Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
34.Queen and king


__ADS_3

"tatiana......kamu udah siap belum??" teriakku.


"iya kak ,bentar lagi" sahut tatiana.


"cepetan dek,biar bisa serapan,pas bang elang datang kita langsung pergi bareng" teriakku kembali.


"iya-iya kak,ini aku mau kemeja makan lagi kak" ujarnya.


"oke,kakak tunggu kamu di meja makan ya" ucapku yang langsung duduk di meja makan dan menunggu tatiana.


tatiana keluar kamar dan duduk di meja makan bersama ku.


"yuk makan kak,nantik kakak terlambat lagi" ledeknya.


"bareng-bareng dong,ni buat kamu" ucapku memberikan serapannya.


"makasih kak zahra yang paling cantik ,dan Palin baik di muka bumi ini" pujinya.


"ah kamu berlebihan" ucap ku sambil mengunyah.


"hahahaha kakak kakak" ucapnya menertawaiku.


"kenapa ada yang uucu" ucapku memegang wajahku.


"ada kak...kakak lucu kalau lagi makan" ucapnya dengan ertawa sambil menunjuk ke arahku.


"dasar kamu jahil ya,sekarang rasain jurus jitu seorang kak zahra" ucapku menggelitiknya.


"aduh kak,geli kak.hahahaha" ucapnya merasa geli.


"lanjut atau stop ya??" tanyaku sambil menggerakkan jari tanganku.


"Hmmmmm......stop aja deh kak,aku mau lanjut makan soalnya laper,heheheh" jawabnya.


"yasudah kita lanjut makan lagi" ucapku.


kami berdua sangat menikmati serapan pagi kami.


"zahra......assalamu'alaikum" ucap seseorang dari luar sana.


"walaikumsallam...iya tunggu sebentar" ucapku bergegas membukakan pintu.


ketika membukakan pintu.


"Duuuuuaaarrrr........"


suara letusan.


"Aaaaaargh.........." jeritku sambil menutup telingaku.


"surprise" ucap leon yang menghampiri ku.


"IH...dasar kamu nyebelin" ucapku mengerutkan keningku.


"hehehehe....maaf tuan putri" ucapnya memohon.


"oke di ma'afin" ucapku tersenyum tipis.


"udah siap atau belum???,biar kita langsung berangkat" ucap leon.


"udah kok,tunggu aku panggil tatiana dulu ya" ucapku dan langsung memanggil tatiana.


"dek....cepatan dek..." teriakku.


"iya kak" ucap tatiana berlari menuju ke arahku.


"oke sudah siap semua,yok berangkat" ajak leon.


aku mengunci pintu dan kami langsung melaju dengan kecepatan sedang.


"kak nantik jangat lupa jemput aku ya" ujar tatiana mengingatkan.


"oke siap adik kecil" ucapku mengelus kepalanya.


"oh ya nantik di sekolah kamu harus melaksanakan protokol kesehatan ya dengan bener" ucapku mengingatkan.


"baik kak" ucap tatiana.


"anak pintar" ucapku tersenyum.


...****************...


*sampainya di sekolah tatiana.


"sudah sampai" ucap leonemakirkan hondanya dengan sangat rapi.


"makasih kak" ucap tatiana.


"iya sama-sama" ucap leon tersenyum.


"aku antarin tatiana sampai di gebrang dulu ya leon" ujarku.


"iya zah" singkat leon.


aku mengantarkan tatiana sampai gerbang sekolahnya.


"kamu belajar yang rajin ya dek,jangan nakal-nakal di sekolah kasihan buk sari nantik kewalahan" ucapku penuh kasih sayang.


"iya kak zahra,tatiana masuk dulu ya" ucapnya pamit sambil mencium punggung tanganku.


setelah melihat tatiana aman masuk sampai kekelas barulah aku berangkat.aku kembali menyusul leon yang menunggu diparkiran.

__ADS_1


"udah yuk..." ajakku.


"yuk" ucap leon sambil mengangguk.


kami pun beranjak meninggalkan sekolah tatiana dan menuju kantor.


*πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


sesampainya di kantor.


"eh tatiana leon" ucap pak adrian melihat kami baru sampai.


"iya pak" ucapku tersenyum.


