cucu! "Lanjut killa.


"Iya sayang kamu benar, mas jadi gak bisa bayangkan momen nanti kalau kamu sudah lahiran sayang, pasti mereka sangat heboh lagi! "Sahut ukasya membayangkan kehebohan orang tuanya dan mertuanya nanti membuat mereka jadi tersenyum bahagia.


"Sayang apa kamu masih pusing sekarang? " Tanya ukasya.


"Sepertinya sudah sedikit berkurang mas! "


"Alhamdulillah kalau gitu, tapi kamu merasa mual-muntah gak? " Tanya ukasya dengan khawatir.


"Hmmmm, sepertinya untuk saat ini tidak si mas tapi gak tahu deh nanti sore atau besok pagi mas! "


"Alhamdulillah semoga saja kamu tetap sehat ya sayang mas cemas kalau lihat kamu kayak kemarin! " Ujar ukasya sambil mengusap usap lembut kepala killa.


"Mas tenang saja, InsyaAllah killa sudah baikan kok! "


"Iya sayang! "Ujar ukasya sambil mengusap lembut perut killa yang masih terlihat datar itu.


Kemudian ukasya Segera mengarahkan wajahnya keperut killa sambil mengusap usap lembut dan sesekali mengecupnya .


"Sayang sayangnya abi dan umi yang pintar ya didalam perut umi, baik baik disana dan awas jangan buat umi kalian susah atau sakit, karena abi sangat sedih kalau umi kamu sampai merasa susah ataupun kesakitan! "


Sedangkan killa yang melihat dan mendengar ukasya seperti itu membuatnya merasa lucu dan terharu sehingga killa menerbitkan senyuman di ujung bibir mungilnya.


"Ya Tuhan mas, kamu ada ada saja, mereka mana bisa dengar kan baru beberapa minggu usianya? " Sahut killa kemudian tersenyum.


Lalu ukasya menegakkan tubuhnya kemudian mencubit pipi killa pelan karena merasa gemas.


"Sayang mas jadi gak sabar deh pengen lihat mereka? "

__ADS_1


__ADS_2