
"leon aku mohon,kamu harus janji sama aku apapa pun yang terjadi sama kamu,cerita sama aku leon,karena aku gak ingin lihat kamu menahan semuanya sendiri,kita harus bersama-sama apapun itu,janji." ucapku mengancungngkan kelingkingku.
"janji" ucapnya tersenyum dan menyambut kelingkingku.
"sekarang kamu lagi tugas atau lagi libur ni??" ucapku menyenggol lengannya.
"hmmmm....aku lagi libur๐" ucapnya mengedipkan matanya ke arahku.
"beneran??"tanyaku dengan nada bahagia.
" beneran dong"ucapnya tersenyum.
"HAaaaaaa bagus dong....aku rindu sama kamu" ucapku dengan sangat manja.
"aku juga,ma'afin aku ya udah buat kamu nungguin aku" ucapnya masih menyesel.
"iya.....udah aku ma'afin kok" ucapku tersenyum.
"makasih ya,kamu udah nepatin janji kamu untuk tidak berpaling ke lain hati" ucapnya menatapku dengan penuh keseriusan.
"iya sama-sama calon imam,dari pada kamu gak ada kerjaan kamu ikut aku yuk" ucapku menarik tangannya.
"ikut.....kemana??" tanyanya.
"ikut jemput adek aku tatiana,dia pasti udah pulang ni" ucapku masih memegang tangannya dan menariknya.
"kamu punya adek???,aku kok gak tau???" tanya kebingungan.
"punya ,dia bukan adik kandung aku sih,dia adik angkat aku yang udah aku anggap seperti adik kandungku" ucapku menatapnya.
"ini kita mau jalan???,gak mau naik motor aku,aku bawak motor lo"ucapnya memberhentikan langkahku.
" hmm.....yaudah kita naik motor kamu aja,motor kamu ada dimana???"jawabku sambil mencari-cari motornya.
"tu....motor aku ada di situ" ucapnya menunjuk-nunjuk ke arah motornya.
"yaudah buru yok,aku takutnya telat jemput dia kayak semalam" ucapku.
"yaudah yok" ucapnya sambil menaiki hondanya dan begitupun aku.
kami berdua pun menuju ke taman kanak-kanak.
"leon tau gak??"tanyaku.
"*tau apa??" tanya kembali.
"aku gak nyangka aja bisa jalan dan ketemu sama kamu" ucapku tersenyum bahagia.
"aku juga" ucapnya.
๐๐๐
sesampainya di taman kanak-kanak.
"stop leon, itu dia taman kanak-kanaknya" ucapku menyuruhnya berhenti.
"Oke" ucapnya memberhentikan honda.
"Tatiana....sini!!!" teriakku sambil turun dari honda.
"kak zahra...." ucap tatiana berlari ke arahku.
"hai....adik kecilku,kakak lambat lagi gak jemput kamu" ucapku mengandeng tangannya.
"nggak kak" ucapnya menggelengkan kepala.
"kak sini deh kak" ucapnya menyuruhku mendekatkan kepalaku ke arah nya.
"apa tatiana??" tanyaku sambil mengikuti intruksinya.
"kak itu siapa??" bisiknya.
"Ooooh...jadi kamu cuma mau nanya itu aja ya" jawabku tersenyum.
"iya kak" ucapnya menatap tajam leon.
"kenalan dong....kalau tatiana mau tau itu siapa" ucapku tersenyum.
"hai....bang" ucap tatiana melambaikan tangan kearah leon.
"hai juga,nama kamu siapa kalau abang boleh tau" tanya leon sambil mendekati tatiana.
"namaku tatiana bang" jawab tatiana.
"uwah....cantik sekali namanya ,sama seperti orangnya" ucap leon tersenyum menatap tatiana.
"makasih bang,kalau abang siapa namanya" tanya tatiana dengan sangat penasaran.
"nama abang leon" ucapnya memperkenalkan diri.
"bang leon ya,abang mau tau gak" ucap tatiana menyuruh leon mendekat kepadanya.
__ADS_1
"apa tu??"jawab leon dengan sangat penasaran.
" abang ganteng,keren pula.cocok sama kak zahra bang"ucapnya berbisik.
leon tersenyum mendengar bisikin dari tatiana.
