CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
tukang urut part II


__ADS_3

"Mas killa gak mau... Takut! "


"Gak papa sayang. Jangan takut disini ada mas kok, kamu bisa pegangan tangan mas kalau kamu takut". Akhirnya killa membiarkan kakinya dipegang oleh mang jono.


Tiba-tiba...


"Arghhhhhh..... Sakit! " Teriak killa kesakitan sambil mencengkeram tangan ukasya hingga luka.


Sontak saja ukasya langsung meringis menahan rasa sakit karena cengkeraman kuat tangan killa. Sedangkan kedua teman ukasya yang memperhatikan dari kejauhan itu juga sama meringis seperti merasakan ngilu melihatnya.


Setelah selesai di urut killa diminta untuk menggerakkan pelan kakinya.


"Nah neng ini sudah selesai. Coba neng gerakan kakinya pelan pelan gimana rasanya? " Tanya mang jono.


"Iya sayang coba gerakin deh siapa tahu sakitnya sudah berkurang dan mendingan kan! " Sahut ukasya.


Lalu killa menganggukkan kepalanya dan mencoba untuk menggerakkan kakinya.


"Eh iya bener ini sudah enakan gak kayak tadi hehehe! "


"Iya sudah ya mang terimakasih atas bantuannya! " Ujar ukasya.


"Sama-sama den, kalau gitu mamang permisi pulang dulu! " Pamit mang jono


"Iya mang. Nanti biar hasan yang antarkan! " Ujar ukasya lalu memberi kode kepada hasan.


"Hemm iya baiklah... Ayo mang biar hasan antar sampai depan nanti saya pesan kan ojek online ya mang! " Ujar hasan.


"Oh iya neng, mamang mau kasih tahu itu luka ditangan suaminya jangan lupa tolong diobati ya, Takutnya nanti kalau gak segera diobatin infeksi lagi! Kan tadi si eneng cakarnya kuat banget, lihat tuh kasihankan! " Tutur mang jono.


Sontak saja killa langsung melirik kearah lengan tangan ukasya yang ternyata benar terluka akibat dia cakar tadi.


"Hehehe iya mang, terimakasih sudah diingatkan loh! "


"Iya sama-sama neng, kalau gitu saya permisi dulu! "


Kemudian mang jono dan hasan pun pergi keluar. Sedangkan killa Yang baru menyadari kalau ternyata di apartemen nya juga ada hasan dan husen langsung terkejut.


"Eh... Tunggu mas ke-kenapa ada kak hasan dan kak husen disini? " Tanya killa karena terkejut.

__ADS_1


"Iya sayang tadi mas yang minta mereka supaya cariin tukang urut buat kamu! "


"Jadi mereka sudah tahu kalau kita itu...! "


"Iya sayang mas Sudah cerita semua! "


"Iya betul killa ukasya sudah menceritakan semua sama kita berdua kok, awalnya sih kita terkejut dan gak percaya tapi setelah dijelaskan sama ukasya kita jadi ngerti deh! " Tutur husen.


"Oh gitu. Tapi killa mohon jangan dibocorkan ke yang lain ya! "


"Iya loh tenang saja, rahasia kalian aman dengan kita! "


Kemudian killa menghembuskan nafasnya yang berat secara perlahan. Lalu dia mulai teringat akan lengan ukasya tadi.


Killa pun beranjak dari tempat duduknya Dia berjalan dengan kakinya yang sedikit terpincang-pincang.


Ukasya yang melihat istrinya seperti itu menjadi cemas.


"Kamu mau kemana sayang? "


"Ini killa mau ke sana cari kotak p3k mas , lihat tuh lengan mas terluka gara-gara tadi killa cakar, kenapa mas gak mau bilang sih ? " Omel killa ketika jalan lalu menoleh dan menunjuk ke lengan ukasya.


Setelah dapat kotak P3K killa menarik ukasya untuk duduk. Sangat terlihat jelas dari mimik wajahnya kalau  dia sangat panik dan khawatir melihat ukasya yang sedari tadi menahan sakit di lengannya.


"Ini pasti sakit ya mas?maaf ya mas killa gak ada maksud buat lukai mas! " Ujar killa merasa bersalah.


