Cinta Yang Dinanti

Cinta Yang Dinanti
54.dina dengan elang?


__ADS_3

"Din bangun din" ucap zahra sambil memegang bahu dina.


"Hmmmm..."


"bangun din,,,,,udah siang" ucap zahra mulai kesal.


"apaan sih zah" ucap dina mengambil posisi duduk.


"katanya mau ngajar sama moana kok masih tidur" ucap zahra duduk di damping dina.


"I....ya ngajar tapi besok" jawab dina menatap zahra.


"Oohhh besok" ucap zahra.


"udah itu aja kan zah,udah ya aku tidur lagi." ucap dina kembali menutupi badannya dengan selimut.


"Ihhh dina bangun,kawanin aki kek atau apa kek" ucap zahra menarik dina.


"mau kemana?" tanya dina yang keliatannya sangat kesal.


"antarin aku ke kantor,lagian kamu nggak kesepian dirumah sendiri aja,tataiana juga nggak di rumah dia udah berangkat ke sekolah nya,jadi kamu nggak bosan ni di rumah, yakin..."


dina memikirkan perkataan zahra.


"baiklah,tunggu aku mau mandi dulu" ucap dina yang diangguki zahra.


setelah beberapa menit dina pun keluar dengan pakaian syar'i dan niqabnya yang telah menjadi pilihan hidup dina.


"yuuuk buruan ana udah siap" ucap dina


"iya yok" ucap zahra menarik tangan dina.


zahra pun mengunci rumahnya dan menghampiri mobil yang sepertinya udah menunggu mereka dari tadi.


zahra pun mengajak dina untuk masuk ke dalam mobil tersebut,dan bertapa terkejutnya dina yang melihat elang ada di dalam mobil juga.


"elang!kamu..."teriak dina.


" kamu tenang aja din ,kata elang ada yang harus di omongi sama kamu"ucap zahra.


"mau ngomong apa?" tanya dina dengan kebingungan.


"nantik kalian bicarain aja berdua ya" ucap zahra yang membuat dina semakin bertanya-tanya.


"berdua terus kamu zah?" tanya dina kembali.


"aku ya pergi ke kantor lah din" jawab zahra begitu santai.


dina hanya bertanya dalam hatinya dan terus bertanya,jadi berdua?kan gak boleh berdua?lagian elang mau ngomong apa sih?kalau berdua takutnya yang ketiga....?


"kenapa din?" tanya zahra memegang tangan dina yang sedang melamunkan sesuatu.


"ha nggak ada kok" jawab dina kembali sadar dari lamunannya.


"yaudah aku mau kerja dulu ya din,,,bye" ucap dina.


"emang udah nyampai?" tanya dina.


"udah,,,," ucap zahra beranjak keluar dan pergi meninggalkan dina.


"Heheheh kita lihat aja nantik apa yang terjadi" gumam zahra tertawa jahil.


zahra pun langsung melangkahkan kaki nya masuk ke dalam kantornya.sesampainya di kantor seperti biasa zahra lang


sung mengerjakan tugasnya.


"hay zah,,,ada yang sulit nggak kalau ada biar aku Bantu" ucap ziani menawarkan.

__ADS_1


"ada ini ani aku lagi kesuahan sama yang ini,Dan belum paham juga" ucap zahra menunjukkan yang dia belum bisa mengerti dan merasa sedikit kesulitan.


"Oh yang ini gampang ini mah" ucap ziani mengambil bangku dauduk di sebelah zahra dan mengajarkan zahra.


"semudah itu" ucap zahra sangat senang danulai mengerti.


"ia semudah itu" balas ziani dengan senyuman.


"makasih ani sekarang aku udah paham" ucap zahra sangat berterimakasih.


"iya sama-sama,ada yang perlu di bantu lagi?" tanya ziani.


zahra pun menggelengkan kepalanya.


"sepertinya nggak ada ni,tapi nantik kalau aku nggak paham lagi aku bakalan panggil kamu" ucap zahra.


"baiklah zah,aku tinggal dulu ya" ucap ziani menepuk pelan bahu zahra.


zahra mengangguk dan ziani langsung beranjak meninggalkan zahra.


"karena ini dah siap,aku mau keluar kantor lah mau cari siasana yang haredang" gumam zahra.


zahra bangkit dari tempat duduknya dan keluar dari kantornya,mencari sesuatu yang hal yang baru.


zahra Terus berjalan dan berjalan menyelusuri kota Jogjakarta,keindahan yang tak mampu di ungkapkan begitu saja,Jogjakarta yang sering di bicarakan oleh kebanyakan orang dan sekarang zahra udah disana ya sangat berbeda dengan pekanbaru yang dulu dia tinggali.


"kring....kringg...kring...."


suara ponsel zahra berbunyi,dan zahra melihat nama yang terpampang pada layar ponselnya,ia leon siapa lagi kalau bukan leon.


πŸ“ž"hallo assamualaikum,,,,camam"


πŸ“ž"walaikumsallam tupai,,,,,"


πŸ“ž"tumben jam segini kamu udah nelvon?"