"aku nggak mau lihat kamu dekat dengan pak adrian,jujur aku cemburu lihat" bisik leon cemburu.


"oke siap bos,hehehehe" ucapku membalas bisikannya.


"sekarang ikut saya ya,sauanga ingin berbicara dengan kalian berdua" ucap pak adrian yang dari tadi memperhatikan kami berdua.


kami mengangguk dan mengikuti pak adrian ke ruangannya.


"silahkan duduk" ucap pak adrian mempersilahkan kami duduk.


"baik pak" ucapku serentak dengan leon.


"tanpa basa-basi langsung saja saya ngomong ke kalian berdua ya,acara kita besok akan di selenggarakan,saya mau acara iklan queen and


king mengikuti protocol kesehatan" jelas pak adrian serius.


"baik pak" ucap kami serentak dengan sangat setuju dengan ucapan pak adrian.


"oh ya satu lagi saya mau ngadain acara queen and king ,benar-benar harus serupa seperti queen and king,maka dari itu saya menyewaka seekor kuda untuk acara ini"ucap apak adrian serius.


" ha kuda"ucapku sangat kaget dan menggengam tangan leon dan menggelengkan kepala.


"kenapa ada yang keberatan" tegas pak adrian.


"nggak pak ,nggak ada yang keberatan kok pak" jawab leon memberi isyarat kepadaku.


"kalau tidak ada yang keberatan kalian boleh keluar" usir pak adrian.


aku dan leon pun keluar dari ruangan pak adrian.


"lepasin tangan aku,kamu ngapa sih setuju dengan pak adrian,itu kuda lo jelas aku takut banget sama kuda"ucapku sangat kesal.


" tenangkan dirimu tuan putri,kamu nggak perlu takitkan ada aku yang ada disamping kamu jagain kamu"bujuk leon.


"beneran ni kan ,awas aja sampai nggak!!" ucapku sedikit lebih tinggi.


"iya beneranlah masak nggak" ucapnya tersenyum.


"kalau gitu aku percayakan semuanya sama kamu"ucapku mempercayainya.


" zahra leon"teriak pak adrian yang keluar dari ruangannya.


"iya pak" ucap kami serentak dan berbalik ke arah pak adrian.


"sebentar lagi kita mau berangkat, kalian jangan pergi kemana-mana" ucap pak adrian.


"kemana pak??" ucap leon bingung.


"kita mau cari baju untuk queen and king tentunya ,saya belum ada persiapan mencari baju untuk kalian berdua, karena mumpung kalian berdua masih ada di sini kita sama-sama mencari baju yang pas buat kalian"ucap pak adrian serius.


" iya pak"jawab ku mengangguk pelan.


"kalian tunggu sini sebentar ya,ada yang ingin saya ambil di ruangan saya" ucap pak adrian.


"baik pak" ucap leon.


selagi menunggu pak adrian aku dan leon duduk di salah satu kursi yang berada dekat dengan ruangan pak adrian.


"calon imam,menurut kamu kita cari baju dimana ya??" tanyaku.


"mana aku taukan belum dikasih tau juga ,kita lihat aja nanti ya "ucap leon.


" hehehehe benar juga ya,kamu kan nggak tauu"ucapku cengengesan.


tak lama pak adrian pun keluar dari ruangan.


"let's go" ucap pak adrian.


kami pun keluar kantor.


"pak kami bareng bapak atau naik kendaraan masing-masing ya pak??" tanyaku.


"naik ke mobil saya aja" ajak pak adrian.


"baik pak" ucap kami berdua dan masuk ke dalam mobil pak adrian.


pak adrian pun melakukan kecepatan mobilnya.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


sesampainya di tempat desaineer ternama.


"kalian masuk saja dulu,saya mau parkir mobil saya" ucap pak adrian.


kami berdua kemudian turun dari mobil pak adrian,dan masuk ke dalam.


"hallo ini pasti zahra dan leon ya" ucap seseorang yang menghampiri kami.

__ADS_1


"iya bener mas" ucapku mengangguk.


"jangan panggil saya mas panggil saja saya tante mami" ucap seorang cowok yang menghampiri kami tapi berpenampilan layaknya seorang perempuan.


"maaf tante mami"ucap leon.


