CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"

CINTA SETELAH HALAL "Perjodohan Anak SMA"
Nafkah pertama ku (black card)


__ADS_3

Killa yang sedari tadi masih terjaga dari tidurnya, dia terus berpikir tentang yang terjadi semalam. Lalu dia memegangi kompres di kepingnya karena dia sudah teringat kejadian semalam saat dia mimpi buruk dan mengalami demam.


"Ya Tuhan, bodo banget gue. Kenapa juga gue kayak gitu argh... Hancur sudah harga diri gue! "Gerutunya.


"Aduh.. Gimana ini nanti kalau gue berpapasan dengan nya. Mau taroh dimana muka gue.. Malu? " Cerocosnya lagi membuat ukasya menjadi terusik dari tidurnya.


"Argh.. ****! Berisik banget loh! Diem gak.. Gue mau tidur! " Teriak ukasya kesal membuat killa menganggukkan kepalanya dan berusaha menelan savilanya dengan susah payah.


Kemudian ukasya kembali tertidur lagi dan killa pun juga ikut kembali tertidur. Namun kini dia tertidur dengan menutup semua tubuhnya dengan selimut karena dia merasa malu dan juga tidak memiliki wajah lagi besok saat berpapasan dengan nya. Pasti dia berpikiran kalau killa lah yang memiliki otak mesum.


Tapikan kalau dipikirkan lagi gue ini adalah istri sahnya dia, ya wajar dong soal begituan kenapa harus malu? Batinnya.


Tapi kan dipikirkan lagi pernikahan ini kan gak lazim tidak berjalan seperti pernikahan pada umumnya. Ya jadi harus punya urat malu!.


"Argh bodoamat gue gak mau bangun lah besok, mau tidur saja dikamar kan besok hari minggu jadi gak sekolah". Gumamnya kemudian kembali tertidur.


***keesokan harinya


" Killa bangun sudah pagi! Loh gak mau bangun kah, ayo loh sudah dicariin mama diluar diminta ikut sarapan! " Ucap ukasya.


"Killa kenapa gak dijawab apa loh masih sakit? "


"Hemmm... Loh duluan saja kak. Gue mau istirahat aja kayaknya badan gue belum enakan! "


" Baiklah "


Kemudian ukasya kembali ke ruang makan. Ketika akan duduk  papanya mempertanyakan killa.


"Ukasya mana istrimu. Bukannya tadi kamu kembali memanggilnya? " Ujar rohman.


"Itu pa, killa lagi istirahat dikamar soalnya dari semalam dia demam! "


"Oh demam, iya sudah ayo cepat di makan nanti masalah killa biar mama yang urus. Iya kan ma? Dan kamu ukasya habis ini ikut papa sebentar ke perusahaan untuk memperkenalkan kamu tentang pekerjaan papa! "


"Iya beres pa" Ucap ukasya dan mamanya.


Setelah selesai makan laiba membereskan mejanya lalu dia pergi menemui killa didalam kamar.


"Killa! " Panggil laiba. Namun tidak ada suara yang menjawab.


Akhirnya laiba langsung masuk kedalam dan mengedarkan pandangan nya untuk mencari keberadaan killa yang tidak ada di tempat tidur nya.


Dan ternyata...


Oh ternyata disana dia. Gumam laiba.


Kemudian laiba berjalan menuju balkon dan menghampiri killa.


"Hey sayang , ternyata kamu disini. Kenapa kamu melamun seperti itu? "


"Ah.mama killa kira siapa tadi. Killa masih merasa takut ma mau keluar rumah! "


"Sayang killa, mama tahu kondisi beberapa saat ini lagi tidak baik karena kejadian waktu itu. Tapi sayang, kamu harus ingat masa depanmu masih panjang jadi kamu harus bangkit ya. Mama tahu kamu masih trauma tapi kamu harus bisa melawannya sayang. Karena kamu juga harus bersyukur waktu itu gak sampai terjadi , iya kan". Ujar laiba menenangkan menantunya.


Killa kemudian menganggukan kepalanya dengan mengerti.


"Iya ma, killa usahakan akan melawan trauma ini. Terimakasih ya ma". Ujarnya dengan tersenyum.