"Sudah gak papa kok cuma dikit juga. Ini gak sakit kok! " Jawab nya.


Walaupun ukasya sudah berkata seperti itu killa tetap merasakan khawatir. Namun ukasya yang mengetahui itu justru merasa senang ternyata istrinya peduli dan khawatir kepada nya.


Setelah selesai mengobati killa segera beranjak lagi dari tempat duduknya lalu berjalan dengan terpincang-pincang.


"Sayang! Kamu mau kemana lagi? " Ujar ukasya sambil menahan killa.


"Ini killa mau taruh kotak ini ke sana mas! "


"Gak perlu sayang kamu duduk saja, biar mas saja yang taruh sana ya . Mas gak tega lihat kamu kayak masih tahan sakit gitu". Ujar ukasya lalu mengambil alih.


Sedangkan killa hanya menurut saja apa yang diucapkan oleh suaminya.

__ADS_1


" Sayang kalau memang kaki kamu masih sakit besok gak perlu masuk sekolah saja ya, mas gak mau kamu kenapa napa nanti! " Ujar ukasya dengan cemas.


"Mas tenang saja ya, tadi kan kaki killa sudah di urut sama mang jono. Besok pasti sudah baikan kok mas jadi jangan khawatir kan killa ya. Killa baik baik saja kok! " Sahut killa.


"Iya sudah kalau gitu  sebaiknya kamu istirahat saja sayang biar kakinya cepat membaik dan ayo mas gendong kekamar! " Perintah ukasya dan killa menganggukkan kepalanya.


Kemudian ukasya mengangkat tubuh killa dengan ada bridal style.


Sedangkan hasan dan husen yang sedari tadi disana melihat kemesraan sepasang kekasih itu jadi ikut baper


"Cie pengantin baru mesra amat sih... Kita jadi pengen juga ya gak sen! "


"Iya san. Nasib nasib,jiwa jombloku jadi meronta ronta huhuhu! " Sahut husen.


"Makanya sana cari pasangan! " Cletuk ukasya lalu membawa killa kedalam kamarnya. Sedangkan killa kini pipinya jadi merah merona karena menahan malu di ledekin hasan dan husen.


Setelah sampai didalam kamar, kini ukasya merebahkan tubuh killa itu diatas ranjang mereka, kemudian dia mengecup dengan lembut kening istrinya tersebut.


"Sayang kamu mas tinggal bentar ya kedepan, kasihan hasan dan husen di ruang tamu".


" Iya mas"


"Iya sudah istirahat yang nyenyak ya sayang! "


Ukasya lalu beranjak dari tempat tidur nya lalu perjalanan pergi ke ruang tamu. Sedangkan kini killa mulai berusaha memejamkan matanya untuk tidur siang.


Entah kenapa hari ini killa merasakan bahagia sekali karena dia mendapatkan banyak perhatian dari ukasya tidak seperti pertama kali dia bertemu dengan ukasya.


Akhirnya kini killa mulai terlelap dalam tidurnya, karena dia merasa lelah tadi pagi habis lari pagi bersama suaminya apa lagi tadi dia mengeluarkan banyak tenaga untuk menahan rasa sakit dan teriak teriakan gara-gara kakinya yang keseleo itu.


Beberapa saat kemudian ukasya masuk kedalam kamar setelah kedua temannya itu pergi pulang.


Kini ukasya mendekati ranjangnya, terlihat jelas raut wajah killa yang seperti kelelahan tapi terlihat sangat cantik. Apa lagi saat ini killa tidur dengan mengembangkan senyuman yang sangat manis.


Membuat ukasya jadi berbunga-bunga hatinya.


"Ya Tuhan killa, kamu tidur saja kelihatan cantik banget sih sayang. Aku sungguh sungguh terpanah olehmu! " Ujar ukasya kemudian tersenyum.


Lalu ukasya merebahkan tubuhnya disebelah killa sebelum itu dia mengecup dulu kening killa dan membenarkan selimutnya yang sedikit tersingkap itu.

__ADS_1


Kini kedua sepasang pasutri itu tidur dengan terlelap dengan posisi ukasya memeluk killa dari belakang sedang killa membelakanginya sambil menggunakan tangan ukasya sebagai bantal.



__ADS_2