CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
terjebak akting sendiri


__ADS_3

Beberapa saat kemudian kini killa sudah sampai di apartemen nya. Dia berjalan menuju depan apartement , ketika dia akan masuk kedalam tiba-tiba dia merasa ragu. Namun dia tetap mengetuk pintu apartemen sehingga ukasya segera membuka pintu nya.


Ketika killa akan masuk kedalam tiba-tiba ukasya menghalau jalannya, kemudian dia segera menarik tangan killa keluar terlebih dahulu.


"Eits... Mau kemana loh? " Tanya ukasya.


"Apa'an sih kak? Gue mau masuk capek tahu! Gak lihat nih barang bawaan killa banyak, berat tahu! " Keluh nya.


"Bodoamat.. Sini ikut gue dulu, gue mau kasih tahu loh sesuatu hal yang penting! "


"Iya! "


Kemudian mereka segera keluar dan berbisik bisik sambil melirik kearah pintu, membuat killa kebingungan.


"Sebenarnya ada apa sih kak? "


"Didalam ada papa sama mama kamu killa"


"What? " Teriak killa.


"Huft... Bisa pelan dikit gak loh. Suara loh itu sudah kayak toak masjid nyaring banget! "


"Apa yang benar kak, kalau mama Ayumi sama papa dawam datang kesini? Loh gak kibulin gue kan kak? " Tanya killa


"Loh kira gue bohong gitu? "


"Iya kan siapa tahu! "


"Ck... Dasar! "


"Asyik mama... Papa gue datang". Ujarnya dengan gembira.


" Kenapa loh jadi girang banget gitu? "


"Ya iyalah gue girang kak. Mereka pasti kesini itu untuk jemput gue balik! "


"Hahaha sedang mimpi loh? Bangun woy... Bangun ini masih siang! Loh pikir bisa semudah itu gitu! " Jawab ketus ukasya.


"Maksud loh? "


"Iya mama sama papa gue bilang ke mereka kalau hidup kita sudah harmonis dan romantis! ".


" La kok bisa gitu? "


"Loh lupa ya, selama ini kan kita selalu ekting baik baik saja didepan mama laiba dan papa rohman. Jadi Sekarang mereka datang kesini itu cuma hanya untuk melihat sendiri apa benar kita ini sudah akur atau belum. Kalau sampai mereka semua tahu yang sebenarnya kita kayak tom and Jerry pasti bakal ngamuk tujuh hari tujuh malam semuanya! "


"Ya terus ini di namakan kabar gembira atau duka buat gue huhuhuhu! Kecewa deh hayati".


" Loh itu lucu ya. Gue harap loh hari ini bisa kerja sama dengan gue Untuk pura-pura hidup tenang dan damai ya sekali saja! ".


" Idih... Ogah! "


"Ck dasar... Istri durhaka loh ngebantah suami mulu deh prasaan. Loh apa gak mikir gak kasihan nanti kalau orang tua loh tahu yang sebenarnya terus mereka jadi sedih terus karena loh! Mau? Apa loh mau jadi anak durhaka ha? " Ketus ukasya.


Killa kemudian termenung memikirkan ucapan ukasya.


Dipikir pikir yang diucapkan oleh cowok tengil ini ada benarnya juga ya. Hmm... Ya sudah lah gue ngalah. Demi melihat kebahagiaan kedua orang tua gue. Gue rela menderita huhuhu. Batinnya.


"Woy gimana jangan hanya melamun! ".


" Eis... Kakak ngagetin deh. Ok kali ini gue setuju dengan rencana loh! "


"Na gitu dong. Kenapa gak dari tadi bilangnya kan enak? "


"Hemm... Terus habis ini kita harus gimana? "


"Sebentar gue mikir dulu! "


" Ck... Lama dong! "


"Aha.. Gue ada ide! "


"Apa itu kak? "


"Bagaimana kalau sementara ini kita pura-pura jadi pasangan suami istri yang harmonis dan romantis. Jadi loh harus panggil gue dengan sebutan masku sayang kayak waktu itu loh pura-pura didepan mama laiba gimana? "


"Idih.. Malas banget! Enak disitu gak enak di gue dong.. Gak.. Gak". Tolak killa.


