Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
20.tidak bisa melupakan


__ADS_3

udah mau 1 bulan leon gak ada hubungi aku,tapi udah 1 bulan juga aku gak bisa lupa kenangan manis,yang datang hanya sementara.


"argh.........zahra ayolah kamu pasti bisa" ujarku berusaha melupakan.


berusaha melupakan bukan berarti hatiku menjadi tenang,malah semakin gelisah.


(aku melihat ke arah jam).


"ternyata masih siang,aduh rasanya lama kali waktu berlali" ucapku mengeluh.


kemudian aku memberanikan diri untuk keluar kamar, berusaha bersikap baik-baik saja agar kedua orang tuaku tidak kawatir.


(setelah mengambil nafas berulang kali ,aku baru keluar kamar).


"hey bu....hey yah" ucapku menyapa.


"kenapa kamu zah,tumben cengar-cengir" ucap ayah kebingungan.


"gak kenapa-napa kok yah" ucapku tersenyum menatap ayah.


"zah makan gih,ibu udah siapin makan siang untuk kamu sana,ayah sama ibu udah makan,tinggal kamu aja yang belum,makan gih" ucap ibu menyuruhku makan.


"iya bu, zahra mau makan dulu ya"ucapku beranjak meninggalkan ayah dan ibu.


sesampainya aku di meja makan ,aku langsung menikmati makananku,sambil makan aku melihat tempat-tempat yang ingin aku kunjungi.


" nah....ketemu"teriakku.


"ketemu apanya zah"ucap ibu merangkul bahuku.


" hehehehe gak ada bu"ucapku kemudian menutup ponselku.


"masa iya sih" ucap ibu pengen tau.


"iya bu" ucapku menyakinkan.


"baiklah,habiskan makanan mu" kata ibu menyuruhku menghabiskannya.


"baik bu" ucapku langsung melahap makananku dengan cepat.


aku kemudian selesai makan dan beranjak dari ruang makan dan ingin bersiap-siap ke suatu tempat.


"semua udah siap dan aku juga udah rapi ,waktunya let's go zahra" ujarku melihat cermin.


"mau kemana anak ibu??" terdengar suara ibu yang baru masuk ke kamarku.


"mau pergi bu" ucapku tersenyum.


"mau kemana??" tanya ibu.


(kemudian aku mbisikkan ke telinga ibu aku mau pergi kemana).


"Oooooo kamu mau kesitu ya nak,yaudah hati-hati ya" ucap ibu.


"iya bu,makasih ya bu,zahra pergi dulu ya bu" ucapku dengan mencium punggung tangan ibuku.


"iya sama-sama" kata ibu tersenyum hangar ke arahku.


kemudian aku pergi dari rumah dan mencari bus kota.


(aku duduk di halte sambil menunggu bus kota itu datang).


"nah itu dia" ujarkuenunjuk ke arah bus kota.


kemudian aku menaiki bus kota tersebut,jujur ini baru pertama kali aku naik bus kota,awalnya aku bilang naik bus kota seseram yang ada di pikiran aku dan teryata malah berbeda dengan pikiranku,bukan menyeramkan naok his kota tapi malah seru.


(beberapa menit pun bus kota berhenti,aku sampai ketempat tujuanku).


aku kemudian berjalan sedikit untuk benar-benar sampai ketujuanku.


"ufffffttt..........akhirnya aku sampai juga" ujarku lega.


tempat yang ingi aki kunjungi,ia ini panti.


"panti asuhan diantara kota besar" ucapku tersenyum.


kemudian aku masuk ke dalam panti tersebut.


"assalamu'alaikum.." aku mengucapkan salam.


"walaikumsallam neng,iya ada apa??" jawab pengurus panti.


"saya boleh gak, keliling-keliling panti ini bu??" ucapku bertanya.

__ADS_1


"boleh-boleh sekali" ucap pengurus tersebut.


"maaf bu boleh ibu menemani saya berkeliling panti ini" ucapku tersenyum.


"boleh neng boleh" ucap pengurus panti tersebut.


kemudian pengurus panti mengajak aku keliling-keliling panti,sampai mataku tertuju ke arah pria,yang sepertinya aku kenal dengan pria itu.


(aku kemudian berjalan kearah pria tersebut).


"elang...." ucapku kaget.


"zahra" ucap elang yang juga kaget.


"neng pemuda ini salah satu orang yang membantu biaya pembangunan panti ini" ucap ibu tersebut.


"benaran lang" ucapku masih kaget.


"ya begitulah" ucap elang tersenyum.


"ya sudah ibu tinggalin ya neng,lagian udah ada nak elang" ucap ibu tu kemudian meninggalkan kami berdua.


"wih...hebat kamu lang" ucapku menyenggol tangannya.


"hehehe biasa aja sih zah,lagian setiap manusia wajib berbuat baik" ucap elang tersenyum ke arahku.


"iya sih" ucapku mengangguk.


"oh ya kamu kesini mau ngapain zah??" tanya elang.


"aku..." ucapku.


"iya kamu,kamu ngapain??" tanyanya kembali.


"aku kesini ingin keliling-keliling panti,sekalian mau cari inspirasi".jawabku.


" inspirasi buat??"tanya elang kembali.


"lupain leon" ucapku datar.


"hahahahah kamu demam ya zah" ucapnya memegang keningku.


"gak aku gak halu dan in serius" ucapku langsung menepis tangannya dari kening ku.


"yaudah kalau gitu" ucapku jutek.


