
aku membuka mataku perlahan-lahan, dan aku sudah melihat gadis kecil duduk disebelahku,sontak membuatku kaget dan terbagun walaupun belum terkumpul nyawa, mataku masih lamas menatap sosok gadis itu.
"tatiana" ucapku dengan mata yang sangat mengantuk.
"iya kak" ucapnya langsung memeluknya dan aku merespon pelukannya dengan sangat hangat layaknya seorang adik dan kakak.
"kamu pasti sedih banget ya tatiana" ucapku mengelus rambutnya.
"hiks....hiks...iya kak,sekarang tatiana gak punya siapa-siapa lagi" ucapnya terisak-isak.
"Eits.....kamu gak boleh ngomong gitu kan ada kakak dan sekarang kamu boleh anggap kok ibu Dan ayah kakak sebagai orang tua kadung kamu" ucapku melepaskan pelukanku dan tersenyum.
"ini benaran kak" ucapnya ke arahku.
"iya benaran,ngomong-ngomong pas kakak bangun tidur tadi kamu kok dah ada di damping kakak??" ucapku bertanya.
"iya kak,pagi-pagi sekali aku di jemput ayah sama ibu kakak"ucapnya menatapku.
"mulai sekarang jangan panggil kayak gitu lagi ya,ayah dan ibu kakak sekarang orang tua kamu juga,janji" ucapku mengancungkan jadi kelingkingku.
"janji." ucapnya menyambut jadi kelingkingku dengan penuh kegembiraan.
"yaudah kamu tunggu kakak disini dulu,kakak mau mandi dulu,habistu kita serapan ya." ucapku menyuruhnya menunggu dan tatiana mengangguki perkataan.
aku beranjak dari kasur dan menuju ke kamar mandi,kemudian bersiap-siap until serapan kini keluarga ku bertambah satu anggota lagi yaitu tatiana adik yang bisa ku panggil adik kecil.
"sekarang,kakak udah siap yok.." ucapku merangkul bahuku kecil tatiana.
"yok kak...." ucap tatiana tersenyum manis ke arahku.
kami berdua pun berjalan menuju meja makan.
"hey tatiana" ucap ayah dan ibu menyapa.
"hey ayah dan ibu" ucap tatiana melambaikan tangan mungilnya.
"sepertinya kamu mulai membiasakan di ya nak" ucap ibu tersenyum menatap tatiana.
"begitulah bu" ucap tatiana menatap ibu tersenyum.
"yaudah sekarang, kita makan ya tatiana" ucap ibu.
"jadi tatiana aja ni yang di suruh makan."ucapku merajuk.
" iya kamu juga zahra"ucap ibu tersenyum.
"nah itu baru bener" ucapku sambil mengambil posisi duduk.
"dasar zahra-zahra ,kamu gak mau kalah ya" ucap ayah menggelengkan kepala ngeliat tingkah lakuku yang masih saja-saja kekanak-kanakan.
"yasudah yok kita makan" ucap ibu tertawa kecil.
kami seperti keluarga yang lengkap dan mempunyai keunikan tersendiri.
"oh iya na,kamu nantik ikut gak sama kakak" ucapku dengan mulut yang masih penuh.
"kemana kak??" tanya tatiana menatapku.
"ikut kakak ngajar,Ups" ucapku keceplosan.
"ngajar,kamu ngajar dimana zah" ucap ayah kaget.
"aku mempunyai anak didik yah,dan mempunyai tempat ngajar juga dan nama tempat nya my reading yah,disana zahra mengajarkan bagi anak-anak yang tidak mammpu bersekolah yah" ucapku berkata jujur dan sambil menjelaskan.
"jadi gitu,selama ini kamu kok gak cerita sama ayah dan ibu sih zah,padahal kalau kamu cerita ayah dan ibu juga gak bakal marah,yakan yah" ucap ibu melirik ayah.
"iya benar kata ibu kamu tu zah" ucap ayah.
"Hehehe...maaf ya bu yah" ucapku cengir seperti cengir kuda.
"ya udah lanjutkan makannya lagi" ucap ayah dan ibu serentak.
"iya yah bu" ucapku melanjutkan makanku.
"udah siap yah bu" ucap tatiana kekenyangan.
