Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
81.Sewa gedung


__ADS_3

"udah siap kak?"tanya bulan.


"udah bulan"jawab zahra.


"tapi kok kak dina gak ikut kak?"ujar bulan mencari keberadaan dina.


"iya nih dina dia gak bisa ikut,dina lagi demam,,, kasihan dia"ucap zahra.


"Hmmm semoga kak dina cepat sembuh,,,, aamiin"ucap bulan mendoakan.


"aamiin,,, yasudah yuk "ajak zahra.


"yuk kak"


bulan menyalakan kendaraan roda empatnya.


"Ouh ya kak zahra,,,,untuk gedung gimana kalau kita sewa gedung teman ku saja kak"usul bulan.


"boleh,,,,boleh,,,,"


bulan melajukan kendaraan sampai tujuan.


*****


"tok,,,,tok,,,tok,,,".


"iya,,,,siapa ya?"ucap dina.


"ini aku elang din"ucap elang dari balik pintu.


"ouh kamu lang, tunggu sebentar aku akan keluar ya,gak baik kalau dikamar"teriak dina.


"oke,,,,aku tunggu kamu di ruang tamu ya"jawab elang.


Dina berusaha untuk bangkit dari tempat tidurnya, dengan langkah yang masih sempoyongan.


'ya allah kepalaku'.batin dina yang terus berjalan keluar kamar.


elang yang melihat dina jalan sempoyongan,elang pun bergerak sangat cepat untuk membantu dina.


"Din,,,,sini aku bantu"ucap elang ingin memapah dina.


"gak usah lang,,,,,aku masih kuat kok berjalan sendiri"ucap dina tersenyum ke arah elang.


"tapi aku tetap ingin membantu mu"ucap elang sangat kuatir dengan kondisi dina.


"terimakasih lang,,,,,tapi kamu cukup berjalan saja di samping ku, tidak perlu memapah ku"tolak Dina yang masih bersikeras.


akhirnya mau tak mau elang hanya melihat dan berjalan beriringan dengan dina.dina melangkah dengan sangat pelan menuju sofa dan sesampainya di sofa dia langsung duduk.


"Ada apa lang?"tanya dina.


"aku kuatir pada mu din,,,,,mana bisa aku mengurus persiapan pernikahan tanpa mu,,,dan mana bisa aku tidak melihat mu"lirih elang..


"tidak perlu kuatir lang,kamu tau calon istrimu ini adalah wanita yang sangat kuat,besok insyaallah aku akan sembuh kamu tenang saja ya"ucap dina meyakinkan.


"kamu tidak perlu memaksakan juga untuk besok, kalau masih sakit istirahatlah jangan terlalu memaksa"ucap elang sangat perhatian.


"insyaallah tidak memaksakan kok lang,aku sudah minum obat dan meminum air jahe"jelas dina.


"syukurlah,,,jadi gimana perasaan mu sekarang?"tanya elang.


"hanya sedikit pusing"jawab dina.


"Hmmmm perlukah kita berobat din?".


"tidak usah lang aku baik-baik saja lihat saja besok aku sembuh kok,aku akan banyak makan agar cepat sembuh"ucap dina dengan penuh semangat.


"benarkah din,,,,,kalau gitu untuk sehari ini saja aku nginap disini untuk memastikan mu baik-baik saja" pinta elang.

__ADS_1


Dina menggelengkan kepalanya.


"tidak lang,aku baik-baik saja percayalah,kamu masih banyak persiapan yang kamu urus lang,,,jangan mengundur suatu pekerjaan karena kondisi ku,,,kami tenang saja aku berjanji akan makan dan minum air putih dengan banyak agar aku cepat pulih"ucap dina berjanji.


"baik,,,tepati janjimu kepadaku ya"ucap elang yang diangguki dina.


"sekarang pergilah lang,,,bantu aku untuk mempersiapkan pernikahan kita,maaf untuk hari ini aku tidak bisa menemani mu"ucap dina meminta maaf.


