
"Gimana nak leon s nak elang sudah ada kabar mengenai zahra?" ucap ayah zahra.
"belum om kami masih mencari keberadaan zahra om,tapi masih belum bisa di temukan" ujar leon yang wwa panik.
"adakah cara lain agar zahra cepat ditemukan nak?"
"Hmmm sebenarnya ada cara lain om R's waktu itu zahra sudah sampai di kantor adrian jadi kita bisa melihat jelas dengan siapa zahra pergi"ujar elang.
"iya aku juga setuju dengan kamu lang".
" sekarang coba kamu telvon adrian suruh dia melihat CCTV kantor nya di bagian depan kantor"ujar elang.
"oke,aku akan segera menghubungi adrian dan menyuruh adrian melihat CCTVnya" ujar leon segera menghubungi adrian.
tak butuh waktu lama adrian langsung mengangkat telvon adrian pada dering pertama.
π"*hallo assamualaikum adrian".
π"walaikumsallam ada apa leon?,apakah ada kabar mengenai zahra leon?"
π" belum yan justru ,gua disini ingin meminta tolong ke lu"
π"minta tolong apa?insyaallah selagi bisa akan saya bantu"
π"gua mintak tolong sama lo buat lihat dimana posisi zahra waktu itu apa dia benar-benar pergi ke kantor, kami berusaha mencari nya tapi masih belum ketemu Dan bisa jadi dengan usaha ini kita menemukan keberadaan zahra"
π"oke sebentar aku akan menyuruh bawahanku melihatnya".
π"baik kabari kami secepatnya,agar kami segera kesana"
π"oke siap"
leon pun menutup telvonnya.
"gimana leon?apa kata adrian?" tanya ayah zahra.
"adrian bilang dia akan melihat CCTV kantornya om"jawab leon
"kalau begitu kita tunggu saja info dari adrian atau bagaimana" ucapnya mendesak jawaban dari elang maupun leon.
"kalau kita tunggu itu nggak mungkin om bisa jadi nyawa zahra terancam"
d
"iya itu benar om kalau hanya menunggu info dari adrian leon juga kurang setuju om"
"jadi kita harus bahagaimana selanjutnya".
"leon udah ada rencana om selain mencari info dari adrian ,kita bisa melacak melalu kartu zahra dimana dia terakhir dan leon sudah menghubungi teman leon untuk melacak kartu zahra"
"dan apa di bilang kawan kamu nak".
"kawan leon bilang zahra terakhir berada di jalan soekarno om".
" jalan soekarno! om benar-benar takut nak di jalan soekarno ada suatu wilah yang sulit di jangkau bahkan sunyi".
"doakan saja agar zahra tidak ada di wilayah tersebut om" ucap elang menenangkan ayahnya zahra.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
perlahan-lahan zahra mulai membuka matanya,saat membuka kataΒ²nya zahra melihat sekar yang telah berada di hadapannya.
"tolong lepaskan aku" lirih zahra dengan lemah.
"aku takkan melepaskan mu,sekarang kau harus memakan makanan ini makan!makan!" perintah,nya memaksa da memasukkan makanan di mulut zahra.
"cuih...,aku nggak akan memakan makanan dari kamu sampai kapan pun aku tak maau makan dari kamu,lebih baik aku mati kelaparan dari pada harus memakan makanan kamu" ucap zahra melu"lebih lebihdahkan makanannya.
"dasar kau keras kepala!" ucapnya medssnarik hijab yang dikenakan zahra.
"Aaaaaargh..kau menyakiti ku" teriak zahra.
"bagus kalau kau kesakitan karena itu yang aku mau,hahaha" ucapnya terbahak-bahak.
"sudah cukup kau menyakitiku tolong lepaskan aku dan maafkan kesalahan keluargaku,aku mohon" ucap zahra terisak.
"maaf.....tak ada kata-kata maaf bagimu maupun keluarga mu!"
"segitunya kau membenciku dan keluargaku,dendam mu takkan berguna diakhirat maupun di dunia ini,di dunia kau takkan pernah selamat apa lagi di akhirat".
" aku tak peduli itu yang Ku pedulikan adalah balas dendam itu yang aku tau ,selain itu aku tidak tau apa-apa".sinisnya.
"istigfar nyonya,kita bisa menyelesaikan maslah ini dengan baik-baik".
"dengan cara apa kau nemperbaikinya,kau takkan bus membalikkan semua yang telah hilang".
" tapi setidaknya nyonya kita bisa membicarakan ini dengan baik-baik".
"udah cukup zahra aku tidak mau mendengarkan kata-kata yang keluar dari mulut mu" sekar langsung keluar dan meninggalkan zahra.
.
.
.
.
.
leon sering meratapi dan terus termenung dia selalu menyalakan kondisinya karena sampai saat ini ia belum bisa berjalan.
saat leon sibuk termenung dan meratapi kesedihannya tiba-tiba terdengar suara dering ponsel leon.
leon langsung melihat panggilan telvonnya yang tertulis nama adrian di ponselnya,leon langsung mengangkat ponselnya.
