Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
43.fishing.


__ADS_3

"kak zajra bangun dong kak ,udah jam 4 loh kak,tadi bang leon nelvon kakak, kakak juga nggak kedengaran"ucap tatiana mencoba membangunkan zahra.


" Ha iya dek iya kakak bangun, tadi kata bang leon emangnya apa dek?"ucap zahra sembari mencoba matanya lebar-lebar agar tidak kantuk kembali.


"kata bang leon ,bang leon besok pagi selesai tugas dan dia bilang mau ngajakin aku sama kak zahra mancing sore-sore" jelas tatiana.


"oke baiklah" balas zahra.


"kak sebaiknya kakak sholat ashar gih,biar kakak nggak ngatuk lagi kak"ucap tatiana.


" iya-iya"ucap zahra beranjak dari tempat tidurnya.


zahra kemudian mandi agar badannya kembali segar dan melaksanakan sholat ashar.selesai melaksanakan sholat zahra teringat akan ayah dan ibunya yang masih ada di riau,dia kemudian menelvon ayah dan ibunya melepas kerinduannya.


πŸ“ž "assalamualaikum.... ayah ibu"


πŸ“ž"walaikumsallam nak"


πŸ“ž"yah bu aku rindu kalian,ayah dan ibu apa kabar?"


πŸ“ž"alhamdulillah baik nak,kamu sendiri gimana kabarnya nak dan adik kamu tatiana"


πŸ“ž"alhamdulillah yah bu allah masih memberi kami kesehatan sampai saat ini"


πŸ“ž"alhamdulillah nak,ayah dan ibu juga tak berhenti mendo'akan kalian berdua disini agar kalian berdua selalu sehat dan dilindungi sama allah"


πŸ“ž"makasih banyak yah bu atas doanya,oh ya yah bu zahra ada rezeki lebih yah bu,insyaallah zahra transfer besok yah bu".


zahra berbincang sangat lama dengan kedua orangnya termasuk tatiana yang ikut berbincang dengan ayah dan ibu.selesai menelvon kedua orang tuanya zahra pergi ke dapur memasak masakan untuk hidangan malam nantik.


"kak zahra mau tatiana bantu nggak?" ucap tatiana menawarkan.


"nggak usah dek kakak bisa sendiri kok,kami main aja nggak papa atau nonton tv juga nggak papa"ucap zahra sambil menyunggingkan senyuman.


" baik kak,kak zahra tatiana mau ngomong ni"kata tatiana dengan penih keseriusan.


"kamu mau ngpmon hal pentong ya dek?"jawab zahra sambil memotong sayuran.


" iya kak sangat penting"ucap tatiana.


"yaudah nantik kita bicarain ya dek,kakak selesaikan masakan kakak dulu,nantik sambil makan kita bicarain" jawab zahra yang diangguki tatiana.


selesai memasak,tatiana dan zahra duduk dimeja makan dan menikmati hidangan yang ada di hadapan mereka.


"tatiana tadi kamu mau ngomong apa dek?" ucap zahra sambil memasukkan seauap nasi kedalam mulutnya.


"itu kak tadi tatiana mau bilang bentar lagi sekolah tatiana akan mengadakan lomba antar TK kak,kakak bisa datang ya kak ke acara sekolah tatiana" kata tatiana melirik zahra.


"Hmmm.... pasti kakak bakalan datang nggak mungkin kakak nggak datang untuk adek kakak yang satu ini" ucap zahra sambil mengelus lembut kepala tatiana.


zahra selalu berusaha memberikan kasih sayang yang penuh untuk tatiana agar tatiana tidak merasa kurang sama sekali,walaupun tatiana adalah adik angkatnya tapi zahra sudah menganggapnya seperti adiknya sendiri.


"makasih banyak ya kak zahra" ucap tatiana memeluknya.


"iya sama-sama dek" ucapnya sambil membalas pelukan adek kecilnya.


tatiana melepaskan pelukannya daei zahra dan melanjutkan makan malamnya,zahra melihat kebahagian yang terpancar di wajah mumgil adiknya tersebut.


"kak zahra tatiana udah selesai ni" ucap tatiana.


"iya dek ,taruh aja disitu nantik kakak yang bakal membereskan semuanya" kata zahra sambil menyelesaikan makananya.

__ADS_1


tatiana beranjak dari meja makan dan menghidupkan tv menonton kartun yang sangat ia sukai,setiap menonton kartun tatiana selalu tertawa terbahak-bahak itu membuat zahra menggeleng-gelengkan kepalanya.


selesai makan zahra kemudian membereskan dan mencuci piring yang berantakan di meja makan setelah menyuci piring dia melihat tatiana yang sudah tertidur pulas di sofa.zahra kemudian mengangkat nya kekamar secara perlahan-lahan agar tidak membangunkan tatiana dan meletakkan tatiana di atas ranjang.


"kak zahra" sahut tatiana sambil memegangi tangan zahra.


"iya kenapa dek" ucap zahra.


"kakak sini,bacain aku cerita sebelum tidur dong kak" kata tatiana menyuruh zahra membacakan sebuah cerita.


zahra pun mengangguk dan duduk di sebelah tatiana sambil memulai ceritanya.