"Ck.. Dasar istri kurang asem loh kil. Masa iya Loh mau panggil suami sendiri dengan sebutan kakak didepan orang tua kita! "


"Iya terus maunya gimana? Jangan mas dong geli gue bagaimana kalau gue panggil loh ukasya saja? "


"Ck... Dasar istri laknat loh... Mau gue cium loh! "


"Idih.. Itu ma namanya lo cari kesempatan dalam kesempitan"


"Biarin kan sama istri sendiri gak ada yang salah" Jawab ukasya dengan enteng.


"Ihhh.. Iya udah iya mas ukasya sayang". Jawabnya dengan nada malas.


"Na gitu dong" Ujar ukasya sambil menahan tawanya.


Kini mereka bergandengan tangan masuk kedalam apartemen lalu menemui orang tua mereka.


Killa mulai tersenyum dengan lebar. Killa memeluk papa dan mamanya dengan meneteskan air matanya karena merasakan haru. Sebab kini dia bisa bertemu lagi dengan kedua orang tua nya setelah sekian lamanya.


"Alhamdulillah... Anak papa dan mama sehat dan makin cantik. Bearti nak ukasya benar benar telah menjaga mu dengan baik. Kami jadi yakin kalau nak ukasya itu yang tepat untuk mu! " Ujar dawam.

__ADS_1


"Iya pa alhamdulillah.. Gimana kabar papa dan mama selama ini? Apa baik baik saja kan? "


"Alhamdulillah nak baik"


"Oh iya nak ukasya , apakah killa menyusahkan mu selama ini tinggal bersama? "


"Ah gak kok pa" Jawab ukasya dengan canggung. Kemudian dia tersenyum karena dia bingung harus bicara apa pada mertuanya itu.


"Oh iya kamu dari mana nak.. Kelihatannya habis shopping ya? " Tanya ayumi menggoda.


"Ah mama iya... Jadi malu hehehhe" Jawab killa dengan cengengesan.


"Oh iya pa... Ma... Apa kalian akan menginap disini? " Tanya killa.


"Iya sayang kami menginap disini boleh kan? Paling gak sampai seminggu cuma hanya tujuh hari! " Ujar ayumi menggoda anak dan mantunya.


Membuat killa dan ukasya spontan melongo.


"Hah Apa ma? Itu sama saja kali ma seminggu? "


"Ya bedalah sayang seminggu juga ada satu kalimat kalau tujuh hari ada dua kalimat". Ujar ayumi.


" Ah tahu ah... Terserah mama"


"Berarti boleh ni mama dan papa nginap disini seminggu? "


Killa dan ukasya langsung beradu pandang.


Aduh mampus dah riwayat gue. Masak iya seminggu yang benar aja dong. Mana bisa gue hidup damai dengan ukasya selama itu ahh... Batin killa.


Ah mampus dah gue. Tamat sudah riwayat gue maunya ekting ini justru terjerat selama seminggu pura-pura jadi suami yang baik dan bijaksana. Ah tidak. Batin ukasya.


Mereka saling menggerutu didalam hati mengetahui bahwa mereka harus selama seminggu ekting sebagai sepasang pasutri yang saling mencintai dan melengkapi.  Sebab bagi mereka itu adalah tantangan dan Bukan waktu yang singkat.


Bagi mereka itu seperti setahun hidup dipenjara. Mereka tetap terdiam tidak menjawab dan saling melempar pandangan.


"Kenapa kalian gak ada yang jawab? Apa kalian tidak suka dan merasa terganggu ya karena kami ada di sini? " Pertanyaan yang menohok dari ayumi.


Akhirnya mereka tersadar dari lamunan.


"Ah mama... Gak kok.. Gak kek gitu! Kita berdua suka kok bahkan sangat senang kalau mama papa nginep disini iya kan mas? " Ujar killa sambil tersenyum dan mencubit pinggang ukasya.


"Ah.. I-iya benar itu hehehhe". Jawab ukasya dengan menahan sakit akibat cubitan killa.


" Na sekarang mama sama papa istirahat dulu gih sana. Pasti mama dan papa capek kan tadi perjalanan jauh. Killa mau pamit ke kamar dulu ya mau taroh ini sekalian ganti baju" Ujar killa


"Iya sayang".


Kemudian killa berjalan kearah kamarnya dengan menenteng barang bawaan nya itu.


