
setelah selesai dari kantin zahra pun kembali ke kamar leon.
"beli apa kamu kekantin pai?" tanya leon yang melihat zahra masuki kamarnya.
"beli nasgor?kamu mau?" ucap zahra.
"nggak ah ,kamu aja yang makan pai" ucap leon menggeleng.
zahra pun langsung duduk di samping leon dan menyantap makanannya dengan sangat lahap.
"pai" sahut leon.
"hmmm"
"video call ayah sama ibu kamu dong pai,aku mau ngomong,kamu lanjut aja makannya nggak papa pai" tutur leon.
"bentar ya,,,," ucap zahra mengambil ponsel di saku celananya.
zahra pun mulai video call dengan ibunya,pada deringan pertama ibunya belum juga mengangkat,zahra pun mencobanya terus-menerus dan pada deringan terakhir barulah ibu zahra mengangkat video call zahra.
π"assalamualaikum nak,bagaimana kabar kamu dan tatiana?" tanya ibu zahra langsung setelah mengangkat video call anaknya.
π"walaikumsallam bu,alhamdulillah bu zahra sama tatiana sehat bu"
π"alhamdulillah lah nak,tumben kamu menelvon ibu nak?".
π"ini bu leon mau ngomong sama ibu dan ayah juga,ayah ada bu?"
π"Ooh nak leon ,ada ntar ibu panggil ya"
π"yah...ayah zahra nelvon ini lo yah,katanya leon sekalian mau ngomong sama ayah dan ibu juga "teriak ibu terdengar dari sebrang telvon.
π" iya bu sebentar "teriak ayah dari sebrang telvon.
π" ayah...hallo yah,assalamualaikum yah"ucap zahra yang langsung melihat ayahnya.
π"walaikumsallam nak,ada apa nak?kata ibu nak leon mau bicara sama ibu dan ayah nak".
π"iya yah ni leon di samping zahra yah,ayah sama ibu ngobrol-ngobrol aja sama leon dulu ya yah zahra mau lanjut makan sebentar yah"ucap zahra dan langsung memberikan ponselnya kepada leon.
π"bagaimana keadaan kamu nak"
π"ya begini lah om tante keadaan leon yang sekarang,masih di rawat di rumah sakit".
π"semoga kamu lekas sembuh ya nak,aamiin..."
π"aamiin allahumma aamiin"
π"oh ya nak leon mau ngomong apa nak?"
π"ini om tante saya ingin ngomong tentang hal ini tante on,boleh kah saya meminang anak om san tante, setelah leon sembuh total om tante?"
π"ya kalau om sama tante nggak bisa berbuat banyak nak ,om sama tante ya ngikut nak zahra aja kalau nak zahra sudah siap ,om sama tante pasti setuju,dan bagaimana menurut kamu zahra apakah benar kamu memang memantaskan hati mu?"tanya ayah yang melihat zahra sedang asyik menyantap makanan.
__ADS_1
zahra pun langsung menghiraukan perkataan ayahnya dan mengangguk ,dan pipinya merah merakah yang menandakan dia malu.
π"sepertinya zahra mau nak ,jadi om sama tante hanya bisa menyetujuinya karena menurut kami keputusan putri kami adalah yang terbaik dan insyaallah memang terbaik".
π"jadi om sama tante setuju leon menikah sama zahra?"tanya leon sekali lagi untuk memastikannya.
π"iya nak kami setuju "ucap ayah dan ibu tersenyum sumringah.
π" alhamdulillah,,,,,,,,makasih om tante"
nampak jelas senyum bahagia di wajah leon ,zahra dan kedua orang tua nya.
π"om sama tante segera tes swab,nantik leon yang biayai semuanya termasuk pembayaran pesawatnya".
π"baik nak,terimakasih banyak nak leon"
π"sama-sama om dan tante seharusnya leonlah berterimakasih sama on dan tante karena telah mengizinkan leon meminang anak om sama tante,sekali lagi makasih om tante,dan nantik leon langsung transfer untuk yes swab sama pembayaran untuk pesawatnya om".
π"baik nak leon,setelah nak leon mengirim kami uang ,kami segera mengurusnya"
π"oh ya nak leon om sama tante mau pergi ke pasar om tutup dulu ya telvonnya ya".
π"siap om tutup saja om"
ayah zahra pun langsung menutup ponselnya,begitupun dengan zahra setelah telvonnya berakhir ,zahra pun baru menyelesaikan makanannya dan menatap Leon penuh hangat.
"kenapa kamu zah" tanya leon yang juga menatap zahra.
"gimana perasaan kamu setelah mendengar ayah dan ibuku ku setuju" jawab zahra menyunggingkan senyuman nya.
