Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
31.Di culik!!


__ADS_3

seperti biasa aku dan tatiana melaksanakan sholat subuh bersama,merapikan,dan membereskan rumah.karena hari ini adalah hari minggu jadi aku dan tatiana sibuk membereskan rumah.


"tok.....tok...tok..."


suara ketukan pintu.


"iya siapa??" teriakku dari dalam rumah.


"paket" ucapnya.


"paket,perasaan aku gak ada pesan paket deh" gumamku bingung🤔.


aku kemudian bergegas membukakan pintu.


"leon" ucapku kaget dengan penampilannya yang memang seperti kurir ,kurir yang sangat tampan.


"hay tuan putri" ucapnya menyodorkan sebuah bucket bunga.



dia menyodorkan bucket bunga yang sangat indah.


"HAaaaaaa.........leon kamu pagi-pagi gini udah bucin aja" ucapku tersenyum dan mengambil bunga darinya☺.


"gak papa dong pagi-pagi aku udah bucin,kan sekali-sekali ucapnya tersenyum ramah.


" bucin boleh sih,tapi bucin kamu terlalu professional sampai pakai baju kurir begini"ucapku mengejeknya😝.


"gak papa walaupun aku pakai baju kurir, akukan tetap ganteng dan keren" Katanya dengan sangat percaya diri🙄.


"iya dwh iya,aku akui dari seluruh laki-laki di dunia ini kamu yang paling ganteng" ucapku tersenyum pepsodent😁.


"kamu bisa ae,ngomong-ngomong jalan yuk" ajak leon.


"kemana??"ucapku bingung.


"ada deh..." ucapnya membuatku semakin bingung.


"tatiana boleh ikut??" tanyaku.


"please kali ini aja jangan bawa tatiana,mau ya" ucap leon memohon.


"tunggu aku coba tanya tatiana ya" ucapku.


"tatiana sini sayang" teriakku.


"iya kak"ucapnya menghampiri ku.


" tatiana kakak mai pergi sebentar sama bang leon,kamu tinggal sebentar di rumah ya tatiana, gak papakan"ucapku menatapnya sedih.


"yah....kakak" ucap tatiana menwkuk mukanya.


"sebentar aja gak papa ,ya sayang"ucapku dengan sangat berat hati.


"iya deh kak,gak papa" ucap tatiana sedih.


"nantik kamu mau beli apa biar bang leon belikan deh" ucap leon membujuk.


"apa aja deh kak" ucap tatiana.


"oke" ucap leon😉


"tunggu sebentar disini ya leon aku mau siap-siap sebentar" kataku.


"oke baik" ucapnya singkat.


aku kemudian masuk ke dalam rumah dan bersiap-siap.


"udah siap ni" ucapku keluar rumah.


"yok kita berangkat lagi" ajak leon.


"Tatiana tunggu sebentar disini ya sayang,jangan kemana-mana kakak sebentar perginya ya dek" ucapku dengan sangat kawatir.


"iya kak" ucap tatiana mencium punggung tanganku.


aku dan leon langsung berangkat.


"kita mau kemana leon??" tanyaku.


"udah kamu tenang aja" ucapnya.


kata-kata leon membuatku semakin bingung🤔.


"tapi jangan lama-lama ya leon ,kasian tatiana dia tinggal dirumah sendirian" ucapku masih kawatir dengan tatiana.


"oke kita pergi sebentar kok". ucap leon tersenyum.


🍃🍃🍃🍃


beberapa menit kemudian.


" oke kita udah sampai"ucap Leon memberhentikan hondanya.

__ADS_1


"cafe??" tanyaku.


"iya ,soalnya aku mau dinner bareng kamu" ucap leon menatap hangat ke arahku.


"sebelumnya makasih ya" ucapku membalas tatapannya.


"kamu gak perlu berterimakasih lagi,yok kita masuk" ajaknya.


leon mengandeng tanganku dan langkah kami tertuju pada sebuah meja.



"wah....ini bagus banget,ini kamu yang siapin" ucapku sangat kagum.


"iya aku yang siapin,silakan duduk tuan putri" ucap leon sambil menggeserkan kursi untukku.


"makasih" ucapku tersenyum dan langsung duduk dikursi.


aku benar-benar merasa jadi seorang putri dengan semalam berkat leon.


"iya sama-sama ,oh ya aku udah pesanin makanan untuk kamu,kamu makan ya soalnya ini makanan fenomenal di cafe ini" ucapnya menyuapi aku.


