Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
14.mencoba mencari


__ADS_3

suasana pagi yang begitu menakutkan dihari-hariku ketika cuaca tidak mendukung perasaan ku ,ketika cuaca menolak aku berusaha mencari.


hari ini rencana nya aku ingin mencari info lagi tentang leon bersama moana dan elang,tapi cuaca benar-benar tidak memungkinkan aku untuk mencari info tentang leon cuaca diluar sana hujan lebat dan petir,aku hanya bisa terpaku dijendelaku melihat hujan lebay turun.


"zah ayo makan nak" ucap ibu memegang bahuku ,aku mengelengkan kepalaku.


"zahra ayo zahra nantik kamu sakit,kamu makan sedikit ya nak" ucap ibu membujuk.


"baik bu,yuk kita makan"ucapku.


(menuju meja makan).


" sini nak duduk "ucap ibu.


" iya bu"ucapku mencoba tersenyum.


"makan ya nak ,walaupun sedikit,banyak yang membutihkan mu diluar sana nak" ucap ibu.


"iya bu,zahra makan ya bu" ucapku.


"iya nak makan ya,ibu tinggal sebentar ya" ucap ibu dan meninggalkan ku.


aku sebenarnya tidak mempunyai selera makan yang cukup bagus hari ini,tapi ini semua aku lakukan untuk ibu agar ibu tidak terlalu kawatir denganku.


"alhamdulillah akhirnya aku sudah selesai makan,sebaiknya aku kembali kekamar"ujarku.


(masuk ke kamar).


"kapan ya hujan ni berhenti" ujarku kembali melihat dijendela.


"baik zahra selagi hujannya belum reda sebaiknya kamu lakuin hal yang positif,seperti menggambar misalnya" ujarku bersemangat.


akhirnya aku menghabiskan waktu ku dengan menggambar,menggambar adalah salah satu kesibukanku ketika aku sedang bosan atau sedang sedih,walaupun aku sedih aku gak boleh gak kreatif dalam hidup,apapun kondisiku aku harus kreatif dan optimis.


'3 jam berlalu'.


(tok....tok...tok...)


"zahra nak...diluar udah ada elang sama moana tu nungguin kamu" terdengar suara ibu dari balik pintu.


"iya bu ,suruh mereka tunggu aku sebentar,zahra mau siap-siap dulu bu" ucapku.


"baik nak,jangan lama-lama ya nantik mereka keburu pergi"ucap ibu.


" iya bu"ucapku


(aku bersiap-siap).


setelah aku bersiap siap aku kemudian keluar kamar.


"lama banget si zah" ucap moana.


"yaelah sabar Napa" ucapku.


"iya-iya" ucap moana.


"yuk berangkat lagi,lagian hujan udah reda juga" ucapku bersemangat .


"yaudah yuk" ucap elang.


"tumben kamu bawa Mobil lang" ucapku tersenyum.


"kan gak mungkin kita naik honda sendiri-sendiri ,yaudah jangan banyak cerita naik langsung yuk " ucap elang.


"iya iya yaudah yuk" ucap moana.


aku terdiam sejenak melihat ke arah elang,


"sebenarnya kamu baik lang,baik sangat tapi aku yang bodoh gak bisa membalas perasaan mu lang,maafin aku ya lang,kamu pantas mendapatkan yang terbaik selain aku" ujarku di dalam hati.


"zah ngapain lu disana,cepat masuk" ucap moana menyuruhku masuk.


"ha iya iya" ucapku dengan langsung memasuki Mobil.


kemudian kamu mencari-cari info tentang elang,tapi tetap saja masih belum dapat.


"zah mau cari dimana lagi,kita udah keliling ini" ucap moana mengeluh.


"sabar na sabar tunggu ya sebentar lagi aja" ucapku berusaha membujuk.


"oke oke" ucap moana.

__ADS_1


"makasih na" ucapku tersenyum.


"iya sama-sama".ucap moana.


kamipun melanjutkan pencarian kami.


" eh eh tunggu bentar "ucapku menyuruh berhenti.


"kenapa zah??" ucap moana bertanya.


"tunggu gue ada lihat tentara mana tau itu leon", ucapku .


" mana mungkin zah,mana mungkin leonkan masih disana kerjakan tugasnya disana ,mana mungkin dia tiba-tiba disini"ucap moana melarang aku turun.


"gak gue yakin itu leon" ucapku kemudian turun.


sesampainya diluar aku langsung menuju ke arah tentara tersebut.


"leon" ucapku menepuk bahunya.


(dia menghadapku).


"eh bukan maaf-maaf ya mas" ucapku malu karena salah orang.


(aku balek masuk kembali ke dalam mobil"


"leon dimana kamu" ucapku memegang kepalaku.


"zahra sabar zah,yaudah kita makan dulu ya" ucap moana membujuk.


"gak aku gak selera makan" ucapku masih bersedih.