" Iya sudah ayo semangat. Kamu harus ceria seperti dulu ya".


"He.em ma"


Beberapa jam kemudian ukasya dan papanya sudah pulang kerumah. Kini dia sudah didalam kamar , dia duduk di tepi ranjang menunggu killa yang sedang mandi.


Ketika killa keluar dari kamar mandi.


"Sudah selesai loh! Lama banget mandi apa tidur loh! " Ketua  itu.


"Hemmm.bisa gak si sehari saja gak pakek marah marah nanti cepat tua loh! ". Ledek killa.


" Bodoamat! " Kemudian ukasya masuk kedalam kamar mandi.


Ya Tuhan rasanya capek banget hidup seatap dan seranjang dengan lelaki ini. Batinnya.


" Hemmm. Aha? Apa gue kerjain saja ya? Tapi dengan cara apa lagi? Masak pakai trik yang awal sih? Atau gue pura-pura jadi cewek genit saja ya disekolah besok biar dia ilfil sama gue terus gue diceraikan deh... Asyik! " Gumamnya gembira.


"Tapi beberapa hari ini dia baik banget sama gue ya , mau ngerawat gue dan temenin gue saat mimpi buruk! "


" Tapi kenapa harus gue yang ditakdirkan menikah sama tuh orang mana dia itu orang nya jutek, keras kepala, Sok kegantengan, narsis juga nyebelin banget! "


"Bodoamat lah mending gue tidur lah sudah malam pula, besok juga gue sudah masuk sekolah. Masak iya gue harus bolos terus kan gak banget! ".


***sang fajar pun mulai terbit


Seperti biasa nya killa disibukkan dengan rutinitas nya. Ketika dia telah selesai . Maka dia langsung pergi ke ruang makan dan ikut bergabung dengan yang lain nya.


" Pagi ma.. Pa...! "


Kemudian dia langsung duduk disebelah ukasya.

__ADS_1


"Pagi"


"Pagi"


Lalu killa melirik ke arah ukasya dengan tersenyum dengan manisnya, hingga membuat ukasya jadi mengernyitkan kepingnya lalu menyentil keping killa.


Cetak...


"Aw... Sakit! Apa-apaan sih kamu kak kasar banet sama istri sendiri" Ujarnya dengan nada manja.


"Kenapa loh aneh banget? Sana-sana geli gue lihatnya! "Ujar ukasya dengan ketus.


"Mas ukasya sayang! "Panggil killa dengan suara lembut.


Sedangkan ukasya yang tengah meneguk minuman langsung tersedak dan menyemburkan nya. Kini dia menatap kearah killa dengan tatapan horor dan mematikan.


Entah nih cewek tadi kesambet apa pula? Tiba-tiba panggil gue dengan begitu aneh tapi real pict. Batin ukasya.


Sedangkan rohman dan laiba yang tengah makan jadi beradu pandang dan sama-sama tersenyum. Kemudian saling berbisik


"Pa lihat deh mereka berdua, kayaknya hubungan mereka ada kemajuan ya. Mama jadi senang lihatnya! "


"Iya ma. Papa juga senang tapi seperti nya kita jangan ikut campur deh lebih baik kita pantau saja ! "


"He.em"


"He, cacing pita kesambet apa loh barusan? Di sini lagi ada papa sama mama ya, jangan buat ulah loh, mau loh ntar gue tinggal lagi di tempat sepi yang lain di pinggir hutan sana hah? " Ancamnya.


"Ih mas ukasya sayangku kok gitu sih. Jangan ngancam gitu dong! "Teriak killa.


" Hem... Ukasya mulai berani kamu sekarang ancam menantu kesayangan mama ya? " Tanya laiba.


"Ah... Enggak kok ma! Cuma bercanda tadi heheh"ukasya langsung merangkul pinggang killa lalu berbisik di telinga nya"mau loh apa hah, bertingkah kek gitu? "


" Gue mau uang jajan, uang tabungan gue habis! "Jawabnya dengan manja.


Lalu ukasya segera merogoh sakunya namun di hentikan killa " Eits tunggu.. Gue bukan hanya minta uang untuk jajan sehari hari tapi gue juga butuh untuk keperluan sehari-hari gue juga sama buat belanja yang lain lainnya! Sini gue minta  tiga puluh juta! " Ujarnya sambil mengulurkan tangannya.


