
suatu pagi di musim hujan,pagi ini sangat gelap dan berangin;hujan turun deras,ketika di periksa oleh hembusan angin kencang yang menyapu jalan-jalan yogyakarta,berderak di sepanjang puncak-puncak rumah ,dan dengan keras mengaduk-aduk sedikit sekali nyala lampu yang berjuang melawan kegelapan.
"*kak zahra aku takut" kata tatiana memelukku.
"sabar ya dek,kakak yakin hujan ini akan berlalu" balasku memeluknya.
"iya kak" kata tatiana.
"ya sudah kamu tidur lagi ya,siapa tai setelah kamu membuka mata nanti hujannya reda" ucapku.
"baik kak" jawab tatiana sambil memejamkan matanya kembali.
"sebaiknya aku telvon dulu pak adrian,bahwasannya hari ini aku akan terlambat datang karena menunggu hujan ini reda" gumamku dan mengambil telvon.
"tuttttttttt......tutttt.......tuuttttttttttt"
suara panggilan masuk.
π"hallo,assalamu'alaikum iya ada apa zah??".
π"begini pak ,sepertinya saya akan terlambat datang kerja pak ,saya akan pergi kerja setelah hujan ini reda pak,maaf ya pak".
π"iya zah,oke gak papa kok".
π"makasih banyak ya pak".
π"iya sama-sama".
pak adrian pun mematikan telvonnya,aku menunggu hujan yang tak tau entah kapan berhentinya.sambil menunggu hujan reda aku mandi dan bersiap-siap untuk pergi ke kantor.
"dek kakak mau berangkat pergi kerja dulu ya" ujarku sambil membangunkan tatiana.
"huammm......hujannya udah berhenti ya kak??" tanya tatiana.
"udah,makannya kakak mau pergi kerja lagi ni" ucapku sambil mengambil tasku.
"ya sudah kak hati-hati ya kak,tatiana di rumah aja deh kak,soalnya tatiana kemaren ada janji sama teman tatiana" ucap tatiana.
"oke,kakak pergi kerja dulu ya,oh ya tadi kakak pesan makanan buat kamu ,bentar lagi mungkin dia datang" kataku.
"oke kak" kata tatiana.
"kakak pergi dulu ya,bye tatiana" ucapku mencium keningnya.
"bye kak,hati-hati kak " kata tatiana.
"iya-iya,kamu juga hati-hati ya di rumah,jangan sampai ceroboh" kataku mengingatkan.
"baik kak" jawa tatiana.
aku pun beranjak pergi meninggalkannya ,dan aku mencari angkutan umum atau apapun itu yang lewat setelah hujan badai ini.
"ojek mbak" ucap seseorang datang.
"iya ojek pa....." ucapku terpelongo melihat siapa tukang ojeknya.
"pa........pak adrian,log bapak kok bisa ada di sini ,naik motor lagi" kataku dengan sangat kaget.
"cuma iseng-iseng aja sih awalnya pengen naik motor,dan kebetulan saya lewat di depan rumah kamu,eh saya lihat kamu belum berangkat ke kantor" kata pak adrian.
"iya nih pak,saya cari angkutan umum atau pun yang lewat aja tapi malah ngak nongol-nongol" ucapku melihat ke arah kanan dan kiri.
"yaudah berangkat sama saya aja kita kan satu arah" ajak pak adrian.
__ADS_1
"baik pak,terimakasih banyak sebelumnya pak karena telah merepotkan bapak"kataku sambil menaiki motor pak adrian.
" iya zahra"kata pak adrian dengan singkat.
pak adrian kemudian menyalakan hondanya dan melaju menuju kantor.
pak adrian "zah leon mana??".
" leon pak??,leon dia lagi tugas pak"kataku.
"Oooih begitu ya" kata pak adrian.
"iya pak,pak saya mau nanya,boleh nggak pak??" tanyaku dengan sangat penasaran mengenai kehidupannya.
"hahahaha kamu ada aja deh zah,ya boleh lah" ucap pak adrian dengan ketawa kecil.
"sebenarnya gini pak sayaau nanya tapi bapak jangan tersinggung ya" ucapku memastikan agar semuanya aman.
"iya" kata pak adrian.
"bapak sebenarnya udah punya istri atau belum sih pak??" tanyaku.
"ya belumlah sayakan masih muda,eh tapi saya udah tunangan kok" kata pak adrian sambil melihatkan cincinyang terlwtak di jadi manisnya.
"Ooooh....baiklah pak" jawabku mengangguk.
"emang kenapa zah??" tanya pak adrian.
"ngak kenapa-napa kok pak" ucapku.
"oke kalau gitu,kirqbudah nyampai ni" ujar pak adrian.
"iya pak" ucapku sambil turun dan memasuki kantor.
"iya sama-sama" teriak pak adrian sambil tersenyum.
aku deluan memasuki kantor dari pak adrian,aku memasuki ruangan ku dan melihat tugas yang belum terselesaikan.
