CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
ngedate part II


__ADS_3

Sesampainya di tempat


Tujuan, husen langsung memarkirkan motornya.


"Na sudah sampai, ayo kita masuk! " Ujar husen kemudian diangguki oleh reni.


Lu mereka berdua masuk kedalam dan mencari tempat duduk yang nyaman.


"Na, kita kesana saja yuk. sepertinya suasananya lebih nyaman dan romantis daripada di sini terlalu ramai! " Ujar husen.


"Tapi disana sepertinya untuk pembeli khusus V. I. P kak! "


"Gak papa yuk kita kesana".


Akhirnya kini mereka berjalan menuju ruangan yang berada di balik pembatas.


Gila ini ma keren abis tempatnya, mana temannya seminggu outdoor. Gila ini pasti mahal. Batin reni.


" Ayo my Princess, silahkan duduk! " Ujar husen dengan tersenyum lalu menarik satu kursi kebelakang dan mempersilahkan reni untuk duduk.


Reni yang diperlakukan bak ratu dalam semalam oleh husen pun langsung tersipu sekaligus senang.


"Terimakasih kak! "


Kemudian reni pun duduk diatas kursi tersebut .


Beberapa saat kemudian, seorang waiters datang menghampiri mereka dengan membawa beberapa pesanan mereka yang sebelumnya sudah dipesan.


****karena berhubung di restoran  ini sistemnya berbeda dan sangat unik yaitu Counter service atau yang juga dikenal dengan cafetaria service merupakan tipe layanan yang praktis, cepat, dan hemat energi.


Di sini, tamu dapat memesan dan mengambil pesanan pada counter, kemudian membayarnya di bagian ujung counter. Kemudian di tempatkan di meja troli nanti di antarkan ke tempat duduk si pemesan. *****


"Ini kak pesanannya! " Ujar waiters dengan Ramah.


"Oh, iya terimakasih! "


"Sama-sama"


Kemudian si waiters langsung pergi meninggalkan mereka berdua.


"Ayo di makan honey! "


"Iya kak! "


Kini keduanya terus memakan makanan mereka. Suasananya sungguh-sungguh sangat romantis sebab terdapat band yang sedang melantunkan musik dengan indah dan merdu.


"Reni ada sesuatu yang ingin gue katakan sama loh! " Ujar husen sambil memegangi tangan Reni.


"Iya kak, mau omong apa? " Tanya Reni dengan gugup.


"Sebenarnya gue... Suka sama loh, apa loh mau jadi wanita kedua yang terindah didalam hidupku  , setelah mamaku? " Ujar husen sambil berlutut.


Sehingga menjadi pusat perhatian pelanggan yang lainnya.


"Eh ada apa itu kok rame rame? " Ujar salah satu pembeli.


"Sepertinya ada orang yang sedang mengungkapkan perasaan nya deh lihat tuh mereka pada heboh! " Sahut yang lain sambil menunjukkan kearah orang yang tengah bersorak.


Terima...

__ADS_1


Terima....


Terima...


Renipun langsung pipinya berubah menjadi merah semumu karena menahan malu.


"Kalau loh Terima tolong ambil bunga mawar ini tapi kalau tidak buanglah ke lantai! " Ujar husen sambil bertulut.


Kemudian Reni segera mengambil mawar merah tersebut ditangan husen kemudian mengacungkannya ke atas udara seperti akan membuangnya.


Namun tiba-tiba.


"Hmmm... Sayang ya kak kalau bunganya dibuang. Ini masih cantik dan hemmmm harum banget, jadi Reni ambil ya! " Ujar Reni sambil tersenyum.


"Jadi loh Terima cinta gue? " Tanya husen penasaran.


Kemudian Reni menganggukan kepalanya sambil tersenyum sangat manis. Sontak saja husen langsung berdiri dan memeluk Reni.


"Yei... Cinta gue  di Terima..! " Ujar husen senang dan disoraki oleh pelanggan yang lain, yang juga merasakan bahagia sama seperti mereka.


"Terimakasih honey kamu sudah mau Terima cinta ku! " Ujar husen dengan tersenyum dan memeluk Reni.


