Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
74.tugasku selesai


__ADS_3

sebagai orang yang benar-benar bertanggung jawab untuk hal ini Zahra selalu berusaha menyelesaikan tugasku dengan baik, pekerjaan yang ku cintai dan sangat ku impikan,kini waktu itu datang waktu yang dimana aku harus melepaskan pekerjaanku.


"lamun Zahra di layar komputer".


"hee zah,Zahraaaa!!"Ani mengejutkan Zahra dengan suaranya dan tepukan tangannya yang sangat menggangu di telinga Zahra.


"Aanii,,,ayolah,,,jangan menggangu ku"ucap Zahra dengan wajah datar.


"kenapa kalau aku menggangu lu jah?"tanyaAni yang lagi-lagi mencoba mengusik Zahra.


"Ani jangan,,"balas Zahra dengan kembali menatap Ani seperti seseorang yang ingin menerkam musuhnya.


"gue gak takut πŸ€ͺ"dengan wajah konyolnya,Ani masih saja tetap menggoda Zahra.


"Ani yang baik hati?ada apa gerangan sehingga kau begini?"kata Zahra sambil memaksakan bibirnya yang merah merona tersenyum.


"maafkan aku Zahra"ucap Ani memeluk Zahra dan memasang ekspresi muka yang begitu sedih.


"eh kamu Ani hari ini kok aneh banget tiba-tiba meluk aku dan gangguin aku"Zahra yang begitu kaget melihat kelakuan Ani yang begitu cepat berubahnya.


"jangan tinggalkan pekerjaan ini Zahra bukannya lu sangat mencintai pekerjaan mu?"Ani kini mulai memeluk zahra lebih erat, sebenarnya Ani sangat sedih ketika Zahra mengutuskan untuk mengundurkan diri.

__ADS_1


"uffhhhtttttttttt,,"zahra mengambil nafasnya sangat panjang.


"aku tak ingin mengecewakan pak Adrian dan merepotkan kalian semua aku tak ingin sangat tak ingin menjadi seorang yang mengecewakan orang banyak"Zahra mengambil tangan Ani dan melepaskan pelukannya dan menatap Ani dengan tatapan sendu.


"aku tau zah sekarang kau benar-benar telah mengambil langkahmu,langkah besar mu,aku mengusikmu karena aku benar-benar suatu saat nanti merindukan senyum mu keceriaanmu disini,dikantor ini"ucap Ani sambil melihat seluruh isi ruangan yang terdapat dalam ruangan itu.


"aku juga pasti merindukan tempat ini tempat dimana karier ku dimulai dari nol,aku juga pastinya akan merindukan mu Ani"kata zahra tersenyum sambil memegang tangan Ani dan kini Zahra yang memeluk Ani.


"Hmmmm,,,,zah jangan lupain aku dan tempat ini ya"ucap lani sambil membalas pelukan Zahra.


"gak akan ni gue gak bakal lupa sama tempat ini,makasih udah jadi teman gue selama dikantor ini,sekali lagi makasih ya"Zahra pelukannya dan menatap haru ke wajah temannya itu.


"sama-sama zah, sekarang lu selesaikan tugas lu lagi ya zah,,,,,gue mau selesaikan tugas gue juga,kalau gak di selesaikan entar pak Adrian marah lagi karena ke asikan ngobrol terus"ucap Ani sambil bercanda.


Ani pun langsung meninggalkan ruangan Zahra dan kembali ketempat dia bekerja.


Zahra kembali menatap komputer nya dan ia satu file lagi yang harus dikerjakan.


beberapa menit kemudian,,, akhirnya tugas Zahra selesai.


selesai mengerjakan tugasnya Zahra mengecek ponselnya dan ternyata Leon telah memberi tau kepada Zahra bahwasanya ia akan menjemput Zahra.

__ADS_1


ketika membaca pesan itu Zahra langsung mengecek ponselnya.


πŸ“ž"hallo,,,, assalamualaikum Camam,,,"


πŸ“ž"wa'alaikumsallam Pai"


πŸ“ž"bisa jemput aku sekarang Camam?"


πŸ“ž"sekarang?kamu udah pulang ya Pai?"


πŸ“ž"udah Camam,aku tunggu di depan ya,jangan lama-lama,,,,, nanti aku bakal ceritain ke kamu kenapa aku bisa cepat pulang"


πŸ“ž"ouh,,,oke baik pai,aku otw ya"


πŸ“ž"iya Camam, hati-hati,,,, assalamualaikum".


πŸ“ž"wa'alaikumsallam"


zahra pun langsung mematikan ponselnya dan langsung berjalan menuju lantai dasar kantor menunggu leon menjemputnya.


...*.......*...

__ADS_1


..."walaupun aku meninggalkan karier ku tapi bukan berarti aku tak bisa menggapai mimpi ku lagi,ini langkah ku menuju masa depan ku dan kesuksesan ku"...


~Zahra


__ADS_2