Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
8.pertemuan


__ADS_3

suara angin yang bergemuruh ,dan suara kilatan kilatan Petir,seolah-olah itu semua mewakili perasaanku,aku kini terlalu hancur karena melihat story leon ,yang pindah keluar kota.aku harus pergi ,aku harus menemui leon apapun yang terjadi,aku mengambil payungku berjaga-jaga kalau terjadi hujan.


aku melihat lihat wps agar aku tau keberadaan leon sekarang dan ya aku menemukannya ,aku segera menyusul kesana.


sesampainya aku disana ,aku melihat leon


aku langsung memanggilnya"Leon"ucapku.


"ngapain lo kesini zahra"ucap leon lugas.


" kamu jahat leon,kamu pergi tapi kamu gak bilang bilang sama aku"ucapku kecewa.


"emang lo siapanya gue,agar gue harus lapor semua ke lu" ucapmya kembali lugas .


ntah kenapa hatiku tergerak untuk mendekati leon.mataku dan mata leon saling bertemu.


"aku siapa kata mu,aku orang yang bodoh yang mulai mencitai mu leon" ucapku memukul mukul Dada leon,leon menepis tanganku.


"dan sekarang aku bilang ke lo berhenti untuk menyukai gue,berhenti untuk jatuh cinta sama gue" ucapnya tegas.


aku perlahan lahan mundur dari leon ,karena aku benar benar sangat kecewa dengan perkataannya,aku kemudian pergi meninggalkan leon ,aku mencoba menahan tangis yang dari tadi aku tahan di dekat leon dan kini semua lepas begitu saja.


hujan tak lama ikut Serta menjadi Saksi kesedeihanku pada saat itu.


aku pergi ke tempat dimana aku bisa sendiri dan tanpa harus ada orang yang mengusikku.


"oke leon baik kalau itu kemauanmu ingin menjauh dari ku seharusnya bilang dari awal,jangan memberi ku harapan seperti ini seolah olah aku yang terlalu berharap kepadamu" ucapku dengan nangis yang terisak- isak.


aku menghabiskan waktuku menyendiri sampai semua pikiranku benar-benar tenang.


"udah zahra sekarang lo bangkit lo harus bisa move on dari leon" ucapku kembali bangkit dan tiba-tiba....


"BYUARRR...." begitu saja ketika aku melihat leon menghampiriku dengan basah kuyup.


"mau ngapain kamu kesini ,bukannya sudah cukup puas kamu menyakiti hatiku!!" ucapku dengan nada yang tinggi.


"aku kesini ingin mintak maaf ke kamu zahra" ujarnya sangat kecewa dengan perkataannya sebelumnya.


"untuk apa kamu mintak maaf gak perlu ada kata kata maaf lagi diantara kita,lagian kamu bukan siapa-siapa aku juga leon!!" ucapku dengan Nada kesal dan aku pergi meninggalkan leon,tapi leon memegang tanganku menyuruhku untuk berhenti.


"lepaskan tanganku leon,sekarang aku mau pergi lepaskan!!" ucapku dengan nada yang masih sangat kesal.


"udah cukup zahra sekarang waktunya lo yang mendengarkan kata-kata gue" ucap leon dengan menarik tanganku dan kini mata kami saling beradu.


"apa kata-kata apa yang harus aku dengar leon,kata-kata yang bisa menyakitkan aku lagi" ucapku kesal.


"jujur zahra sebenarnya kalau boleh jujur perasaan aku tu ke kamu sama perasaan kamu ke aku" ucap leon dengan sangat mengejutkan ku.


"gak mungkin leon gak mungkin kamu pasti bohongkan ,kamu pasti mengada ngadakan,jujur jujur ke aku leon" jawabku dengan tangis yang tak bisa aku tahan lagi.


"gak zahra aku gak bohong,aku benar-benar menyukaimu saat aku bertemu kamu, aku mulai jatuh cinta padamu zahra" ucap leon yang langsung memelukku.


"kalau kamu benar suka kenapa kamu gak jujur dari awal leon" ucapku dengan melepaskan pelukan leon.

__ADS_1


"aku udah berusaha untuk jujur ,tapi tetap aja aku gak bisa zah,dan sekarang mungkin waktunya aku ngomong jujur ke kamu zahra bahwa aku benar-benar sayang sama kamu dan itu tulus zahra" ucap leon serius.


"tapi sekarang udah terlambat leon,kamu sekarang akan pergi dan di pindah tugas kan keluar kota" ucapku sangat kecewa.


"itu salah satu penyebabnya zahra aku gak ingin kamu kecewa karena aku dipindahlan keluar kota,tapi aku lebih sakit melihat kamu sedih ketika mendengar perkataanku yang menyakitkanmu" ucapnya menyesal.


"sekarang aku harus gimana leon, disaat aku ingin benar benar ingin melupakan mu kini kamu datang dan mengungkapkan semuanya" ucapku kembali bertanya.


perkataan jujur leon bukan membuat hatiku menjadi senang atau bahagia justru membuat hatiku semakin rapuh,menurutku kenapa dia harus jujur ketika aku ingin melupakannya ,ketika dia harus pindah juga keluar kota.


"yang harus kamu lakukan ke aku zahra aku cuma minta satu dari kamu,jangan pernah melupakanku dan teruslah mencintaiku" ucap leon menatapku.


"baiklah kalau itu mau kamu ,aku zahra akan selalu mencitaimu dan selama-lamanya akan mencintai mu" ucapku dengan membalas tatapannya.


aku memang tidak bisa bilang tidak ke leon karena aku benar-benar mencintainya,dan mungkin memang benar selama lamanya.