"Iya kak sama-sama, sebenarnya Reni juga sudah lama suka sama kakak tapi gak berani mengutarakan! ".ujar Reni


" Sudah yuk lanjutkan dulu makannya habis ini kita pergi jalan jalan sebentar mau, sebelum kita pulang! " Tanya husen.


"Iya kak, mau! " Jawab Reni dengan tersenyum.


Kini husen dan Reni melanjutkan menghabiskan makanannya, lalu mereka segera pergi keluar restoran menuju parkiran.


Kemudian mereka segera naik keatas motor husen, namun sebelumnya husen memakaikan helm dulu ke kepala Reni.


"Sini aku pasangan ya honey! "


"Hubby kenapa melihatnya gitu banget sih malu! "


"Malu kenapa honey ".


" Iya malu saja".


Beberapa saat kemudian.


"Na sudah selesai yuk buruan naik ! " Pinta husen.


Reni pun segera naik ke atas motor tersebut. Kemudian husen segera melajukan motornya.


Karena husen merasakan Reni yang seperti gugup dan gak mau berpegangan,maka dia segera menambah kecepatan motornya, hingga spontan Reni berteriak dan memeluk husen.


Husen yang merasakan Reni memeluk pinggangnya langsung tersenyum licik.


"Ah.... By pelan. Aku takut! " Teriak Reni.


"Apa honey, aku gak dengar! " Sahutnya dengan pura-pura lalu menambah kecepatannya lagi membuat Reni langsung memeluknya erat dan tidak berani bersuara. Namun wajahnya disembunyikan di punggung husen.


Husen yang mengetahui itu langsung tersenyum puas.


"Pegangan yang erat honey, biar kamu gak jatuh! "


Kemudian husen terus melajukan motornya dengan kecepatan sedang karena dia bisa merasakan kalau Reni makin ketakutan ketika dia menambah kecepatannya.

__ADS_1


"Na kita sudah sampai, ayo turun! " Pintar husen.


"WA ini indah banget!"


"Kamu suka? "


"Iya by, aku suka banget terimakasih ya! "


"Iya sama-sama, aku sangat senang kalau kamu juga senang! "


Akhirnya keduanya berpelukan lalu berjalan mengelilingi pasar malam dadakan tersebut.


Kini keduanya tengah naik  wahana kincir raksasa (anting anting). Kemudian mereka lanjut dengan masuk ke rumah hantu.


"Ah.. Takut! " Ujar Reni.


" Tenang ada aku yang jagain kamu honey! " Ujar husen sambil mendekap Reni dan menuntunnya jalan menelusuri rumah hantu.


Setelah keluar kini keduanya jalan ke tempat capit boneka.


"By, lihat deh itu lucu banget! " Ujar Reni.


" Yang mana honey? "


"Itu loh! " Tunjuk Reni kearah boneka panda


"Oh itu, kamu mau kah honey? " Tanya husen dan Reni pun mengangguk setuju.


"Iya sudah, aku ambilkan ya? "


"Yei... Terimakasih! " Sorak Reni senang.


Akhirnya husen segera memasukkan koin kedalam lubang lalu memencet tombol on dan menggerakkan tuas kontrol mesin capit tersebut kekanan dan kekini.


Sedangkan Reni dengan semangat dan senang memberi semangat kepada kekasihnya itu.


"Ayo hubby ! "


"Ayo semangat! "


"Semangat kamu pasti bisa! "


Namun ternyata husen gagal mendapatkan boneka tersebut. Akhirnya husen segera melihat kearah Reni yang terlihat kecewa.


"Honey maaf ya, aku gagal! " Ujar husen dengan menyesal.


"Iya gak papa kok hubby, kalau kamu gak bisa jangan dipaksakan. Lebih baik kita pergi saja yuk! " Ajak Reni dengan lesu.


"Kamu marah ya honey, iya sudah deh maaf ya! " Pungkas husen dengan penuh penyesalan.


"Iya gak papa kok, oh iya ayo kesana yuk, aku pengen kebab! " Rengek Reni.


"Iya sudah ayo, kamu jalan duluan nanti aku nyusul kamu honey! " Ujar husen.


"Emang kamu mau kemana hubby? "


"Mau kesana bentar,beli sesuatu! " Ujar husen berbohong.


"Ok, kalau gitu, aku kesana dulu ya bye! "

__ADS_1


"Iya"


__ADS_2