Kayaknya jadi matre ampuh juga deh hehehhe. Batinnya.


Kemudian ukasya mengeluarkan dompetnya dan membukanya, lalu dia mengeluarkan black card miliknya dan diberikan kepada killa.Membuat killa langsung melongo saking terkejutnya. Dia tahu betul tentang kartu itu hanya diproduksi beberapa saja sama pihak bank ngusus buat orang orang yang memenuhi syarat. Killa lupa kalau ukasya kan termasuk anak dari keluarga dari pengusaha terkenal yang kekayaannya tidak akan habis walaupun sampai tujuh turunan.


Ya gagal deh rencana gue jadi cewek matre. Batinnya.


"Ini buat gue, ya terus loh pakek apa? " Tanya killa.


"Iya buat loh, tenang saja gue punya dua kok! "


" Gak papa habiskan saja , memang itu sengaja buat loh kok! "


"What! " Teriak killa saking terkejutnya.


"Hey.. Bisa pelan gak sih suara loh itu, gue lagi makan ini! "


"Kak gue lagi serius loh ini, jangan bercanda deh...! "


"Hei.. Memang kartu itu gue buat khusus buat istri gue... Ya karena gak nyangka kalau ternyata pernikahan gue kecepatan dan berhubung  lo yang jadi bini gue , ya itu buat loh, killa! "Jelas ukasya.


" Benar ni buat gue kak gak akan loh ambil lagi kan? "


"Enggak! bawel banget sih".


Hemmm... Gila gak habis pikir gue bisa dapat black card kayak gini. Memang sesultan apa sih dia?. Batinnya.


"Btw kak ini duwit loh sendiri atau dari papa hem? " Tanya killa seperti menginterogasi.


"Ya duwit gue lah, loh gak percaya? "


"Oke deh, gue percaya! "


Ukasya langsung melirik kearah istrinya sambil tersenyum tipis. Kemudian mereka melanjutkan melahap makanan nya sampai habis.


Setelah nya mereka segera berpamitan dan mencium tangan orang tua mereka, untuk pergi ke sekolah.


Dan seperti biasanya ukasya tetap menurunkan killa di persimpangan jalan dekat sekolah.


"Ingat pesan gue jangan coba coba loh dekat sama wildan apa lagi sampai boncengan lagi, sampai loh berani melanggar habis loh gue buat! "


"Gimana ya kak, kayaknya killa gak bisa deh menjalankan perintah loh kak. Sejujurnya kak Wildan itu tipe gue banget sih, ya mana bisa tolak hehe".ujarnya berbohong.


" Argh... ****! Sini loh! ". Hampir saja ukasya memukul nya, tapi untungnya killa berhasil menghindari kemudian dia lari menuju ke gerbang sambil meledek ukasya.


Tapi dipertengahan jalan dia menghentikan langkahnya lalu kembali masuk mobil lagi.


" Kakak, killa mau tanya?".


"Hemmm... Apa lagi? "


"Kira kira nanti dikantin apa bisa pakek ini kartu? "

__ADS_1


"Menurut loh sendiri, gimana? " Tanya ukasya balik.


"Entah".


" Ya, eleh. Inikan sekolah elit killa ya tentu bisa lah! "


Killa hanya menganggukan kepalanya dengan mengerti lalu dia keluar lagi, dan berlari menuju gerbang sekolah meninggalkan ukasya sendiri dipersimpangan dengan mobil nya.


Sedangkan ukasya didalam mobilnya tertawa dengan kuatnya, karena dia masih terbayangkan betapa polosnya gadis itu dan bagaimana nanti dia akan membayar makanan nya di kantin.


"Hahaha gue harus kekantin pokoknya nanti, gue mau lihat secara live! Gue tahu killa akal bulus loh itu yang hanya pura-pura  jadi cewek matre dan ingin menghabiskan uang gue! Kadal kok dikadalin ya gak bisa lah! Gue tau loh pasti nanti bakal mentraktir semua orang disekolah! Ok, gue ikutin permainan loh killa! " Ujarnya sambil menyeringai.


