Cinta Untuk Elmira

Cinta Untuk Elmira
Bab 17. Berdebar


__ADS_3

Happy Reading🥰


Edgar merasa kesepian di rumahnya. Ia merasa kehilangan Elmira, sebab dia sudah terbiasa dengan kehadiran dan pelayanan dari Elmira. Edgar menuruni anak tangga dengan langkah gontai, ia menatap ke arah meja makan. Biasanya Elmira selalu menyiapkan makanan untuk dirinya meskipun ia tidak pernah menyentuh masakan itu. Pertama dan terakhir Edgar memakan masakan Elmira saat berada di kediaman Addison.


Setiap hari Elmira tidak pernah melalaikan tugasnya sebagai seorang istri. Dia selalu menyiapkan keperluan Edgar dengan sangat detail. Dimulai dari menyiapkan air hangat untuk mandi, Menyiapkan pakaian kerja, Menyiapkan makanan, bahkan kebutuhan-kebutuhan yang lainnya. Hanya saja Edgar merasa tidak tersentuh dengan sikap baik, Elmira.


Sekarang setelah kepergian Elmira, entah mengapa Edgar jadi merindukan masa-masa di layani oleh Elmira. Perasaanya mulai tidak tenang, dan pikirannya juga kacau.


Selama menikah dengannya Elmira juga tidak pernah menuntut hal apa pun, bahkan untuk sekedar membeli bahan-bahan dapur, Elmira selalu menggunakan uangnya sendiri. Sebenarnya di lubuk hatinya yang terdalam Edgar sangat menyukai karakter Elmira yang begitu baik dan lemah lembut.


Akan tetapi, Edgar selalu menepis rasa itu saat mengingat bagaimana awalnya dia bisa menikah dengan Elmira. Hingga membuat dirinya kembali membenci Elmira dan menyalahkannya atas pernikahan itu. Apalagi saat bersama dengan Alexa, wanita itu selalu menjelek-jelekkan Elmira, dan Edgar selalu percaya dengan ucapan Alexa.


Edgar berangkat ke kantor tidak bersemangat. Dia seperti kehilangan tenaga hidupnya saat di tinggal pergi oleh Elmira. Bayangan Elmira seakan memenuhi Kepalanya. Pesan dari Alexa saja tidak Edgar balas. Jangankan di balas, di lihat saja tidak. Seharusnya Edgar merasa senang bukannya sedih atas kepergian Elmira. Karena memang itu tujuannya dari awal menikah, Elmira akan pergi dengan sendirinya dari kehidupan Edgar.


Akan tetapi, Edgar tidak merasakan kebahagiaan itu. Jika di pikir-pikir memang salah dirinya yang sudah menuduh Elmira berselingkuh di belakangnya. Apalagi sampai mempermalukan Elmira di depan umum. Ya meskipun di sana cuma ada lima orang, namun tetap saja Elmira pasti merasakan malu.


Kenapa juga Edgar harus marah jika Elmira bersama dengan laki-laki lain. Dirinya 'kan tidak mencintai Elmira, Edgar hanya mencintai Alexa. Tapi perasaannya sangat berbeda ketika melihat Elmira bersama dengan laki-laki lain, dan ketika melihat Alexa bersama dengan laki-laki lain di belakangnya.


Perasaannya akan biasa saja jika Alexa ketahuan pergi dengan teman laki-lakinya, ya karena Alexa selalu beralasan jika dirinya hanya pergi dengan teman. Edgar percaya saja dengan ucapan Alexa. Padahal dia tidak tahu apa yang Alexa lakukan di belakangnya.


Edgar tidak pernah merasa curiga dengan Alexa. Sebab ia sudah memberikan seluruh kepercayaannya terhadap Alexa sejak mereka menjalin kasih. Edgar percaya kalau Alexa adalah wanita baik-baik dan hanya akan setia kepadanya.

__ADS_1


Edgar duduk termenung di ruang kerjanya. Mengentuk-ngetukkan jarinya di meja kerja. Pikirannya menerawang jauh, ia benar-benar dilema saat ini.


"Apa aku harus mencarinya?" gumam Edgar yang terus memikirkan Elmira. Ia menghubungi Roy melalui telepon yang terhubung dengan Roy di ruang kerjanya.


"Roy, ke ruangan ku sekarang!" titah Edgar dengan tegas kepada Roy.


