CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
sepasang pasutri gaje (bucin)


__ADS_3

Keesokan harinya.


Jam sudah menunjukkan pukul lima pagi, kini killa dan ukasya pun terbangun karena suara alarm dari HP killa yang telah berbunyi.


"Good morning sayang! " Sapa ukasya lalu mengecup kening killa.


"Good morning mas". Sambil tersenyum mendapatkan perlakuan hangat suaminya kemudian ukasya beralih mengecup dan mengusap perut killa.


" Good morning kesayangan kesayangan abi ! " Ujar ukasya .


Lalu ukasya segera menatap kewajah killa  yang terlihat sangat cantik ketika baru bangun tidur.


"Sayang mandi bareng yuk ! " Ajak ukasya dengan nada manja.


"Gak mau ah, killa masih banyak kerjaan mas, killa mau buat sarapan dulu buat kita nanti sama bersih bersih rumah! " Ujar killa.


"Gak perlu sayang, kamu lagi hamil sekarang. Kamu gak boleh capek capek kasihan si dedeknya nanti. Kalau masalah masak dan urus rumah tenang saja ya mas kemarin udah konsultasi dengan mama dan kata mama suruh sewa ART saja. Dan katanya hari ini ART kita akan mulai bekarja dianterin mama kesini. Adapun sarapan gampang lah biar mas saja nanti yang sementara buatkan! " Ujar ukasya


"Oh begitu! "


Akhirnya killa langsung di gendong kekamar mandi, kini suami istri itu sedang mandi bersama. Beberapa saat berlalu kini keduanya telah selesai mandi.


Killa yang sudah memakai pakaian seragam kini menuju tempat rias. Dia sekarang sedang memoles tipis wajahnya, mengeringkan dan merapikan rambutnya lalu memakai lotion seperti biasanya. Sedangkan ukasya yang masih sibuk merapikan seragam yang dikenakannya untuk sekolah.


"Sayang, dimana dasi mas, kenapa kok gak disiapkan sekalian? " Tanya ukasya.


"Diatas meja sudut situ apa gak ada kah, tadi sepertinya sudah aku siapkan disitu! " Jawab killa.


"Mana sayang, gak ada ni? " Ujar ukasya.


"Masak sih ? " Killa langsung pergi menghampiri suaminya dan ternyata benar dia melupakan dasinya.


"Hehehehe... Iya mas kamu benar ternyata gak ada disini. Mungkin tadi killa lupa buat ambilin tunggu sebentar ya, killa ambilkan didalam lemari mungkin! " Ujar killa.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian killa kembali dengan membawakan dasi yang diminta oleh suaminya.


"Ini mas dasinya! " Ujar killa sambil menyodorkan dasi yang ada ditangannya itu.


"Pasangin dong sayang! " Pinta ukasya dengan manja.


"idih.. Ogah ah manja banget! Biasanya aja mas bisa pasang sendiri kok. Kenapa sekarang minta dipasangkan? " Omel killa.


"Ayolah sayang! Jangan kebanyakan bantah deh sama suami. Ini sudah menjadi kewajiban kamu sayang dan mulai hari ini mas mau setiap pagi mas sekolah atau nanti mau kerja , kamu harus pasangan dasi untuk mas titik gak ada koma! " Perintah ukasya.


"Hemmm! " Kemudian killa memasangkan dasi dengan sangat telaten ke seragam sekolah ukasya.


tatapan ukasya justru terpaku dan sumringah dengan lekat mengamati wajah  Yang nampak makin kelihatan cantik ketika sedang hamil. Sedangkan killa nampak serius banget dengan aktivitas ditangannya tersebut.


Ukasya terus diam mengamati istrinya ,


"Beruntung sekali gue dapat istri se cantik kamu killa , kamu baik, pintar dan cekatan banget. Emang gak pernah salah memilihkan kamu untuk menemani seumur hidupku!". Gumamnya lirih membuat killa jadi tersipu malu.


"Sebenarnya aku nyesel banget nikah sama kamu sayang! " Ujar ukasya membuat killa langsung melenyapkan senyumnya.