"tidak apa-apa,,,kok tak perlu meminta maaf untuk itu,,,lagian aku juga tak sendiri menyiapkan semuanya,,,mama juga membantu ku"ujar elang.


"ouh ya,,,,,syukurlah kalau begitu"ucap dina dengan nafas lega.


"Lang?"sahut dina.


"iya din,,,,,kenapa?"jawab elang menatap dina.


"boleh kah aku meminta tolong lang?"


"boleh tapi mengenai apa din?"tanya elang mengerutkan keningnya.


"bantulah aku untuk melihat sekolah ke pemukiman warga yang kumuh itu Lang, pemukiman itu sekarangkan sudah sangat indah,dan sekolahnya sudah mempunyai tenaga pendidik baru,aku sudah lama tidak ke sana,jadi tolonglah bantu aku untuk melihat apakah kebutuhan siswa disana sudah terpenuhi atau belum"ucap dina yang membuat elang semakin mencintai bidadarinya itu.


"kamu ini din,,,, kondisi mu belum pulih tapi kamu selalu memikirkan orang lain,,,baiklah akan ku lihat untuk mu"ucap elang.


"terimakasih lang".


"iya sama-sama,,,ya sudah jaga diri mu baik-baik,,aku mau pergi dulu karena mama telah mengechat ku,,,"ucap elang beranjak dari sofa.


"iya Lang"singkat dina.


"assalamualaikum"ucap elang.


"walaikumsallam"jawab dina.


elang pamit kepada dina untuk mengurus persiapan pernikahan mereka sekaligus untuk melihat sekolah yang di bilang dina.


*****


zahra berdecak kagum melihat gedung mewah yang ada di depannya.


"Ini benaran pemilik gedung ini adalah teman mu lan,,,mewah sekali bulan"ucap zahra.


"iya kak pemilik gedung ini temannya bulan,,baguskan kak"ucap bulan.


"iya bagus bulan,,,,tapi ini pasti sangat mahal,,,apa lagi untuk dua pengantin"ujar zahra.


"kakak tenang saja,kalau soal itu biar aku yang mengaturnya dan mengobrol dengan teman ku itu"ucap bulan dengan sangat percaya diri.


"oke baiklah"ucap zahra mempercayakan semuanya pada calon adik iparnya.


mereka pun masuk ke dalam gedung,di dalam gedung sudah ada pria yang sangat tampan berpakaian rapi menyambut kedatangan kami.


"hai"ucap bulan melambai ke arah pria itu.


"hai bulan,,, bagaimana mana kabar mu?"balas pria itu.


"Alhamdulillah kau lihat allah masih memberiku kesehatan"ucap bulan.


"Alhamdulillah,,,ini calon kakak ipar mu bulan"ucap pria yang bernama kevin itu menunjuk ke arah zahra.


"ouh iya ini kakak ipar ku,,,kak kenalkan ini Kevin,,,,dan vin kenalin ini kakak ipar gue zahra"ucap bulan memperkenalkan.


"perkenalkan Kevin kak teman dari kecil bulan"ucap Kevin menyodorkan tangannya.


"zahra"ucap zahra menyambut tangan kevin.


tidak begitu lama mereka oun melepaskan tangannya.


"mari kita keliling gedung ini,,, untuk melihat-lihat,,,dan mencicipi makanan yang telah di sediakan"ucap Kevin memandu mereka berdua mengelilingi gedung.

__ADS_1


mereka berdua berjalan mengelilingi gedung sesuai dengan arahan Kevin, mereka berjalan dari ujung ke ujung.


setiap tempat memiliki keunggulan dan keunikan tersendiri yang membuat zahra menggelengkan kepalanya sangat kagum.


"jadi gimana?"tanya Kevin.


