Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
50.180Β° Din?


__ADS_3

selesai sholat subuh, zahra langsung bergegas dan pergi ke bandara menjemput dina dan menelvon pak adrian meminta izin hanya untuk menjemput dina,meninggalkan tatiana yang masih tertidur pulas.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


sampainya dibandara.....


zahra langsung mengambil telvonnya dan menelvon dina,pada deringan pertama dina langsung mengangkatnya.


πŸ“ž"assalamu'alaikum din,,,aku udah sampai ni di bandara".


πŸ“ž"walaikumsallam zah, dekat mana kok Ali belu keliatan?"


πŸ“ž"ini aku pake baju biru tbah jilbab pasmina bewarna hitam".


πŸ“ž"oh iya zah,aku nampak kamu"ucap dina.dan mematikan ponselnya.


"katanya sudah kelihatan tapi mana ,masih belum ada tuh kelihatan batang hidung ni orang" gumam zahra celinguk kekana dan kekiri.


"hay zahra,,,,,assalamu'alaikum" ucap perempuan yang memakai niqab menghampirinya.


"walaikumsallam,,,maaf anda siapa ya?" ucap zahra menaikkan salah-satu alisnya.


"masak kamu nggak ngenalin suara aku juga zah"ucap perempuan yang berpakaian serba sayr'i dan niqabnya.


zahra memperhatikan perempuan itu dengan sangat intens dari bawah sampai atas dan memikirkan siapa pilok suara di belakang niqab ini,cukup lama bagi zahra untuk menyadarinya l juga mengingatnya,tapi oa sudah mulai mengingatnya.


" Dina!!kamu dina"ucap zahra dan bertapa terkejitnya zahra saat itu,melihat penampilan dina yang bagi zahra perubahannya 180Β°.


" iya ini aku"ucap dina tersenyum dibalik niqabnya.


"sedikit banyak perubahan yan din" kata zahra yang masih tidak percaya dengan perubahan dina.


"alhamdulillah zah,seperti yang kamu lihat,ya beginilah" jawab dina.


"nantik kita lanjutkan perboncangannya di dalam taxi din,sekarang kamu masuk dulu" ucap zahra sambil membukakan pintu taxi buat dina.


dina pun masuk ke dalam taxi dan barulah zahra.


"mau diantar kemana neng?"


tanya supir taxi.


"ke rumah saya aja pak,jalan permai" ucap zahra sambil menunjukkan alamat rumahnya.


"baik neg" ucap supir taxi.


"jadi sejak kapan ni din?,memutuskan untuk memakai niqab atau cadar ini?" tanya zahra memulai pembicaraan antara zahra dan dina.


"baru berjalan satu tahun zah,dan mungkin akan selamnya aku memakai niqab ini menutup wajahku danenghindari fitnah bagi yang memandangku" ucap dina yang membuat zahra terpelongo,

__ADS_1


zahra mengkhoreksi dirinya dan melihat dirinya dengan wajah sangat kecewa karena dirinya belum sebaik dina karena sudah merubah cara berpakaiannya.


dina yang sepertinya mahami itu merangkul bahu zahra.


"sabar zah,,,,,,kamu nggak buruk kok dengan pakaian kamu yang sekarang kamu masoh enutup mahkota mu dengan rapat,jika kamu ingin berubah cara penampilanmu aki harap kamu memilih waktu yang tepat dan jangan terburu-buru karena yang terburu-buru itu tidak akan pernah baik dan satu lagi kamu harus memantapkan hatimu untuk itu" jelas dina yang membuat zahra tersenyum tipis.


"do'akan ya din ,agara aku bisa merubah penampilanku seperti mu" ucap zahra sambil menggenggam tangan dina.


"Amin..." ucap dina mengaminkan.


"oh iya din,aku boleh tanya satu hal lagi nggak?" tanya zahra.


"tentu boleh zah,silahkan kamu ingin bertanya apa kepada ku" jawab dina dengan senang hati.


"kamu jadi nggak bakalan pacaran?" tanya zahra ceplas-ceplos.


"Hahahahahah.....ya nggaklah zah,lagian aku juga belum kepikiran zah,tapi kalau mengenai jodoh insyaallah aku akan ta'aruf zah" tutur dina dan lagi-lagi membuatku zahraenganga sangat lebar.


"kamu yakin kalau ta'aruf bakalan buat kamu bahagia" ucap zahra yang masih tidak atau tidak sama sekali dengan ta'aruf.


