
"zahra" terdengar suara ibu yang membangunkan ku.
"kenapa bu??,zahra ngantuk." ucapku kembali menarik selimut.
"ayo nak jangan malas gini,cepat bangun zahra" ucap ibu mencoba membangunkanku.
"gak ah bu" ucapku menolak.
"yaudah kalau kamu gak mau,kamu tinggal sendiri dirumah ya ibu sama ayah mau pergi!." ucap ibu.
"ibu mau pergi kemana" ucapku duduk.
"piknik" ucap ibu tersenyum.
"piknik bu??" ucapku bertanya.
"iya piknik,tadinya ibu mau ngajak kamu sekalian pergi tapi kamu mau tidur ,ya udah ibu mau pergi berdua jadinya sama ayah" ucap ibu tersenyum.
"eh jangan bu zahra gak jadi tidur,lihat bu sekarang zahra udah gak ngantuk lagi" ucapku antusias.
"tadi katanya mau tidur😏" ucap ibu sedikit mengejekku.
"gak bu zahra gak ngantuk lagi,yuk sekarang kita pergi bu" ucapku menarik tangan ibu.
"iya , sebelum pergi kamu pergi mandi gih,dan siap-siap oke zah" ucap ibu.
"oke siap bu,tunggu bentar ya bu." ucapku bersemangat.
"iya cepat ya zah ibu tunggu" ucap ibu.
"oke bu" ucapku tersenyum.
"yaudah ibu juga mau siap-siapkan barang untuk kita pergi ya zah" ucap ibu beranjak pergi.
"iya bu" ucapku.
aku sangat antusias untuk pergi piknik ,karena udah lama banget ibu gak ngadain piknik kayak gini,pas aku libur semester alhamdulillah piknik kayak gini ada lagi.
(berjalan ke ruang tamu).
"udah yah bu yuk berangkat lagi" ucapku bersemangat.
"yaudah yok yah" ucap ibu menyuruh ayah.
"yaudah yuk yuk" ucap ayah.
"wih...mobil siapa ni yah" ucapku senang.
"mobil teman zah ayah pinjam untuk kita pergi" ucap ayah sedikit sedih.
"gak papa yah suatu saat zahra yakin kita pasti bisa punya mobil" ucapku mencoba menghibur ayah.
"makasih ya nak" ucap ayah dengan memegangi kepalaku.
"sama-sama yah,sekarang kita berangkat yuk". ucapku mengajak.
" yaudah yuk nak"ucap ayah.
di sepanjang jalan aku menikmati udara sekitar ku dan suasananya.
"zah" sahut ayah.
"ha iya yah" ucapku terkejut.
"kamu ayah lihat beberapa hari ini lagi sedih ya nak" ucap ayah kawatir.
"gak ah yah,zahra baik-baik aja kok"ucapku mencoba menyakinkan.
" kalau kamu gak mau cerita juga gak papa nak,ayah pernah muda juga kok kayak kamu,jadi ayah tau kamu sedih karena apa"ucap ayah.
"hmmm.....iya yah,sebenarnya zahra ada masalah sih yah tapi sedikit gak banyak" ucapku mencoba menyakinkan ayah.
"yaudah pokoknya apapun yang membuat kamu sedih ayah dan ibu akan selalu ada bersamamu ya nak,jadi kamu harus bersemangat terus termasuk dalam urusan percintaan" perkataan ayah yang sontak membuatku terkejut.
"siap yah,tenang aja yah zahra gak akan mau berlarut-larut dalam kesedihan apa lagi sedihnya karena masalah percintaan ya bukan zahra kali itu yah" ucapku percaya diri.
"wkwkwkw iya deh anak ayah" ucap ayah tersenyum.
akhirnya kami pun sampai di tempat tujuan.
"yeeeee akhirnya" ucapku Turun.
"senang banget ya nak" ucap ibu tersenyum.
"pasti bu kita udah lama gak kayak gini" ucapku menatap ibu.
"yaudah nikmati hari ini dengan baik ya nak" ucap ibu memelukku.
"iya bu pasti akan aku nikmati sebaik-baiknya" ucapku membalas pelukan ibu.
"yaudah gih nikmati pemandangan yang ada,ibu mau lanjut dulu beres-beres" ucap ibu melepaskan pelukannya.
"baik bu" ucapku tersenyum.
__ADS_1
(ibu kemudian meninggalkan ku dan melanjutkan memberes bereskan barang).
"huh.....udah lama banget aku gak kayak gini" ujarku sambil melihat-lihat pemandangan yang ada di sini.
mataku tiba-tiba teralihkan pada suatu tempat,tempat itu mengingatkanku kembali tentang leon.
"zah,kenapa nak" ucap ibu memegang bahuku.
"gak kenapa napa kok bu".ucapku.
" yaudah ,kita makan sekarang yuk zah"ucap ibu mengajakku dan aku menganggukkan perkataannya.
"sini nak ucap ayah" menyuruhku duduk.
"iya yah" ucapku duduk.
"yah bu karena kita udah lama gak kayak gini,gimana kalau kita foto-foto" ucapkku .
"ide bagus tu nak" ucap ibu.
kami pun sibuk berfoto-foto.
"udah cukup ni yah bu,udah banyak ni yang bagus-bagus" ucapku dengan menunjukkan foto-fotonya.
"bagus-bagus semua ya nak" ucap ibu tersenyum.
"iya bu " ucapku.
"yaudah fotonya kan udah,sekarang kita makan lagi yuk ,udah lapar ni" ucap ayah dengan megangi perutnya.
"hehehe iya yah" ucapku tersenyum.
ayah langsung menyantap makananannya dengan sangat lahap.
"udah laper banget ya yah" ucapku menggusik ayah.