"kancil terus mencari akal agar dia terlepas dari buaya yang sangat kejam itu,dan setelah mendapatkan sebuah ide kancil langsung menjalankan ide nya dan akhirnya kancil dapat terlepas dari biaya yang sangat kejam tersebut,kancil sangat bahagia" kata zahra menutup ceritanya.


tatiana menguap dan memejamkan matanya,zahra yang melihat adiknya yang sudah kembali tertidur pulas.zahra menyelimutinya dan mengecup keningku adiknya.


karena zahra tidak bisa tertidur zahra busaha mengabiskan waktunya dengan menggambar sebuah lukisan yang sangat indah dan kantuknya tiba dia tidak bisa menahan nya dan tertidur diatas meja belajarnya.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


keesokam hatinya zahra terbangun dan melihat tatiana yang tidak ada di ranjangnya,zahra panik dan langsung mencari tatiana.


"dek!!!tatiana!!dimana kamu dek,jangan buat kakak kawatir dong dek!" teriak tatiana mencari tatiana di dalam rumahnya tapi dia tidak melihat tatiana sama sekali.


zahra mencari tatiana sampai keluar rumah dan zahra sangat lega melihatnya sedang bermain bersama leon.


"uh... tatiana kakak taxi cariin kamu jangan ulangi kayak tadi lagi ya ,bisa-bisanya kamu bisa buat kakak jantungan" ucap zahra mencubit pipi adiknya tersebut.


"baik kak" jawab tatiana.


"loh kamu kok bisa ada di sini camam ,katanya kita sore mancingnya dan inikan masih jam 7 pagi" kata zahra dengan sangat heran.


"Ooooh.." ucap zahra.


"kami sama tatiana udah dapat cacing ni udah cukup kayaknya ,kamu siap-siap sana kota nngak jadia mancingnya sore pagi aja ya" ucap leon.


zahra yang mengangguki perkataan leon langsung bergegas dan bersiap-siap,zahra membutuhkan waktu yang cukup lama.


"aku udah siap ni,kota mau mancing dimana?" tanya zahra selesai bersiap-siap.


"gimana kalau di sungai" ucap leon.


"ide bagus" jawab zahra.


"kalau gitu yuk naik ke mobil aku dan kemufian memeulai pertualangan" kata leon yang sangat bahagia begitupun tatiana.


mereka bertiga pun masuk ke dalam mobil dan leon melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi.


"camam pelan-pelan dong_kalau kits cepat-cepat tapi kits nggak bisa nikmati pemandangan yang ada di sekitaran Jogjakartakan percuma camam" kata zahra.


"benar juga kata kamu ya pai" jawab leon memelankan laju mobilnya.


zahra dan tatiana sangat menikmati pemandangan yang ada di Jogjakarta yang hamparan sawahnya masih sangat luar di temani pemandamgang pengunungan yang begitu memukau mata yang melihatnya.


"kak stop!" kata tatiana yang mengagetkan leon.


"ada apa tatiana" ucap leon sangat bingung.


"kak pinjam hp kakak dong" kata tatiana sambil memohon.


"baiklah"jawab zahra sambil memeberikan handphonennya.

__ADS_1


tatiana kemudian turun dari mobil dan mengajak para petani bergoto selfi dengannya,zahra dan leon melihat sifat tatiana hanya bisa menggelengkan kepala.


tatiana kemudian kembali masuk ke dalam mobil.


" udah kak bang,yuk jalan lagi"kata tatiana yang diangguki leon.


leon kemudian melanjutkan perjalanannya.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


sesampainya di sungai oyo.



"udah sampai skuy turun", ucap leon sambil mencari parkiran.


zahra,tatiana dan leon kemudian turun dari mobil,ia tempat yang leon sebut tempat untuk memancing adalah sungai oyo.


" camam di sungai oyo?"tanya moana.


"iya " kata leon dengan wajah datar.


"Yeey...Lita bakalan mancing dan tempatnya indah banget bang,makasih bang leon" sela tatiana.


"ia sama-sama"kata leon sambil menyunggingkan senyum termanisnya.


tatiana yang tidak sabar pun berlarilari mendekat di tepian sungai,leon menyuruh zahra untuk menyusul tatiana sembari menunggu leon yang mengambil pancingan dari dalam mobil.


" dek pelan-pelan nantik kamu bisa kecebur loh dek"teriak zahra.


"iya kak iya"kata tatiana dengan santainya.


" zah ini pancingnya,dan biar ku tidak kepanasan kamu pakai topi ini ya!"ucap leon memasangkan topinya,kemudian mata zahra dan mata leon salinng bertemu.


"kak bang cepetan" ucap tatiana yang membuat leon dan zahra kaget dan mengalohkan pandanggan mereka berdua.


"kita nyusul tatiana yuk dia udah nggak sanaran tu"bisik zahra dan mengambil pancingannya dari tangan leon.


" iya-iya tatiana"kata leon tersenyum.


zahra dan leon pun menyusul tatiana dan mulai memancing.


'siapa yang dapat ikan deluan dia pemenangnya"seru leon.


"oke siapa takut" ucap zahra.


"tatiana juga nggak bakalan mau kalah dengan bang leon dan kak zahra" ucap tatiana yang sangat antusias.


"ia kalau nggak dapat juga nggak papa,kita nikmati saja pemandangan yang indah di sungai oyo ini dan sambil bermain-main" ucap leon.


"baik siap bang" kata tatiana sambil memberi hormat.


mereka bertigapun bersaing dengan sangat sengit,dan tertawa terbahak-bahak saat melihat leon yang yang pancingannya sampai putus karena tarikan ikan yang begitu sangat kuat.


... *........*...


"bahagia itu memang sangat sederhana,


kita saja yang kadang suka mempersulitnya dan bahgia itu juga dengan orang yang tepat yang selalu memberikan sejuta keindahanagar kita selalu tersenyum.".


... ~D.s...

__ADS_1


__ADS_2