CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
tutorial mempersulit hidup part II (nyidam ala keturunan Sultan)


__ADS_3

"Oh begitu, gampang atuh aden, nanti bibi ajarin mau? " Ujar bi ina.


"Waw mau banget itu bi! " Ujar ukasya sumringah seperti habis dapat sebuah jackpot saja.


"Iya sudah ayo den kita mulai mengeksekusi ikan tunanya kebetulan tadi bibi baru dari pasar beli ikan tuna! " Ujar bi ina semangat.


"Waaa.. Bagus itu bi tapi omong omong ikan tunanya laki-laki apa betina bi? " Tanya ukasya.


"Aduh maaf atuh den, bibi mana ngerti itu ikannya betina apa jantan. Memang nya kenapa kok tiba-tiba aden mengajukan pertanyaan yang membagongkan? " Ujar bi ina.


"Ck.. Membingungkan bibi bukan membagonngkan! " Ujar ukasya sedikit kesal.


"Hehehe maaf atuh den bibi kan sudah tua jadi mohon dimaklumi! "


"Bibi ma ada ada saja. Gini lo bi tadi istri saya mintanya ikan tunanya yang pejantan tangguh katanya! " Ujar ukasya


"Waduh den itu ma susah banget nyarinya, apa permintaannya tidak bisa diganti yang lain begitu den?" Ujar bi ina.


"Sepertinya tidak bisa bi, Killa tadi bersikeras mintanya seperti itu bahkan sampai sampai nangis nangis dianya. Mau nolak permintaannya gak tega tapi akunya dibikin frustasi dengan permintaannya yang super duper aneh. " Ujar ukasya.


"Sabar den namanya orang hamil pasti juga mintanya yang aneh aneh kebanyakan".timpal bi ina.


" Iya sudah bi, saya minta tolong bantuannya untuk persiapkan bumbu bumbu yang ada tapi jangan diapa apain ya bi. Cukup disiapkan saja. Nanti biar saya sendiri yang masak! Sekarang saya mau keluar sebentar cari ikan tuna seperti request istri saya. " Perintah ukasya.


"Baik den! "


Lalu ukasya segera pergi ke penjual ikan laut yang masih segar segar (pangkalan ikan laut).


Sesampainya disana ukasya segera turun dan berjalan kearah penjual ikan tuna yang masih segar.


"Permisi bang ada ikan tuna? " Tanya ukasya.


"Ada mas mau beli berapa kilo? " Ujar si babang penjual ikan.


"Mau satu kilo ya mang! "


"Baik tunggu sebentar saya timbangkan dulu ya mas! " Ujar si abang penjual.


"Iya bang! "


Kemudian si penjual itu segera memilihkan ikan tuna tersebut dan menaruhnya di timbangan. Tiba-tiba ukasya menghentikannya.

__ADS_1


"Eh bang kira kira itu ikannya betina apa jantan? " Tanya ukasya.


"Memang kenapa mas kalau betina atau pejantan? Bukannya sama saja ya? ".


" Hmm, beda bang soalnya istri saya lagi nyidam pengen ikan tunanya yang jenis kelamin nya pejantan tangguh! " Ujar ukasya ragu ragu karena dia sadar permintaannya itu sedikit absurd dan terdengar aneh tapi mau bagaimana lagi kalau itu sudah jadi permintaan istrinya yang tengah mengandung anaknya.


Mungkin Anaknya itu sadar kalau dia adalah keturunan Sultan makanya , dia melaksanakan tutorial mempersulit hidup seperti yang dilakukan oleh DEMBM.


Terkadang Ukasya sempat terpikir dan terbayangkan bagaimana bentukan anak anaknya itu. Bagaimana tidak , sebab permintaannya itu tergolong unik, nyentrik dan antimenstrim banget contohnya seperti sekarang ini . Masak iya minta nasi goreng sambal tuna tapi ikannya harus yang pejantan tangguh segala? Masak iya belum lahir sudah mempunyai prinsip dan moto hidup yang mmenyusahkan, padahal nabi mohammad saw saja yang ajarkan agar mengerjakan atau Menggunakan cara yang mudah dulu baru yang sulit. Eh ini malah kebalikannya. Ngadi ngadi memang keturunan keluarga lubis.


"Iya sudah mas tunggu dulu saya carikan yang pejantan tangguh nya! "


Beberapa saat kemudian si penjual itu memperlihatkan ikannya.