" Eh... Ma.. Pa... Ukasya juga pamit mau ke dalam kamar dulu, ukasya juga mau istirahat. Permisi ! "


Kini ukasya menundukkan Kepalanya, langsung pergi mengikuti istrinya Menuju kamarnya. Setelah sampai didalam kamar ukasya langsung mengunci pintu kamar nya itu.


Kemudian ukasya menarik pinggang istrinya hingga kini Posisi ukasya duduk di tepi ranjang dengan memangku killa diatas pangkuannya.


"Aw... Apa-apaan sih kak! Kakak sengaja ya curi kesempatan dalam kesempitan! "Ujar killa sambil brontak


"Hmmm... Diem gue mau omong! "


"Emang mau omong apa sih? "


"Ini gimana sih? Yang benar saja masak mama papa loh lama banget nginepnya! "Tanyanya sambil protes.


"Ya terus mau gimana lagi coba? Gue juga gak tahu harus bilang apa dan melakukan apa! "


"Ah.. Pusing gue! "


"Sudahlah kak gak usah pusing pusing gitu mending nikmati saja! Toh drama ini juga yang loh inginkan kak! " Ujar killa kemudian dia mulai bangkit dan berdiri.


Lalu dia segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri , namun tiba-tiba dia menyembulkan kepalanya dari balik pintu.


"Hey... Awas ya kalau loh sampai mengintip kak! " ANcamnya.


"Ck... Dasar pede loh! Sana loh buruan mandi" Umpatnya.


Kemudian killa kembali masuk kedalam kamar mandi lalu mengunci pintunya.


Sedangkan ukasya kini sedang merebahkan tubuhnya diatas ranjang sambil berpikir.


"Bagaimana ya caranya gue bisa jadi suami yang baik, biar gak ketahuan sama mertua gue". Gumamnya.


Ah, gue tahu. Batinnya


Kemudian dia membuka ponselnya lalu dia mulai searching di google mencari cari di sebuah artikel tentang menjadi suami yang baik.


Tiba-tiba ketika dia membaca pada sebuah artikel, dia menjadi bergidik ngeri.


"Apa? Masak iya gue harus melakukan ini! "


"MenciumNya dengan tiba-tiba lalu memberi surprise".


" Memeluk nya dari belakang "


"Ini artikel yang benar saja. Iya kali gue kayak gini bisa bisa mati gue nanti dijurus seribu bayangan sama dia argh... Tidak! " Gumamnya dengan frustasi.


Kemudian ukasya melemparkan ponselnya ke sudut ranjang lalu mengacak-acak rambutnya.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian killa telah selesai mandi lalu membuka pintu kamar mandi.


Ceklek....


Lalu dia melirik kearah ukasya yang seperti orang frustasi.


"Kenapa loh kak? " Ujarnya sambil berjalan ke walk in closet.


"Gak papa".


" Yakin! "


"Hmm".


Beberapa saat kemudian..


" Killa! " Panggil ayumi.


"Iya ma! " Killa langsung bergegas memakai bajunya kemudian segera pergi menemui mamanya.


"Ada apa ma? "


"Ini mama sudah masak buat kita semua yuk makan" Ajak ayumi.


"Ah iya ma"


"Eh tunggu ukasya mana kok gak kelihatan? "


"Masih istirahat dikamar ma".


" Hmm iya sudah sana kamu panggil dulu suamimu kita makan bareng! " Titah dawam


"Iya pa". Killa segera pergi kedalam kamar nya.


Dan ternyata ukasya tengah tertidur. Mau gak mau killa akhirnya membangunkan suaminya itu.


" Kak.. Kak ukasya ayo bangun kak... Sudah waktunya makan malam.. Mama sama papa sudah menunggu kita! "


"Kak.. Ayo! "


"Aaaaaaaa... "Teriak killa karena tangannya yang ikut ketarik oleh selimut yang dipakai ukasya, hingga kini dia Terjatuh tepat diatas ukasya.


" Aits gimana ini kenapa gue jadi jatuh di atasnya ". Batinnya. Kini killa berusaha berguling kesamping ukasya agar bisa terlepas dari badan ukasya.


Namun ternyata killa justru berguling kearah yang salah mengakibatkan dia hampir saja akan terjatuh dari atas ranjangnya.


Namun tidak disangka ternyata tangan ukasya menahan pinggang killa, hingga kini posisi ukasya tepat berada diatas killa.


