
Maka terpaksalah Fara keluar kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang telah dililitkan ketubuhnya. dengan sedikit was was Fara mulai membuka pintu dengan perlahan.
ceklek.... suara pintu terbuka dari dalam kamar mandi. seketika itu kepala Fara langsung nongol dari balik pintu. dia mencoba mengamati dari sudut ke sudut setiap inci dari ruang kamar tidur,
"apakah afgan masih ada didalam sana? " gumamnya sendiri.
beberapa detik kemudian...
"huuuu akhirnya bisa bernafas dengan lega! " gumam Fara kembali karena dia tidak menjumpai sosok afgan didalam sana. kini Fara yang merasa lega dan aman akhirnya memberanikan diri untuk keluar. lalu dia berusaha hati hati menuju lemari pakaian afgan. setelah sampai dan berhasil membuka lemari tersebut. dan rencananya dia akan memakai kemeja afgan kembali sebab dia belum sempat membeli baju ganti. namun tiba-tiba!
grep... afgan memeluk faradinelis dari arah belakang. membuat fara terkejut dan terdiam sesaat.
"sayang! kenapa kamu tegang banget? " ujar afgan.
"rileks sayangku jangan seperti orang takut begitu. ini aku afgan kaydo Uzumaki calon suami mu tercinta! " lanjutnya.
"is. apa'an sih? tolong lepasin, aku mau ganti baju dulu! " pinta fara setelah tenang.
"diamlah sayang. biarkan aku memelukmu sebentar, jangan banyak bergerak kalau tidak ingin terjadi yang lebih dari peluk! " bisik afgan ke telinga fara.
seketika fara merinding dibuatnya.
glek... fara berusaha menelan savilanya dengan susah payah.
"ada apa sayang? " tanya afgan yang menyadari fara mulai sedikit panik. namun afgan masih tetap memeluk fara dari belakang sambil mencium aroma harum fara setelah mandi.
"tidak ada apa-apa! aku mohon lepaskan aku dulu. aku mau ganti baju". pinta fara kembali.
" tunggu sebentar sayang. aku masih betah mencium bau harum mu setelah mandi. ah... kenapa kamu sangat menggoda sekali habis mandi".ujar afgan. kemudian melepaskan fara dari pelukan nya.
"kenapa kamu melihat ku seperti itu? " tanya fara setelah afgan membalikkan tubuh fara menghadap kearahnya.
"tidak ada apa-apa. hanya saja aku suka melihatmu seperti ini. sungguh sangat seksi. Lihatlah sayang gara-gara kau. singa yang sudah tidur mulai bangun. kau harus bertanggungjawab sayang! " ujar afgan.
__ADS_1
akhirnya hening sesaat karena terjadilah sesuatu yang diluar nurul. Namun ketika setengah pergulatan tiba-tiba...
"argh.. ****! apa yang kamu lakukan sayang? kenapa kamu mendorong ku? " ujar afgan sambil meringis kesakitan karena fara mendorong tubuhnya kuat hingga terjungkal kebelakang.
fara yang tadinya masih dalam posisi terlentang kini segera terperanjat dan akan membantu afgan untuk berdiri. namun afgan karena kesal akhirnya menepis tangan fara.
"argh. sudah lah aku bisa bangun sendiri! " ujar afgan.
"maaf.. aku tadi tidak sengaja. aku refleks karena tadi mendengar ketukan di pintu! " ujar fara dengan menunduk merasa bersalah.
"iya sudah lah. sekarang kamu segera pakai pakaian mu. aku akan membuka pintu nya.! " perintah afgan.
"iya" balas fara kemudian segera berjalan menuju almari.
sedangkan afgan yang masih sedikit on air itu trs ngedumel karena permainan nya jadi terganggu dan belum bisa dituntaskan hingga menyebabkan kepalanya jadi nyut-nyutan.
"arh... sial! sebenarnya siapa sih yang dengan berani mengganggu permainan kami! sungguh sakit rasanya kepalaku mana belum keluar! " keluhnya.
Akhirnya afgan yang hanya memakai boxer saja. hanya bisa pasrah dengan nasibnya. kemudian dengan terpaksa dia segera membuka pintu.