"tunggu kakak ya tatiana,kayak bentar lagi ji siap" ucapku terburu-buru.
"zahra pelan-pelan" ucap ayah.
aku terus memakan makanananku secepat kitat.
"uwhuk....uhukk...".
"kan udah ayah bilang sama kamu,ucap ayah" melihat jelek ke arahku.
"ini kak,ucap tatiana" memberiakanku segelas air minum ,aku langsung mengambilnya dan meminumnya.
"makasih ya dek" ucapku tersenyum.
"iya kak sama-sama".ucapnya.
" kakak udah siap makan nih,kita berangkat yok"ucapku mengajaknya.
"yok kak" ucap tatiana.
"yah bu kami berangkat dulu ya" ucapku mencium punggung ayah dan ibu dan tatiana juga meniruku.
"hati-hati ya anak ayah" ucap ayah dan ibu kepada kami berdua.
"da ayah da ibu" ucap kami melambaikan tangan ke arah ayah dan ibu.
"Daaaaaaaa....." tatiana zahra"ucap ayah dan ibu membalas lambaian kami.
kami menghidupkan honda dan melajukan honda kami menuju my reading.
"my reading tunggu kedatangan kami"ucapku dalam hati.
beberapa menit kemudian ,kamipun sampai diy reading,akupun mulai memberhentikan honda tepat di depan my reading.
" wah kak zahra..........,ini tempat ngajar kakak ya"ucap tatiana kagum.
"iya tatiana kecil sih,tapi alhamdulillah kakak masih bisa ngajar dengan sangat nyaman" ucapku tersenyum.
"tapi tatiana suja kok ,lihat my reading kakak" ucap tatiana yang masih saja mengagumi my reading.
"dari pada kamu terus-tetisan mangagumi my reading sekarang lebih baik kita masuk" ucapku memegangnya sambil berlocat-loncat kecil bersama tatiana.
"kak elang" ucap tatiana memeluk tatiana melihat elang yang sudah mulai mengajar.
__ADS_1
"hey tatiana" ucap elang tersenyum.
"wow....kak elang juga ngajar sini juga ya kak"ucap tatiana tersenyum menatap elang.
" iya kakak disini hanya membantu kak zahra kok"ucap elang memegang kepala tatiana dengan penuh kasih sayang.
"Ooooh begitu ya kak" ucap tatiana sambil mengangguk perkataan elang.
"iya tatiana" ucapku menyela.
"sekarang kamu sapa ya kawan-kawan kamu" ucap elang.
"baik kak" ucap tatiana.
"ayok tatiana kami pasti bisa kakak percaya sama kamu" ucapku memberikan semangat kepada tatiana.
tatiana memajukan langkahnya dan mberanika dirinya.
"Assalamu'alaikum teman-teman semua" ucap tatiana dengan memulai perkenalannya dengan mengucapkan salam.
"walaikumsallam" jawab semua anak-anak my reading.
"teman-teman semua perkenalkan nama aku tatiana,aku ingin berteman sama kalian semua dan belajar dengan kalian semua" ucap tatiana memperkenalkan diri dengan sangat ramah.
"hy tatiana ,perkenalkan nama aku mahira dan aku zikri,dan aku....." ucap anak-anak my reading memperkenalkan dirinya.
"salam kenal semuanya" ucap tatiana melambaikan tangan sambil tersenyum semanis permen.
"salam kenal juga tatiana" juga tatiana ucap anak-anak my reading.
"sekarang kamu duduk sama mereka ya tatiana"ucapku menyuruhnya duduk.
" siap kak zahra"ucapnya hormat kearahku.
"karena sekarang kita mempunyai anggota baru hari ini kita nyanyi dan maon-main aja ya" ucap elang menepukkan tangannya.
"Horeeeeeeee..........." ucap anak-anak tersebut gembira.
"sekarang kita mau nyanyi apa??" ucapku bertanya
"mau nyanyi.......naik-naik kepuncak ginung....kak" ucap mereka bersemangat.
"itu kira-kira apa ya judulnya" ucapku sambil berpikir.
"itu udah judulnya kak zahra" ucap mereka menertawaiku.
"iya zah itukan udah judulnya" ucap elang ikut tertawa.
