Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
10.will always be friends


__ADS_3

'kring-kring'bunyi alarm


(aku terbangun melohat alarmku)


'astagfirullah...'sebutku.


"udah jam segini,hari ini kan aku masuk kerja" ucapku kaget.


aku langsung beranjak dari tempat kasurku,dan aku siap-siap untuk pergi kerja karena aku udah terlambat udah pakai banget lagi.


(aku keluar kamar)


"yah bu zahra pergi dulu ya yah bu" ucapku pamit.


"gak serapan dulu zah" ucap ibu menawarkan.


"gak deh bu zahra langsung pergi aja bu,udah terlambat ni bu" ucapku sambil melihat jam tanganku.


"kalau gitu hati-hati ya nak" ucap ayah khawatir.


"iya yah,,,,ibu ayah zahra pergi dulu ya" ucapku sambil mencium punggung tangan kedua orang tuaku,dan mencium pipi mereka berdua.


aku keluar rumah dan berjalan keluar sedikit untuk mencari angkutan umum.


(menunggu angkutan umum)


aku menoleh kanan dam kiri tapi angkutan umum belum ada juga yang lewat,aku terus menunggu dan menunggu akhirnya ada juga angkutan yang lewat.


"pak.....berhenti" teriakku.


"naik neng" ucap supir Angkot,aku mengangguk dan naik


hari ni aku gak ke rumah ibuk bos dulu,aku langsung ke cafe karena aku udah kesiangan.


(sesampainya di cafe).


aku lihat buk bos sudah menungguku,dan benar saja...


"zahra!!,hebat kamu ya jam segini baru datang" ucap buk bos dengan mata yang seperti mau copot dari tengkoraknya.


"a.....nu buk tadi zahra" ucapku gugup.


"anu anu,anu apa??" ucap buk bos judes.


"saya terlambat bangun buk,tadi angkutan umum lama juga datangnya buk" ucapku menjelaskan.


"baik untuk hari ini saya terima alasan kamu, seterusnya saya gak mau dengar alasan yang seperti ini lagi,kalau kamu buat seperti ini lagi kamu pahamkan apa yang terjadi!!!" ucap buk bos emosi.


(aku mengangguk pelan dan kemudian kembali bekerja).


aku mengerjakan tugasku dan mengantarkan semua pesanan kemeja pelanggan.


"mbak-mbak" terdengar suara pelanggan yang memanggil ku.


(aku segera menuju ke meja pelanggan tersebut)


"iya mau pesan apa bang disini kita memiliki daftar menu,ini daftar menunya bang" ucapku sambil menawarkan menu-meni yang tersedia.


(laki-laki tersebut membuka maskernya)


"zahra lo kerja disini" dan ternyata itu elang.


(aku kaget)


"iya lang alhamdulillah sekarang aku kerja disini" ucapku bersyukur.


"udah berapa lama??".Tanya elang.


" belum lama kok lang"jawabku.


"jadi baru ya??" Tanya elang kembali.


"ya kurang lebihnya bisa di bilang gitu sih lang" jawabku tersenyum.


"oh..gitu ya" ucap elang sambil mengangguk.


"kamu mau pesan apa lang jadinya??"aku mengingatkan elang.


" iya...ya akukan disini mau makan,aku mau.... pesan mie goreng spesial aja zah,pedes ya zah"ucap leon tersenyum.


"oke siap ditunggu ya lang" ucapku.


"gak pake lama ya zah,udah lapar ni" kata elang


sambil memegang perutnya.


"iya iya bawel" ucapku tersenyum.


(menuju dapur).


"kak buatkan mie goreng spesial ya dan satu lagi kak pedes ya kak" ucapku ke kak lidya.


"oke siap dek,nantik kalau udah siap kakak panggil ya" ucap kak lidya ramah.


(sambil menunggu kak lidya aku membuat minuman untuk pelanggan dan mengantarkan nya).


"zah...udah siap ni"ucap kak lidya memanggilku.


" oke siap kak"ucapku dengan langsung menjemput mie gorengnya.


