Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
28.new atmosphere


__ADS_3

"tatiana sayang,adik kecilku cepat bangun biar,kita mau kesekolah kamu dan kakak mau berangkat kerja dek"ucapku membangunkan tatiana.


" iya kak"ucap tatiana sambil duduk.


"sekarang kamu siap-siap ya,kakak tunggu" ucapku menunggu.


"baik kak" ucap tatiana beranjak dari ranjang.


sekarang aku bekerja di Jogjakarta sebagai fotografer.aku mendapatkan kontak di salah satu kantor di Jogjakarta.


"kak udah siap kak" ucap tatiana yang baru saja keluar Dari kamar mandi.


"sekarang kamu tinggal kakak sisir lagi ya dek,siap tu kita berangkat ke sekolah kamu" ucapku menyisir rambutnya.


"iya kak"


"oke sekarang semua sudah siap,yok kita berangkat" ujarku sambil merangkul tatiana.


*sesampainya di taman kanak-kanak.


"nah ini seoklah kamu tatiana" ucapku sambil jongkok menyeimbangi tinggi badannya.


"wah....Karen kak" ucap tatiana menatap ku.


"yok sekarang kita masuk" ajakku


*aku dan tatiana berjalan Dari gerbang sekolah menuju ruang guru.


ruang guru.


"assalamu'alaikum buk" kataku mengucapkan salam.


"walaikumsallam" jawab guru yang berada saat itu.


"buk ini adik saya tatiana, saya titip adik saya ya bu" ucapku tersenyum.


"ini tatiana murid baru itu ya,perkenalkan nama ibuk sari,kebutulan ibuk adalah guru kamu,yok kita masuk kelas" kata ibuk sari sbil memegang tatiana.


"kamu belajar rajin-rajin ya dik,kakak mau pergi kerja dulu" ucapku menatapnya.


"iya kak" jawab tatiana dan beranjak meninggalkan ku.


aku kemudian keluar dari ruangan guru,dan aku berangkat ke kantorku.kantorku tidak jauh Dari tatiana,jarak yang aku tempuh Dari sekolah tatiana kelantorku hanya 5 menit perjalanan.


***********


Dikantor.


"akhirnya aku sampai juga" ucapku dengan sangat lega.


aku memasuki gedung itu,dengan penuh kepercayaan dan penuh kebanggaan.aku kemudian langsung mencari atasanku.


tok...tok...tok...


"iya silahkan masuk"teriak atasanku dala ruangan.


aku kemudian memberanikan langkahku dan masuk ke dalam ruangan tersebut.


" misi pak"ucapku sambil menunduklan kepalaku.


"iya silahkan duduk" ucapnya sambil menunjuk kearah kursi yang ada di depan nya.


"baik pak" jawabku dan langsung duduk di kursi yang ada di hadapannya.


"kamu zahra,yang sudah menandangi kontak saya betul" ujarnya.


"betul pak" ucapku mengangguk pelan.


"baik saya gak perlu terlalu banyak bass basi,seperti yang kamu lihat sekarang ya begitulah saya aslinya,sebelum saya berbicara panjang lebar perkenalkan nama saya andrian,disini saya ingin kamu dapat menyesuaokan diri dengan cepat,dan saya menunggu hasil dari foto-foto kamu yang memuaskan dan tentunya dapat menailkan nama kantor ini" katanya dengan tegas.


"baik pak,saya akan berusaha bekerja semaksimal mungkin dan segera menyesuaikan diri dalam dunia kerja ini pak" jawabku.


"baik sekarang kamu boleh keluar dan boleh mengerjakan apa yang saya suruh tadi" ucapnya sambil menunjuk ke arah pintu.


"siap pak" ucapku mengangguk dan keluar dari ruangan nya.


aku melihat kursi di pojok ruangan dan aku duduk di kursi tersebut,sembari mencari-cari ide untuk pekerjaan yang akan aku jalani.


"hay" ucap seseorang yang tidak Aku kenal sama sekali


"hay" ucapku menatapnya.


"perkenalkan nama aku ziani panggil saja ani" ucapnya memperkenalkan diri dan duduk disampingku.


"namaku zahra" ucapku ramah.


"aku tau kamu pasti sulit menyesuaikan diri disini ya,tapi aku yakin seiring berjalannya waktu kamu dapat menyesuaikannya dan malah suka tempat ini,dan pak Adrian dia orang yang baik kok sebenarnya,cuma dia tidak terlalu suka basa-basi" jelasnya dengan ramah.


"hmmm.....iya ani" ucapku tersenyum.