"he...kalian bisikin apa ,jangan lupa masih ada kak zahra disini" ucapku menyela.
"nggak ada apa-apa kok kak,yakan bang??" ucapnya memberi isyarat kepada leon๐.
"iya gak ada ,apa-apa kok" ucap leon bekerja sama dengan tatiana.
"yaudah kalau tidak ada.antarin aku ke kantor aku yok karena ada beberapa hal yang ingin diselesaikan di kantor dan baru aku bisa pulang" jelasku.
"oke yok" ucap leon.
kami bertigapun menuju kantor.
๐๐๐
sesampainya di kantor.
"tunggu bentar ya ,aku sebentar kok cuma ngasih hasil pemotretan aku siap tu aku pulang deh" ucapku menyuruh menunggu.
"iya,gih sana nantik bos kamu nungguin lagi" ucap leon mengusirku.
"iya-iya,tatiana tunggu disini sama abang leon ya tatiana, kakak ke dalam sebentar" kataku kepada tatiana.
"siap kak" ucap tatiana.
aku memantapkan langkahku menuju kantor dan masuk ke ruang pak adrian.
tok....tok...tok...
aku mengetuk pintu pak adrian.
"iya masukkkk" teriak pak adrian.
"pak saya sudah foto beberapa tempat pak,coba bapak lihat pak" ucapku menunjukkan hasil foto-fotoku.
"wah....zahra saya gak menyangka,padahal baru beberapa hari ini kamu bekerja,tapi kinerja kamu sangat luar biasa" puji pak adrian.
"terimakasih pak" ucapku tersipu malu.
"oh ya zahra ,dalam tempo dekat ini saya ingin adain periklanan di kantor kita,tapi saya ingin temanya queen and king" ucap pak adrian.
"kalau boleh tau,bapak udah milih model untuk iklannya pak??" tanyaku.
"itu dia masalahnya sampai sekarang saya belum nemuin model yang pas" ucap pak adrian kebingungan๐ค.
"saya gak banyak cerita sih kalau untuk pemilihan model,nah....saya sekarang tau siapa yang saya jadikan queen di iklan saya" ucap pak adrian tersenyum licik.๐
"siapa pak??" ucapku sangat penasaran.
"kamu,saya ingin kamu yang jadi queennya" ucap pak adrian tersenyum.
"saya pak" ucapku kaget.
"iya kamu,emang siapa lagi yang ada di ruangan ini" ucap pak adrian ngeledekku.
"baik pak,terimakasih udah mempercayai saya sebagai model utama di iklan bapak pak" ucapku tersenyum tipis.
"iya sama-sama,sekarang saya tinggal cari kingnya,saya akan cari orang yang benar-benar pas buat kamu" ucap pak adrian melirikku๐.
"baik pak" ucapku.
"kamu sekarang boleh pulang,untuk model yang menjadi kingnya kamu tenang saja saya akan mencari dalam tempo dekat ini" jelas pak adrian.
"baik pak,saya permisi dulu ya pak" ucapku izin pamit dan diangguki oleh pak adrian.
menuju leon dan tatiana
"uuh.....untung saja pak adrian setuju dengan foto-fotoku, dan alhamdulillahnya lagi aku jadi queen"gumamku sambil tersenyum dan berloncat-loncat seperti memenangkan undian berhadiah besar-besaran.
aku terus tersenyum dan berlari-lari kecil sampai ketemu leon dan tatiana.
" kenapa kamu??senyum-senyum gitu??kayak orang lagi kesambet"ucap leon merasa aneh melihatku.
"iya kak betul kata kak leon kenapa kakak,senyum-senyum kayak gitu"sela tatiana.
" udah nantik aku ceritain,sekarang kita cari makan malam yok,aku yang traktir deh"ucapku menaiki honda leon.
"makan dimana??" tanya leon.
"ayo buruan,nantik aku tunjukkan dimana tempatnya"ucapku.
leon melajukan kecepatannya dan kami mencari-cari makan malam.
" dimana zahra??kita udah bulak-balik lo"tanya leon kembali.
"sabar tunggu ya aku mau lihat makanan yang pas buat kita makan malam" jawabku sambil melihat ke arah kiri dan kanan.
