Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
46.seperti ada yang hilang


__ADS_3

zahra sebenarnya sangat kawatir dengan leon ,dia takut kejadian terdahulu terulang kembali tapi zahra selalu berusaha untuk berpikiran positif.


"kak" sahut tatiana yang melihat zahra melamun dan membuat zahra tersentak,mendengar sahutan tatiana.


"Ha iya dek ,ada apa??" tanya zahra.


"kakak kenapa kak,kakak sedih ya bang leon pergi tugas" lirih tatiana.


"kalau boleh kakak jujur kakak sangat sedih dek,ntah kenapa kakak merasa sangat berat megikhlasan bang leon untuk pergi bertugas padahal kakak tau bang leon pergi bertugas untuk melindungi tanah air kita" ucap zahra dengan raut wajah yang sangat sedih.


"kak kita sholat yuk kak,biar hati kakak lebih tenang,dan iya untuk kesibukan besok agar kakak juga tidak selalu kawatir kakakkan mulai bekerja jadi insyaallah tatiana yakin kakak bisa kak,semangat kak doakan juga bang leon agar ia selalu sehat dan berada dalam lindungan allah" ajak tatiana dan memberikan nasehat alla tatiana.


"iya dek,yuk sholat" ucap zahra.


zahra langsung mengambil wudhu begitupun tatiana yang mengikuti setiap gerak-gerik kakaknya,mereka kemudian melaksanakan sholat isya berjama'ah yang tentunya di pimpin zahra.


"assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucap zahra mengucapkan salam.


zahra kemudian mengangkat kedua tangannya begitupun dengan tatiana,"ya allah jujur hanya kaulah pemilik hati ini ,kau juga yang berhak atas hati hamba mu ini ya rabb,tapi hamba hanyalah manusia yang tak luput dari salah dan dosa,ya allah jagalah dan lindungilah leon bantu dia setiap langkahnya,amin,,,,".


selesai sholat zahra melihat mukenanya seperti biasanya sebelum tidur tatiana harus di bacakan dongeng tidur agar dia dapat tertidur,setelah selesai membacakan dongeng tatiana pun mulai tertidur lelap ,tapi zahra masih belum bisa tidur dia hanya berputar kanan dan kiri ,ntah apa yang tidak bisa membuat zahra tidur karena takut mengganggu tatiana zahra pun beranjak dari ranjang.


ia zahra keluar rumah dan duduk di halama rumah menikmati angin sepoi-sepoi malam malam hari,menekuk kaki dan melamun hanya itu yang bisa zahra lakikan sekarang.


"kring.....kring.....kring..."


tiba-tiba suara ponsel zahra berbunyi,zahra pun langsung mengangkat nya.


πŸ“ž" assalamu'alaikum pai"ucap suara berat dari seberang sana,tentunya zahra sangat mengenali suaranya ya dia adalah leon.


zahra menangis haru dan berusaha untuk menetralkan suaranya agar leon tidak kawatir terhadapnya.


πŸ“ž"walaikumsallam camam".


πŸ“ž"aku merindukan mu zahra,tuan putriku"


πŸ“ž"mulai deh"


πŸ“ž"bukan lebay aku tu tapi ini benar-benar isi hati aku zah,kami emang nggak rindu sama aku atau aku aja yang rindu sama kamu nih?


πŸ“ž"sangat aku sangat merindukan kamu"


πŸ“ž"kamu nggak usah kawatir ya pai,aku baik-baik aja kok disini"ucap leon yang seolah-olah mengetahui perasaan kawatir zahra terhadapnya.


πŸ“ž"alhamdulillah syukurlah camam,aku sangat mencintaimu camam"


πŸ“ž"begitupun aku,sekarang tidur lah zahra hari sudah sangat larut dan kami harus bekerja besok"


πŸ“ž"baiklah camam,bye camam assalamu'alaikum, Jaga kesehatan kamu camam"


πŸ“ž"iya zahraku,bye zahra si tupaiku,kamu juga Jaga kesehatan mu dan trus semangat ya".


keduanya pun menutup telvonnya,zahra akhirnya sangat lega setelah mendengar suara leon yang baik-baik saja,zahra pun masuk ke dalam rumah dan masuk ke dalam kamarnya,dia menyelimuti tatiana dan mengecup keningnya,tentunya itu sangat menggagu bagi tatiana tapi untungnya tatiana hanya menggeliat dan kembali tidur,begitupun dengan zahra yang mencoba untuk tidur dan akhirnya matanya pun bisa tertidur dengan pulasnya😴.


