Cinta Si Gadis Sombong

Cinta Si Gadis Sombong
Bab 25 - Hana Mendapatkan Hukuman


__ADS_3

Selesai makan malam, Anaya mengajak suami dan putrinya mengobrol di balkon. Ketiganya kini duduk bersama serta saling berhadapan.


"Sepertinya ada sesuatu yang serius, Bu." Kata Hana.


"Ada yang ingin Ibu tanyakan padamu," ucap Anaya.


Harsya dan putrinya saling pandang.


"Apa benar kamu yang membuat Winny dan Dennis putus?" tanya Anaya.


Jleb....


Hana tak bersuara.


"Hana, Ibu tanya apa benar?" tanya Anaya lagi.


Hana mengangguk pelan.


Anaya menarik napas, sementara Harsya masih bingung.


"Kamu juga menjanjikan modal di perusahaan suaminya Winny 'kan apabila berhasil menikahinya," ungkap Anaya.


Hana mengiyakan.


"Kenapa kamu melakukan itu?" tanya Anaya sedikit menaikkan nada suaranya.


Hana menunduk, dirinya tak ingin berkata jujur tentang perasaannya pada Dennis.


"Jawab, Nak!" pinta Anaya.


"Sayang, sebenarnya ini ada apa?" tanya Harsya.


Anaya menjelaskan jika tadi pagi Winny datang ke rumah. Wanita itu memberitahukan bahwa Hana telah membuat dirinya putus dari Dennis dengan memakai cara licik. Serta terpaksa menikah karena orang tuanya ditekan oleh Arya.


Winny mengungkapkan bahwa dia dan Dennis saling mencintai namun Hana merusak semuanya. Sehingga ia harus mengubur impiannya bersama orang terkasih.


Winny juga mengatakan bahwa Hana menyukai Dennis.


Setelah mendengar penjelasan dari istrinya, Harsya kelihatan marah dan kecewa pada putrinya.


"Jika kamu mencintai Dennis, tidak dengan cara ini," sentak Harsya.


"Maafkan aku, Yah." Hana masih menunduk.


"Pantas saja kamu maksa dan bersikeras memberikan modal yang cukup besar ke perusahaan Arya," ujar Harsya.


Hana terdiam.


"Kenapa kamu bisa sejahat ini?" tanya Anaya.


Hana tak menjawab.


"Apa karena cinta mengubah watakmu?" singgung Anaya.


Lagi-lagi Hana hanya tertunduk lesu.


"Kamu berhasil memisahkan mereka, apa Dennis mencintaimu? Tidak, 'kan?" hardik Harsya.


Air mata Hana akhirnya jatuh.


Harsya lantas berdiri dan berkata, "Kamu seorang putri dari keluarga terpandang, hanya karena cinta kamu mampu bersikap bodoh dan licik!"


Hana mendongakkan wajahnya melihat Harsya. "Ayah, aku minta maaf. Aku sudah mengakui salah kepada Dennis dan Winny."

__ADS_1


"Mengakui salah tapi tak bisa membuat mereka kembali, Winny dan Arya telah menikah. Jika bercerai, itu karenamu!" Harsya berkata dengan nada tinggi.


"Lalu apa yang harus aku lakukan, Yah?" tanya Hana.


"Menjauhlah sementara dari kota ini hingga Dennis menemukan wanita lain sebagai pengganti Winny," Anaya menjawabnya.


Hana menggelengkan kepalanya, "Tidak, Bu."


"Jika masih di kota ini, kamu dan Dennis akan selalu bertemu. Itu membuat hati Winny menjadi sakit," jelas Anaya.


Hana menunduk sembari menyeka air matanya.


"Besok pagi pergilah ke luar negeri!" ucap Harsya.


"Aku tidak mau jauh dari kalian," ujar Hana.


"Kami akan selalu mengunjungimu," ucap Harsya.


***


Esok paginya, Dennis sedang menikmati sarapan seorang diri seperti biasanya. Tiba-tiba ia memegang dada. Perasaannya sangat tidak nyaman.


"Kenapa dengan aku, ya?" gumamnya.


Pikirannya kini tertuju pada satu nama yaitu Hana.


Dennis mencoba menghilangkan pikiran buruknya, ia pun kembali melanjutkan sarapannya.


Selesai mengisi perutnya, ia mengantarkan Dayna ke kantornya Harsya. Dennis hendak turun namun dicegah oleh sepupunya Hana itu.


"Kak Dennis, segera ke kantor. Nanti terlambat lagi, aku juga yang akan dimarahi papa," ujar Dayna.


Dennis mengiyakan, ia pun melajukan kendaraannya ke kantor perusahaan milik keluarga Dayna.


