Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
11.aku diberhentikan.


__ADS_3

suasana dipagi hari yang begitu indah,ditambah suara kicauan burung-burung yang sangat merdu dan menenangkan.


"wah... pagi ini sangat sejuk dan cerah ya" ucapku sambil membuka jendela.


"udaranya juga sangat sejuk sekali, aku suka dengan pagi ini" ucapku tersenyum.


"oh iya ya ,hari inikan aku masuk kerja" ucapku dengan menepuk keningku.


aku kemudian membereskan tempat tidur ku,dan bersiap siap untuk pergi kerja.


"zah kalau kamu pergi kerja serapan dulu ya nak,ibu udah siapain ni serapan buat kamu" terdengar suara ibu di balik pintu menyuruhku serapan.


"iya baik bu,zahra siap-siap sebentar ya bu" ucapku sambil bersiap siap.


(menuju meja makan)


"zah sini zah ,ibu udah buatin serapan yang super enak buat kamu" ucap ibu antusias.


(aku kemudian duduk di meja makan).


"wow....wow ini enak banget bu serius,ini menu serapan terenak yang aku coba" ucapku dengan lahap menyantap makananku.


"betulkan kata ibu,ni nak tambah lagi" ucap ibu menawariku.


"gak usah bu ,nantik zahra kekenyangan bu terus zahra susah kerjanya" ucapku tersenyum.


"hehehee iya juga ya nak,kalau gitu habisin yang itu dulu" ucap ibu dengan senyuman yang sangat manis di bibirnya.


"oke siap buk,laksanakan" kataku sambil tertawa.


"dasar kamu zahra,ya sudah kamu lanjut makan ya ibu mau menyiram bunga sebentar"ucap ibu pergi dan aku menganggukkan perkataannya.


(aku melahap makananku).


" alhamdulillah akhirnya selesai juga"ucapku selesai makan.


"serapan udah,sekarang waktunya pergi kerja" ujarku yang langsung meninggalkan meja makan.


sampainya diluar rumah aku melihat ibu yang sedang asyik dengan bunga-bunga yang ditanaminya


"ibu zahra udah selesai makan,zahra pamit ya bu" ucapku dengan mencium punggung tangan ibuku.


"iya nak hati-hati kerjanya ya nak" ucap ibu.


"iya bu,daaaaa....bu zahra berangkat dulu ya bu" ucapku sambil berjalan keluar mencari angkutan umum.


(menunggu angkutan umum).


kebetulan gak berapa lama ada angkutan umum yang lewat.


(aku melambaikan tanganku).


"angkot neng" ucapk pak sopir.


"iya pak" ucapku dengan menaiki angkot tersebut.


pengalaman yang akan selalu aku ingat ketika aku pergi kerja menaiki angkutan umum.oni kenangan kecil yang paling indah.


"udah sampai neng" ucap pak supir.


"dah sampai ya pak??" tanya ku.


"iya udah neng" jawab pak supir.


(aku turun dari angkot)


"ini pak,makasih ya pak" ucap ku sambil bayar.


"iya sama-sama neng" ucap pak supir tersenyum dan kemudian pergi.


hari ini aku gak terlambat pergi kerja,jafi aku nolong buk bos dulu kerumahnya.


(sesampainya di rumah buk bos).


"assalamu'alaikum buk" ucap ku


"waalaikumsallam zah,yok masuk" ucap buk bos menyuruhku masuk.


(aku mengangguk dan kemudian masuk).


"zah ibuk mau bilang sesuatu ke kamu"ucap ibuk bos.


"mau bilang apa buk??" tanyaku penasaran.


"maaf sebelumnya ya zah,ibuk ingin besok kamu udah gak masuk kerja lagi" ucap buk bos serius.


(sontak kata-kata itu langsung menusuk kedalam hatiku)


"tapi kenapa buk??" ucapku yang masih bertanya-tanya.


"ibuk udah punya karyawan baru,sini ciwi masuk" ibuk bos menyuruh anak baru itu masuk.


(aku melihat ke arah anak baru tersebut).


"oh yang itu ya buk,yaudah buk zahra pergi dulu,karena ibukkan udah punya karyawan baru" ucapku tersenyum dan pamit.


