
"Hemm... Iya loh benar gue memang suka dengan loh! " Ujar ukasya
Tanpa disadari ternyata killa sudah berada disana melihat adegan itu dia jangan terpukul dan terkejut sekali mendengar ucapan ukasya barusan.
"Ukasya! " Teriak killa sambil menitikkan air mata.
Qailla yang tahu akan kehadiran killa disana dia memanfaatkan momen tersebut untuk memisahkan ukasya dengan killa.
Dia langsung merangkul tubuh ukasya. Sontak saja killa dan ukasya langsung terkejut saling menatap satu sama lain
"Tega kamu mas sama killa. Kamu jahat! " Ujar killla sambil menangis lalu dia pergi begitu saja meninggalkan ukasya dan qailla.
"Killa tunggu sayang, kamu salah faham mas bisa jelaskan! " Teriak ukasya namun killa justru sudah tidak terlihat lagi.
"Lepas qailla jangan peluk peluk gue a*nj*ng jijik gue sama loh! Ini semua gara-gara loh killa sampai salah faham! "
"Sudah lah ukasya biarkan dia pergi jangan loh kejar cewek kampungan itu, kata loh tadi loh suka sama gue kenapa loh malah mau kejar dia? "
"Ck... Dasar setan loh! Ya memang gue suka sama loh tapi itu dulu, dulu banget qailla sebelum loh hancurkan hati gue dengan menghancurkan persahabatan gue dengan wildan ngerti! " Bentak ukasya.
"Tapi gue masih cinta sama loh ukasya! "
"Makan itu cinta gue gak butuh. Minggat sana! "
Ukasya langsung mendorong tubuh qailla menjauh lalu dia berlari mengejar killa yang sudah tidak terlihat lagi batang hidungnya.
Sedangkan qailla dibelakang sana terus mengepalkan kuat tangannya.
"Dasar ****** ini semua gara-gara loh. Lihat saja ini belum berakhir tunggu saja pembalasan dari gue setelah ini! "
Namun ditempat yang lain ukasya terus mencari keberadaan killa hingga dia frustasi dan mengacak-acak rambutnya. Dia segera berlari kearah mobilnya ternyata killa gak ada disana.
Kemudian dia segera naik kedalam mobilnya lalu melajukan mobilnya ke apartemen. Sesampainya disana ukasya terus mencari keberadaan istrinya namun tidak ada juga akhirnya dia memutuskan untuk menelpon mamanya
"Halloo ma! "
"Iya halloo sayang kenapa malam malam telpon? "
"Ma kira kira killa ada main kesitu tidak? "
"Tidak ada memang kenapa sayang? "
"Anuh ma sepertinya killa kabur deh! "
__ADS_1
"Apa? Kabur, sebenarnya ada masalah apa kalian sehingga killa bisa kabur ha! "
"Ah... Ceritanya panjang ma! Nanti saja ukasya ceritakan ya, boleh minta alamat rumah nya mama Ayumi tidak siapa tahu killa sekarang ada disana ma! "
"Iya coba deh kamu cari kesana siapa tahu dia ada disana! "
"Iya ma, tolong kirim alamat nya ya lewat whatsapp! "
"Iya nanti mama kirim nanti kalau sudah dapat kabar baik tolong kabarin mama ya! "
"Iya ma. Pasti"
Kemudian laiba memutuskan sambungan telepon nya lalu dia mengirim pesan ke ukasya.
Dengan segera ukasya baca pesan dari mama nya. Setelah dia mendapatkan alamatnya ukasya langsung meluncur ke rumah mertuanya.
Sedangkan killa kini didalam taksi sudah nangis tersedu-sedu mengingat kejadian tadi. Hatinya hancur tapi dia tak bisa berbuat apapun. Kini yang ada dipikirannya dia hanya ingin pulang kerumah orang tuanya saja.
Sesampainya dirumah orang tuanya killa membunyikan bell rumah nya dan benar saja pintu itu langsung terbuka.
"Loh non killa kok sendirian saja non dimana suaminya? "
"Mas ukasya gak ikut bik, dia lagi persiapkan diri untuk ujian! "
"Iya terimakasih bik, oh ya omong omong mama sama papa mana bik kok sepi ya? "
"Oh tuan sama nyonya tadi habis keluar nona . Tadi kata nyonya beliau lagi berkunjung kerumah ibu nyonya didesa! "
"Oh begitu , ya sudah bibik bisa balik lagi kebelakang. Saya mau ke kamar saja kalau gitu! "
"Baik nona".
Kemudian killa segera berjalan menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya.
Kini air matanya kembali menitihkan air mata. Rasanya ingin sekali dia mengadu pada orang tuanya tapi killa gak ingin buat orang tuanya bersedih.