(aku kemudian mengantarkannya ke meja elang).


"cepat-cepat sini zahra" ucap leon mengambil dari tanganku.


"eeeeh...hati-hati nanti tumpah lang" ucapku kawatir.


"gak bakal,habisnya kamu lama banger sih" ucap elang yang langsung melahap makanannya.


"segitu laparnya ya??" tanyaku ke elang.


"iya lapar pake banger malahan" ucap leon melahap habis makanannya


(wooooolk....)bunyi Sendao elang.


"isssshhh...elang ganteng-ganteng tapi jorok" ucapku geli.


"biarin kan aku joroknya cuma sama kami" ucapnya cengengesan.


"dasar kamu,yaudah aku balek kerja dulu ya" ucapku pamit ke elang.

__ADS_1


"tunggu sebentar zah" ucap elang menahanku.


"ada apa lagi sih lang,aku gak bisa lama-lama ni nantik aku dimarahin buk bos soalnya" ucapku cemas.


"ya sabar zah" ucapnya menahanku.


"cepetan lang,ada apa" ucapku kembali cemas.


"nantik pas pulang kerja kamu mau kemana lagi??" Tanya elang.


"gak mau kemana-mana aku biasanya langsung pulang" ucapku.


"bagus kalau gitu ,kita bisa jalan-jalan berdua" ucapnya dengan cengir.


"gak aku gak mau" ucapku menolak.


"maulah zah mau ya mau...,ada yang ingin aku omongin juga sama kami zah" ucapnya memelas.


"oke baik sehabis kerja kita jalan" ucapku setuju.


"makasih zahra" ucap leon senang.


(aku kemudian balek dan mengerjakan tugas ku kembali).


'udah jam 12 bentar lagi jam setengah satu aku baru siap siap ke cafe satunya lagi'.ujarku.


"kak aku udah siap ni kak,anterin aku ke cafe satunya lagi bentar kak"kataku ke kak lidya.


" yok dek langsung aja kita berangkat "kata kak lidya mengajakku,aku meyetujui perkataan kak lidya.


kami berangkat dan sesampainya di cafe seperti biasa kak lidya membantuku memberes-bereskan cafe.


" oke udah tertata tapi semua zah,kakak balek lgi ya"kata kak lidya.


"iya kak,makasih banyak ya kak" ucapku.


"iya sama-sama,nantik kalau dah siap disini telvon aja kakak ya zah" ucap kak lidya mengingatkan ku.


"aman kalau itu mah kak" ucapku tersenyum.


"oke dek kakak balek dulu ya" ucapnya kembali.


"iya kak ucapku".


" uhfffff...lagi lagi aku di tinggal sendiri "ucapku mengeluh.


" tuut...tut....tut.."bunyi hanphone ku.


"aduh ini siapa lagi yang minta video call" ucapku sambil menengok hanphone ku.


"leon" ucapku tersenyum.


(aku langsung menganggkatnya).


"hei...assalamu'alaikum tuan putri" ucap leon dengan manisnya.


"walaikumsallam calon imam" ucapku memebalas.


"kamu lagi ngapain zah??" Tanya leon.


"ya seperti kamu lihat,aku lagi di cafe belakang ditinggal sendiri seperti biasanya" ucapku kesel.


(aku kemudian mengangguk dan masih sangat kesel).


"jangan kayak gitu dong zah,senyum zah udahan kayak gitunya ntar kamu mau jelek terus dengan muka kamu yang ditekuk seperti itu"ucap leon mencoba menghiburku.


"a'aaaaa leon ,ya gak maulah" ucapku sedikit merengek.


"ya kalau gak mau coba kamu senyum deh" ucap leon kembali menghiburku.


(aku kemudian tersenyum).


"nah kalau gitukan kamu cantik dan gak ada yang ngalahin kecantikan kamu" ucap leon tersenyum.


"aaahh..kamu bisa aja"kataku.


" ini beneran zah,kalau kayak gini kamu cantik"ucapnya dengan serius.


(seketika pipiku memanas mendengar perkataan leon).


"kenapa tu pipi ucap leon" melihat pipiku yang memerah.


