
"Sudah lah ren, biarin saja. Nanti juga mereka diem sendiri. Oh iya ren dari tadi gue lihat loh senyum senyum mulu kenapa? " Tanya killa
Sedangkan husen dan reni yang mendengar ucapan killa tersebut langsung gelagapan. Husen terus memberi kode padanya jangan sampai dia beritahu yang sebenarnya pada teman temannya karena takut terjadi masalah.
"Eh... Eh... Eng-enggak papa kok. Ini loh gue lagi chatingan sama saudara gue yang diluar kota hehehehe! " Ujar Reni.
"Yakin ? "
"Iya dong hehehehe! "
"Oh! " Terus killa dan yang lainnya kembali makan. Sedangkan husen dan Reni masih melanjutkan chattingan mereka.
{ iya kak mau jam berapa dan dimana? }
{Di resto x di jalan delima x ,nanti gue jemput loh aja ya kerumah!}
{Boleh}
{Ok, jangan lupa share lokasi ya! }
{Ok siap}
Setelah selesai berkirim pesan kini mereka berdua saling tatapan sambil tersenyum kemudian mereka melanjutkan makan.
Beberapa menit kemudian, kini mereka sudah selesai dan pergi menuju kelas masing-masing.
"Ayo sayang , aku antarkan ya sampai depan kelas! " Ujar ukasya.
"Iya kak! "
Kini mereka jalan menuju kelas dua kimia , setibanya didepan kelas ukasya dan killa saling berpelukan kemudian ukasya, ruri dan hasan husen pamitan.
"Na sudah sampai kalau gitu killa masuk duluan ya kak! "
"Iya sayang, belajar yang rajin ya! "
"Iya kak .itu sudah pasti jangan khawatir! "
"Kalau gitu aku pergi dulu ya sayang! "
"Iya kak"
"Hey bestie gue balik dulu juga ya ke kelas see you! "Ujar ruri
" Ok bestie! "
"Kita juga balik dulu ya killa! " Ujar hasan dan husen bersamaan
"Ok da! "
Kemudian husen mendekati Reni kemudian membisikkan sesuatu yang membuat Reni jadi memerah pipinya.
"Jangan lupa ya honey nanti malam! " Bisik husen pelan.
Akhirnya kini mereka segera masuk. Beberapa jam berlalu, kini semua siswa sudah mulai pulang kerumahnya masing-masing.
"Eh brow... Nanti malam gue mau main kerumah ukasya loh iku gak? " Tanya hasan.
"Ngapain kesana? "
"Mainlah kayak biasanya! "
"Oh".
" Kok cuma oh, gimana ikutan gak? " Tanya hasan.
"Hemmm pengen sih ikut tapi... "
"Tapi apa? "
"Tapi gue ada janji mau nge-date gimana dong? "
__ADS_1
"Apa? Nge-date! "
"Iya kenapa loh kaget gitu? "
"Ck... Gila loh parah banget, masak loh tega sama gue. Katanya kita bakal jomblo bersama, punya pacar bersama-sama dan nikah bersama tapi kenapa loh sekarang justru tinggalkan gue jomblo sendirian sih? Tega banget loh jadi abang! "
"Apaan sih loh lebay banget! Ya loh tinggal cari aja pasangan apa susahnya sih! ".
" Emang loh mau nge-date sama siapa? Emang ada ya gak mau sama loh? " Ledek hasan
"Ck.. Sialan loh! Menghina banget, gue mau nge-date sama reni! "
"What reni? "
"Hemmmm"
"Gila loh ! Jadi loh serius sama tuh cewek? "
"Iya gue serius banget sama dia, dari awal dia jadi murid baru, aku sudah naksir banget sama dia! "
"Hmmmm.... Iya sudah deh terserah loh lah. Emang cinta itu gak pakek logika! "
"Maksud loh? "
"Gak ada kok, oh iya semoga lancar ya nge-date nya! "
"Iya dan rencananya nanti malam gue bakal nembak dia juga sih! "
"Waw.... Daebak loh sen, gue suka cara loh. Semoga cepat jadian ya jangan lupa traktir gue! "
"Ok gampang itu "
*** malam hari pun tiba.
Hasan yang sedang duduk di sofa panjang di ruang tengah dan asyik main game di ponselnya itu ,tiba-tiba menghentikan permainannya ketika husen keluar dari kamarnya.
"Sisuit.. Cie... Cakep amat yang mau kencan! " Goda hasan.
"Hmmmm... Sudah ok kok! Is perfect! " Ujar hasan sambil mengacungkan dua jempolnya.