Beberapa saat kemudian, ternyata ukasya telah sampai dirumah mertuanya.
Dia langsung parkirkan mobilnya ditepi jalan. Lalu dia segera membunyikan bell pintu. Kemudian seorang pembantu rumah tangga tersebut langsung membukakan pintu dan menyambut dengan baik kehadiran nya.
"Oh aden ukasya .silahkan masuk den! "
"Eh iya bik terimakasih. Saya kesini ingin bertanya apa istri saya tadi ada datang kemari bi? "
__ADS_1
"Oh non killa ya. Iya den tadi non killa kesini mungkin sekarang lagi tertidur dikamar nya! "
"Oh iya sudah bik terimakasih. Saya langsung kesana saja kalau gitu! ".
" Iya den silahkan! Kamarnya sebelah sana! "
Kemudian ukasya segera berlari ke arah kamar killa.Sesampainya didepan kamar killa, dia berusaha mendorong pintu kamarnya namun ternyata sudah dikunci killa dari dalam.
Karena ukasya tahu killa pasti ada didalam dia langsung tertarik memanggil killa.
"Sayang! " Panggil ukasya namun tidak ada jawaban
"Sayang ini mas, tolong bukakan pintunya ya sayang! "
Tetap saja killa tidak mau bersuara ataupun buka pintu.
Ukasya terus berusaha mendobraknya namun tidak berhasil akhirnya dia duduk didepan pintu.
"Killa sayang, tolong buka pintu nya sayang. Mas bisa jelas kan sayang tadi itu kamu salah faham! " Ujar ukasya.
"Gak killa gak mau buka pintu lebih baik mas pulang aja sana, tinggalkan killa sendirian. Killa muak sama kamu mas, kalau memang kamu tidak menyukai ku kenapa kamu permainan kan perasaan ku, kenapa kalau memang kamu tidak mencintai ku , kamu tidak menceraikan saja aku. Aku gak papa kok jika itu terjadi dari pada aku harus bertahan jadi istrimu tapi hanya aku saja yang mengharapkan lebih. Aku gak bisa seperti ini mas sakit! " Keluh killa dari balik kamar.
"Killa maafkan mas sayang, mas tahu mas salah mas minta maaf. Oke kalau kamu gak mau buka kan pintu untuk mas. Mas gak papa memang mas pantas dapat hukuman dari kamu. Tapi mas mohon dengarkan penjelasan mas sayang. Mas beneran suka dan cinta sama kamu sayang . Dan perasaan itu sudah lama timbul setelah pernikahan kita dan kita sudah pindah ke apartemen. Mas gak mau kehilangan kamu sayang. Mas sayang sama kamu. Dan kejadian tadi mas dipeluk qailla, itu tidak seperti yang kamu pikirkan sayang. Tadi mas emang bener ambil kunci dan HP tapi mas gak tahu kalau ternyata dia ada disana, lalu samperin mas dan menanyakan perasaan mas yang sudah lama hilang untuk nya itu semua karena sudah tergantikan oleh nama mu sayang dihatiku sungguh! " Jelas ukasya.
Namun killa hanya diam dan membisu mendengarkan ucapan ukasya. Dia berusaha merenungi semuanya. Lalu killa membukakan pintunya dan berdiri menatap ukasya
"Sayang , ayo kita mulai dari awal lagi semua ini ya.sayang mas cinta sama kamu. Ayo kita hadapin masalah ini bersama-sama ya! "Ujar ukasya sambil memeluk erat tubuh killa.
" Ta-tapi killa dengar dengan jelas mas bilang jug suka sama qailla tadi? "
Kemudian ukasya melepaskan pelukan lalu mengangkat kepala killa dengan kedua tangannya, hingga kini killa mendongak melihat atas.
Lalu ukasya melihat kearah mana sehingga mereka jadi saling menatap. Kemudian ukasya tersenyum lalu menjelaskan nya kembali.
Bahwa sebenarnya tadi killa hanya mendengarkan cuma sepenggal saja sehingga killa jadi salah faham.
"Maafkan mas ya. Tidak seharusnya tadi mas berbuat seperti itu. Mas janji akan selalu disamping mu menyayangi mu sayang sampai akhir hayatku! Dan mas janji akan menjauhi semua wanita yang punya bibit bibit pelakor"
Killa justru semakin meneteskan air matanya, karena sudah salah faham dengan suaminya.
"Iya mas. Killa percaya kok tapi ada satu syarat! "
"What syarat? "
__ADS_1
"Iya, mana buktinya kalau gak ada bukti lebih baik mas pulang saja sana! " Ujar killa ketus.