"aku juga" balas zahra.
di tengah-tengah perbincangan leon dan zahra,seorang dokter memasuki ruangan leon untuk memeriksa keadaan leon.
"permisi pak leon dan buk zahra" ucap dokter dengan sangat ramah.
"oh iya dok" ucap zahra mempersilahkan dokter memeriksa keadaan leon.
"bagaimana keadaan leon dokter,kalau saya boleh tau?" tanya zahra melihatnya dokter yang telah usai memeriksa zahra.
"alhamdulillah keadaan pak leon kian membaik dan kabar baik nya esok lusa leon boleh pulang" jelas dokter.
"esok lusa dok?" tanya zahra dengan sangat gembira.
"benar buk zahra ,pak leon sudah bisa pulang esok lusa" balas dokter.
"leon kamu dengar itu lusa kamu sudah boleh pulang" ucap zahra menggenggam tangan leon dengan penuh kebahagian tanpa menghiraukan dokter yang masih berada di sana.
"iya aku dengar pai" ucap leon tersenyum.
"kalau begitu saya keluar ya buk zahra" ucap sang dokter yang tak ingin mengganggu pasangan kekasih itu.
leon dan zahra pun mengangguki perkataan dokter.
__ADS_1
"wih hari ni benar-benar luar biasa camam 2 kabar bahagia,yang pertama kamu mendapat restu kedua orang tuaku dan yang terakhir kamu boleh pulang lusa" ucap zahra yang tak mau menghilangkan senyuman di wajahnya.
"benar pai,ini benar-benar kabar bahagia" ucap leon.
"harus di rayain ni sepertinya" ucap zahra.
"rayain gimana sih pai akukn masih ada di rumah sakit mana bisa kita ngerayain"kata leon.
" nggak aku bukan mau ngerayain wah atau seperti yang kamu pikirkan ntah apa itu,tapi aku mau mengambil moment bahagia ini dengan cara kita foto bareng!"antusias zahra mengambil ponselnya mengambil potretnya dan juga leon.
"sesederhana itu ngerayainnya?" tanya leon.
"iya sesederhana itu udah buat kamu dan aku bahagia kok" balas zahra tersenyum sambil memandangi foto yang diambilnya.
"dasar kamu memang aneh pai,tapi karena keunilan kamulh aku menyukai kamu pai" ucap leon tersenyum sambil mengelus kepala zahra.
"iya kalau nggak yunik bukan zahra namanya dong camam" ucap zahra tersenyum.
"camam kamu mau makan nggak biar aku siapin habis itu langsung makan obat" ujar zahra.
"boleh pai sedikit aja makannya tapi until mengisi perut aku aja pai biar bisa makan obat" kata leon.
zahra pun menyuapi leon dengan penuh sabar,baru beberapa siap leon pun langsung menggelengkan kepalanya.
"udah camam?baru 3 siap lo?" tanya zahra.
"iya udah pai ,udah kenyang lagian aku pai" ucap leon menolak makanan yang ingin di suapi zahra kembali.
"yaudah kalau kamu dah kenyang" jawab zahra meletakkan piring diatas lemari dan sekarang menyuapi leon kembali untuk memakan obat- obatannya.
"sudah semua pai makan udah obat udah,sekarang aku mulai merasa kantuk menghampiri ku" ucap leon menguap.
"iya kamu tidur aja camam,aku mau keluar sebentar ya" ucap zahra.
"mau kemana kamu pai?" tanya leon dengan mata kantuknya.
"mau sholat ke mushalla rumah sakit camam" jawab zahra.
"okelah" ucap leon.
zahra pun langsung menyelimuti leon dan beranjak dari tempat duduknya,menutup pintu dengan penuh hati-hati agar tidak mengganggu leon.
zahra pun melangkahkan kakinya ke lift untuk pergi ke lantai dasar,karena mushalla rumah sakit berada di lantai dasar.saat memasuki lantai dasar zahra melihat cermin yang ada di lift.
"apa-apaan ini bacaannya hidup atau mati!" gumam zahra sangat terkejut.
"dan siapa yang melakukan hal konyol seperti ini"gumam zahra kembali.
zahra tidak meketahui bahwasannya tulisan itu di buat oleh ibuk sekar wanita renta itu,sudah mengawasi gerak-gerik zahra.
tapi zahra mencoba tidak menghiraukan tulisan yang ada di lift itu,dan akhirnya dia sampai ke lantai dasar dan memasuki musholla dan melaksanakan sholat magrib.
... *.......*...
__ADS_1
"mungkin kebahagian belum berpihak padamu mungkin esok akan ,tapi ingatlah allah selalu ada untuk umatnya,allah tak pernah meninggalkan umatnya yang selalu berdo'a padanya"
... ~D.s...