π"leon aku sudah tau mengenai zahra"
π"info apa yang lo dapat adrian".
π"zahra dia benar-benar sudah di culik,ia diculik wanita parih baya!".
π"apa!di culik seorang wanita parih baya!".
π"iya benar leon zahra di bius dan di geret".
π"apakah wajah wanita itu sangat jelas adrian?".
π"jelas leon,sepertinya wanita paruh baya itu tidak menyadari adanya CCTV ".
π" bagus kita bisa mendapatkan info dan kita bisa bilang khasus ini kepada polisi".
π"benar leon lo bisa bilang ini ke polisi,tapi boleh aku memberi suatu masukan?".
π"mengenai apa?".
π"lo harus bertanya sama calon mertua lo,apakah dia pernah mempunyai musuh karena mungkin saja zahra di culik akibat musuh dari ayahnya".
π"baik akan kutanyakan dan terimakasih mengenai hal itu dan kami segera kesana gueelang dan ayah zahra akan melihat siapa wanita itu,Siapa tau diantara kami ada yang mengenali wanita parih baya itu".
__ADS_1
π"baik akan aku tunggu kedatangan kalian dikantorku".
leon menutup ponselnya dan memasukkannya ponselnya ke saku celana nya.
"ada kabar baik om" ucap leon kepada auah zahra.
"apa nak?".
" adrian bilang zahra di bawa oleh wanita paruh baya mungkin om mengenalinya atau elang dan saya"ucap elang.
"mungkin saja nak"
"om coba om pikir-pikir om pernah nggak mempunyai musuh bebuyutan" sela elang.
ayah zahra mencoba mengingatnya tapi dia tidak bisa mengingatkan apapun,dan ia hanya bisa menghela nafas dan menggelengkan kepalanya.
"coba om ingat-ingat lagi om mana tau ada?" tanya leon.
"nggak nak setau om ,om dan tante tidak pernah mempunyai musuh" ucap ayah zahra kembali menggeleng.
"kalau begitu baiklah,dan sekarang tijuan kita kemana?" ujar elang.
"kantor adrian lang,kita harus kekantor adrian dan melihat siapa wanita yang dimaksudkan adrian"
elang langsung menganggukkan perkataan leon dan memputar balikkan arah mobilnya ke kantor leon,dengan kecepatan yang bisa di bilang sangat kencang.
πππ
*sesampainya di kantor leon,,,,,,,
ketiga pria itu bergegas menuju ke ruangan CCTV dimana adrian telah menunggu kehadiran mereka.
setelah sampai di ruang CCTV adrian langsung melihatkan rekaman CCTV itu kepada ketiga pria itu.
"tunggu sepertinya om mengenalinya wanita itu tolong hentikan rekamannya".
adrian yang mendengarkan perintah dari auah zahra langsung memberhentikan rekamannya.
" wanita ini...."
"om mengenalinya".
" tentu saja om mengenalinya ia pernah bekerja sama dengan om Dan terjerat sebuah kasus yang membuat om harus memberhentikan nya".
"jadi wanita itu yang menculik sekar yan".
" iya benar"adramian langsung membenarkan perkataan elang.
"dia adalah sekar dia yang menculik anakku!apa tujuannya menculik anakku".
"apa lagi om kalau tidak balas dendam" sela adrian.
"setelah om memberhentikan nya pasti terbesit pada wanita licik itu membalas kan dendam nya,dan akhirnya waktunya tiba dia membalas kan dendamnya kepada zahra" jelas adrian.
"tapi zahra tidak tai apa-apa nak" ucao ayah zahra lesu dan menyenderkan bahunya kedinding.
"tapi bagi musuh dia tidak akan pernah melihat mana yang salah dan mana yang tidak salah om m,yang dia tau adalah balas dendam,dendam yang dia tau" ucap elang.
"yang meraka berdua katakana benar om,tapi kita harus melaporkan semua ini dengan polisi atas kasus penculikan dan agar polisi membantu kita juga om karena ini udah lebih dari 24 jam,dan sehabis kita melaporkan kasus ini ke polis kita harus mencari zahra di jalan soekarno-hatta satu persatu om,walaupun mungkin memeriksa seperti itu membuang waktu dan lambat".
" tapi tenang aja leon aku akan menyuruh anak buahku mencari zahra agar meringankan kalian"ucap adrian.
"dan anak buahku juga bisa kita manfaatkan untuk mencari zahra".kata elang.
" kalau gitu kita berpencar mencari zahra "
"iya kita harus berpencar karena nyawa zahra dalam bahaya!" ucap ayah zahra penuh kekawatiran.
...*.....*...
__ADS_1
"tidak seperti itu caramu menyelesaikan masalah perbuatan yang keji di balas dengan yang keji,tapi balaslah perbuatan keji tersebut dengan kebaikan dan biarkan allah membalas kan semua yang telah kau dapatkan dari orang yang berbuat buruk padamu".
..." D.s*"...