"kakak sebenarnya hanya menguji kalian saja"ucapku mengeles agar tidak bertambah malu.
"wkwkwkwkw......yok sekatmrang kita mulai menyanyinya ya" ucap elang masih menawan tawanya.
"baik kak" ucap mereka sangat serentak.
"yok satu...dua...tiga" ucapku memulai.
"naik-naik kepuncak gunung tinggi-tinggi sekali(2x)
kiri kanan kulihat saja
banyak pohon cemara aa aa"
alunan-alunan musik anak di my rea ding terdengar sangat indah ,suara polos dark mereka menambahkan kegangatan suasana dam senyum-senyum mereka memberi warna tersendiri untuk my reading ini.
"iya kak elang,kita mau main apa ya kak elang??" tanya zikri ke elang.
"Hmmm....kita main apa ya." ucap elang sambil berpikir.
"gimana kalau kita main...permainan ancak-ancak alis"ucapku memberi ide.
" itu permainan apa ya kak??"ucap anak-anak bertanya.
"jadi kalian belum tau ya??" ucapku bertanya.
"belum kak" ucap mereka menggelengkan kepalanya.
"nggak papa adik-adik, biar adik-adik tau,kakak jelaskan dulu ya,apa itu ancak-ancak alis"ucapku ingin memberi mereka penjelasan.
" baik kak"ucap mereka mengangguk.
"ancak-ancak alis adalah salah satu permainan tradisional Indonesia yang bersal dari jawa,permainannya mudah kok disini kita bergembira dan juga menambah wawasan kita tentang cara dan proses budidaya menenam padi" ucapku menjelaskan.
"uhuuu...sepertinya seru tu kak" ucap tatiana bersemangat.
"yok kita mulai" ucapku mengajak mereka main.
kami bermain dan riang bergembira bersama,sampai-sampai salah satu anak sudah kelelehan.
"udah kak" ucap anak yang kelelahan tersebut.
"yaudah kalau udah kita sudahi permainan kita ya,karena udah waktunya jam pulang ni" ucapku sambil melihat ke arah jam tanganku yang menunjukkan jam 4 sore.
"baik kak" ucap mereka.
"sekarang kalian berbaris seperti biasanya ,bergantian menyalami kakak dan kakak zahra" ucap elang menyuruh mereka beberbaris dengan sangat rapi,mereka berbaris dan menyalami aku dan elang satu persatu.
"yok tatiana kita balik lagi" ucapku sambil merangkul tatiana.
"aku antarin ya" ucap elang menawarkan.
"boleh lang" ucapku tersenyum menatapnya.
"yaudah yok,masuk ke mobil aku" ucap elang menyuruh kami masuk.
kami berdua masuk kedalam mobil.
"zah bentar lagikan malam kita sekalian makan malam yok" ucap elang sambil fokus mengendarai mobilnya.
"3 jam lagi lang" ucapku mengancungkan jadi ku 3.
"iya kan gak papa,yakan tatiana??"tanya elang ke tatiana.
"oke baik baik" ucapku akhirnya mengiyakan perkataan elang.
"yey...." ucap tatiana sangat gembira.
sambil mencari-cari cafe tatiana bernyanyi dan menepuk tangannya dengan penuh kebahagian yang tak terhingga.
"udah ni kita udah sampai" ucap elang memberhentikan mobilnya tepat di depan restoran mie ayam.
__ADS_1
"yok turun tatiana" ucapku menyuruh tatiana tersenyum.
"yok...yok...yok...masuk" ucap elang memegang tanganku dan tatiana masuk ke resto.
kami bertiga pun memilih meja yang paling sudut dan duduk.
"kamu mau pesan apa tatiana zahra" tanya elang.
"kami samain aja dengan kamu lang"jawabku elang beranjak untuk memesankan makanan buat kami berdua.
"kak" ucap tatiana.
"iya dek" jawabku.
"kak elang baik ya" ucapnya tersenyum.
"iya kak elang memang baik" ucapku membalas senyumnya.
tidak beberapa elangpun datang.
"tunggu bentar ya ,bentar lagi datang" ucap elang.
"padahal aku udah lapar banget ni kak" ucap tatiana memegang perutnya.
"nah itu dia datang" ucapku menunjuk makanan yang baru saja datang.