__ADS_1


"yaudah aku tinggal dulu ya" ucapnya beranjak meninggalkanku.


aku kemudian beranjak dari kursi ku dan aku pergi keluar kantor dan aku mulai motret motret apa yang aku lihat dan bisa dijadikan topik.


"alhamdulillah......sepertinya ini semua sudah cukup,aku bisa menunjukkan beberapa photo ini kepada pak Adrian" gumamku sambil tersenyum.


aku kemudian melihat ke arah jam tanganku dan ternyata waktunya makan siang.aku mencari warung makan disekitaran sini.


"sepertinya aku belanja disana saja" ucapku berpikir dan menunjuk ke arah warung.


aku memantapkan langkahku dan pergi kewarung itu untuk memebeli beberapa makanan untuk penganjal perut.saat aku berbelanja seperti ada seseorang yang memperhatikanku.


"hay"


kata orang itu menepuk bahuku.


"Ha!!,apa??"


kataku sambil menoleh kebelakang.


sontak membuatku terkejut.


"ARRRRGGGGGG....ka.....ka.....mu....kamu ke.....kenapa ada di sini???apa kamu yang memperhatikanku dari tadi!!!


karena terikanku,semua orang yang berada disekitaranku menoleh ke arahku ikut kaget dan mulai berbisik-bisik.


aku terus berpikir keras.


apa yang terjadi??mengapa dia benar-benar ada di sini??sementara pas kami verpisah dia bukan di tugaskan di sini!! berulang-ulang aku menarik dan mencubit pipiku berharap ini mimpi.


" leon kenapa kamu bisa ada disini??"tanyaku kepada orang yang menepuk bahuku,ia dia adalah leon orang yang sangat aku kenal dan aku tidak akan pernah melupakan wajah tampannya itu.


"banyak hal yang ingin aku jelaskan,tapi sepertinya kita harus pergi kesuatu tempat yang lebih baik untuk berbicara" ucapnya menarik tanganku.


"hehehe permisi ibuk-ibuk dan bapak-bapak sekalian" ucapku dengan sangat malu.


"kemana kamu ingin mengajakku" ucapku dengan tegas.


leon hanya diam dan terus menarikku.


"leon udah lepas" ucapku risih.


kemudian dia melepaskan tanganku,dan berhenti di suatu tempat yang jauh dari orang orang.


"zahra aku mau ngomong" ucapnya sambil menundukkan kepalanya.


"apa yang kamu mau ngomongin, cukup cukup udah puas kamu nyakiti perasaan aku leon ,udah cukup"ucapku mulai nangis.


aku memundurkan langkah karena aku masih belum percaya dengan semua yang ada di hadapan aku,aku kemudian pergi dan meninggalkan leon begitu saja.


"zahra....zahra" ucap leon mencoba memberhentikan langkahku.


tapi aku bersih keras ,dan terus berjalan tanpa menoleh ke arah leon.


"zahra kamu ini aneh....sekarang leon ada di hadapan kamu kamu malah pergi seperti ini" ujarku memberhentikan langkahku dan menepuk-nepuk keningku.


"dari pada aku bergumam terus lebih baik aku balik ke kantor,sepertinya bos telah menungguku" gumamku kembali.


sesampainya di kantor,benar saja adrian bos ku sudah menungguku di depan ruangan nya.


"*bagaimana zahra,apalah kamu sudah mendapatkan sesuatu yang membuat saya tertarik" ucap bos adrian sambil melipatkan kedua tangannya.


"sudah pak,menurut saya gambar-gambar yang saya ambil barusan bisa menaikkan nama kantor kita pak" ucapku dengan sangat percaya diri sambil menunjukkan foto-foto yang aku ambil barusan.


"wow......amazing.... zahra saya suka dengan ide kamu" ucap pak adrian dengan sangat bangga.


"terimakasih pak...terimakasih" ucapku dengan tersenyum bersemangat.


"saya suka dengan kinerja kamu,lanjutkan seperti ini ya,kamu juga sudah selesai,kamu boleh pulang" ucap pak adrian menepuk bahuku dan kemudian pergi meninggalkanku.


aku tersenyum dan meloncat-loncat karena aku bangga dengan diriku hari ini,kerja keras ku terbayarkan.


"oh iya....tatiana" ujarku memeluk keningku.


aku kemudian bergegas menjemput tatiana.


🍃sesampainya di sekolah tatiana.


"kak zahra!!!" teriak tatiana langsung memeluk ku.


"ma'afin kakak ya tatiana,karena kakak lambat menjemput mu" ucapku menatapnya.


