
*saat sedang asyik memancing bersama leon dan tatiana, handphone zahra bergetar,zahra pun melihat handphonennya dan teryata ada pesan dari sahabatnya moana.moana kembali mengingatkan zahra tentang pernikahannya.
"kenapa zah?" tanya leon yang melihat zahra menaikkan Ali's nya saat melihat pesan yang masuk dari handphonennya.
"itu camam moana mengingatkan ki tentang pernikahannya yang di selenggarakan besok dan bisa-bisanya aku melupakan hal itu." jawab zahra sambil menutup hanphonenya dengan raut wajah sedih.
"Hmmmm jangan memasang wajah seperti itu,aku tidak suka kalau tupaiku memasang wajah sedih seperti itu,lupa itu adalah hal manusiawi jadi kamu tidak perlu sedih seperti itu,lagiankan kamukan belum terlambat tupaiku" ucap leon membelai lembut pipi zahra.
"kamu benar juga ,tapi habis ini kamu mau nggak nemani aku membeli hadiah untuk sahabat tercintaku itu" kata zahra sambil memegangi tangan leon yang berada di wajahnya.
"tentu aku mau zahra,selagi aku bisa aku akan menemani mu" ucap leon tersenyum.
"kak zahra,bang leon siap-siap kalian bakalan kalah tatiana sebentar lagi akan mendapatkan ikan" teriak tatiana yang sontak membuat zahra dan leon sangat terkejut ,dan mereka berdua melanjutkan untuk memancing kembali.
"siapa bilang kakak mau kalah,kakak nggak mau kalah dan akan mengalahkan mu tatiana,lihat saja kamu kan hanya akan mendapatkan bukan mendapatkan" ucap zahra menyungginggkan senyuman liciknya.
"kita lihat saja kak ,siapa yang menang!"ucapan tatiana seolah-olah menantang zahra.
" oke"ucap zahra langsung mengambil ancang-ancang dan mulai memancing.
"uft....mulai lagi sepertinya persaingan kakak adik ini" ucap leon yang hanya bisa menghela nafas melihat perdebatan kakak adik itu.
"kamu nggak ikut camam" sahut zahra.
"ikut ,tapi sekarang aku ingin menjadi wasit antara kakak dan adik ini" lirih leon.
"baiklah" ucap zahra.
"lihat ini aku dapat satu" ucap tatiana sangat girang.
"oke ,1-0" ucap leon yang membuat zahra menatap tajam ke arah nya.
"Yeeeey aku juga dapat" ucap zahra melompat sangat kegirangan.
"1-1" ucap leon yang benar-benar menjadi wasit antara zahra dan tatiana.
persaingan sengit antara kakak dan adik itu berjalan sangat cukup lama,dan akhirnya pemenangnya di menangkan oleh gadis kecil nan imut tatiana.
"Dan pemenangnya ialah....." ucap leon.
"tatiana!" ucapnya yang membuat tatiana sangat senang mendengarnya dan melompat-lompat sangat bahagia.
"kak zahra malah sama aku" ucap tatiana mengejek kakaknya itu.
"biarin!!" balas zahra sinis.
"jadi sebagai pemenangnya aku boleh donginta sesuatu kepada kak zahra" ucapnya menggoda kakaknya.
"apa?"tanya zahra menatap tatiana.
" kak zahra harus beliin aku permen yang banyak ,ice krim yang banyak dan coklat yang banyak"ucap tatiana sangat antusias.
"Wow bisa-bisa bangkrut ni kakak" ucap zahra menatap adiknya dan tatiana juga membalas tatapan kakaknya itu dan mereka pun tertawa.
"gimana deal kak" ucap tatiana mengulurkan tangannya.
"oke deal" ucap zahra menyambut dengan baik tangan mungil adiknya.
leon yang hanya menyaksikan kelakuan adik kakak itu hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya,dan leon baru sadar disisi dewasa dan bijak zahra ,leon baru menyadari ada sisi kekanak-kanakan di diri zahra yang membuat leon sangat mencintainya memikirkan hal itu leon menjadi tersenyum-senyum sendiri.
"ada apa??" tanya zahra dengan sangat bingung melihat kekasihnya yang senyum-senyum sendiri.
"nggak ada" ucap leon yang hanya mengerdikkan bahunya.
__ADS_1
"oh baiklah" ucap zahra.
"kalau udah siap mancing kita balik pulang yok dan mencari rumah makan terdekat aku lapar ni" ucap leon memegangi perutnya.