"banget nak" ucap ayah dengan muka kelaparannya.
"hahaha ayah cute banget sih yah" ucapku tersenyum.
"kalau ayah gak cute gak bakal ibu kamu ke semsem" ucap ayah sangat pede.
"tu zah mulai tu ayah kamu ,mulai pedenya" ucap ibu.
"memang iyakan bu" ucap ayah kembali.
"yaudah sih bu tinggal bilang iya aja" ucapku menyenggol sedikit tangan ibu.
"iya yaudah iya,itu memang salah satu ibu suka sama ayah kamu" ucap ibu tersenyum malu.
(kami melanjutkan obrolan kami dan tertawa disetiap perbincangan kami).
"yah zahra udah capek ni ,kita pulang jam berapa ya yah??" ucapku bertanya.
"sabar ya nak,ayah punya kejutan buat kamu ,yakan bu" ucap ayah yang membuatku penasaran.
"apa tu yah" ucapku penasaran.
"adadeh" ucap ayah.
"ayah...." ucapku manja.
"udah kamu tiduran dulu gih di tenda,kejutannya nantik ayah tunjukkan malam nanti" ucap ayah yang membuatku tambah penasaran.
"yaudah deh zah,zahra mau ke tends dulu" ucapku beranjak pergi.
"iya nak" ucap ayah.
aku masuk ke dalam tenda dan rebahan sambil melihat status wa-wa orang yang aku lihat berulang kali,aku meletakkan hpku dan tertidur.
(beberapa jam kemudian).
"zah bangun zah" ucap ibu membanginkanku.
"udah malam ya bu" ucap ku mencoba bangun.
"iya nak udah malam" ucap ibu.
"oh iya ya ayahkan,ada kejutan katanya" aku langsung beranjak dari tenda.
(aku menuju ke tempat ayah).
"yah mana katanya ada kejutan"ucapku menagih janji ayah.
" ibu mana?? "ucap ayah yang malah balik bertanya.
" nah itu ibu"ucapku menunjuk ke arah ibu.
"sekarang waktunya bu" ucap ayah memberi kode kepada ibu.
"eits....tunggu dulu yah suruh dulu zahra tutup matanya"ucap ibu menyuruh ayah.
" iya zah tutup mata kamu"ucap ayah menyuruhku menutup mata.
__ADS_1
"harus ya yah" ucap aku.
"harus dong ,cepatan zahra" ucap ayah kembali menyuruhku menutup mata.
"baik lah yah" ucapku menutup mataku.
"sekarang bukak mata kamu nak" ucap ibu.
aku membuka mataku perlahan-lahan.
"wah...lampion ya yah bu" ucapku senang.
"iya nak,lampion kita terbangi sama-sama ya nak" ucap ibu .
"tapi sebelum itu kita tulis harapan kita di lampion ini dan baru kita terbangi" ucap ayah tersenyum.
"baik yah" ucapku bersemangat.
(aku menuliskan harapanku di lampion itu).
"udah yah" ucapku.
"yaudah sekarang kita terbangi ya" ucap ayah.
"iya yah" ucapku tersenyum.
(kami pun menerbangkan lampion kami satu-persatu).
"wow.... yah ini benar-benar indah,makasih ya yah bu" ucapku memeluk mereka berdua.
"iya sama-sama nak" ucap ayah dan ibu.
bintang saat itu ikut serta dalam keindahan-keindahan malam dan menjadi saksi kebahagian kecil kami.
"apa yang kau buat di lampion kamu nak" ucap ibu penasaran.
"iya nak apa yang kau buat tadi" ucapku ayah ikut-ikutan penasaran.
"ada deh yah bu,ibu sama ayah pengen tau aja" ucapku tersenyum kembali melihat ke arah langi-langit malam.
"gak boleh ya nak" ucap ayah mencoba membujukku.
"gak gak boleh" ucapku tetap dalam pendirianku.
"yaudah yah biarin aja,kalau zahra gak mau kasih tau" ucap ibu Dan ayah menyetujui perkataan ibu.
"yaudah yah bu,kita pulang aja lagi yok,nantik kita kemalaman pulangnya." ucapku mengajak ayah ibu kembali pulang.
"yaudah yuk,balik pulang lagi" ucap ayah.
(kamipun beranjak pergi meninggalkan tempat piknik dan pulang).
"yah bu" ucapku.
"iya zah" ucap ayah dan ibu.
"makasih ya yah bu" ucapku berterimakasih.
"makasih buat apa nak" ucap ayah dan ibu.
"makasih untuk hari yah bu" ucapku.
"iya sama-sama nak" ucap ayah dan ibu.
dan tidak ada percakapan diantara kami sesudah itu.
"udah sampai ni " ucap ayah.
"udah sampai ya yah??" ucapku bertanya.
"iya udah sampai" ucap ayah.
"yaudah yah zahra langsung masuk kamar aja ya yah" ucapku beranjak meninggalkan ayah dan ibu,ayah dan ibu menganggukkan perkataanku.
(aku masuk ke dalam rumah dan langsung menuju kamar).
"ufft...." ucapku rebahan diranjangku.
"aku sangat senang dengan hari ini". ujarku.
"aku berharap allah mendengar dan melihat isi lampionku" ujarku tersenyum sambil memegang gelang pemberian leon.
aku mencoba menutup mataku dan tertidur.
... *.......*...
"harta yang paling berharga yang tidak pernah tergantikan adalah keluarga,keluarga yang selalu menemani mu dan tanpa pernah lelah memberi semangat untuk mu".
... -D.s...
" biar aja cinta itu pergi sejauh yang dia bisa kalau dia memang jodoh entar takdir yang akan menuntun kamu menjunya".
__ADS_1
... ~zahra...