" Sayang kenapa wajahnya gitu? Dengarkan dulu ya. Iya benar mas sangat menyesal menikah dengan mu tapi kenapa gak dari dulu saja ya mas nikahin kamu! " Ujar ukasya sambil tersenyum.


"Ais mas gombal deh..! "


"Loh serius sayang! " Membuat killa makin tersipu.


"Ahh.mas sudah ah yuk kita berangkat sekolah, sepertinya kita sudah kesiangan mas. Mas sih asyik bercanda mulu dari tadi! "


"Iya sudah ayo, kita sarapan dulu ya mas siapkan dulu sandwich nya! "


"He.em! "


Setelah selesai sarapan kini keduanya segera berangkat ke sekolah dengan mengendarai mobil .

__ADS_1


Disepanjang perjalanan Ukasya terus mengulas senyum yang manis di wajah tampannya. Dan tanpa henti hentinya ukasya memandanginya dari kaca spion dalam mobilnya.


Sungguh sangat indah ciptaan mu Tuhan wajah yang cantik nan imut dengan sedikit polesan bedak dan lipstik, kulit putih bersih, rambut terurai lurus, Dengan bibir yang mungil dan seksi namun sangat menggoda iman. Batin ukasya tidak henti hentinya memuja istrinya tersebut.


Ah...Sepertinya gue benar benar sudah bucin banget dengannya. Gumamnya lirih sambil menggelengkan kepalanya.


Kini mereka sudah hampir sampai Di sekolah, namun ukasya sekarang sudah tidak pernah lagi menurunkan killa di tengah jalan lagi seperti dulu.


Akhirnya mereka memasuki area sekolah. Ukasya melajukan mobilnya terus sampai ke dalam parkiran dan kini dengan apiknya dia memarkirkan mobil ssport nya .


Lalu dengan segera ukasya keluar mobil dan dengan cepat memutar langkahnya menuju pintu sebelah untuk membukakan pintu buat killa. Killa diperlakukan bak putri raja oleh suaminya itu.


Namun ternyata kini mereka mendapatkan tatapan sinis dari para fans fanatik ukasya. Dan tatapan itu membuat killa merasa Seakan-akan mereka ingin menerkam nya hidup hidup.


Dan ada juga yang baper melihat mereka. Tiba-tiba ada husen dan hasan yang ternyata baru berangkat .


"Eh kak itu bukannya kak hasan sama kak husen ya? Tunjuk killa kearah dua laki-laki yang tengah memarkirkan motor sport mereka.


" Hem... Mana sayang? "


"Itu loh kak tapi kok kayaknya killa kenal ya sama dua cewek yang mereka bonceng sih! " Ujar killa.


"Oh iya bener sayang. Tumben mereka bawa motor sendiri sendiri. Eh tunggu itu bukannya kedua sahabat mu ya si ruri dan Reni? "


"Eh iya kak. Kamu bener yuk kita samperin mereka! " Ajak killa


Akhirnya killa dan ukasya pun berjalan menghampiri mereka. Sesampainya di belakang mereka, killa pun berdehem dan membuat mereka jadi terkejut setengah mati.


"Hmm!


" Eh... Ki-killa da-dan ka-kak ukasya Ke-kenapa masih pada disini? " Tanya Reni dengan gugup dengan saling melemparkan tatapan dengan ruri.


"Kenapa kalian kayak orang ketakutan dan gugup gitu? Dan kenapa bisa kalian berangkat bareng dengan kak hasan husen? ". Tanya killa seperti menginterogasi kedua sahabatnya itu.

__ADS_1


" Killa loh jangan salah faham sama gue dan kak hasan jadi kita gak sengaja ketemu di pengkolan sana waktu gue berangkat sekolah ban mobil gue bocor jadi gue jalan kaki terus dikasih tumpangan sama kak hasan . Iya kan kak? " Ujar ruri dengan jujur menjelaskan keadaan yang sebenarnya.


"Eh iya killa dan ukasya. Kita ma gak ada hubungan apa-apa kok untuk saat ini cuma sekedar temen doang tapi gak tahu deh nanti hehehehe... Aw...! " Ujar hasan sambil memekik kesakitan karena dicubit pinggangnya oleh ruri.


__ADS_2