CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
hate so love part II (ruri vs hasan)


__ADS_3

"Makanya cepat cari pasangan loh lin, biar gak jadi jones hahahahha! " Sahut husen.


"Ck.. Dasar teman teman laknat kalian ma! " Sungut linna


Namun tiba-tiba ruri menggeser tempat duduk linna sehingga dia duduk diantara linna dan killa, sedangkan hasan duduk di dekat husen dan ukasya.


Ruri wajahnya masih tampak sangat kesal sekali karena ponselnya belum juga di kembalikan oleh hasan.


"Mbk mie ayam level tujuh satu ya! " Teriak ruri memesan makanan.


"Gila tumben banget loh makan mie ayam level tujuh biasanya aja loh kalau pesen paling gede level lima ri, kesurupan jin tuman dimana loh? " Tanya linna keheranan.


Namun ruri tidak menyahut ataupun menjawab sama sekali ucapan linna itu, hingga Beberapa saat kemudian , si penjual mie ayam neraka di kantin itu datang menghampiri mereka dengan membawakan pesanan dari ruri.


"Ini mbk pesanannya! "


"Terimakasih! "


"Iya sama-sama".


Setelah kepergian dari penjual itu ruri tanpa babibu langsung melahap mie ayam tersebut dengan tanpa ada jeda, membuat teman temannya yang lain menjadi geleng-geleng kepala melihat tingkah konyolnya itu.


"Ya Tuhan ruri, ini beneran loh kah? Bukan jin tuman kan? Gue kok ngeri ya lihat loh kayak gini! " Ujar killa.


"Iya killa, gue juga ngeri banget. Apa perlu diruqyah saja ya dia? " Ledek Reni.


"Iya bener tuh, gue setuju sama ide Reni! " Ujar hasan sambil tersenyum menggoda.


Ruri yang daritadi sudah menahan emosinya perkara ponselnya yang masih disita hasan, eh sekarang justru ditambah lagi direcokin teman temannya. Seketika ruri langsung menatap tajam kearah hasan seperti tatapan seekor singa yang akan menerkam mangsanya.


"Eh.. Eh... Sorry gue cuma bercanda tadi pisss! " Ujar hasan karena merasa bergidik ngeri melihat tatapan ruri yang mematikan.


"Berisik loh bisa diem gak! Ini semua gara-gara loh mood gue jadi rusak. Cepat kembalikan ponsel gue sekarang! " Sungut ruri sambil meraih ponsel yang diletakkan diatas meja itu. Sedangkan hasan nyalinya sudah menciut dan membiarkan ruri mengambil ponselnya itu.


Beberapa saat kemudian ukasya dan yang lain pamit duluan sebab mereka ada jadwal tambahan.


"Eh sayang kita pergi duluan ya soalnya nanti ada jam pelajaran tambahan dari bu nike untuk persiapan ujian kelulusan katanya! "Ujar ukasya berpamitan.


"Oh oke! "


"Eh honey, akupun lah juga pamitan balik dulu ya nanti kita ketemu lagi di parkiran ya! " Ujar husen.

__ADS_1


"Iya hubby"


Akhirnya mereka bertiga segera pergi meninggalkan para kekasih mereka. Dan kini killa, linna, reni dan ruri juga kembali ke dalam kelas mereka masing-masing.


Beberapa saat kemudian jam pelajaran pun berbunyi, kini mereka sama sibuk dengan mata pelajaran mereka masing-masing. Setelah jam pulang tiba-tiba kini para wanita sudah berkumpul bersama didepan kelas 2 kimia sedang menunggu kedatangan ruri.


"Hey bestie! " Teriak ruri sambil berlari.


Setelah jarak mereka sudah dekat ruri terlihat sedikit ngos-ngosan karena habis berlarian.


"Lama banget loh ri? " Tanya linna.


"Hehehe sorry, tadi masih ada mapel dari pak gino. Kalian kan tahu pak gino suka dzolim waktu ( sudah waktunya pulang masih dilanjutkan materinya)? " Keluh ruri sambil mengatur nafasnya.


"Oh... Pantas saja loh lama banget ri, gue kira loh tadi sudah balik dulu ri! " Sahut Reni.


"Iya gak lah bestie".


" Iya sudah yuk kita buruan jalan , soalnya gue sudah ditungguin sama kak ukasya! " Ajak killa sambil nyengir seperti kuda.


"Iya ni gue juga, sudah dapat kiriman pesan dari kak husen! " Sahut Reni.