"iya kak gak papa kak,lagian ibu guru yang ngawanin aku dari tadi" ucap tatiana.


"makasih banyak ya buk,karena udah mau nungguin tatiana sampai saya menjemputnya" ucapku berterimakasih kepada ibuk sari.


"iya sama-sama kakaknya tatiana,ini juga sudah tufas saya,ya sudah saya tinggal dulu ya" ucap ibuk sari meninggalkan kami*.


"kak pulang yok" ucap tatiana mulai bawel.

__ADS_1


"iya....iya ayok" ucapku memgajaknya.


kami mencari kendaraan untuk pulang.


aku tadi menyempatkan diri untuk mencari rumah kontrakan dan aku menemukan rumah kontrakan yang pas untuk tempat kami berdua.


"*kak itu ada ojek" ucap tatiana menarik narikku.


"iya tatiana yok kita kesana" ajakku kepada tatiana.


kami kemudian berjalan menuju tukang ojek tersebut.


"mas ojek mas" ucapku ke tukang ojek.


"naik mbak" ucap tukang ojek.


kami kemudian naik dan tukang ojek mengantarkan kami.


"stop mas disini" ucapku menyuruh berhenti.


"iya mbak" ucapnya memberhentikan hondanya.


"ini mas uangnya" ucapku sambil memberikan uang.


"yok tatiana kita masuk" ucapku tersenyum.


"ini rumah baru kita kak??" tanya tatiana.


"iya tatiana, ini rumah kita" ucapku mengelus kepalanya.


"barang-barang kita kak??" tanya kembali.


"udah tenang aja ,tadi udah kakak suruh orang ngantarin barang kita" ucapku.


"bagus kalau begitu kak,sekarang kita masuk kak" ucapnya menarik-narikku dengan penuh semangat.


"sabar tatiana" ucapku tersenyum sambil membukakan pintu.


"yee........" ucap tatiana masuk dengan sangat kegiarangan.


"kamu bersih-bersih dulu gih,kakak mau nyiapin makan malam kita" kataku kepada tatiana.


"siap bos"ucap tatiana berjalan menuju kamar mandi.


aku menggelengkan kepala ku melihat kelakuan tatiana yang selalu membuatku tersenyum,dan aku kemudian menyiapkan makan malam.


" kak aku udah siap"ucap tatiana sudah berpakaian sangat rapi.


"wah...cantik sekali adek kakak,kakak sebentar lagi juga udah siap " kataku.


aku kemudian membawa hidangan yang baru saja selesai kemeja makan.


"Tradaaaaa....." ucapku menokok makanan ke meja makan.


"kak sepertinya ini sangat lezat ya kak" ucap tatiana tersenyum menatapku.


"iya dong siapa dulu yang masak" ucapku dengan penuh percaya diri.


"kak makan yok aku udah lapar" ucap tatiana merengek.


"tunggu ya sebentar aja,kakak mau mandi dulu ya,udah bau ni badan kakak" ucapku mencium aroma badanku.


"iya kak ,kakak madi dulu deh bau kakak udah sampai kesini ni" ucapnya mengejekku sambil menutup hidungnya.


"dasar kamu tatiana,ya udah kakak mau mandi dulu" ucapku kemudian bergegas mandi.


aku selesai mandi dan kembali segar.


"kakak udah siap ni,kita sekarang makan ya" ucapku langsung duduk.


"yok kak" kata tatiana.


kami menikamati dan melahap makan malam kami.


"kak zahra tatiana udah siap kak,sekarang tatiana ngantuk kak" ucapnya menguap.


"kakak juga udah ngantuk ni,yok kita masuk kekamar", ucapku merangkulnya dan masuk ke dalam kamar.


" kak jangan lupa dongeng sebelum tidur"ucapnya tatiana dengan sangat manis nya.


"iya iya ,kakak sambung yang kemaren ya,anak tersebut dia tinggal hanya dengan teman-teman hewannya,dia makan buah-buahan dari hutan,dia selalu riang gembira dan berlari lari" ucapaku bercerita.


"wuaaaaaa......😴😴😴"


aku melihat ke arah tatiana dan dia sudah memeajamkan matanya.


aku kemudian mencoba menutup mataku tap tetap tidak bisa,aku berjalan dan duduk dijendela.Aku menyesal tidak mendengarkan alasan leon😫😫😫😓.


... *......…..*...

__ADS_1


"cinta ini terlalu rumit,cinta ini terlalu membingungkan,aku selalu mempertanyakan perasaan ku padahal aku mencintainya"


... ~zahra*...


__ADS_2