
PT. Arasyo Group merupakan perusahaan yang didirikan oleh sepasang suami-istri yang bernama Dewina Arasya dan Galuh Arasya. mereka menikah sudah hampir 10 tahun, namun mereka tetap tidak juga diberikan keturunan. akhirnya kedua sepasang suami-istri itu mulai musyawarah secara pribadi, sebab orang tua dari Galuh arasya yaitu wiana arasya yang kini sudah berusia 50 tahun itu terus mendesak mereka supaya cepat memberikannya keturunan. kalau tidak maka seluruh harta warisan keluarga arasya akan diberikan kepada keponakannya yaitu yudis gaush anak dari kakak kandung wiana arasya.
.
"hey ma! " sapa dewina kemudian segera dia berlari kecil menghampiri wanita paruh baya yang tengah duduk di ruang tamu.
"hey.. Anak-anak mama ternyata sudah pulang! " sambut wiana arasya dengan baik.
"iya nih, maaf ya ma kami pulang sedikit terlambat karena dikantor tadi sedikit ada masalah! " ujar dewina .
"oh iya? "
"iya ma"
"lalu kemana suamimu itu, kenapa dia belum pulang juga? "
"hmmm... mas Galuh ya ma? ada kok, tadi katanya lagi ambil sesuatu di dalam mobil, mungkin ada yang ketinggalan kali ma! "
"ohhh begitu! oh iya Wina kalian hari ini sibuk tidak? "
"hemmm.. tidak kayaknya. kenapa memang ma? "
"mama ingin bicarakan sesuatu! "
"tentang apa ma? "
"tentang keluarga kita! "
"oh.penting banget ya ma? "
"tentu"
"ok... tapi kita tunggu mas Galuh kembali dulu ya ma! "
"baik! "
Tiba-tiba, tap... tap... tap... suara kaki Galuh arasya melangkahkan kakinya masuk.
"nah, itu mas malu ma! " ujar Wina.
"oh iya, tolong bilang ke Galuh untuk kesini ya! " perintah wanita paruh baya tersebut.
__ADS_1
"iya ma! "
dewina langsung beranjak dari tempat duduknya, kemudian menghampiri suaminya.
"sayang, kenapa lama sekali sih kamu! " ujar Wina dengan manja.
"iya maaf, sayang. tadi baru nerima telpon dari orang kantor! "
"ooh, iya sudah. ayo kita masuk kedalam! mama sudah lama nungguin kita tuh! " ujar Wina membuat Galuh mengernyitkan keningnya kebingungan.
"tumben sekali mama tungguin kita, ada apa? " tanya Galuh.
"entah sayang yuk kita masuk! "
lalu keduanya segera masuk kedalam ruang tamu.
"ada apa ma? " tegur Galuh.
"oh kamu. ayo sini duduk dulu. ada sesuatu yang ingin mama bicarakan kepada kalian! " ujar nya.
akhirnya keduanya pun duduk berdampingan.
seketika Wina dan Galuh pun saling berpandangan karena terkejut.
"kenapa mama tanyakan hal ini lagi kepada kami? mama kan tahu kami berdua sudah banyak berusaha tapi belum juga diberikan keturunan".
" tapi keluarga ini membutuhkan penerus Galuh! "
"iya terus kita harus apa, kenyataannya memang kita belum diberikan keturunan mama! Galuh capek sekali setiap saat mama selalu menanyakan soal ini terus. mama apa tidak kasihan dengan Wina dan kami yang tertekan dengan semua ini! " ujar Galuh dengan kesal.
"sayang sudah sayang jangan emosi! "
"maaf kalau mama terus seperti menyudutkan kalian. tapi mama melakukan ini supaya kehidupan kalian tidak berantakan , ketika mama sudah tiada lagi didunia ini! "
"maksud mama apa? " tanya Wina.
"Wina... Galuh.. mama divonis mengidap penyakit kanker setadium akhirnya. umur mama sudah tidak lama lagi, mama hanya ingin bisa menghabiskan waktu dengan cucu cucu mama. dan juga sebenarnya mama dan almarhum papamu sudah sepakat kalau seandainya anak kami tidak dapat memberikan keturunan maka, semua aset keluarga akan diberikan oleh keponakan mama karena cuma mereka yang bisa meneruskan. dan kalian hanya mendapatkan 20% ".