πŸ“ž" wah....beneran camam"


πŸ“ž"ia benaran dong,kamu senang nggak pai?"


πŸ“ž"senang bangetlah camam"


πŸ“ž"iya alhamdulillah bagus deh,yaudah nanti kita sambung lagi aku mau balik tugas dulu"


πŸ“ž"oke camam,assalamu'alaikum,,,"


πŸ“ž"walaikumsallam,,, "


zahra pun mematikan ponselnya dengan senyuman yang begitu indah terpancar dari wajah zahra.


"yes,,,,leon balik itu artinya pasti leon mau tepati janjinya ke aku buat lamar aku" gumam zahra yang teak henti-hentinya tersenyum.


"eh kok jadi mikirin itu sih zah,fokus kerja fokus" gumam zahra kembali sambil menepuk-nepuk jidadnya.


zahra pun melihat sesuatu yang sangat luar biasa di taman seorang anak kecil yang mempunyai kekurangan,membacakan lantunan ayat suci al-qur'an dengan sangat merdu.


zahra pun begitu terpukau mendengar suara yang sangat indah itu,dia menghampiri adik kecil itu.


"assalamu'alaikum dek,,,nama kakak kak zahra" ucap zahra memperkenalkan dirinya.


"walaikumsallam kak,,,, nama aku sidiq"jawab anak tersebut.


" sidiq boleh nggak kakak fotoin kamu sambil baca al-qur'an "ucap zahra tersenyum.


" buat apa kak?"tanya sidiq.


"buat kerjaan kakak,boleh ya sidiq boleh ya" ucap zahra memelas.

__ADS_1


"yaudah deh kak boleh" jawab sidiq sambil mengangguk.


"makasih sidiq" ucap zahra berterimakasih.


"sama-sama kak" balas sidiq.


"kamu lanjutin aja bacanya ,biar kakak foto" ucap zahra.


zahra pun mulai mengbil foto sidiq ,tanpa sidiq sadari zahra juga diam-diam mengambil videonya,zahra sangat berharap sidiq bbiasa menjadi hafizd terkenal suatu saat nantik.


"kakak udah selesai ni sidiq ,makasih banyak ya" icap zahra kembali berterimakasih.


"iya kak sama-sama" jawab sidiq tersenyum.


"yaudah kakak tinggal dulu ya,semoga kita bisa bertemu lagi" ucap zahra mengelus rambut sidiq dan beranjakeninggallkan anak tersebut.


"aki yakin kali ini pak adrian pasti setiji dengan rencana ku kalau nggak setiji ya terpaksa aku harus cari cadangan lain seperti kemarin,biar pak adrian setuju" ucap zahra ngedumal sepanjang Japan.


bagaimana pun dia harus mencari dua foto yang di fotonya dan di berikannya kepada pak adrian.


"SMS dari dina?"ucap zahra sepertinya sudah tau apa yang di bicarakan oleh dina.zahra pun membuka isi pesannya


πŸ“©" *zahra kamu ini ya kebiasaan iseng banget sama aku,kamu kenapa nggak bilang kalau elang ingin ta'arufin aku zahra".


πŸ“©"Hehehe maaf din,kalau aku bilang deluan ke kamu ya belum tentu kamu mau menerimanya".


πŸ“©"jadi sekarang menurut kamu apa aku menerima ta'arufannya?".


πŸ“©"ia sepertinya begitu,,"


πŸ“©"yaudah nantik kita bicarain lagi dirumah,nggak boleh ngeles"


πŸ“©"iya dina bawel"


baru saja ingin memasukkan ponsel ke dalam tasnya pak adrian juga memberikannya pesan.


πŸ“©"zahra kamu kembali ke kantor sekarang juga,ada file baru yang harus kamu selesaikan,sekarang!saya tunggu*"


zahra pun langsung memesan ojek online, beberapa menit kemudian ojek online pun datang dan mengantarkan zahra ketempat tujuannya.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


*sesampainya dikantor.,,,,,


zahra langsung menghampiri pak adrian ke dalam ruangannya*.


"maaf pak,,,,,file mana yang harus says kerja kan pak" ucqo zahra dengan sangat sopan.


"ini ni kamu ambil dan kamu kerja kan sekarang!" ucap pak adrian memberi perintah dan memberi filenya.


"baik pak" balas zahra dan mengambil file dari tangan pak adrian dan keluar dari ruangan pak adrian.


"kenapa zah?" tanya ziani.


"itu pak adrian lagi sensi ya" jawab zahra kesal.


"iya sepertinya begitu" balas ziani.


"yaudah bodo amatttlah ,yang penting sekarang aku ngerjain tugas ini dulu" ujar zahra sambil memasuki ruangan kerjanya.


zahra pun mengerjakan filenya dengan sangat teliti dan penuh kehati-hatian dia nggak mau kalau harus ngulang dari awal lagi.


"ya allah semoga ini cepat selesai,amin"


... *......*...


"tidak ada masalah yang memperburuk hidupmu,ada juga yang datang sambil membukakan pintu kemudahan bagi waktu yang datang.lebih bersyukur lagi dan tawakal"

__ADS_1


... ~kata" seorang muslimah...


__ADS_2