Tiba-tiba mommy jennie langsung masuk dan ngedumel kepada afgan sambil menarik telinga putranya itu. dia merasa sangat kesal sekali. sebab dari tadi dia berdiri didepan pintu kamar mereka sambil mengetuk pintu mereka hampir setengah jam, justru tidak juga dibukakan pintunya.
"aw... aw... aw... mommy sakit! " keluh afgan.
"rasakan.. dasar anak gak tahu diri kamu ya. mommy sudah panggil ketuk pintu berkali-kali kenapa tidak juga dibukakan pintunya. mommy capek tahu berdiri disini hampir setengah jam. dasar anak durhaka! " sungutnya.
"aduh.. mommy sakit. tolong lepaskan telinga afgan. malu dilihat fara. afgan sudah bukan anak kecil lagi. nanti kalau copot bagaimana? " pinta afgan.
"biarin copot sekalian! "
"ampun mom. janji gak lagi tadi afgan hilaf! " ujar afgan jujur dengan wajah yang memelas.
"baiklah! ". kemudian mommy jennie segera melepaskan telinga afgan.
__ADS_1
" sayang. loh kenapa belum juga gantu baju dan bersiap siap? " tanya mommy jennie kemudian berjalan kearah fara meninggalkan putranya.
"memang kita akan kemana mom? " tanya fara kebingungan.
"loh kok masih tanya sayang. apa afgan tadi tidak memberitahukan sesuatu? " tanya mommy jennie.
far langsung menggeleng pelan. seketika mommy jennie langsung menghadap ke arah putranya.
"afgan tadi mommy minta tolong kamu untuk apa? kenapa fara tidak tahu apa apa? " tanya mommy jennie dengan menatap tajam.
"maaf mom tadi afgan hilaf. niatnya tadi waktu fara sudah selesai mandi mau kasih tahu kalau sudah ditunggu mommy di luar tapi karena tadi melihat fara yang menggoda jadi kelupaan! " ujar afgan jujur dengan meringis.
"dasar anak nakal! ya sudah sayang sana cepat ganti bajumu kita akan segera pergi untuk fitting baju pengantin dan mencari cincin untuk kalian berdua! "ujar mommy jennie.
kemudian afgan segera memberikan paper bag yang tadi diletakkan di bawah nakas itu kepada fara.
" ini sayang baju ganti untuk mu. cepat bersiaplah sebelum nyonya besar kembali mengamuk kepada ku! " ujar afgan menggoda ibunya. seketika mommy jennie langsung melotot tajam kearah afgan. namun afgan tetap bersikap bodoamat.
Beberapa saat kemudian. kini mommy jennie, hilma, fara dan afgan sudah selesai mengambil baju pengantin yang telah dipesan. dan kini mereka menuju toko perhiasan untuk membeli cincin tunangan untuk afgan dan fara. setelah sampai ditempat tujuan. mereka segera memilih cincin yang pas dan cocok untuk dikenakan oleh sang pengantin.
"sayang apakah kamu suka dengan cincinnya? " tanya mommy ketika fara mencoba cincin yang mereka sepakati.
"iya mom. ini sangat bagus sekali!TApi seperti nya ini tidak cocok untuk fara .ini terlalu mahal! "ujar fara sambil berusaha melepas cincin berlian bermata biru itu dari jari manisnya.
"oh tidak sayang. kamu jangan merendah seperti ini. mommy sangat senang kalau kamu pakai ini karena memang cincin ini sudah mommy desain dan pesankan khusus untuk calon menantu mommy! " ujar mommy jennie.
"iya benar tuh kak. pokoknya kakak harus pakai ini karena ini sangat cocok dengan kakak! " sahut hilma.
"benarkah! " ujar fara dengan tidak percaya
"tentu kak karena kakak sangat cantik sekali memakai nya justru semakin cantik! iya kan kak afgan? " ujar hilma.
"iya kamu benar hilma. Terima ini saja ya sayang! " ujar afgan sambil membelai rambut fara membuat fara jadi terharu dibuatnya.
__ADS_1
"baiklah.terima kasih semua. dan terimakasih mommy sudah baik kepada fara! " ujar fara sambil berkaca kaca