...----------------...


matahari pagi yang masuk dari celah jendela membuat zahra menggeliat dan terbangun.zahra pun beranjak dari kasurnya dan bergegas ke kamar mandi bersiap-siap agar tidak telat pergi ke kantor,


"tatiana ,tati adek kakak bangun dong" sahut tatiana selesai bersiap-siap.


zahra pun mencari cara agar adik kecil nya itu terbangun zahra yang begitu jahilnya mengambil salah satu diantara bulu kemonceng dan ia dia mulai menjahili adiknya memutar bulu kemonceng itu ditelinga adik kecil nya ,tentu saja itu sangat mengganggu tatiana.

__ADS_1


"arrg....kak geli,hehhe geli kak,hentikan kak zahra,hahahaha" ucap tatiana mengambil posisi duduk.


"ya habisnya kamu sih susah di banguni dan kakak menggunakan cara ini deh akhirnya" ucap zahra dengan sangat santainya menunjukkan bulu kemonceng yang ada di tangannya.


"iya kak zahra yang cantik dan baik hati,sekarang adik kakak udah bangun" ucap tatiana memuji kakaknya dan menyinggingkan senyuman.


"yaudah gih siap-siap,kata buk sari hari ini kamu harus masuk di suruh daftar ulang sama buk sari agarkamu dapat ikut lomba besok ,gih buruan!" ucap zahra.


"siap kak" ucap tatiana dan beranjak dari kasur danasuk ke dalam kamar mandi.


sepertinya hari ini zahra tidak akan memasak apa-apa untuk serapan pagi,untung saja dirumahnya masih tersedia roti tawar,zahra langsung membuatkannya untuk tatiana dan memasukkannya dalam ransel tatiana.


"kak zahra Tatiana udah siap ni,skuy kak" ucap tatiana yang bari keluar dari kamar.


"yuk keburu kesiangan lagi"jawab zahra sambil memasangkan ransel tatiana.


di depan rumah sudah ada ojek online yangenunggu zahra dan tatiana, zahra dan tatiana pun langsung naik dan ojek tersebutulai melajukan kendaraannya.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


sesampainya di taman sekolah tatiana....


" ni dek tasnya hati-hati sekolahnya,jangan Handel dan buat ibuk sari kewalahan ya dek,dan tunggu aja kakak disini jangan kemana-mana,okay"ucap zahra yang sangat bawel.


"iya kak zahra iya" jawab tatiana mencium punggung tangan zahra.


"buk saya titip tatiana tatiana ya buk" ucap zahra kepada ibuk sari.


"kakaknya zahra jangan kawatir saya akan menjaga tatiana seperti anak saya sendiri" ucap ibuk sari tersenyum.


zahra pun mengucapkan terimakasih terhadap gurunyanya tatiana berpamitan lalu meninggalkan taman kanak-kanak tersebut.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


"pak ini ongkosnya,makasih banyak ya pak" ucap zahra pada ojol.


kemudian zahra melangkahkan kaki nya masuk ke dalam ruangan tempat dia bekerja.


"ufffft......aku sangat merindukan ruangan ini termasuk ruangan ku bekerja" gumam zahra dan duduk di kursinya.


"hai...zahra...assalamu'alaikum...." ucap ziani.


"hallo......ziani.....walaikumsallam" ucap zahra tersenyum samar.


"pa kabar zah" ucap ziani sangat antusias melihat Zahra yang sudah kembali bekerja.


"I am fine ni" ucap zahra datar.


"alhamdulillah zah,oh ya ini file yang harus kamu selesaikan sekarang juga buruan ya zah,soalnya di tunggu sama pak adrian" ucap ziani sambil memberikan filenya.


