
Bergerak begitu cepat,dua minggu telah berlalu,kini waktu yang dinantikan telah datang.
suka duka perjuangan zahra menjadi istri seorang TNI telah berlalu kini ia sah menjadi seorang istri TNI.
senyum sumringah terpancar dari dua mempelai pengantin,tradisi pedang pora pun tak terlupa memeriahkan resepsi pernikahan leon maupun zahra.
"camam lihat semua orang menyambut kita begitu hangat,tapi aku sedikit tegang"ucapnya nerves.
"bersantailah sedikit zahra lihat,dan angkat kepalamu, perjuangan kamu untuk menjadi seorang tentara kini telah menjadi kenyataan"ucap leon tersenyum sangat manis.
"heh bukan jabatan kamu yang aku suka tapi memang orangnyalah yang aku suka bukan jabatan tapi hatinya"ungkap zahra jujur.
"baiklah istriku yang sangat manis"balas Leon menggoda.
"Sssttt,,,,tutup mulut mu nantik orang-orang dengar lagi"bisik zahra.
"tenang suaraku pelan gak bakal terdengar". ucap leon yang diangguki zahra.
dengan sangat bangga zahra bergandengan tangan dengan leon, berjalan dikarpet merah dan tentunya di samping kiri kanan mereka adik angkatan sang perwira berbaris dan merangkai pedang menjadi bentuk gapura.
selesai sudah tradisi pedang pira di laksanakan mereka duduk di bangku singasana mereka,masih dengan senyum merekah di bibir leon dan zahra.
"Camam aku ingin tau apa yang terjadi di lantai atas".
ia di lantai atas ada pernikahan dina dan elang, sedikit ada perubahan di pernikahan kedua pasangan,mereka memilih acara mereka di adakan dengan konsep yang mereka pilih dari pasangan mereka masing-masing,namun tetap di gedung yang sama hanya saja beda lantai pernikahan mereka.
"apa aku tidak mendengar mu coba ulangi lagi"ucap leon pelan.
__ADS_1
"andai aja kita bisa juga melihat pernikahan zahra di atas"ucap zahra kembali.
"itu gak bakal mungkin sayang"jawab leon.
"ia aku paham"balas zahra.
saat ingin berfoto adrian dan moana naik ke atas untuk memberikan selamat kepada leon dan zahra.
"selamat ya zah leon"ucap adrian dan Moana bergiliran.
"iya na,makasih udah hadir, masyaallah udah masuk bulan berapa na?"tanya zahra sambil memegangi perut moana.
"Alhamdulillah udah memasuki delapan bulan zah bulan ya sayang"ucap moana menatap adrian.
"iya udah memasuki delapan bulan bentar lagi anak kami lahir ke dunia,do'akan ya keduanya sehat mamanya maupun anaknya"tambah adrian.
"kami selalu mendo'akan yang terbaik untuk mu dan leon zah, yaudah kami langsung pulang ya karena aku gak bisa lama disini"ucap moana.
"iya na"singkat zahra.
Moana dan Adrian pergi meninggalkan zahra dan Leon dan beralih kelantai atas, melihat sepasang pengantin lagi.
lantai atas juga tak kalah mewah dan meriah pernikahan sekaligus resepsi Dina dan elang, pernikahan yang bernuansa timur tengah memberikan keindahan saat mata memandang.
orang yang berjaz mewah pun ikut andil di pesta pernikahan dina dan zahra,tak bisa di bohongi dari wajah mereka berdua, kalau ini memanglah anugrah,mereka di pertemukan lewat zahra dan kini menjadi sepasang suami istri.
"hai din Lang selamat ya!"seru moana berlari ke arah mereka.
__ADS_1
"eh iya makasih loh udah nyempetin datang kesini,gimana dibawah aman na?"
"aman terkendali pasangan yang berbahagia sama halnya dengan kalian, pernikahan yang berada di satu gedung namun berbeda konsep"ucap moana tersenyum.
"iya begitulah keputusan akhir kami"tambah elang.
"tapi bagus kok kami menyukainya"ucap adrian.
"Alhamdulillah"ucap dina dan elang bersamaan.
Moana kemudian memeluk dina juga elang.
"yaudah kami balik pulang ya din,do'a terbaik untuk kalian berdua"ucap moana.
"iya na, hati-hati lagi hamil besar Lo"balas dina.
Moana mengangguk dan pergi meninggalkan gedung pernikahan kedua pasangan.
kini cinta yang dinanti telah usai, banyak perjuangan yang di lalui dan menjadi hari yang sangat bahagia, pernikahan leon zahra indah pada waktunya begitu juga pernikahan dina elang.
...*.....*...
"terimakasih banyak teman-teman telah meluangkan waktunya membaca cinta yang dinanti sampai episode terakhir, sayang hangat untuk kalian dari author 🥰🥰🥰"
"dan jangan lupa mampir ke cerita author yang lain ya "izinkan aku mencintaimu "
😘🥳🥰
__ADS_1