"Na ini mas ikan tunanya yang berjenis kelamin pejantan tangguh, setangguh janji saya kepada istri saya! " Ujar si penjual membuat ukasya segera mencebikkan bibirnya juga memutar bola matanya malas.


"Ok deh mang, kalau begitu saya yakin itu pejantan tangguh, sekilo berapa? ".


" Sekilo lima puluh ribu mas, Oh iya mas maaf ini saya ingin bertanya tapi jangan tersinggung ya! Apa mas gak kewalahan menghadapi masa kehamilan istrinya yang terkadang emosinya naik turun, belum lagi permintaannya yang selalu ngadi ngadi. Saya saja terkadang dibikin pusing tujuh keliling mas! " Ujar si penjual ikan.


"Iya terkadang saya juga merasa demikian bang tapi bagaimana lagi ya , namanya juga orang lagi nyidam bang. Mau gak mau harus diturunin kan katanya itu bawaan bayi. Karena kita sendiri kaum adam yang bikin ulah sampai istrinya kenyang sembilan bulan, ya harus tanggung resiko bang. Toh perjuangan kita seperti ini juga gak seberapa dibandingkan dengan perjuangan yang orang istri yang mati matian melahirkan anak anak kita bang, iya kan bang? " Ujar ukasya.


"Ala gak papa bang, mumpung saya juga lagi baik hati jadi pendengar yang setia" Ujar ukasya dengan ramah.


"Iya sudah bang, terimakasih ya dan itu kembaliannya abang ambil saja gak papa" Ujar ukasya lalu berjalan menuju ke mobilnya.


"Alhamdulillah terimakasih mas! " Ujar si penjual.


Beberapa saat kemudian ukasya telah sampai dirumahnya. Dia langsung buru buru kedapur untuk memasak pesanan istri tercinta.


"Bibi .. Bi" Panggil ukasya.


"Iya den "


Bi ina langsung berlari menuju dapur mencari keberadaan ukasya yang sedari tadi sudah mencarinya.


"Iya den, ada yang bisa dibantu? "


"Ayo bi kita gas kuen untuk memasaknya. Kita harus sat set pokoknya takut nanti istri saja keburu ngreyok bisa habis nanti kita berdua bi! " Ujar ukasya membuat bi ina menahan tawanya karena takut majikannya tersinggung.


"Iya den ini bumbu bumbunya sudah saya takarkan dan siapkan tinggal dihaluskan saja, dan ini bumbu untuk si tunanya! " Ujar bi ina.

__ADS_1


"Ok bi, sini biar saya haluskan sendiri bumbu bumbunya bi! " Ujar ukasya.


"Siap den! "


"Tapi ini haluskan pakai apa? " Ujar ukasya kebingungan.


"Ya Tuhan den namanya menghaluskan bumbu ya pakai ulekan dan cobek atuh den iya masak pakai ayakan pasir! " Ujar bi ina sambil cengengesan.


"Bibi ini ada ada saja emang saya mau bikin bangunan pakek ayakan segala! " Sahut ukasya.


"Na ini den ulekan dan cobeknya silahkan diulek seperti ini lalu dihaluskan setelahnya langsung ditumis dengan api sedang ya den! " Ujar bi ina.


"Ok bi siap! "


Beberapa saat kemudian setelah nasi goreng sudah jadi segera ukasya menyiapkan diatas miring untuk istri tercintanya. Lalu dia segera membersihkan ikannya dan segera menumisnya menggunakan sambal setelah itu selesai langsung ditempatkan diatas nasi goreng tersebut.


Dua jam kemudian killa keluar kamarnya.


"Mas darimana saja tadi aku cariin? " Tanya killa.


"Mas habis dari pangkalan khusus ikan laut sayang, belikan ikan tuna pesanan kamu! " Ujar ukasya.


"Oh begitu. Sudah dapat kah? " Tanya killa.


"Sudah sayang! "


"Pejantan kan? "


"Iya sayang pejantan tangguh bahkan mungkin mantannya pun juga banyak lagi hehehe"


"Ais mas bisa saja".


" Iya sudah ayo silahkan tuan putri duduk lalu dimakan ya, harus dihabiskan karena ini spesial untuk istri dan anak mas yang tercinta! "


"Asyik.. Hmmm enak banget mas! " Ujar killa setelah menyuap satu kali kedalam mulutnya.


"Harus habis loh ya! "


"Ok, terimakasih mas, kamu memang suami idaman! I Love you"ujar killa dengan sumringah.


" I love you too sayang! " Ujar ukasya kemudian mencium killa dengan lembut

__ADS_1


__ADS_2