"iya iya" jawab leon singkat.
__ADS_1
"nah itu dia yang pas" ucapku menunjuk-nunjuk ke arah restoran yang pas buat makan malam.
"restoran gudeg pawon??" ucap leon.
"iya" ucapku mengangguk.
"kamu memang Indonesia banget zahra memang gak salah aku milih kamu,orang-orang di luar sana kebanyakan memilih makanan luar dibandingkan makanan dari dalam daerahnya sendiri" ucap leon kagum.
"khmmmm....tatiana masih ada lo disini" ucap tatiana sambil berpura-pura batuk.
"hahahahah iya iya adik kecil" ucapku tertawa sambil mengelus kepalanya.
"tatiana tenang aja abang juga masih ingat kok sama tatiana" ucap leon kecicilan.
"dan lanjut pada topik pembahasan tadi ya,kenapa aku lebih suka makanan dalam negeri dibandingkan luar negeri, sebenarnya gini makanan dalam negeri gak kalah enak kok dengan kebanyakan makanan luar negeri,contohnya gudeg pawon ini dan mumpung lagi di jogja juga sih" jelasku.
"aku setuju sama kamu,makanan Indonesia gak kalah enaknya dari makanan luar negeri,yauda yok kita cicip gudeg tawonnya" ajak leon.
"ayok...siapa takut" ucap tatina melipat tangannya.
kami bertiga pun menikmati gudeq tawon sebagai menu makan malam kami.
"oh ya zah,aku masih penasaran dengan yang tadi??" tanya leon.
"yang tadi mana" jawabku.
"itu yang kamu senyum-senyumin tadi" ucap leon yang masih bertanya-tanya.
"oh itu.....aku punya kabar gembira" ucapku bahagia.
"apa tu kak zahra??" tanya tatiana ikut penasaran.
"yang pertama aku sangat bersyukur banget bos sangat suka dengan foto yang aku ambil barusan,dan yang kedua....." ucapku membuat mereka penasaran.
"yang kedua apa kak" ucap tatiana semakin penasaran.
"iya yang kedua apa" ikut leon.
"yang kedua bos aku ngadain iklan yang bertemakan queen and king,dan aku terpilih jadi modelnya" ucapku sangat bahagia.
"wah bagus dong kak" ucap tatiana ikut bahagia.
"iya bagus banget zah,selamat ya" ucap leon memberikan selamat.
"makasih tatiana,makasih leon" ucapku tersenyum manis.
hari mulai malam,leon segera mengantarkanku dan tatiana ke rumah kontrakan.
๐๐๐๐๐
sesampainya di rumah.
"leon makasih ya udah antarin kami berdua" ucapku berterimakasih.
"iya sama -sama" ucap leon tersenyum menatap ku.
"leon jangan lupa dengan janji kamu,karena aku akan selalu ada buat kamu dan selalu memahami mu" bisikku ke leon.
"iya-iya,aku pergi dulu ya sampai jumpa besok" ucap leon pamit dan melajukan kecepatannya.
aku terus melihat leon sampai leon benar-benar sudah jauh.
"kak masuk yok,aku capek" rengek tatiana.
"yok" ucapku langsung masuk ke dalam rumah.
"kak aku mau mandi dulu ya" ucap tatiana masuk kekamar mandi.
"iya dek" jawabku singkat.
tatiana keluar dengan wajah kembali segar dan sangat harum.
"wah adik kakak harum banget" ucapku mendekat kepada tatiana.
"iya dung,sekarang gih kakak yang mandi,kan gak lucu kalau seorang queen bau" ucap tatiana mengejek.
"dasar kamu" ucapku mencubit hidungnya dan masuk ke kamar mandi.
selesai mandi aku dan tatiana tertidur sangat lelap๐ช๐ด๐ด.
... *.......*...
"allah takkan pernah menggingkari janjinya,
allah maha tau....
di at tau perjuangan mu...
kamu hanya menunggu dan gari itu akan tiba di waktu yang tepat...
dan moment yang pas...
karena allah tau yang pantas buat mu dan membuat mu tersenyum di moment yang manis itu.."
__ADS_1
... ~D.s*...