" kamu kok gagah banget"ucapnya menggoda leon.


"tante mami ,baju yang saya bilang udah di siapkan atau ada yang pas buat mereka berdua" ucap pak adrian menyusul kami berdua.


"tentu ada dong,bapak ganteng" ucapnya juga menggoda pak adrian.


"bapak mau yang Indian steel atau Disney steel?"tanyanya.


" saya boleh lihat Indian steel dan disney steel"jawab pak adrian.


"Oh boleh tentu sangat boleh, tunggu saya ambilkan sebentar ya" ucap tante mami.


"ini saya bawain Indian steel dulu,kalian langsung saja mencobanya" ucap tante mami menyodorkan gain India ke arahku dan baju tradisonal pria ke arah leon.


kami pun mengambilnya dan mencobanya*.



"*wah kita seresi banget ya colon imam,ucapku mengandeng tangannya dan menatapnya.


" iya nggak nyangka ya,kamu cantik banget"ucap leon terpukau.


"akhammm..." ucap pak adrian.


" eh maaf pak"sontak ku kaget dan melepaskan genggaman aku dari leon yang diangguki pak adrian.


"sekarang saya sudah lihat Indian steelnya sekarang saya mau lihat yang disney steel" ucap pak adrian sama tante mami.


"baik tunggu saya ambilkan" ucap tante mami mengambil sebuah gaun untukku dan juga untuk leon.


"ini silahkan di coba kembali gain dan pakaian prianya" ucap tante mami menyuruh kami mencoba baju yang dia berikan.


kami kembali bertukar pakaian dan mencobanya ,kami keluar dari ruang ganti dan bergandeng tangan*.



"*kalau yang ini pakaian lebih modern" ucap tante mami.


"jadi gimana pak??" tanyaku yang sangat keletihan bertukar-tukar baju.


"besok saya beritahu,dan saya akan menghubungi tante mami" ucap pak adrian.


"baik pak" ucapku.


"sebenarnya aku sangat kesal dengan pak adrian udah mencoba ini dan itu eh nggak ada kepastian" gumamku dalam hati sangat kesel.


"sekarang kalian berdua boleh pulang,saya ada urusan sama tante mami" usir pak adrian.


"iya pak" ucap leon dan mengajak aku pulang.


"kamu kesel nggak sih lihat pak adrian,masak udah pakai yang ini dan yang itu,nggak ada kepastian" ucapku menggerutu.


"sabar aja kitakan tinggal terima bersih aja,jadi kita sabar aja ya" ucap leon menenangkanku.


"sebelum kita pulang kita jemput tatiana ya" ajak leon.


"oh iya tatiana" ucapku baru ingat.


leon langsung menarek ku dan dia memberhentikan salah satu taxi yang melaju ke arah kami,kami pun masuk ke dalam taxi tersebut dan menuju ke sekolahan tatiana.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


di sekolah tatiana.


"dek sini masuk!!" teriakku melambaikan tangan ke arah tatiana.


"iya kak" ucap tatiana menyusul kami dan masuk ke dalam taxi.


"jalan pak" ucap leon.


kami pun kembali menempuh perjalanan menuju rumah.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


sesampainya di rumah.


"aku balik ya" ucapku dengan leon.


"iya ,langsung istrirahat ya" ucap leon sangat perhatian.


"siap pak bos" ucapku hormat dan masuk ke dalam rumah.


"kak gimana hari ini??" tanya tatiana.


"alhamdulillah semua berjalan dengan lancar,yok kita sholat ashar" ajakku.


"iya kak" kata tatiana.


kami membersihkan diri,mengambil wudhu dan melaksanakan sholat ashar.


selesai sholat aku langsung rebahan di ranjangku begitupun tatiana,kami istrirahat sebentar merenggangkan otot-otot.


"aku sangat menunggu kelanjutan ceritaku bersama leon" uharku tersenyum-senyum


... *...........*...

__ADS_1


"dia memang di gariskan untukku,dia pernah melakukan kesalahan tapi dia segera memperbaiki kesalahnnya,bukan kesempatan kedua tapi dia berjuang demi masa depan agar tmasa lalu tidak akan terulangi lagi".


... ~D s*...


__ADS_2