"Horeee...."ucap tatiana sangat gembira.
" ini mbak mas makanannya "ucap pelayan tersebut sambil meletakkan makanannya.
"makasih ya mbak" ucapku berterimakasih.
aku melihat tatiana langsung melahap makanannya.
"tatiana kamu tawari dulu dong kak elang,ini kamu makan sendiri aja"ucapku menyenggol tatiana.
" nggak papa tatianakan masih kecil,kamu lanjutin aja makan kamu ya"ucap elang mtersenyum dan diangguki tatiana.
"elang" ucapku meliriknya.
"udah zah ,kamu lanjutkan makan kami" ucapa elang,entah kenapa aku mengikuti perkataannya dan melanjutkan makanku.
"udah kak" ucap tatiana yang deluan menghabiskan makanannya.
"oke" ucap elang.
"kakak udah juga" ucapku.
"kak elang kalah" ucapnya ngeledek elang.
"yah....kak elang kalah dong" ucap elang yang ditertawai oleh tatiana.
"lang karena kami udah siap,pulang yok"ucapku menatap elang.
"yok..tapi aku bayar dulu ya,kalian masuk aja dulu ke dalam mobil" ucap elang.
"iya lang" ucapku beranjak dan masuk ke mobil elang bersama tatiana.
"ready" ucap elang baru saja masuk ke mobilnya.
"ready dong" ucapku tersenyum.
elang menghidupkan mobilnya dan melajukan kecepatannya ,elang takut aku Dan tatiana kemalaman makannya dia melajukan kecepatannya.
"kak aku ngantuk" ucap tatiana merengek.
"kamu tidur disini dulu ya" ucapku menyuruhnya duduk dipahaku.
"iya kak" ucap tatiana dan menidurkan kepalanya di bahuku.
"ya allah aku lupa" ucapku memeluk keningku.
"lupa kenapa zah??"tanya elang.
" tadikan aku bawak honda,sekarang nasib honda aku gimana"jawabku mulai kawatir.
"udah tenang aja udah aku urus kok semuanya" ucap elang menenangkan ku.
"uft....aku kira aku akan kehilangan tadinya,tap alhamdulillah,makasih ya lang" ucapku menatapnya.
"iya sama-sama,nih kita udah sampai ni zah" ucap elang.
"iya lang" ucapku turun sambil mengendong tatiana yang sudah tertidur nyenyak.
"kamu cepetan masuk gih,kasihan tu tatiana" ucap elang menyuruhku masuk.
"iya lang,aku masuk dulu ya lang,sekali lagi makasih ya lang" ucapku berterimakasih dan mungkin sekian kalinya.
"iya sama-sama, buruan gih" ucap elang kembali menyuruhku masuk,aku beranjak meninggalkannya dan masuk ke dalam rumah.
"Assalamu'alaikum" ucapku berbisik masuk ke rumah.
"walaikumsallam" teriak ayah dan ibu.
"Shyut......pelankan suaranya yah bu" ucapku menyuruh ayah dan ibu memelankan nada suara.
"baiklah, kalau gitu kamu cepetan masuk bawak tatiana ke kamar zah" ucap ibu berbisik.
"baik bu" ucapku membawa tatiana masuk ke kamar.
sesampainya dilamar aku meletakkan tatiana perlahan-lahan.
"kita udah sampai ya kak" ucap tatiana bagun.
"iya tatiana,kita udah sampai" ucapku mengangguk.
"kak itu kotak apa" tatiana menunjuk kearah kotak yang bwrisikan gelang pemberian leon.
"besok kakak ceritain, kakak janji"ucapku.
" janji"ucapnya.
"janji sekarang kamu tidur ya" ucapku menyuruhnya tidur sambil menyeliputinya.
"baik kak" ucap tatiana tersenyum.
"kakak juga ngantuk ni,jangan lupa baca doa ya tatiana" ucapku mengingatkan dan tidur diaebelahnya.
...*.....*...
__ADS_1
"Seseorang yang baru datang dalam kehidupan kita belum tentu dia itu buruk,karena yang di lihat hanya setengah mata belum tentu benar,lihatlah seseorang dari waktu yang lama dan proses yang berbeda".
...~D.s....