"Ok thanks, eh btw kata loh mau ke rumah ukasya, gak jadikah? " Tanya husen.
"Jadi dong tapi nanti jam tujuan! "
"Oh, ok dah, gue duluan ya. Soalnya sudah ditunggu sama yayang reni! " Ujar husen dengan pede
"Heleh! Pamer loh. Kayak punya ayang sendiri saja! " Cletuk hasan.
" Bodo, yang penting sekarang gue punya ayang dari pada loh jones (jomblo ngenes)! " Ledek Husen dengan tertawa.
*ck.dasar ya loh! Awas ya loh nanti! Gue pastiin bentar lagi gue pasti punya ayang jauh lebih cantik dari pada ayang loh! " Sungut hasan.
"Ok gue tunggu janji loh itu. Bye! "
Kini husen pun pergi dengan menggunakan motor sport nya. Dia melajukan motornya menuju alamat yang sesuai dikirimkan oleh reni. Sesampainya dirumah reni , husen langsung menghentikan motornya lalu mengetuk pintunya.
Tok... Tok... Tok...
"Permisi! "
"Iya tunggu sebentar! " Ujar seorang ibu ibu yang ada didalam rumah. Lalu segera membuka pintunya.
Ceklek...
"Permisi tante! " Sapa husen.
"Iya, ada yang bisa dibantu? "
"Maaf tante apa benar ini rumah kediaman dari reni gautama? "
"Oh iya betul nak, temannya reni ya? "
__ADS_1
"Iya tante, saya teman sekolahnya reni perkenalkan nama saya husen pamungkas tante" Ujar husen dengan tersenyum lalu mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.
"Oh iya nak husen . Perkenalkan saya ibunya reni , nama saya runi gautama. Ayo silahkan masuk dan duduk dulu, biar tante panggilkan reninya! " Ujar ibunya reni dengan Rama dan menyambut tangan husen lalu husen menciun punggung tangannya.
"Terimakasih tante! "
Kemudian runa segera datang kekamar reni.
"Reni! "
"Reni sayang! "
"Sayang! "
Ceklek.. Runa membuka pintu reni
"Iya ma . Ada apa ma? "
"Nak diluar ada temanmu tuh namanya husen, dia sedang menunggu tuh di ruang tamu cepat keluar temuin .kasihan ditinggalkan sendiri! "
"Iya ma, sebentar lagi reni akan turun kebawah! "
"Ok, kalau gitu mama tinggal kedapur dulu ambilin minuman buat temanmu! "
"Iya ma"
Beberapa menit kemudian setelah ibunya pergi membuatkan minum untuk husen, kini reni sudah datang menghampiri husen yang tengah duduk sendiri di ruang tamu.
"Hey kak! "
"Hey, ren. Gila loh cantik banget malam ini! " Ujar husen terpesona melihat kecantikan reni yang memang sengaja dia bersolek .
"Ah... Kakak bisa saja deh! " Ujar reni malu sampai pipinya jadi semu semu merah.
"Jadi pergi sekarang?" Tanya reni
"Jadi dong! "
"Iya sudah yuk berangkat! " Ajak reni.
"Eh tunggu dulu , tante runa kemana? "
"Ada didapur kayaknya, kenapa memang? "
"Gue mau pamitan dulu, gak enak dong . Masak mau ajak anaknya jalan pakek gak pamit dulu, apa kata calon mertua nanti! " Ujar husen sambil tersenyum.
"Ais kakak! " Ujar nya dengan tersipu.
Tak selang beberapa menit, akhirnya runa pun datang dengan membawa segelas jus.
"Loh, sudah mau pergi ni ceritanya? " Tegur runa sambil tersenyum.
"Eh tante, iya tante. Saya mau minta izin mau ajak reni jalan sebentar apa boleh? "
"Oh boleh kok, tapi ini diminum dulu jus nya! "
"Oh iya tante terimakasih, jadi ngrepotin tante hehehe! "
"Gak kok, ayo diminum dulu! "
Setelah selesai meminum jus tersebut reni dan husen pun berpamitan.
"Maaf tante, kami mau berangkat dulu! " Ujar husen sambil mencium punggung tangan runa.
"Ma reni pergi dulu ya! "
"Iya sayang hati hatinya dijalan. Jangan lupa pulangnya jangan kemalaman ya! "
"Siap tante! "
Akhirnya reni dan husen kini telah meninggalkan pekarangan rumah reni dengan mengendarai motor sport milik husen
__ADS_1