(aku berusaha menahan air mata ku saat itu).


aku berjalan keluar rumah buk bos dan benar saja aku tidak dapat menahan air mataku,yang dari tadi sudah berusaha aku coba agar tidak jatuh tapi sekarang tetap saja jatuh.

__ADS_1


"hiks....hiks...kenapa ibuk bos jahat banget sih,iya dia bilang tapi gak kayak gini juga,apa salah aku coba" ucapku sambil menangis.


aku kemudian berjalan ntah kenapa ,aku ingan dimana leon pernah mengajakku ketempat itu.


"lebih baik aku pergi kesana saja,untuk menenangkan diri" ucapku menghapus air mataku.


aku menaiki salah satu ojek yang dekat dari sini.


"pak ojek pak" sahutku memanggil.


"ojek neng" ucap tukang ojek menghampiriku.


"iya pak" ucapku.


"mau kemana neng??" tanya tukang ojek.


"antarin saya kesitu ya pak" ucapku sambil menunjukkan arah tempatnya.


"baik neng" ucap tukang ojek.


"berhenti pak...sampai disini aja antarinnya" ucapku menyuruh tukang ojek berhenti.


"disini aja neng??"tanya dengan memberhentikan honda.


"iya pak disini aja" jawabku singkat.


"ni pak uangnya,makasih banyak ya pak" ucapku memberikan uangnya.


"iya sama-sama neng" ucapnya dan kemudian pergi.


aku berjalan sedikit untuk sampai ketempat tujuanku.


"uffft.... akhirnya aku sampai juga disini" ucapku lega.


(aku menaiki jembatan yang ada disana)


"hmmmm....coba aja leon tugas disini aku pasti gak bakal sendiri" ucapku mengeluh.


tiba-tiba handphoneku berbunyi dari tasku.


(mengambil handphone dari tas ku)


dan ternyata"Leon"ucapku senang.


(aku mengangkat telvonnya)


"assalamu'alaikum tuan putri" ucap leon dengan manisnya.


"walaikumsallam calon imam" ucapku yang masih sangat sedih.


"kamu lagi dimana" ucap leon.


"Oooo...kamu lagi disitu ya tuan putri" ucap leon.


"iya aku lagi disini,aku rindu dengan seseorang dan aku juga berusaha menepi dan menyendiri untuk sementara" ucapku sedih.


"kenapa kamu kok sedih zah,biasanya kamu gak pernah sesedih ini,apa lagi harus pergi ketempat yang pernah aku tunjukin ke kamu" ucapnya bertanya tanya.


"hiks...hiks....aku dipecat leon dan sekaramg aku gak kerja lagi" ucapku sambil nangis.


"kamu di pecat,kenapa??" ucapnya kaget.


"ntahlah leon aku sendiri juga gak tau,lagian buk bos udah ada yang baru juga" ucapku murung.


"hmmm....gak papa hari ini kamu boleh sedih sepuas kamu, tapi bukan berarti satu kesedihan membuat cita-cita kamu yang ingin kamu capai jadi hancur karena satu kesedihan kamu" ucap leon mencoba menasehatiku.


"iya benar leon" ucapku mengangguk.


"sekarang kamu senyum ya,hapus tu air mata kamu jelek tau" ucapnya menjahiliku.


(aku menghapus air mataku kemudian tersenyum).


"nah gitu dong kalau gitu kan kamu kelihatan cantik" ucapnya tersenyum.


"jadi selamat ini aku gak cantik" ucapku merajuk.


"kamu gak pernah jelek kok dimataku ,kamu akan selalu dan selama-lamanya akan begitu" ucap leon mencoba membujukku.


"masak" ucapku yang masih merajuk.


"iya tuan putri,kamu selalu cantik apapun ke adaan kamu" ucap leon kembali membujuk ku.


"haaaaaa....makasih calon imam" ucapku tersenyum.


"nah...sekarang jangan sedih lagi ya,dan kalau kamu rindu aku telvon aja aku atau gak lihat aja gelang pemberianku,masih adakan gelangnya??" ucap leon.


"ya masihlah ni lagi aku pake" aku menunjukkan gelang pemberiannya.


"baguslah kalau gitu terus dipake ya,dan satu lagi jangan kelamaan disananya ,cepat balek pulang ya tuan putri bentar lagi sore" ucapnya kawatir.