"terimakasih zianai akan segera saya laksanakan" ucap zahra cekikilan.


ziani hanya menggeleng-gelenglan kepalanya dan kembali bekerja.


zahra sekarang terlalu sibuk dengan urusan pekerjaannya sepertinya dia harus bekerja keras untuk file yang satunya jni karena paka adrian sudah menunggunya.


beberapa jam berselang.....


"dan.....ya.... akhirnya selesai juga filenya"


ucap zahra tersenyum bahagia.

__ADS_1


zahra pun beranjak dari ruangan kerjanya dan menuju ruangan pak adrian.


"tok.....tok....tok...."


suara kwtukan pintu.


"iya massuk!" ucappak adriandari balik pintu.


"assalamu'alaikum pak adrian" ucap zahra sambil duduk dikursi yang berada tepat dihadapan pak adrian.


"walaikumsallam zah,bagaimana kabar mu?" tanya pak adrian.


"alhamdulillah sehat pak dan alhamdulillah lagi saya sekarang berada di hadapan bapak dan bekerja dengan bapak" jawab zahra sangat polos dan tentunya itu membuat pak adrian tertawa geli.


"baiklah zahra" balas pak adrian sambil menahan tawa nya.


"oh ya pak karena keasyikan mengobrol saya hampir lupa memberi file ini" ucap zahra yang berhasil membuatadrian kembali terkekeh geli.


"baik zahra terimakasih sudah mengerjakan tugas dengan tepat waktu" jawab pak adrian sambil memeriksa filenya.


zahra sempat berpikir sejenak seperti anak yang sedang bersekolah saja,jawaban pak adrian tapi sudah lah biarkan saja.


"baik zahra kamu mengerjakannnya sangat bagus dan begitu detail,Dan zahra jangan lupa kamu harus mencari hal terbari dan memotretnya,says tunggu besok" perintah pak adrian.


"baik pak ,terimakasih pak dan saga pamit keluar pak" tutur zahra yang sangat sopan dan beranjak dari ruangan pak adrian.


zahra mengambil tasnya juga kameranya.


"mau kemana zah" ucap ziani yang melihat zahra mengambil tasnya dan kameranya.


"mau mencari informasi terbaru dan menarik" ucap zahra cekikan.


"oke semoga berhasil" ucap ziani menyimoulkan senyumannya.


"terimakasih ziani" balas zahra tersenyum.


zahra kemudian memesan supir taksi dan menunggu nya di halaman kantor,beberapa menit kemudian supir taksi pun datang dan zahra pun langsunf masuk ke dalam mobil.


"mau kemana neng" ucap supir taksi kepada zahra.


"ntah lah pak ,saya saja masih memikirkan dimana saya harus berhenti nantinya " ucap zahra dengan sangat polosnya.


"jadi neng nggak tau dimana harus berhenti?" tanya supir taksi tersebut.


"belum pak danenurut bapak apa yang menarik dalam hidup ini?" ucap zahra yang balik bertanya.


"menurut saya ya neng hal yang menarik dalam hidup ini adalah perjuangan yang tidak ada habisnya neng" ucap supir taksi tersebut,dan tentunya itu membuat zahra berpikir dan akhirnya.


"STOPPPPP!!!!" ucap zahra mengagetkan supir taxi nya.


"kenapa atuh neng??" ucap supir taxi kebingungan.


"disini aja pak ,saya disini aja turunnya pak" ucap zahra yang membuat supir taxi itu semakin bingung dan menggarut kepalanya yang tidak gatal itu.


"baik neng" ucap supir taxi yang kemudian hanya menurut saja.


zahra kemudian turun dari taxi.


zahra berjalan di perumahan-pereumahan kumuh ya zahra tau ini hal yang biasa dan bukan luar biasa tapi ntah kenapa hati zahra bergerak untuk kesana.


...*.........*...

__ADS_1


"kisah cinta zahra tidak pernah habis buat leon ,perjuangan zahra untuk mendapatkan leon juga belum ada hentinya,Zahra sangat bersemangat dan terus melangkah berjuang"


...~zahra...


__ADS_2