Kemudian ukasya melajukan mobil nya menuju sekolah dan ketika akan sampai gerbang tiba-tiba ukasya mengklakson mobilnya disebelah killa.


Tin...


Tin...


Killa yang sadari tadi berjalan kemudian berhenti dan melihat kebelakang sambil memegangi dadanya.


"Hey pinggir loh menghalangi jalan gue! "


"Apa-apa an sih loh! Tuh jalan masih lebar ngagetin saja, dasar nyebelin! ". Teriaknya.


Kemudian ukasya melajukan mobilnya memasuki gerbang sekolah meninggalkan gadis itu dibelakang sendiri.


" Gila itu kak ukasya nyebelin banget, tapi syukur lah hari ini gue gak ketemu kak Wildan lagi jadi gue aman dari ancaman cewek itu". Gumamnya.


Lalu dia berjalan menuju kelasnya dengan wajah yang berbinar binar.


Didalam kelas dia bertemu dengan linna.


"Hey linna! " Sapanya kemudian dia duduk disebelahnya.


"Hey killa! Bahagia benar kelihatannya loh abis menang lotre loh? "


"Ah gak kok! "


"Eh ya killa, loh beberapa hari ini kemana gak ada masuk sekolah gue cariin tahu? Apa lagi waktu itu loh janji mau ajakin gue ke mall kenapa gak ada datang dan gak ada kabar?" Tanya linna.


"Ah iya gue lupa! Maaf ya bukannya gue gak datang waktu itu, tapi gue lagi diculik saat itu ! "


"Apa? Serius loh! Bagaimana ceritanya killa? "


"Iya waktu gue mau samperin loh ke mall gue naik ojek gak tahunya eh gue di culik mana hampir saja gue di perkosa! "Jelasnya


" Apa? Gilla loh serius kil gak bercanda kan tapi loh gak papa kan? "


"Gue serius linna ! Tapi untung nya kebetulan kak ukasya lewat jalan yang sama dengan gue jadi akhirnya dia selamat ini gue tepat waktu, kalau gak bisa hancur masa depan gue! " Jelasnya lagi


"Ya Tuhan killa loh yang sabar ya! Tapi kak ukasya keren juga yah bisa jadi pahlawan buat loh jadi iri gue! "


"Apaan sih loh? Emang loh mau diperkosa? "


"Ya gak lah killa! Iya sudah jangan dibahas yang penting loh sudah selamat dan gak terjadi apa apa? "


Killa hanya menganggukan kepalanya.


Linna maaf in gue ya, gue telah berbohong dengan loh! Sebenarnya gue di culik bukan lantaran gue mau datangin loh tapi karena kamu ukasya kerjain gue. Batinnya merasa bersalah


" Hey kenapa loh melamun gitu? "


"Ah gak papa kok! Eh sudah dulu ya ngobrol nya nanti disambung lagi karena tuh ada pak guru ganteng sudah masuk! "


"ah iya! "


Akhirnya pelajaran pun dimulai. Beberapa saat kemudian jam istirahat pun berbunyi.


" Hey lin, kekantin yuk ! Gue laper ni! " Ajak killa.


"Ayo killa, gue juga".


Kemudian mereka berjalan keluar kelas dan menuju arah kantin. Setibanya dikantin mereka pun duduk.


" Loh mau pesan apa lin gue traktir loh sepuasnya! " Ujar killa dengan tersenyum lebar.


"Serius loh? "


"Iya bahkan gue juga akan traktir seluruh siswa di sekolah ini! "


"Apa? Yang bener loh killa jangan bercanda ya, gue gak mau loh nanti kita disuruh cuci piring disini, gue gak ada duwit lo sebanyak itu! " Ujar linna.


" Tenang lin gue ada kok duitnya! "


"Serius? Emang loh abis menang lotre ya? Kok bisa punya uang sebanyak itu? " Tanya linna dengan heran.


"Gak kok lin, cuma tadi gue habis ketiban rezeki nomplok! " Ujarnya dengan tersenyum.


"Ah pantas saja dari tadi loh kelihatan happy banget! " Ujar linna.

__ADS_1



__ADS_2