"udah dong ,kita bisa pulang" ucap zahra dan tatiana serentak ,yang membuat leon mengerutkan keningnya.
leon ,zahra dan tatiana kemudian masuk ke dalam mobil.leon menjalankan mobilnya dengan sangat lamban ,dia sengaja memelankan kecepatan mobilnya agar dia visa melihat rumah makan terdekat.
"nah...itu dia " ucap leon memarkirkan mobilnya didepan rumah makan.
"tatiana mau ayam goreng karena tatiana suka ayam goreng" ucap tatiana langsung turun dari mobil yang disusul leon dan zahra.
"iya-iya kita bakalan makan ayam goreng" ucap leon mencubit. pipi tatiana yang sangat cabbi dan sangat menggemaskan itu.
mereka bertiga pun masuk dan langsung duduk di salah satu meja kosong yang ada disana.
"kamu pesan apa pai,mau ayam goreng juga?" tanya leon.
"boleh camam" ucap zahra menyunggingkan senyum termanisnya.
"oke tunggu sebentar, ratu dan tuan putri" ucap leon sangat lembut yang membuat zahra tersipu malu.
"sebentar lagi makanannya akan sampai" ucap leon sambil duduk di sebelah zahra,tatiana dan zahra mengangguki perkataan leon.
tak lama kemudian pun makanan mereka pun datang,dan mereka sangat menikmati makanan yang telah dihidangkan dihadapan mereka.saat menikmati makanannya zahra melihat leon yang hanya mengacak-acak makanannya.
"katanya lapar camam,kok malah diacak-acak saja makanannya" lirih zahra.
"hmmmm" gumam leon.
"ada apa camam ,cerita dong sama aku" ucap zahra sambil menggenggam tangan kekasihnya.
setelah menghela nafas panjang barulah leon mulai bercerita dengan zahra.
"sebelum aku cerita kamu nggak boleh marah apa lagi memasang wajah sedih" ucap leon.
"jadi gini pai,aku di tugaskan dengan waktu cukup lama diwilayah perbatasan ,sebenarnya aku ingin menolaknya dan menemani mu disini ,aku sangat bahagia saat aku bersamamu dan menghabiskan waktu bersamamu" ucap leon dengan raut wajah sedih.
"jangan pernah menolak pekerjaan mu itu camam,aku tidak ingin melihat leon ku yang sangat aku kenal berhenti memperjuangkan negaranya dan membela negaranya hanya untuk bersama tupainya ini" ucap zahra yang berusaha tersenyum.
"tapi pai,aku..." ucap leon yang dihalangi zahra.
"Ssssttt...jangan seperti itu aku mohon ,jika kamu menolak pekerjaan mu karena satu alasan yaitu aku,aku nggak bakalan nerimanya camam" ucap zahra mencoba membangkitkan semangat juang leon.
"baiklah aku akan menyetujuinya,tapi bolehkah aku meminta satu hal lagi kepada mu zahra" ucap leon menatap zahra dengan penuh keseriusan.
"tentu saja boleh camam" ucap zahra yang kembali menyunggingkan senyumannya.
"maukah kau sekali lagi menungguku,aki bakalan janji selesai dengan tugas ku aku akan melamar mu" ucap leon menatap zahranya itu.
"aku akan selalu menunggu mu dan akan selalu seperti itu,dan begitupun lamaran mu yang akan selalu aku tunggu" jawab zahra yang membuat leon sangat kagum dengan jawaban zahrnya itu,sontak leon ingin memeluk zahranya itu,tapi zahra melarangnya karena masih ada tatiana bersama mereka,leon pun menggangguk mengerti dan sangat paham akan hal itu.
"terimakasih tupai ku" bisik leon yang mungkin hanya itu yang dapat leon sampaikan.
"iya sama-sama, lanjutkan makannya gih dan jangan mikir macem-macem ,aku akan selalu mencintai mu dan akan seterusnya aka begitu" ucap zahra menatap wajah kekasihnya itu.
leon hanya menganggukkan dengan penuturan zahra dan kembali melanjutkan makannya.
kini leon sangat taking memang zahralah yang sangat pantas untuk mendampinginya sebagai teman hidupnya.
selesai makan leon langsung membayar makanan, sementara tatiana dan zahra sudah menunggu leon di dalam mobil.kemudian leon menyusul tatiana dan zahra ke dalam mobil dan kbali menjalankan mobilnya.
leon tidak lupa dengan kata-kata zahra bahwa ia ingin membeli hadiah untuk moana,leon pun yang melihat took aksesoris kembali memarkirkan mobilnya.