Karena kini tidak ada jarak yang memisahkan mereka ,hingga membuat wajah mereka jadi sangat dekat . Seperti hanya berjarak sebatas Sehelai tisu saja. Membuat killa membulatkan matanya.


Oh my god... Apa yang harus gue lakukan. Batinnya sambil meneguk savilahnya dalam dalam.


Tiba-tiba Ukasya kembali tertidur lagi dengan posisi miring di sebelah killa Sambil memeluk killa.


Ck... Kakak ini ma benar benar buat ku bingung saja.. Gue kira tadi sudah bangun ternyata kembali tertidur dasar kebo banget. Batinnya sambil manyunkan bibir.


"Aih... Kakak benar benar ya ni orang curi kesempatan dalam kesempitan! Gimana cara gue lepasin ni pelukan uh". Gerutunya kesal sambil memberontak melepaskan pelukan dari ukasya, namun ternyata ukasya justru semakin erat memeluk killa dalam dekapan nya.


"Argh... Mau apa sih ni orang. Apakah ekting drama kolosal rumah tangga yang harmonis dan romantis sudah dimulai ya? Tapi gue laper. Gimana caranya gue lepaskan diri argh... Sudahlah! "Ujar killa.


Kini dia mengembuskan nafasnya yang berat dengan kasar dan menatap lekat wajah suaminya yang tepat dihadapan nya itu.


" Ternyata ganteng juga suami gue kalau lagi tidur gini". Gumamnya tanpa dia sadari senyuman manis tersungging di wajahnya yang cantik.


Rasanya pengen banget membelai wajahnya, merapikan rambutnya yang berantakan tapi gue takut kak ukasya nanti kebangun dan kepedean lagi, argh sudahlah... Gak jadi! Mending gue tidur saja lah... Sudah malam juga , gue ngantuk banget ".


Akhirnya kini killa ikut memejamkan matanya , sehingga dia tertidur didalam pelukan hangat ukasya. Akan tetapi nanti jika ukasya telah terbangun dari tidurnya pasti killa langsung terjatuh kelantai karena ukasya pasti langsung melepaskan pelukannya itu.


Waktu pun telah berlalu menit demi menit telah terlewati. Kini hari semakin gelap , akan tetapi karena hari ini cuaca lagi cerah sehingga sinar bulan dan bintang dapat menyinari malam mereka yang indah dan menakjubkan.


Kini sepasang s, tuami-istri itupun terlelap dari tidurnya. Namun diluar sana kedua orang tua killa sedang menunggu mereka.


"Aduh ini sudah jam berapa ya pa? Kenapa mereka belum datang juga?apa perlu mama susulin saja ya kekamar mereka" Tanya ayumi.


"Sudah lah ma biarkan saja. Mungkin mereka sudah tertidur?" Jawab dawam.


"Mungkin kali ya pa. Tapi mereka belum makan pa dari tadi! " Ujar ayumi.


"Sudah biarkan saja, nanti kalau mereka laper pasti bakal keluar dan makan sendiri. Sekarang kita lanjut makan terus tidur ini sudah malam jangan ganggu mereka. Kamu kayak gak pernah merasakan jadi pengantin baru saja! " Ujar dawam menggoda istrinya.


"Aih papa ini.. Mama jadi malu tahu papa mengingatkan masa lalu. Iya deh mama gak akan mengganggu mereka biar mereka cepat cepat kasih kita cucu ya pa.. Hihihi! " Ujar ayumi bahagia.


"Ais janganlah ma... Mereka kan masih kecil... Killa juga masih 17 tahun ma masih sekolah, kasihan nanti kalau hamil secepat itu! "


"Iya-iya pa.. Mama juga mengerti soal itu kok"


"Iya sudah ma... Ini papa sudah selesai makannya jadi papa duluan ya kekamarnya". Ujar dawam.


" Iya pa. Duluan saja nanti mama nyusul! ".


Kini diwaktu yang sama didalam kamar ukasya dengan killa yang masih tertidur tiba-tiba mereka Sama terbangun.


"Hay sayang... Sudah bangun ya ternyata istriku? " Ujar ukasya sambil tersenyum.


"Ah... Iya kak. Tumben banget romantis! " Ujar killa menggoda.


"Ya gak papa dong ".

__ADS_1



__ADS_2