Sesampainya, Dennis mengerjakan tugas hari-harinya. Namun, bayangan Hana terlintas dipikirannya lagi.


Dennis kembali melanjutkan pekerjaannya.


Siang harinya selepas makan, Dennis mendapatkan kabar bahwa Hana dipindahtugaskan ke luar negeri untuk beberapa tahun ke depan.


Dennis mendengarnya menjadi sedih, jadi dari tadi pagi perasaannya tak menentu karena kabar ini.


Dayna juga mengatakan kalau Hana sebenarnya tidak mau dipindahkan tetapi Harsya memaksanya.


Dennis menutup ponselnya karena telah selesai berbicara dengan Dayna.


"Tidak biasanya Paman Harsya memaksa Hana," batin Dennis.


Hana putri kesayangannya Harsya meskipun bukan dia anak satu-satunya dari keluarga itu. Apapun keinginan Hana pasti akan dituruti tanpa terkecuali. Sehingga membuat Hana menjadi sosok gadis sombong, manja dan sedikit arogan hingga melakukan cara licik untuk mewujudkan keinginannya.


-


Malam harinya, Dennis mendatangi kediaman Harsya. Ya, dia ingin mencari tahu alasan Hana dipindahtugaskan.


Harsya dan Anaya menyambut pemuda itu. Mereka mengobrol di taman belakang.


"Kenapa Paman dan Bibi membiarkan Hana di luar negeri sendiri?" tanya Dennis.


"Dia tak sendiri, ada dua orang pelayan dan tiga pengawal menjaga serta mengawasinya," jawab Harsya.


"Bukankah Paman dan Bibi tahu jika Hana tak dapat jauh dari kalian berdua?"


"Kami terpaksa menyuruhnya ke sana, sebagai hukuman karena berani mencintaimu dengan cara salah," Anaya menjawab.

__ADS_1


Deg....


Jadi, orang tuanya Hana telah mengetahui semuanya.


"Maafkan putri kami karena membuat hubunganmu dengan Winny harus berakhir," ujar Anaya.


"Tetapi, kenapa sampai menyuruh Hana pergi ke luar negeri?" tanya Dennis.


"Ini semua kami lakukan untuk menjaga perasaan wanita yang telah disakiti Hana," jawab Anaya.


"Tapi, tidak seperti ini, Bi." Kata Dennis yang sangat kecewa.


"Keputusan kami sudah tepat, Hana selama ini terlalu dimanja sehingga ia menggunakan kekuasaannya untuk berlaku semena-menanya kepadamu," ucap Harsya.


Dennis terdiam mendengar penjelasannya.


"Jika kamu dan Winny belum memaafkannya, maka Hana akan semakin lama tinggal di sana," ujar Anaya.


"Aku sudah memaafkan Hana, Bi."


"Tapi tidak dengan Winny, dia masih sakit hati pada Hana," tutur Anaya.


Mata Dennis tampak berkaca-kaca.


"Kamu harus segera mendapatkan pengganti Winny, agar Hana dapat kembali ke sini," kata Harsya.


"Jika masih peduli dengan Hana, maka turuti permintaan kami," ucap Anaya.


Dennis pulang ke rumah dengan perasaan hancur, bagaimana mungkin dia mendapatkan pengganti Winny. Sedangkan, rasa sayangnya sangat begitu besar kepada wanita itu.


"Kenapa Paman dan Bibi harus memberikan persyaratan itu?" gumamnya.


Dennis mengacak rambutnya lalu menjatuhkan tubuhnya di ranjang menatap langit kamar.


Senyuman dan tertawa Hana muncul dibenak pikirannya, ungkapan perasaan hati gadis itu ketika menangis ketakutan terlintas di bayangannya.


"Aku melakukannya karena mencintaimu. Maafin aku!" ucap Hana sesenggukan.


"Apapun akan kulakukan agar kamu memaafkan aku!" kata Hana.


Dennis bangkit lalu meraih ponsel di atas nakas dan menghubungi Hana.


Panggilan pertama aktif tapi tak ada jawaban. Dennis lanjut menghubunginya namun ditolak.


Dennis akhirnya mengirimkan pesan, 'Tolong, jawab teleponku, Hana. '


Hanya dibaca tetapi tak dibalas.


Dennis mencoba menghubungi kembali namun kali ini ponselnya tak aktif.


Dennis berdecak kesal.


Dennis mengacak rambutnya dan berteriak, "Aarrghh......"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Mampir Juga Ke Karyaku Lainnya...


- Mengejar Cinta si Tampan


- Jangan Mengejarku, Cantik!


- Fall in Love From The Sky

__ADS_1


- Marry The Star


- Menikahi Putri Konglomerat


__ADS_2