"iya leon ini enak banget" ucapku menikmati makanan yang disuapin leon.


kami berdua asik berbincang dan menikmati makan kami saat itu.


tak terasa sudah beberapa jam kami dinner.


"leon,ini udah mau sore kita pulang yok,aku kasian sama tatiana,tadi kita bilang sebentar sama dia ,nyatanya kita lama pulang" ucapku sedih.


"iya ya ini udah sore gak terasa banget ya,tadi aku janji sama tatiana belikan dia sesuatu,tunggu disini ya" ucap leon beranjak meninggalkan ku.


aku menunggu leon memebelikan sesuatu untuk tatiana.


"udah ni ,kita balik lagi zah" ucap leon selesai membeli makanan untuk tatiana.


"iya kita balik sekarang,kasian tatiana udah nunggu" ucapku beranjak dari meja.


aku dan leon segera menuju rumah.


🍂🍂🍂🍂🍂


sesampainya dirumah.


"tatiana kakak pulang" ucapku sesampainya dirumah.


"kok gak ada yang nyaut ya leon" ucapku kawatir.


"iya ya kok tatiana kok gak nyaut ,aku periksa dulu ya" ucap leon masuk ke rumah.


"leon ini kok berserak semua" ucapku sangat kaget dan kawatir😨.


"kamu tunggu disini aku cek semua ruangan dan mencari tatiana, kamu tenang dulu ya" ucap leon berusaha menenangkanku dan mencari tatiana.


aku sangat syok dan duduk di sofa ruang tamu ku.


"gimana leon??" sontak membuat ku berdiri.


leon menggelengkan kepalanya.


"gak ada,tatiana kamu dimana dek,kakak nyesal udah ninggalin kamu" ucapku kembali duduk.


dan aku nangis sejadi-jadinya😭😭.


"zahra tenangin diri kamu dulu habis tu,kita cari tatiana dan laporkan ke kantor polisi ya" ucap leon menepuk-nepuk bahuku.


"hiks...hiks...gimana aku bisa tenang,tatiana hilang leon" ucapku berlinang air mata.


"tut.....tut....tut...".


suara during hpku.


" leon ada yang nelvon aku,tapi nomornya nomor yang gak di kenal"ucapku sangat takut.


"coba aja kamu angkat dulu,gak papa ada aku disini kamu tenang aja ya,pakeai pembesar suaranya biar sama-sama kita dengarnya" ucap leon sambil duduk disampingku dan menguatkanku.


aku kemudian mengangkatnya.


"hallo.....ini siapa ya??"tanyaku sangat bergetar.


leon memegangi tanganku,agar tanganku tidak semakin bergetar.


" ini dengan kakak tatiana,adik kamu sedang bersamaku sekarang"jawabnya dengan sangat licik.


"kamu siapa??,dimana tatiana??" ucapku dengan nada tegas.


"kamu tidak perlu tau,pokoknya adik kamu bersama ku,hahahaha" ucapnya sangat licik😏.


"dimana adik aku,aku mau dengar suaranya,kamu jangan macam-macam ya'" ucapku dengan penuh amarah.


"kak ini aku tatiana kak,aku takut sekali kak,to long aku kak" terdengar suara tatiana yang sangat ketakutan.


"sabar ya dek,tunggu kakak,kakak akan nolongin kamu segera" ucapku dengan sangat sedih.

__ADS_1


"kamu udah dengarkan suara adik kamu,jika kamu masih mau nolongin adik kamu,kamu harus penuhi syarat aku" ucapnya serius.


"apa mau kamu!!!" ucapku dengan nada sedikit lebih tinggi.


"yang pertama jika loe mau adek loe yang manis ini selamat,kau tidak boleh membawa siapa-siapa kesini dan jangan membawa polisi,dan yang kedua loe harus siapkan uang 10 juga buat aku,cepat aku tunggu dalam waktu 15 jam ini!!!"ucapnya mengancam.


" oke fine akan aku turuti mau mu!!,tapi jangan sentuh tatiana!!!,sekarang dimana lokasi mu!!"ucapku tegas😡.


"tenang aja selagi loe nuruti mau gue,adik lo akan aman di tangan gue,lokasinya gue bakalan share lok ke lo" ucapnya mematikan telvon nya.


"leon ini gimana" ucapku sangat kawatir.


"kamu ikuti aja maunya,aku punya rencana yang sangat bagus" ucap leon berbisik ke arahku dan aku menyetujui rencananya.


