Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
65.menemukan


__ADS_3

"Om karena aku masih menggunakan kursi roda aku tidak ingin merepotkan kalian,biarkan aku pergi bersama kawanku dan orang suruhanku"ucap leon.


" Tapi leon..."balas elang.


"udah nggak usah pakai tapi,sekarang kamu pergi berdua sama ayah zahra aja ya dan hubungi aku jika kalian menemukan zahra ,aku juga mengkawatirkan zahra seperti om mengawatirkan zahra" jelas leon.


"iya om mengerti nak,kau sangat menyayangi anak om" kalau begitu sekarang kita berpencar"balas ayah zahra.


mereka pun berpencar,ayah zahra dan slang terlebih dahulu mencari zahra di jalan soekarno hatta,sementara elang menelvon temannya dan orang suruhannya untuk menjemput nya di kantor leon dan tugas adrian melaporkan khasus penculikan ke kantor polisi.


"cepat bantu aku axel"ucap adrian setelah melihat kawan dekatnya.


" baik"ucap exel dan langsung mendorong kursi roda leon.


exel pun membawa leon masuk ke dalam mobil ,dan di dalam mobil juga terdapat orang suruhan leon.


"sekarang kita mau kemana le?" tanya Axel.


"soekarno-hatta usahakan kita mencari zahra di tempat terpencil jalan soekarno -hatta dan memeriksa rumah-rumah kosong yang mencurigakan"jawab leon.


" baik akan kami laksanakan ".


kemudian leon mendapatkan pesan dari Adrian bahwasannya ia telah melaporkan khasus penculikan buk sekar terhadap zahra,polisi sudah siap ketika mereka meminta bantuan kepada polisi.


sekarang mereka lebih keras lagi mencari zahra,nasib zahra berada di tangan leon dan juga elang.walaupun hari sudah larut malam mereka terus berusaha keras mencari zahra.


leon pun bersama rekannnya mulai memasuki jalan-jalan yang terpencil dan tidak bisa di jangkau lagi oleh kendaraan roda empatnya,dan Axel pun terpaksa memberhentikan mobilnya dan mendorong kursi roda leon.


" leon aku melihat rumah yang mencurigakan sebelah sana"ucap axel menunjuk rumah kosong yang telah usang.


"ia rumah itu aku juga sudah mencari info mengenai rumah itu ,rumah itu telah lama tak di huni,mungkin saja zahra berada di rumah tersebut" sela suruhan leon.


"ayok mari kita lihat sekarang, kalian tunggu apa lagi?"ajak leon.


"tapi dengan kondisi mu seperti ini jika ada hal yang berbahaya di dalam sana justru itu sangat membahayakan nyawa mu leon,aku ingin lau tunggu disini dan jangan kemana-mana!" perintah axel.


"tapi kalau aku nggak ikut dengan kalian masuk,aku nggak tai bagai mana keadaan tipaiku" ucap leon memelas.


"percayakan sama kami leon dan kau aku juga mohon pada mu jangan ikut masuk tunggu saja kami disini,lo dengar gue mohon sama lo leon karena gue nggak ingin juga kehilangan sahabat terbaik gue" tegas leon.


setelah berpikir cukup lama barulah leon menyetujui perkataan axel.


"hati-hati jangan lupa kabari aku" ucap leon.


"oke siap,laksanakan" jawab axel.


axel pun bersama suruhan leon pergi menyelidiki rumah kosong tersebut,sementara leon menunggu kabar dari axel dan suruhannya.


.


.


.

__ADS_1


.


"Om dimana kita harus mencari zahra om?kita udah keliling tapi zahra juga belum menemukan zahra om?"tanya elang.


"Om juga bingung harus mencari zahra di mana lagi,kita udah keliling tapi nggak juga menemukan zahra,disini juga terlalu banyak rumah-rumah kosong dimana kita harus mencari zahra,haruskah kita memeriksa satu persatu?" ayah zahra bertanya balek.


"boleh juga om" jawab singkat elang.


"Ayook marilah,kita periksa satu persatu rumahnya,dan jika kita juga tidak menemukan zahra,om berharap leon bisa menemukan zahra.


ayah zahra dan elang turun dari mobil dan mereka mulai memeriksa rumah kosong satu persatu.


" om kita jangan berpisah,takutnya buk sekar memasang jebakan untuk kita dan bisa membahayakan kita".leon pun mulai memasuki rumah kosong yang diikuti ayah zahra dibelakangnya.


"iya lang".


sudah mencari zahra di setiap rmah tapi zahra juga tak kunjung menemukan,ayah zahra dan leon pun kembali ke dalam mobil.


" Om maaf om elang boleh mintak tolong nggak om?"ucap elang meminta tolong.


"boleh nak,emang kamu mau mintak tolong apa nak?"jawab ayah zahra.