"insyaallah aku yakin 100% zah,udah jangan bertanya mulu tentang aku,sekarang giliran kamu zah,hubungan kamu dengan TNI itu gimana zah?masih berlanjut?" ucap dina mengalihkan pembicaraan.


"alhamdulillah masih,tapi sekarang dia lagi tugas" ucap zahra memasang raut wajah sedih.


"Hmmm,,,,nggak papa bsok kalau dia pulang suruh dia halalin langsing,bilang jangan kelamaan,nanti bakalan banyak pengganggunya" goda dina.


karena obrolan yang begitu panjang lebar mereka berdua tidak menyadari ,bahwa supir taxi telah memarkirkan mobilnya di depan rah zahra.


"Oh ia pak terimakasih banyak pak" ucap dina membayarnya supir taxi dan turun dari taxi begitupun dengan dina.


"din sebenarnya kamu nggak usah bayar supir taxi yang tadi karena aku yang jemput kamu ,akukan merasa malu jadinya" ucap zahra menekik wajahnya karena malu.


"udah santai aja kali,kayak orang baru kenal kemarin aja" jawab dina.


"kamu istirahat aja dulu din" ucap zahra membukakan pintu.


"baik zah" ucap dina mengangguk.


zahra dan dina pun masuk ke dalam rumah zahra,dan langsing duduk di sofa menselojorkan kaki mereka.


"adik kamu mana zah" tanya dina.


"ada di kamar ,mungkin masoh tidur" jawab zahra.


"Ooooh" ucap dina yang hanya berOh ria.


"iya din kamu doaoni aja ya,alu mau berangkat ke kantor dan anggap aja rumah sendiri" ucap zahra langsung pamit,dina ingin menjawab perkataan zahra tapi perempuan itu sudah pergi secepat kilat,dina hanya menggelengkan kepalanya.


karena kelelahan dina mengambil posisi tidur di sofa zahra dan tidak butuh beberapa lama dina memejamkan matanya.

__ADS_1


.


.


.


.


seperti biasa kebiasaan zahra setelah sampai di kantor,mengabsen dan masuk ke ruangan pak adrian.


"ada apa zah?ada Yang bisa saya bantu?" ucap pak adrian melihat zahra masuk tanpa mengetok pintunya terlebih dahulu.


"nggak pak,tapi saya ingin bertanya apa pekerjaan yang bisa kerja kan pak" tanya zahra.


yang mbuat adrian tersenyum gelimelihat tingkah zahra.


"kamu kerjalan aja file ini di ruangan mu" ucap adrian sambil meletakkan filenyake tangan zahra


"hanya ini aja pak?" ucap zahra sepertinya sangat keberatan dengan file yang sangat banyak.


"mau di tambah lagi" ucap adrian menegeluarkan senyum jahilnya😏.


"ja....ngan pak ,ini saja sudah cukup bagi saya" ucap zahra dengan gugup.


'oke kalau gitu kamu bisa balik ke ruangan kamu"ucap adrian mengusir zahra.


"baik pak" ucap zahra mengangguk.


baru saja zahra ingin melangkah keluar...


"oh iya tunggu sebentar zahra" ucap adrian dan membuat zahra memutar badannya.


"I....yaaaa saya pak,ada apa" jawab zahra canggung.


"soal saya menjadi dana buat organisasi kamu akan segera saya kasih ceknya dan saya juga sudah bilang sama moana tentang tenaga yang ingin kamu butihkan dan moana bersedia membantu kamu" ucap pak adrian membuat zahra menggulum senyum di wajahnya.


"makasih banyak atas bantuannya pak,saya balik dulu ke ruangan saya" ucap zahra berterimakasih dan pamit kepada pak adrian.


"iya sama-sama,silahkan!"ucap pak adrian dengan suara big bossnya.


Zahra pun langsung keruangannya dan mulai menyalin file yang ada di tangannya.


" sepertinya hari ini aku bakalan lembir untuk mengerjakan semua ini"gumam zahra sambil mengetik.


... *......*...


"Memilih.....


kata-kata itu yang harus diginakan saat harus milih yang baik atau yang buruk,tapi ingatlah satu hal berubah diri sendiri itu tergantung niat yang ada dalam hati,bukanengikuti kata NATO orang".

__ADS_1


... ~D.s.....


__ADS_2