"ayolah zah,nantik lo sakit" ucapnya kembali membujuk.


"oke iya iya" ucapku mengangguk.


kami pun mencari cafe sekitaran sini.


"zah yuk makan yuk" ucap elang.


"iya zah yul turun" ucap moana.


"iya-iya tenang aja gue bakalan turun kok" ucapku tersenyum.


"zah sabar ya" ucap elang prihatin.


"hmmmmm iya" ucapku singkat.


"semangat ya zah,gue yakin lo bisa" ucap moana menyemangati.


"kalian tenang ya aku gak kenapa-napa kok" ucapku menyakinkan padahal hati ku masih sedih.


"pokoknya lu harus tetap semangat ya" ucap elang.


"iya iya aku akan tetap semangat aku gak boleh nyerah gitu aja" ucapku bersemangat.


"nah gitu dong zah" ucap moana.


"makasih ya we kalian sahabat tetbaik yang selalu ada ketika aku lagi sedih,makasih nanya" ucapku terharu.


"iya sama-sama" ucap mereka.


"yaudah lanjut makan yuk" ucap elang dan kami berduapun menganggukkan perkataannya.


(kami melanjutkan makan kami).


"alhamdulillah udah selesai ni" ucap moana.


"iya udah" sahut elang.


"iya udah" ucapku singkat.


"gimana zah,mau dilanjutkan lagi??" tanya moana.


"udah deh aku langsung pulang aja" jawabku.


"yaudah yuk kita berangkat" ucap elang.


(kami bertiga pun beranjak meninggalkan cafe"


"zah lo gk papakan,kami berdua kawatir sama lu" ucap moana kawatir.

__ADS_1


"gue gak papa moana" ucap aku kembali tersenyum.


"yaudah deh ,yuk kita naik ke mobil".ucap elang.


" iya lang"ucapku masuk bersama moana.


di sepanjang jalan aku cuma bisa memperhatikan suasana yang semakin gelap diluar sana dan aku berharap bisa ketemu dengan leon suatu saat.


"zah" ucap moana memegang bahuku.


"iya na" ucapku kaget.


"lu pasti masih kepikiran ya"ucapnya.


" sebenarnya kalau gue boleh jujur iya na,gue masih sangat kepikiran"ucapku sedih.


"zahra ayolah lo kan kuat lo pasti bisa" ucapnya berusaha memberiku semangat.


"bakalan aku isahin" ucapku.


"harus dong" ucap moana tersenyum.


"iya aku coba" ucapku singkat.


"senyum dong" ucap moana.


"udah kan" ucapku tersenyum.


"nah gitu dong ,itu baru namanya zahra yang gue kenal" ucapnya merangkul bahuku.


"hei girl" ucap elang menyela.


"sok bahasa inggris lo lang" ucap moana.


"hehehe sekali sekali gak papakan,kits udah sampai ni" ucap elang tersenyum.


"eh iya ya,sampai gak sadar" ucapku tersenyum.


"mana sadarlah habisnya kalian asyik banget ngomong berdua" ucap elang kembali tersenyum.


"yaelah lang lu kayak gak tau urusan cewek aja" ucap moana


"iya iya gue paham kok" ucap elang cengengesan.


"udah-udah gue turun lagi ya" ucapku tersenyum.


"iya zah" ucap elang.


"makasih banyak ya lang na udah mau bantuin aku seharian penuh" ucapku berterimakasih.


"iya santai aja " ucap elang.


"iya zah santai aja" ucap moana menyela.


"yaudah gue langsung masuk dulu ya,bye moana elang" ucapku pamit.


"bye" ucap mereka berdua.


akupun masuk ke dalam rumah,gak kayak biasanya,aku langsung masuk ke kamar tanpa harus ngomong sama ayah dan ibu sebentar.


"argh....." ucapku melempar bantal.


"kamu tau leon kami sangat jahat tai gak" ucapku kembali sedih.


aku terus menatap ke arah pemberian leon.


"leon liat aja ya aku akan buktikan aku bisa kok move on dari kamu lihat aja" ujarku.


"zahra tenang tarik nafas keluarkan dan sekarang lu ambil wudhu kemudian sholat" ujarku kembali kepada diri sendiri.


aku kemudian mengambil wudhu dan melaksanakan sholat.


"ya Allah aku ingin suatu saat engkau mempertemukan aku dengan seseorang yang pantas memiliki hatiku ya allah"ucapku dalam doaku


(amin).


kemudian aku berusaha untuk tidur diranjangku butuh waktu lama untukku tidur,dan akhirnya aku mulai mengatuk dan mataku masih tetap melihat ke arah gelang pemberian leon ,aku kemudian tertidur.


... *......*...


" kau boleh datang tapi jangan memberi luka seperti ini terhadapku,karena ini benar benar sangat menyakitkan tanpa kabarmu,dan aku merindukanmu".

__ADS_1


... ~zahra...


__ADS_2