__ADS_1
"ada apa kok malah berhenti?" tanya zahra.
"kan kamu sendiri yang bilang sama aku pai ,kamu mau beli hadiah untuk moana,kebetulan ada took aksesoris disini dan aku memberhentikan mobilku" jelas leon,zahra kemudian menepuk keningnya karena dia sendiri yang bilang kepada leon dan dia sendiri yang lupa begitu saja.
"kami sama tatiana tunggu di dalam mobil saja,biar aku saja yang turun cuma sebentar kok" kata zahra.
"oke sips" ucap leon singkat.
zahra kemudian turun dari mobil dan memasuki toko aksesoris,setelah memeilih-milih beberapa barang akhirnya zahra menemukan satu hadiah yang mungkin sangat pas buat pernikahan pak adrian dan moana.zahra memilih gelang bayi untuk hadiah sahabatnya itu entah apa yang dipikirkan zahra saat itu tapi zahra sangat menyukai gelang bayi itu Dan ingin memberi itubkepada sahabatnya.
"mbak tolog ini belanjaan saya di bungkus dengan kado ya mbak" ucap zahra dengan kasir.
"baik kak,ditunggu sebentar ya kak" ucap kasur tersebut dan diangguki zahra.
beberapa menit kemudian zahra melihat kasir tersebut membawa bingkisan kado yang sangat cantik di tangan kasir itu.
"ini kak" ucap kasir itu memberikan bingkisan kado itu kepada zahra.
"terimakasih mbak" ucap zahra mengambilnya dan membayar gelang bayi tersebut.
zahra kembali ke dalam mobil,melihat tatiana yang sudah tertidur pulas,leon yang menyadari akan hal itu hanya tersenyum.
"dia mungkin lelah zah,makannya dia tertidur.bagaimana hadiahnya apakah kamu sudah menemukan yang pas buat moana?" tanya leon.
"sudah" jawab zahra.
"hadiah apa yang kau berikan kepada moana zahra?" tanya leon sambil menyetir mobilnya.
"gelang bayi" ucap zahra dengan polosnya.
leon yang mendengar hal langsung tertawa Dan tentunya itu membuat zahra sangat risih.
"ada apa??ada yang salah ya dengan kado yang aku pilih" ucap zahra bertanya-tanya.
"nggak kok pai,hanya saja aku baru tau tupai ku memiliki selera humor yang sangat bagus" ucap leon kembali melanjutkan tertawaannya.
"memang kenyataannya seperti itu bukan bagus lagi tapi sangat bagus, ngomong-ngomng aku sangat suka dengan tertawa mu yang satunya ini" ucap zahra yang membuat leon sangat bingung ,bukannya marah atau kesal justru zahranya sangat menyukai tawanya.
mereka pun terdiam dan larut dalam suana perjalanan pulang,1 jam setengah mereka menghabiskan waktu perjalan pulang.
๐๐๐๐
sesampainya di rumah zahra.
"pai besok aku masih bisa kok nemani kamu ke acara pernikahan moana,aku akan menjemput kamu ya" ucap leon yang membuat zahra tersenyum bahagia.
"iya aku tunggu kamu besok,sekarang kamu pulang gih hari sudah sangat malam dan aku tau kamu juga sudah capek karena seharian ini kamu mengajakku dan tatiana memancing" ucap zahra sambil menggendong tatiana yang masih tertidur pulas.
"iya-iya aku pulang ya,Dada pai aku sangat mencintai mu" tuturnya sangat manis.
"aku juga sangat mencintai mu" balas zahra.
leon menyalakan mobil nya dan melambaikan tangan kepada zahra ,zahra tersenyum dan membalas lambaian tersebut.
zahra menatap leon yang kini sangat jauh dari rumah nya.
zahra masuk ke dalam rumah nya,meletakkan tatiana dengan sangat hati-hati di ranjang,setelah meletakkan adiknya tatiana mengambil wudhu dan melaksanakan sholat isya ,di dalam doanya zahra selalu menyelipkan nama leon agar allah selalu menjaga leon dan hatinya.
...
selesai sholat zahra melipat mukenanya dan dia mulai menguap dan tidur disamping tatiana,dia mencium keningnya adiknya, memeluknya dan zahra pun memejamkan matanya๐ด.
... *..........*...
__ADS_1
"suatu hal yang sangat aneh dalam hidup ialah ketika kita mencintai seseorang kita juga harus siap berkorban dengan cinta itu sendiri, walaupun tekadang cinta sangatlah misteri tapi cinta adalah keajaiban yang tiada duanya"
... ~D.s*...