"gak gak kenapa Napa kok" ucapku langsung memegang pipiku.


"ha aku tau pasti pipi kamu merah karena aku bilang kamu cantikkan" katanya dengan sangat pede.


"kepedwan kamu ,pipi aku tu merah ya mungkin disini lagi panas" ucapku ngeles.


ki melanjutkan video call kami dan tertawa terbahak-bahak setiap ada kata-kata lucu yang keluar dari mulut kami berdua.


cukup lama kami vc berdua dan akupun tersadar aku baru bekerja.


"calon imam udah dulu ya,aku malek kerja dulu" ucapku yang ingin menutup video callnya.


"iya tuan putri tutup aja lagian kita udah lama juga ngobrolnya,nantik kamu Kena marah pula kalau gak kerja" ucap leon kawatir kepadaku.


"assalamu'alaikum calon imam,nantik atau besok kita sambung lagi ya" ucapku menyakinkan.


"walaikumsallam tuan putri,siap kalau itu mah,selamat bekerja tuan putri" ucap leon.


(aku mengangguk dan menutup hanphone ku).


aku kemudian kembali bekerja dan melayani pelanggan yang baru datang satu persatu,membuat pesanan mereka dan mengantarkanya begitu seterusnya.


'3 jam kemudian pekerjaanku akhirnya selesai,aku segere menelvon kak lidya


(tut.....tut...tut..)terhubung.


(angkat kak)ucapku.


"assalamu'alaikum kak,zahra udah siap ni kak,jemput zahra kak" kataku.


"oke dek ,kakak segera kesana" ucap kak lidya menutup telvon nya.


tak berapa lama kemudian kak lidya sampai.


"udah dek yok berangkat kita lagi yok" ucap kak lidya mengajakku.


"yok kak" ucapku dengan membawa barang-barang.

__ADS_1


(kamipun sampai di cafe)


aku langsung meletakkan barang-barang yang aku bawa dari tadi,kemudian aku kembali bekerja sekarang giliran aku yang masak dan kak lidya menggantikan tugasku.


(tang tung tang)bunyi alat masak di dapur karena ulahku.


"hati hati zah bawak sabar jangan emosi" kata kak lidya ngeledekku.


"hehehe iya kak,maaf maaf" aku langsung membersihkannya.


"oh ya zah buatkan satu seblak untuk pelanggan zah" ucap kak lidya.


"baik kak" ucapku dengan langsung mengerjakannnya.


(10 menit berjalan).


"jreng..jreng..seblak spesial buatkan zahra udah selesai kak" sahutku.


"wkwkwk...oke siap laksanakan" kata kak lidya mengantarkannya ke meja makan.


semua pelanggan mulai pulang satu-persatu,kalau udah begin I ni waktunya aku pulang.


"kak yok beres-beres biar kita cepat pulang" ucapku mengajak.


"yok dek ,kakak juga udah capek ni ingin bobo manja"ucapnya lebay.


kami berdua pun memebersihkan dan mengepel seluruh cafe,dan akhirnya pekerjaan kami berdua siap.


" semua sudah tetata rapi dan bersih ,sekarang waktunya pulang"ucap kak lidya semangat.


"iya kak yok pulang kita lagi" ucapku tersenyum ke arah kak lidya.


(kami berdua menutup pintu cafenya).


"udah semua zah,kakak pulang lagi ya" ucap kak lidya pamit.


"iya kak,hati-hati kak" ucapku.


dan dari kejauhan aku melihat elang yang dari tadi telah menungguku pulang, aku kemudian berjalan menuju elang.


"hei...lang dari tadi nungguin aku ya lang,maaf ya lang" ucapku meminta maaf.


"iya gak papa,yaudah yok naik ,tapi sebelum naik kamu pakai helm dulu ya" ucapnya dengan memasangkan helm ke kepalaku,mata kami berdua saling bertemu pada saat itu.


"hmmm..makasih ya lang" kataku sambil mengegeserkan tangannya dari helmku.


