
"Assalamualaikum".
"wa'alaikumsallam zah".
"Din gimana keadaan kamu sekarang?"ucap zahra mendekati dina.
"Alhamdulillah lebih baik"jawab dina tersenyum.
"kamu buat apa din?"ucap zahra melihat dina merajut sesuatu.
"Ouh yang ini,,,,ini aku buatkan untuk mu khusus untuk mu, sebentar ya sedikit lagi selseai"ucap dina fokus pada rajutannya.
"oke"angguk zahra.
"aku mau nanya zah,,,gimana persiapan pernikahan kita udah selesai?"tanya dina.
"belum din masih 50%"jawab zahra.
"Alhamdulillah"
"iya alhamdulillah banget din,tau nggak din kita juga dapat gedung yang sangat bagus"seru zahra.
"benarkah?"
"iya din dan itu semua berkat bulat"ucap zahra dengan wajah berbinar.
"baguslah,mahal harganya zah atau gimana?"tanya dina kembali.
"Alhamdulillah nggak din, lagi-lagi keberuntungan buat kita karena ownernya kawannya bulan"ucap zahra.
"Masyaallah, keberuntungan buat kita ya zah"ucap dina menatap zahra.
"iya din"
__ADS_1
banyak hal yang mereka bicarakan mengenai pernikahan mereka,dan menanyakan kapan pasangan mereka libur,dan mereka berharap pernikahan mereka tidak ada halangan sama sekali sampai hari yang mereka nantikan datang.
"Nah,,,ini sudah selesai zah"ucap dina menyodorkan sebuah kalung rajut yang ia buat dari tangannya sendiri.
"Wow,,,,kalung rajut,,,aku tidak tau kalau kamu mempunyai ke ahlian seperti ini dina"ucap zahra membulatkan matanya saat melihat kalung rajut yang dibuat Dina untuknya.
"ya aku sedikit punya ke ahlian ini karena diajari nenekku"ucap dina.
"kenapa kau membuatnya empat dina, apakah itu tidak terlalu banyak buat ku?"tanya zahra.
"tidak zah,,,kau ambillah"ucap dina sambil memberikan ke tangan zahra.
"makasih banyak din,aku juga punya sesuatu untuk mu tapi besok!"seru zahra.
"oke".
"Din dimana ayah dan yang lainnya"ucap zahra yang melihat dari tadi kedua orangtuanya tak ada di rumah.
"oke carry on"ucap zahra menaikkan bajunya.
"ha'a karena persiapan kita juga gak sedikit ternyata zah,om sama tante juga gak bisa melihat kita berdua yang menyelesaikan semuanya, mereka tak bisa diam saja"bisik dina.
"Hahahaha kedua orang tuaku selalu seperti utu,tapi aku bangga dengan mereka"ucap zahra tersenyum.
"kalau aku jadi kamu zahra aku juga bangga banget, karena keluarga mu yang begitu hangat"ucap dina sedih.
"hei tenanglah keluarga ku adalah keluarga mu juga Din"ucap zahra merangkul bahu dina.
"terimakasih"ucap dina.
"iya sama-sama"jawab dina.
__ADS_1
setelah selesai berbincang zahra mengajak dina makan siang bersama, karena zahra sudah memesan makanan untuknya dan dina
"Din kamu sudah minum obat kan?"tanya zahra sambil mengechek suhu tubuh dina.
"sudah zah"ucap dina memandangi kekuatiran zahra.
"Alhamdulillah aku akan memantau mu terus"balas zahra.
"sekali lagi terimakasih karena telah perhatian dengan ku"ucap dina.
"iya sama-sama daughter".
tak lama pun pesanan zahra datang.
"banyak sekali yang kamu pesan zah"ucap dina.
"anggap aja ini adalah bridal shower dari ku"jawab zahra tersenyum kuda.
"Oalah begitu,,,ide yang bagus"ucap dina membalas senyum zahra.
"kita bridal showernya beda kita kek twist"ujar zahra.
"emang kita twist"jawab dina.
"ya iyalah,,,Kitakan sedikit berbeda dari yang lainnya semua orang melakukan bridal shower kebanyakan sama kawannya,nah kita serba berdua ya"ucap zahra ketawa kecil.
"gak perlu juga rame,ini udah begitu sempurna"balas dina.
mereka pun melakukan bridal shower dengan hanya makan berdua dari makanan yang mereka pesan.
... *.....*...
"tidak perlu melakukan hal yang begitu wah untuk mendapatkan kata sempurna,hal sederhana pun bisa menjadi suatu yang luar biasa kalau kalian bisa tersenyum dan bahagia"
__ADS_1
~D.s