"Hmm.. Enaknya yang sudah pada punya ayang kemana apa yang temani gak kayak kita, iya kan ri! " Protes linna.


"Ais dasar teman laknat loh ma, kerjaannya ngledek gue mulu. Mentang mentang sekarang sudah punya kak ukasya! " Ujar linna membuat yang lain tertawa karena cara ngambeknya itu lucu banget, persis anak balita yang mainannya direbut.


Tiba-tiba ponsel yang dipegang ruri pun berdering.


"Hallo! " Ujar ruri dengan jutek.


"Hallo.. Lama banget sih angkatnya, darimana saja loh! " Jawab hasan dari seberang sana


"Bukan urusan loh, ada apa? " Tanya ruri dengan jutek.


"Ck.. Ditanya malah balik tanya, loh gak sadar apa? Ponsel yang loh ambil itu punya gue bukan punya eloh. Cepat buruan ke parkiran gue tunggu loh dalam lima menit gak kesini . Gak akan pernah gue balikin ni ponsel loh! " Ancam hasan.


"Eh jangan dong.. Iya iya gue kesana! " Ujar ruri kesal kemudian ruri berlari meninggalkan yang lainnya


"Eh lah ... Tuh bocah bener bener ya gak tahu Terima kasih banget da! Sudah ditungguin malah tinggalin! " Protes Reni.


"Iya.. Ya kenapa dia prasaan habis Terima telpon kok langsung main lari saja sih, kenapa ya tuh bocah! " Tanya linna kebingungan.

__ADS_1


"Iya gue juga gak tahu lah... Daripada kita makin bingung. Lebih baik kita kejar saja dia mumpung belum jauh tuh perginya, gue takut dia kenapa-kenapa lagi! " Ajak killa.


"Eh iya yang dibilang si killa itu benar juga! "


Akhirnya kini mereka berlari mengejar ruri yang tengah berlari menuju arah parkiran.


Sesampainya diparkiran kini ruri segera menghampiri hasan.


"Hey nyet lama banget loh gue tungguin dari tadi! " Ujar hasan dengan ketus.


"Berisik loh, yang penting kan gue sudah kesini dan ini ponsel loh! " Ujar ruri sambil menyodorkan ponsel milik hasan.


Dengan cepat hasan langsung mengambil ponselnya. Tiba-tiba killa dan yang lain yang baru saja sampai langsung tercengang


"Wadiwau.. Kayaknya kita melewatkan sesuatu ni bestie? " Ujar linna dengan tersenyum jail membuat kedua insan yang seperti tom and Jerry itu terkejut.


"Iya ni, ruri sebenarnya kalian ada hubungan apa kok bisa kalian sampai tukeran HP segala hayo! " Ledek Reni.


"Eng-enggak ada kok kalian cuma salah faham! " Ujar ruri dengan gugup.


"Yakin ri? " Tanya killa.


"Iya beneran masak kalian meragukan gue sih! " Keluh ruri.


"Ya gimana kami gak ragu kalau kami lihat sendiri adegan tukar ponsel kalian! " Sahut killa.


"Ck.. Lama banget sudah jelaskan sana biar gak salah faham mereka ! Ini semua kan loh yang salah ambil! " Protes hasan membuat ruri langsung melotot tajam namun tidak berdaya karena semua menyudutkan dirinya.


"Sebenarnya tadi waktu dikantin gue salah ambil ponsel, seharusnya tadi yang gue ambil itu ponsel gue tapi ternyata gue baru sadar tadi waktu kak hasan telpon , ternyata yang gue ambil ponsel dia! " Ujar ruri penjelaskan.


Oh... Ujar mereka bertiga.


"Na sudah selesai kan drama nya sekarang gue mau pulang dulu  ya! " Ujar hasan langsung segera menyalahkan motor sport nya itu.


"Eh tunggu main pergi saja mana ponsel gue, kan ponsel loh sudah gue balikin kak! " Ujar ruri memohon.


"Oh iya sorry, nih ponsel loh! " Ujar hasan sambil menyodorkan ponsel ditangannya.


"Eit... Kalau loh mau ponsel loh balik lagi sekarang loh  naik ke motor gue! Ini hukuman buat loh gara-gara loh waktu gue terbuang sia-sia! " Ujar hasan dengan nada ketus.


"Ck.. Ah resek deh loh kak, tinggal kasih saja apa susahnya sih? " Ujar ruri.

__ADS_1


"Mau tidak, kalau gk mau ya sudah bye! " Ujar hasan


__ADS_2