"Coba om hubungi leon ini ponsel elang om,harapan kita sekarang cuma di leon dan semoga leon menemukan zahra"kata elang memberikan ponselnya.


ayah zahra pun mengambil ponsel dari tangan elang dan menghubungi leon.


" om sudah menghubungi leon tapi leon tak mengangkat ponselnya"katanya dengan nada panik.


"Hmmm coba sekali lagi om menelvonnya semoga diangkat oleh leon"


πŸ“ž"assalamu'alaikum lang,kenapa lang ada info mengenai zahra?".


πŸ“ž"bukan elang le tapi ini ayahnya zahra yang megang hp elang"


πŸ“ž"oh iya om,mohon maaf sebelumnya kenapa om?"


πŸ“ž"iya nak nggak kenapa napa kok,sekarang kami ingin bertanya nak,apakah kamu menemukan info mengenai zahra ,soalnya kami tidak menemukan zahra sama sekali nak"getir suara ayah zahra membuat leon sangat kawatir.


πŸ“ž"leon juga belum pasti sih om,zahra ntah ada di rumah kosong itu apa tidak ,tapi semoga kita bisa menemukan nya ya om"


πŸ“ž"Maksud kamu nak ,kamu ada mencurigai satu rumah".


πŸ“ž"iya bisa di bilang seperti itu sih om".


πŸ“ž"Dimana kamu sekarang nak kami juga ingin menyusul kamu nak,semoga firasat kamu benar nak zahra ada di rumah itu"


leon pun menyebutkan alamat rumah yang di curigainya.


πŸ“ž"baik kami akan menyusul kesitu le,om tutup telvonnya ya".


πŸ“ž"oke om".


ayah zahra pun menutup telvonnya.

__ADS_1


"gimana om apa kata leon?".tanya elang sembari menyetir mobil.


" kata leon dia mecurigai satu rumah tapi dia juga belum tau kalau zahra ada disana atau nggak?"kata ayah zahra.


"nggak papa om mana tau zahra ada di sana,dimana alamat yang di sebut kan leon om kita harus menuju kesana agar kita bisa juga membantu leon" ucap elang.


ayah zahra pun menyebutkan alamat yang diberikan leon dan elang pun menancapkan gasnya menuju alamat yang disebutkan ayah zahra.


.


.


.


.


leon juga tak bisa tinggal diam ,info yang ia tunggu dari axel tak kunjung datang,dia pun pergi menyusul axel.leon pun mencoba mendorong kursi roda nya sendiri dan masuk ke dalam rumah kosong.


"pai dimana kamu pai!,coba dengarkan aku pai aku disini pai" teriak leon.


"zahra" umteriak leon sekali lagi.


axel dan orang suruhan leon mendengar teriakan leon yang sangat keras,axel dan surihannya menyusul leon.


"leon kenapa lo disini?gue dah bilang disini berbahaya!"ucap axel.


" gue nggak bisa tinggal diam aja,ini rumahnya besar banget izinkan aku untuk mencari zahra ku,biarkan aja aku mencari zahra sambil mendorong kursi roda ku,kalian cari aja zahra di ruangan mana"jelas leon.


"kalau itu mau kamu,kami akan menuruti kata-kata kamu le" ucap exel meninggalkan leon dan memencar dari leon.


leon pun kembali mendorong kursi roda nya dan mencari zahra dari ruang satu kedua.


"pai aku disini kamu dimana pai" gumam leon dan berharap pintu yang ia buka terakhir ada zahra di dalamnya.


dan benar firasat leon ,pintu yang terakhir yang ia buka ada zahra di dalamnya.


"pai kamu di sini pai"leon pun tak bisa menahan isak tangisnya setelah melihat kondisi zahra yang mukanya sudah hanya tegores luka dan hijabnya zahra pun sudah acara akan.


" pai lihat aku pai,aku disini"ucap leon menepuk-nepuk pelan pipi zahra.


leon menggenggam tangan zahra dan mencium tangan zahra berulang kali,air mata leon pun mulai membasahi tangan zahra,zahra pun mulai membuka matanya perlahan-lahan.


"camam" ucapnya dengan senyum tipis di wajahnya.


"iya aku disini pai,dihadapan mu pai" ucap leon kembali mencium tangan zahra.


"tolong bantu aku keluar dari sini camam aku nggak mau terjebak dalam ruangan ini lagi" ucap zahra menitikkan air matanya.


leon pun mengapus air mata zahra dengan tangan yang gemetar ,leon merasa tak berdaya melihat kondisi zahra sekarang yang sangat memprihatinkan.


...*....*...


"kalau benar dia takdir mu ,dia benar-benar akan kembali pada mu cepat atau lambat dan di pertemukan kembali oleh sang kuasa".

__ADS_1


..." D.s"...


__ADS_2