"aku masih bingung deh sama kamu zah,kenapa cari inspirasinya harus disini gak di tempat lain gitu" ucapnya masih ngeledekku.


"ya siapa tau dengan melihat anak-anak panti yang selalu tersenyum dan gak pernah takut dengan yang mereka hadapi mungkin bisa membuatku terinspirasi" ucapku polos.


"yaudah kalau gitu aku pengen ngajak kamu keliling,dan melihat salah satu anak yang selalu tersenyum apapun hari yang dihaapinya dia selalu berusaha tersenyum"ucap elang dengan menarikku ,mengajakku keliling dan bertemu anak tersebut.


" lang aku masih salut deh sama kamu,selain kamu bisa ngajar di tempat aku ngajar,ternyata kamu punya kegiatan lain juga ya ,yang bermanfaat"ucapku kagum.


"ya begitu lah zah" ucap elang.


"kamu dari dulu sampai sekarang elang yang aku kenal dan gak akan pernah berubah" ucapku tersenyum kearahnya.


"selalu anggap aku seperti itu ya zah" ucapnya membalas senyumanku.


kemudian elang berhenti di tempat anak-anak yang sedang meniup balon mereka dengan senyuman di pipi mereka.


"zah lihat anak yang berbaju pink itu" ucap elang dengan menunjuk ke arah tersebut.


"iya lang,aku nampak" ucapku mengangguk.


"nama anak itu tatiana"ucap elang.


" terus lang dia kok bisa ada di sini"ucapku semakin penasaran.


"kedua orang tuanya kecelakan saat dia berumur 2 tahun zah" ucap elang dengan raut wajah sedih.


"serius lang" ucapku kaget.


"iya aku serius zah" ucapnya menatapku.


"lang bawa aku ketempat anak itu lang,aku pengen tau tentang anak itu" ucapku memaksa.


"iya zah" ucap elang mengangguk dan mengajakku ke tempat tatiana.


kami berdua pun menuju ke arah tatiana,aku kemudian mendekat dan langsung memeluk tatiana yang berusaha aku tahan tapi tidak bisa.


"kakak kenapa kak??" ucap tatiana kebingungan.

__ADS_1


(aku kemudian melepaskan pelukanku darinya).


"hei....anak manis,nama kakak kak zahra" ucapku langsungemperkenalkan diri.


"nama kakak kak zahra ya kak,cantik sama dengan orangnya" ucap tatiana tersenyum.


"kamu bisa aja,nama kamu siapa??"tanyaku.


"namaku tatiana kak"jawabnya dengan sangat manis.


" nama kamu tatiana ,sama dengan kamu namanya cantik"ucapku tersenyum.


"makasih kak" ucap tatiana.


"iya sama-sama" ucapku tersenyum.


"oh iya tatiana lagi main apa??" ucap elang menyela.


"ini kak tatiana lagi main balon kak" ucapnya menunjukkan balon ke kami berdua.


"balon ya,kakak boleh ikut gak main balon nya??.ucapku tersenyum.


" boleh kak boleh"ucap tatiana mengangguk.


kami bertigapun main balon dan tertawa tawa kecil.


"udah kakak udah mainnya" ucapku berhenti bermain.


"oke kak" ucap tatiana.


"Tatiana....,boleh gak kapan-kapan kakak kesini lagi ngajari anak-anak panti belajar" ucapku memegang tangannya.


"boleh kak boleh sangat,anak-anak panti pasti juga senang" ucapnya langsung memeluknya dan aku membalas pelukan hangat anak tersebut.


"makasih ya kak" ucap tatiana.


"iya sama-sama" ucapku tersenyum.


"yaudah kakak mau balik dulu ya ,bye tatiana" ucapku meninggalkan panti.


"bye kak zahra" ucap tatiana tersenyum ke arah ku.


"lang aku balik ya" ucapku ke elang.


"aku antarin ya zah" ucap elang menawarkan.


"gak usah lang nantik malah buat kamu repot lagi" ucapku menolak.


"gak repot kok,mau ya" ucapnya memaksa.


"iya" ucapku mengangguk.


"yaudah yuk naik kemotor aku zah" ucapnya menyuruhku naik,aku mengangguk dan naik ke atas motornya.


elang pun mengantarkanku pulang,tidak ada obrolan apapun diantara kami.


"udah sampai zah" ucap elang iya lang.


"iya lang"ucapku mengangguk dan kemudian turun.


" gimana zah udah bisa lupain tentara itu??"ucap elang bertanya.


"belum lang mungkin seiring berjalannya waktu" ucapku tersenyum.


'yaudah aku balik dulu ya"ucapnya.


"makasih ya" ucapku berterimakasih.


"iya sama-sama" ucapnya kemudian beranjak meninggalkanku.


aku kemudian masuk ke dalam rumah dan langsung masuk ke kamar tanpa cerita ke ayah dan ibu.


"hari ini hari yang penuh dengan sejarah dalam hidupku" ujarku langsung rebahan di kasurku.


kemudian aku mengambil kotakku,andai kamu di sini leon bukan diluar kota.


"wuawuaawua" ucapku menguap.


aku kemudian menutup kan mataku dan tertidur.


...*........*...


"segala sesuatu yang di takdirkan bersama,sejauh apapun takdir membawanya,dia akan menemukan jalan untuk menyatu,begitupun sebaliknya sesuatu yang tidak di takdirkan bersama ,dia tidak akan pernah menemukan jalannya"

__ADS_1


...~tere liye...


__ADS_2