"ini dia udah ngirim lokasinya" ucapku sambil menunjukkan lokasinya ke leon.


"aku tau tempat ini,tempat nya ini sangat berbahaya,aku nggak bisa lepasin kamu,kita batalin aja ya rencananya" ucap leon menahanku.


"gak bisa leon nyawa tatiana dalam bahaya ,aku gak bisa tinggal diam aja,dan kita rencanain rencana kamu ya,percaya sama aku" ucapku menggenggam tangannya dan meyakinkannya.


"baiklah aku akan mempercayai kamu zah" ucap leon.


aku kemudian mengambil tasku dan bergegas ke tempat yang dikirim penculik itu.


disini lain leon juga merencanakan rencananya dia menelvon polis dan memebawa partner kerjanya untuk membantuku.


🍂🍂🍂🍂


sesampainya aku di tempat tujuan.


"aku di belakang kamu,kamu tenang aja,polisi sebentar lagi kesini"


leon mengirimkan aku sebuah pesan.


aku sedikit lebih tenang karena leon udah datang dan memantauku.


"hei....keluar kamu!!!" teriakku dengan penuh amarah yang meledak-ledak😠.


seseorang keluar dengan membawa tatiana.


"elang" ucapku terkejut.


ia seseorang yang menculik tatiana tak lain dia orang yang sangat dekat dengan ku,bahkan aku juga tidak menyangka,dia ternyata elang.


"iya aku seang,setelah kamu pergi meninggalkan ku aku menjadi seperti orang gila tanpa kamu,aku kemudian menyusul kamu,ternyata kamu di sini bertemu Dan kembali bersama leon,aku merasa sangat panas dan cemburu,ha kebulan sekali tadi tatiana dirumah sendiri,dan aku langsung menculiknya" ucapnya tersenyum licik😏.


"kamu jangan bodoh elang,tatiana tidak salah apa-apa tolong lepaskan dia elang aku mohon" ucapku memohon.


"kak aku takut" ucap tatiana ketakutan dengan air mata yang mengalir diwajahnya.


"tenang ya dek ,kakak akan nyelamatin kamu" ucapku mencoba meraih tatiana dari elang.


"kamu tidak bisa mengambil tatiana sekarang dariku" elak elang.


"apa mau mu!!!,aku udah nurutin semua maumu" kataku dengan amarah yang semakin menjadi-jadi.


"kamu kira aku bodoh!!,aku tau kamu di sini bersama leon kan!!,dan polisi akan segera menuju kesini" ucap elang membawa lari tatiana.


aku berusaha mengejar tatiana ,tapi nihil.


aku kehilangan jejak.


"zahra...zahra.." teriak leon mengejarku.


"hiks...leon tatiana" ucapku sangat sedih dan tanpa disadari aku bersndar di bahunya leon.


"kamu tenang aja,kita akan berusaha mencarinya aku akan tetap membantu kamu,begitupun polisi,sekarang kamu pulang ya" ucap leon menepuk bahuku dan menatapku dengan penuh kekawatiran.


"tapi bagaimana tatiana" ucapku menatapnya.


"kamu tenang aja,serahkan semuanya sama aku,sekarang aku antarin kamu pulang ya,karena hari sudah semakin malam juga"ucap leon, aku kemudian mengangguki perkataanyan.


leon kemudian melakukan kecepatan motornya dan mengantarkannya aku pulang.


...----------------...


*sesampainya di rumah.


" kamu hati-hati ya,aku dan partner ku akan berusaha mencari tatiana"ucap leon.


"makasih udah mau bantuin aku" ucapku berkaca-kaca.


"iya sama-sama ini udah kewajiban aku menjaga kamu dan tatiana,sekarang kamu masuk ya ,kamu kuncu semua pintu" ucap leon mengingatiku.


aku kemudian mengikuti perkataan leon dan masuk ke dalam rumah.


"elang kok bisa kamu berpikir menyaki tatiana,aku gak mempercayainya kamu bisa senekat ini dan sebodoh ini" gumamku masih tidak percaya dan sangat kesal.


aku masuk ke kamar,tapi mataku masih terjaga karena aku masih sangat kawatir dengan tatiana.


aku duduk di jenedelaku dan menatap ke atas langit-langit😥.


...*...........*...

__ADS_1


"sungguh aku benar-benar tidak mempercayai semua ini,orang yang berbuat senekat ini adalah sahabat baik aku,elang"


...~zahra*...


__ADS_2