" apa? gila kami ini anak mama, kenapa bisa hanya mendapatkan bagian 20 persen. kami yang bekerja keras membesarkan perusahaan ini. kenapa jadi mereka yang mendapatkan banyak bagian! ini gak adil ma! " teriak Galuh tidak Terima.
"makanya cepat kalian usahakan bisa dapatkan keturunan. entah itu bagaimana caranya kalian harus bisa mendapatkan keturunan titik! "
__ADS_1
"argh..! " teriak Galuh sambil mengacak-acak rambutnya kesal kemudian melangkah ke kamarnya.
"sayang! " Teriak Wina. namun tidak mendapatkan respon dari suaminya.
akhirnya Wina pergi menghampiri Galuh.
"sayang, are you ok? " tanya Wina.
"no.I'm not ok Wina! aku tidak habis pikir dengan jalan pemikiran mama dengan papa. bagaimana bisa mereka! "
"sabar sayang! "
"bagaimana bisa sabar kalau kayak gini keadaannya? "
"iya sudah begini saja, bagaimana kalau kita coba cara mama waktu itu? "
"cara yang mana maksud kamu? "
"iya kita mengadopsi anak untuk dijadikan sebagai pancingan, supaya kita bisa cepat punya anak. siapa tahu dengan begitu kita bisa cepat mendapatkan keturunan ! "
"tapi! "
"ayolah sayang. cuma ini cara satu satunya! " akhirnya Galuh mulai menimang perkataan istrinya.
"baiklah aku setuju, nanti sore kita ke panti asuhan. tapi nanti setelah kita dapat keturunan kita apakan anak tersebut? "
"iya kalau cara ini berhasil. biar dah sebagai wujud terimakasih kita. anak adopsi itu biar tetap tinggal disini tidak apa apa, siapa tahu nanti dia bisa berguna untuk kemajuan anak kita. bagaimana? "
"ok kalau begitu! "
akhirnya disore hari. mereka bertiga segera kepanti asuhan. ternyata mereka bertiga langsung tertuju dan jatuh hati terhadap sosok faradinelis.
dan dengan kesepakatan bersama mereka memilih fara untuk diadopsi sebagai anak dari keluarga arasya. hari terus berganti hingga menjadi bulan. ternyata benar berkat mengadopsi fara perusahaan mereka menjadi semakin dikenal orang dan jadi berkembang. dan bagusnya lagi ternyata istrinya juga kini sudah mengandung anaknya.
namun sangat disayangkan karena mereka berdua sudah mendapatkan tujuan mereka. kini faradinelis yang awalnya disayang dan dimanja justru terabaikan, hanya oma wiana yang sayang kepadanya.
beberapa tahun kemudian. kini faradinelis sudah tumbuh menjadi seorang gadis berusia 15 tahun sedangkan renata sang adik kini berusia 13 tahun. iya kedua putri arasya kini sudah tumbuh dewasa, namun disayangkan karena renata terus dididik oleh kedua orang tuanya (ditanamkan)untuk selalu bisa bersaing dengan faradinelis yaitu dengan cara memanfaatkan keluguan seorang faradinelis supaya keluarganya semakin sukses.
kepribadian kedua putri dari keluarga arasya ini jelas berbeda. faradinelis arasya dikenal dengan kepribadian yang cantik, anggun, bertubuh seksi, ramah, baik, berkulit putih dan juga mempunyai banyak prestasi itu semua berkat kecerdasan yang telah diturunkan oleh mendiang kedua orang tuanya. sedangkan adeknya yaitu renata gadis cantik dan manis ini selalu berpenampilan fashionable, seksi dan modis, namun memiliki kepribadian yang sangat licik. karena renata selalu berusaha bersikap baik dan pura-pura menjadi adik yang baik buat faradinelis supaya dia bisa membangun images yang baik dimasyarakat umum dan memanfaatkan faradinelis untuk mendongkrak masa depannya.
kini kedua berhasil memasuki universitas terbaik dinegara ini iya walaupun umur renata sama faradinelis beda 2 tahun tapi berkat uang yang berbicara maka renata sekarang bisa masuk dan ikut kuliah di universitas tersebut
__ADS_1