Tidak membutuhkan waktu lama, Roy langsung memasuki ruangan sang atasan. Ia asisten yang sangat siaga. "Ada apa, Tuan?"


"Cari tahu keberadaan istri saya sekarang juga!"


"Baik, Tuan."


Roy merasa heran dengan titah sang atasan, yang memerintahkannya untuk mencari keberadaan istrinya. Di lihat dari tampangnya sepertinya Edgar sedang mengkhawatirkan keadaan Elmira. Hal itu membuat Roy merasa senang. Jujur saja selama dirinya bekerja menjadi asisten pribadi Edgar, ia merasa tidak suka jika Edgar menjalin kasih dengan Alexa.


Jika melaporkan tingkah laku Alexa kepada Edgar tanpa adanya bukti, pasti Edgar akan sangat marah. Bisa jadi Jack di pecat secara tidak hormat oleh Edgar. Seperti asisten pribadinya yang lain.


Roy langsung pergi dari ruangan Edgar untuk menjalankan tugasnya. Ia mencari sosok Elmira seorang diri tanpa bantuan dari anak buahnya. Ya sejak menjadi asisten pribadi Edgar, Roy mempunyai empat anak buah yang juga di tugaskan oleh Edgar untuk membantu dirinya jika ada kendala dan sesuatu yang mendesak.


Kedudukannya sebagai asisten pribadi dari pemilik perusahaan Addison, yang mempunyai akses tersembunyi dari sang atasan membuat Roy dengan mudahnya bisa melacak keberadaan Elmira tanpa harus menunggu lama. Hanya beberapa waktu saja Roy langsung menemukan letak keberadaan Elmira yang ternyata ada di sebuah Apartemen pribadinya.


Roy sangat menyayangkan sikap kasar Edgar terhadap Elmira. padahal wanita sesempurna Elmira banyak peminatnya termasuk juga dirinya. Namun Edgar sudah buta dan di perdaya oleh Alexa hingga tidak melihat kesempurnaan Elmira sebagai istrinya.

__ADS_1


Jika saja Roy dari kalangan kelas atas sudah pasti dia akan merebut Elmira dari tangan Edgar. Tapi semua hanya mimpi karena pada kenyataannya dia hanya seorang asisten yang terlahir dari kelas menengah.


Roy kembali memasuki ruangan Edgar setelah mengetuk pintu berlebih dahulu. Roy memberitahukan informasi yang ia dapatkan dari hasil kerja kerasnya untuk mencari keberadaan Elmira. Edgar sangat senang ketika mendapatkan lokasi Elmira saat ini. Entah mengapa jantungnya terasa berdebar saat akan bertemu dengan Elmira.


Edgar mengakui kemampuan Roy yang tidak dapat di ragukan. Tidak sia-sia dirinya menerima Jack sebagai asisten pribadinya. Sebab Roy sangat bisa diandalkan.


Tanpa ba-bi-bu Edgar menyambar kunci mobil yang berada di atas meja kerjanya. Mobil pribadi yang ia gunakan saat ada keperluan mendesak. Edgar pergi seorang diri untuk menemui Elmira, tanpa meminta bantuan dari Roy.


Roy merasa terabaikan saat Edgar pergi tanpa mengajak dirinya. "Dasar! Calon raja bucin! Udah kelihatan tuh pak bos kalau dirimu mulai tertarik dengan Nyonya Elmira." sungut Roy merasa kesal. Ia keluar dari ruang kerja Edgar dengan perasaan lega. Roy berharap Edgar akan mencintai Elmira setelah ini dan melupakan Alexa.


Edgar melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Ia tidak sabar ingin bertemu dengan Elmira. Entah apa yang membuatnya merasakan hal aneh yang sebelumnya tidak pernah ada di hatinya. Perkiraan akan sampai ke lokasi Elmira tiba-tiba ponsel Edgar berdering. Dengan malas Edgar meraih ponselnya yang berada di dasbor.


"Hallo, ada apa!" sapa Edgar dengan nada ketus tanpa melihat siapa yang menelpon.


"Kenapa nada bicaramu seperti itu, Honey? Apa aku ada salah, sampai kamu ketus begitu?" tanya seseorang dari seberang telpon yang ternyata adalah Alexa.


Ckiiiit!


Edgar menghentikan mobilnya secara mendadak saat mendengar suara Alexa dari seberang sana.


...----------------...

__ADS_1


Jangan lupa tekan like, dan tinggalkan jejak di kolom komentar 😘😘


__ADS_2