"tentu aku sangat menyukainya vin,,,tak perlu


kau menanyakan gedung mu ini adalah yang terbaik"ucap bulan mengancungkan kedua jempolnya.


bulan kemudian menarik tangan kevin dan mengobrol hanya berdua saja, zahra hanya diam saja memperhatikan kedua orang itu.


setelah selesai perbincangan mereka berdua kembali ke tempat zahra.


"kalian ngomong apa?"tanya zahra.


"soal biaya kak,,,,Kevin setuju memberikan diskon besar-besaran buat kakak dan juga kak dina"jelas bulan.


"benarkah,,,serius?"tanya zahra yang masih sangat tak percaya.


"iya kak benaran seperti yang bulan katakan ,daya akan memberikan diskon dan juga bonus softener untuk tamu undangan"ujar Kevin.


"wah,,,,terimakasih banyak vin"ucap zahra yang masih sangat kaget dan tak percaya.


"sama-sama kak,,,ouh yak mari kita cicipi makanan disini untuk pesta kakak nantinya"ajak Kevin.


"iya vin"ucap zahra dan bulan hampir bersamaan.


Kevin memperkenalkan satu persatu makanan terfavorit di gedungnya,dan menyuruh bulan dan zahra duduk untuk menyicipi makanan, dessert maupun minuman.


"jadi gimana makanan apa yang kakak pilih buat resepsi pernikahan kakak nantinya?"tanya Kevin.


Zahra berpikir sejenak.


"aku seperti menunya seafood saus padang,rendang,ceker marcon dan untuk dessert aku serahkan sama bulan"ucap zahra.


"untuk dessert dan minuman,aku memilih lemon tea saja dan dessertnya pie susu"lanjut bulan.


"baik akan aku sediakan,nantik aku akan memberikan menu tambahan kalian tenang aja free kok"kata kevin.


"terimakasih banyak vin,,,,kamu sudah banyak membantu,,,"ucap zahra sangat sungkan.


"sama-sama kak,gak usah bersikap seperti itu aku sudah mengenal lama bulan apalagi bag leon,jadi bersikaplah biasa saja"ucap kevin.


"baik"ucap zahra mengangguk.


setelah semua di rasa sudah selesai, mereka berdua izin pamit kepada kevin, karena masih banyak yang harus di persiapkan.


mereka kemudian pulang terlebih dahulu untuk beristirahat sejenak.


"kak,,,maaf aku tak bisa sepertinya menemani kakak lagi,soalnya ada pesan masuk tadi oleh perawat ku,,,ada pasien dengan keadaan kritis aku harus balik ke rumah sakit,,,maaf ya kak"ucap bulan.


"iya tidak papa bulan"ucap zahra dengan lembut.


"ouh iya kak hampir saja lupa ngabari kakak,kata bang leon mulai besok dia sudah cuti jadi kakak besok akan di temani bang leon kalau masih ada yang kurang"jelas bulan.


"benarkah"ucap zahra sangat senang.


"iya kak,,,bang leon bilang ke aku katanya belum bisa ngabari kakak karena terlalu sibuk,maaf juga katanya,dan titip salam buat kak".jelas bulan.


"iya kakak maklumi,salam balik"kata zahra tersenyum merah merona.


setelah sampai kerumah zahra,bulan langsung pamit tidak singgah kerumah zahra terlebih dahulu karena ada keperluan mendesak.


Zahra pun masuk kedalam rumah dengan perasaan lega,satu persatu persiapan mereka sudah selesai.


... ...


... *......*...

__ADS_1


"untuk mencapai ke jenjang yang lebih serius tentu banyak persiapan, termasuk persiapan mental untuk menjalani rumah tangga kedepannya, perlu kematangan dan kedewasaan untuk menjalani bahtera rumah tangga, agar rumah tangga bisa di hadapi lika-liku bersamaan dan dengan kepala dingin,setiap langkah maupun proses mempunyai frekuensinya sediri,jadi jalanilah dengan senyuman setiap prosesnya"


~D.s


__ADS_2