"ada email dari pak adrian" gumamku sambil mengerutkan keningku.
aku langsung membuka emailnya.
π¨"kamu harus bisa memotret suatu fenomena uang sangat luar bisa dan bisa membuat saya terpukau saya tunggu sampai selesai jam makan siang"
"wah bener-bener ini pak adrian,kadang ni orang ya nyebelin banget,ah untung aja dia bos aku kalau nggak ni udah gua remas-remas wajahnya" gumamku dengan sangat kesal.
aku beranjak dan langsung pergi meninggalkan ruanganku,aku langsung mencari suatu fenomena yang bakal membuat pak adrian terpukau-pukau,melihat jerih kerasku.
"argh.....sebenarnya paling malas ni cari fenomena-fenomena beginian ni,jadi teringat zaman kuliah ni gara pak adrian" gumamku yang masih saja kesal.
aku berjalan dan terus mencari-cari sambil berpikir.
"kebetulan sepertinya ada hal yang sangat luar biasa di sebelah sana" ujarku sambil berjalan.
"camam" ucapku melihat leon yang sedang bertugas.
"stttttt.....ada apa" kata leon dengan sangat kecil.
"kebetulan aja aku lewat sini,eh nampak kamu lagi tugas camam" balasku dengan suara begitu pelan.
"oke,aku balik tugas dulu ya,jangan lupa nantik malam" katanya sambil beranjak meninggalkan ku.
"ini ni resiko pacaran sama TNI serinf di tinggal tugas" gumamku melirik leon yang semakin jauh.
__ADS_1
"yaudah lah aku pokoknya pasti bisaa apapun kondisinya ,apapun pekerjaan leon aku harus bisa nerimanya ,aku yakin aku pasti bisa,lagoan kerjaan leonkan sangat mulia" ujarku tersenyum.
aku teringat harus mengirim hasil fotoku siang ini juga dengan pak adrian,aku pun kemudian melanjutkan pekerjaanku.
foto sana dan sini,berharap salah satu hasil pemotretanku ada yang disukai oleh pak adrian.
"nah itu ada masjid,aku sholat dzuhur dulu baru nantik mengirim semua ini kepada pak adrian" ujarku dan langsung berjalan menuju masjid.
setwlah sampai di masjid,aku langsung mengambil wudhu dan melaksanakan sholat dzuhur.
πππππ
selesai sholat aku lanfsung mwngirim gasil pemotretanju kepada pak adrian.
"tring....tring....tring..."
suara dering ponselku.
"aduh ini siapa lagi yang nelvon,nggak tau apa orang lagi ribet ni" ujarku dan mengambil ponselku.
"hallo,assalamualaikum iya pak,ada apa pak??baik pak sebentar lagi saya akan kekantie pak" kataku kepada pak adrian.
aku bergwgas dan kemudian menuju kantor.
πππππ
di kantor.
"tok....tok....tok...."
suara ketukan pintu.
"silahkan masuk" kata pak adrian.
"assalamualaikum pak,ada apa ya pak" kataku sambil memasuki ruangan pak adrian.
"duduk" kata pak adrian dengan penuh keseriusan di bola matanya.
"baik pak" jawabku mengangguk dan langsung duduk.
"saya kurang puas dengan hasil foto-foto kamu" ucap pak adrian dengan sangat tegas.
"mohon maaf pak ,saya sangat-sangat minta maaf kepada bapak atas kerja saya yang kurang puas pak" ucapku sambil menundukkan kepalaku.
"iya saya maafin kok,tapi kamu kena prank dengan saya,saya sampai sekarang masih sangat puas dengan hasil pemotretan kamu" ucap pak adrian bercanda.
"ini benaran atau bercanda sih pak,jangan buat saya kebingungan deh pak" ucapku mulai kesel.
"nggak kali ini saya serius,saya suka dengan hasil kerja keras mu yang semakin hari semakin meningkat" ucap pak adrian dengan sangat bangga.
"alhamdulillah terimakasih banyak pak" ucapku lega.
"ya sudah kamu boleh keluar dari ruangan saya dan kamu boleh pulang" usir pak adrian.
"baik pak" ucapku sambil mengangguk dan keluar dari ruangan bos yang aneh ini.
"akhirnya aku pulang juga ,oh iya nantik malamkan leon mau ngajak aku pergi,aku mau cari baju dululah" gumamku sambil keluar kantor.
aku melihat ada butik di sekitar kantor dan aku melihat-lihat baju apa yang sangat pas yang bisa aku pakai nantik malam.
... *.........*...
"seseorang pernah berkata,hiduplah sesuai kemampuan bukan sesuai realita,ingat hidup ini butuh akal dan pikiran bukan kehidupan yang wah dengan uang yang akan habis begitu saja,jadi bersemangatlah biar kamu menjadi salah satu orang yang sukses pada masanya".
__ADS_1
... ~D.s*...