"sama-sama,yok naik" ucapnya kembali,aku kemudian mengangguk dan langsung naik.


"udah pegangan ntar jatuh" ucapnya cengir.


"gak aku gak mau pegangan sama kami" ucapku menolak.


"yaudah tapi kalau aku bawanya kencang-kencang kamu jatuh jangan salahin aku ya" ucapnya sambil membawa honda.


"iya iya gak bakalan kok" ucapku dengan tetap pada pendirian awal.


(elang kemudian melajukan keceparannya dan mengeremnya)


"elang....!!." ucapku refleks dan langsung memeluknya.


"nah...kan kek ginikan enak kamu pegangan" ucapnya tersenyum.


"apaansih kamu lang" aku melepas pelukanku darinya dan menokok bahunya.


"Aduh...sakit zah" ucapnya kesakitan.


"makannya jangan bercanda mulu" ucapku menggerutu.


"iya..iya tapi kamu pegangan lagi dong zah nantik terjadi kayak tadi lagi" ucapnya mengingatkan.


"iya iya bawel ucapku,sekarang udah bisa jalan kan" ucapku sambil meletakkan tanganku di bahunya.


"iya udah yok" ucapnya sambil membawa honda.


disepanjang jalan tak ada obrolan yang terlontarkan dari mulut kami berdua kamu hanya diam dan menikmati suasana malam.


(elang kemudian berhenti disuatu tempat,tempatnya sangat indah dan benar-benar perfec).


"waw....bagus sekali lang" ucapku takjub.


"baguskan" ucapnya tersenyum.


"iya bagus banget lang,ini lo yang buat sendiri" ucapku masih takjub.


"iya zah,udah kagum-kagumnya dong,sekarang kamu duduk" ucapnya mempersilahkan aku duduk.


(aku mengangguk dan duduk).


"ngomong-ngomong ada keperluan apa kamu ngajak aku kesini lang??" Tanya ku heran.


"sebenarnya.." ucapnya terhenti.


"sebenarnya apa lang" ucapku penasaran.


"uffttt...sebenarnya berat bagi aku untuk bilang ini ke kamu zah ,tapi mungkin ini waktu yang tepat bilang ke kamu kalau aku suka sama kamu zah" ucapnya lega.


"maaf sebelumnya ya lang tapi aku gak bisa nerima perasaan kamu" ucapku


"tapi kenapa zah,karena kamu udah punya yang lain,iya zah iya??" elang balek bertanya kepadaku.


"itu alasan keduaku lang,alasan pertamaku aku gak bisa nerima kamu karena kamu udah aku anggap sahabat dari kecil lang,kita jadi sahabat aja ya lang dan selalu seperti ini,sekali lagi aku mintak maaf ya lang" ucapku dengan sedikit kecewa dengan langsung pergi meninggalkan elang.


sehabis minta maaf ke elang aku langsung balek ke rumah.


(sesampainya di rumah).


aku langsung ke kamar dan mengunci pintu kamarku ,agar siapun tidak dapat masuk ke kamarku,aku melemparkan tasku ke ranjangku.


"apa apaansih elang ,dia menaruh perasaan terhadapku padahal kami dari kecil udah sahabatan,bisa-bisanya dia menarih perasaan terhadapku" ucapku jengkel.


"sebaiknya kamu sholat zah dari pada kamu pikirkan itu gakkan ada habis habisnya" ujarku.


aku kemudian melaksanakan sholat isya selesai sholat isya,aku masih saja bertanya tanya ke diri sendiri kok bisa ya elang menaruh perasaan terhadapku padahal aku nganggap dia cuma sahabat dari dulu.


"ahh...sudahlah zahra dari pada pikiran ini mengganggumu lebih baik kamu tidur" ucapku sambil menarik selimutku kemudian aku memejamkan mataku dan tertidur.


... *......*...


"jangan pernah paksakan seseorang untuk mencintaimu,biarkan saja biarkan hatinya yang memilih kepada siapa dia jatuh cinta dan meletakkan perasaan kepada orang yang menurutnya sudah tepat".

__ADS_1


... -D.s...


__ADS_2