"iya siap calon imam,sebentar lagi aku pulang kok" ucapku tersenyum.


"yaudah aku tutup dulu ya telvonnya, karena aku ada tugas dan satu lagi jangan lupa selalu tersenyum" ucapnya mengingatkan.


"iya iya baok pak bos" ucapku tersenyum.


"daaa....assalamu'alaikum tuan putri" ucapnya pamit.


"dadaa....walaikumsallam calon imam" ucapku tersenyum.

__ADS_1


(aku kemudian menutup telvon ku).


aku kembali menikmati suasana tempat yang udah dari tadi keindahannya udah terlihat jelas di depan mataku.


"untung saja hari ini aku kesini kalau gak,aku bakalan sedih-dedih terus nih" ucapku lega.


1 jam lebih aku menikmati pemandangan yang ada disana,dan sekarang waktunya aku balek ke rumah karena hari sudah sore.


(aku mencoba mencari kendaraan untuk pulang).


"stooooppp...berhenti pak,ojek pak" ucapku meneriaki.


"iya naik neng "ucap tukang ojek.


(mengarah pulang).


" berhenti pak,udah sampai pak"ucapku menyuruh berhenti.


"udah sampai neng" ucapnya.


"iya udah pak" ucapku dengan langsung memberikan uang kepadanya.


"makasih neng"katanya.


" iya pak sama-sama"ucapku dan masuk ke dalam rumah.


( memasuki rumah).


"kok cepat pulanhnya nak" terdengar suara ibu yang berda di ruang tengah.


"iya bu" ucapku langsung memeluknya.


"log kenapa zah,pulang-pulang langsung meluk ibu" ucap ibu kebingungan.


"zahra di pecat bu" ucapku sedih.


"ya sudah nak,gak papa pekerjaan diluar sana masih banyak menunggu mi dan mungkin pekerjaan hari ini bukan rezeki mu nak" ucap ibu menghiburku.


"iya bu ,ibu memang benar" aku memperkuat pelukanku dan ibu membalasnya.


"makasih ya bu,karena ibu selalu ada untukku" ucapku tersenyum kepada ibu.


"iya nak sama sama" ucap ibu membelai kepalaku dengan lembut.


"ya sudah sekarang kamu harus tetap semangat" ucap ibu menyemangatiku.


"iya bu" ucapku mengangguk.


"yaudah bu zahra masuk kamar dulu ya bu,ada sesuatu yang ingin zahra kerjakan bu" ucapku.


"iya nak" ucap ibu tersenyum.


"zahra ke kamar dulu ya bu" ucapku izin ke kamar.


"iya nak" ucap ibu.


(aku masuk ke kamar).


dan kemudian mengerjakan tugas yang telah diberikan dosen kepadaku.


(aku mengerjakan tugas dari dosen sambil menghidupkan musik)


suara lantunan musik membuatku sangat rileks dalam mengerjakan tuga dari dosen.


2 jam lebih sudah aku mengerjakan tugas dari dosen.


"akhirnya siap juga" ucapku dengan menepuk-nepuk kedua tanganku.


aku kemudian mandi,sholat,dan terakhir makan.


(aku menuju ruang makan).


"eh tumben anak ibu keluar untuk makan,biasanya diet gak mau makan malam" ucap ibu sedikit mengejekku.


"hehehe hari ni zahra lapar bu ,makannya zahra keluar untuk makan" ucapku cengengesan.


"yaudah kamu makan yaibu sama ayah baru saja selesai makannya" ucap ibu.


"iya buk" ucapku tersenyum.


(aku kemudian melahap makananku).


(uwak....)bunyi sendaoku.


"alhamdulillah akhirnya kenyang juga" ucapku bersyukur.


aku langsung balek ke kamar.


(uwaaaaa)aku menguap.


"tumben jam segini mataku udah ngantuk" ujarku.


aku kemudian menarik selimutku dan memejamkan mataku.


... *.........*...


"seseorang pernah berkata pada diriki,jangan pernah menyerah karena ada satu ke gagalan,satu kegagalan bukan berarti membuat kamu berhenti untuk meraih mimpimu,jadi teruslah bermimpi sampai tujuanmu terwujud".


... -D.s...

__ADS_1


__ADS_2