"makasih zahra,makasih karena kamu akan tetap selalu mencintaiku" ucap leon kembali memelukku ,aku mengangguk dan tersenyum karena kini aku sangat lega ketika mengetahui perasaan leon kepadaku.


"sekarang kita jalan jalan yok,sekarang hapus air mata kamu dan teruslah tersenyum seperti ini" ucap leon melepaskan pelukannya dariku dan mengelus pelan kepalaku.


"iya...iya aku gak akan nangis lagi leon,yuk sekarang kita jalan-jalan yuk" ucapku tersenyum sambil mengapus air mata dipipiku.


"yaudah yok,kita jalan-jalan ada satu tempat yang ingin aku perlihatkan ke kamu" ucap leon memegang tanganku dan mengajakku pergi.


leon mengajakku kesuatu yang memang benar ini sangat indah dan luar biasa indahnya,hujan mulai reds dan pelangipun terlihat.pada saat itu pemandangannya benar benar sangat liar biasa indahnya.


"tempat ini pasti tempat yang sering kamu kunjungi ketika kamu sedih ya leon" ucapku menatapnya.


"iya disinilah tempat dimana aku melepaskan kesedihan,amarahku,semuanya disini,dan kamu orang pertama yang aku ajak kesini tempat favoritku" ucap leon tersenyum kearahku.


kami berdua berjalan jalan dinembatan sekitaran situ dan menikmati suasana pada saat itu.


"Hmmm kalau kamu pindah keluar kota,aku pasti sendiri gak ada kawannya" ucapku sedih.


"siapa bilang sendiri,kamu ini kayak zaman dulu aja kamu buat,sekarangkan bisa video call,izinkan agar aku bisa selalu video call dengan kamu tuan putriku" ucap leon dengan mencubit hidungku


"aduh..sakit leon kamu in pake cubit hiding aku segala,kamu gak perlu mintak izin buat video call ke aku,dan aku akan selalu mununggu video call dari kamu" ucapku tersenyum lebar ke arah leon.


haripun semakin gelap.


"zah udah gelap ni,aku antarin kamu pulang aja langsung ya" ucap leon aku menganggukkan perkataanya.


leon mengantarkanku pulang,sesampainya dirumah...


"leon??" ucapku.


"iya zahra,kenapa?" Tanya leon.


"makasih banyak ya untuk hari ini,makasih" ucapku tersenyum ke arahnya.


"iya sama-sama zahra,dan aku juga ingin bilang makasih juga karena kamu akan selalu mencintaiku" jawab leon menatapku.


tiba tiba suasana saat itu menjadi Henning seketika.

__ADS_1


"zahra" leon"ucap kamu serentak.


"kamu aja dulu leon" ucapku mempersilahkan.


"aku ada sesuatu buat kamu" ucap leon yang membuatku penasaran.


"apa itu leon??" tanyaku penasaran.


"tutup matakamu ,dan ulurkan tangan kamu" ucap leon tersenyum kepadaku.


aku menuruti perkataannya ,dan menutup mataku serta aku ilurkan tangan ku ke arahnya,aku merasakan suatu barang yang dikasih leon ketanganku,aku membuka mataku...


"wah... bagus sekali gelang ini leon" ucapku sangat gembira melihat gelang bergambarkan seorang tentara dan seorang gadis.


"iya di pake ya zah dan dijaga baik baik seperti kamu menjaga hati kamu agar selalu mencintaiku" ucap leon mempercayaiku ,aku mengangguk ngangguk .


"leon boleh pasangin gak" ucapku manja kepada leon.


"dasar kamu anal manja pasang gelang aja harus dipasangin,sini biar aku pasangin" ucap leon dengan mengambil gelang di tanganku dan memasangkannya.


"wow ini benar benar sangat indah leon,makasih banyak ya leon" ucapku sambil terus memandang gelang pemberian leon.


"iya sama-sama ,aku pergi dulu ya udah malam ni soalnya ,good night tuan putri" ucap leon mengelus pelan kepalaku.


"hati hati ya leon,dan kamu harus Jaga diri kamu baik-baik ya" ucapku kawatir.


"iya siap tuan putri" ucap leon dengan melambaikan tangannya.


aku melihat terus kearah punggung leon ,sampai leon sudah jauh dan benar-benar tidak kelihatan lagi.


"hati hati ya leon aku akan selalu menunggu mu dan mendukungmu walaupun jarak menjadi penghalang diantara kita" ucapku didalam hati.


setelah leon pergi aku masuk ke dalam rumah.


"sudah pulang nak" terdengar suara ibu.


"iya udah bu,barusan sampe"ucapku tersenyum ke arah ibu.


" sepertinya hari ini kamu bahagia kali nak"ucap ibu yang mulai mengusikku.


"heheheh iya nih bu" ucapku cengengesan.


"kalau boleh tau anak gadis ibu bahagia karena apa" ucap ibu yang mulai penasara.


"ada deh,zahra masuk kamar dulu ya bu..,dadada ibu" ucapku sambil mencium pili ibuku.


ibu hanya bisa tersenyum dan menggeleng gelengkan kepalaku melihat kelakuan ku pada saat itu.


aku masuk ke kamarku,sesampainya dikamar aku berbarinf dan tersenyum senyum sendiri melihat gelang pemberian leon,aku melihat lihat gelang leon sampai mataku mula mengantuk dan aku mulai memejamkan mataku.


... *............*...


"kamu pantas memperjuangkan cinta kamu ketika orang yang mencintai kamu juga berjuang untuk kamu"

__ADS_1


... -D.s...


__ADS_2