
"zahra....zahra...aku mohon dengarin penjelasan aku dulu zahra..."
"leon...leon...leon...aku mau mendengarkan mu leon!!!!".
teriak ku terbangun sambil mengucapkan keringat yang telah penuh diwajahku.
" ah.....ternyata ini hanya mimpi"ujarku dalam hati.
aku melihat kearah jam yang menunjukkan pukul 02:00.
"dari pada aku gelisah gak karuan lebih baik aku sholat tahajjud" ujarku sambil mengambil wudhu.
selesai wudhu aku langsung melaksanakan sholat tahajjud.dan aku menyelesaikan sholatku.
aku menyeladahkan kedua tanganku dan mulai berdo'a
"ya allah hamba mohon jika dia memang jodoh hamba dekatkanlah hamba dengannya dan tintunlah hamba menuju padanya ya allah,dan jika dia bukan jodohku jauhkan dia dari hamba ya allah, dan jangan pernah mempertemukannku lagi padanya ya allah,amin...."
"kak zahra kakak belum tidur" ucap tatiana terbangun.
"ini mau tidur tadi kakak lagi sholat.sekarang kita tidur lagi yuk" ucapku sambil naik ke atas ranjang.
"kak zahra tatiana tidur deluan ya" ucap tatiana memejamkan matanya.
"tidurlah adik kecilku" ucapku mengecup keningnya.
aku juga mencoba untuk memejamkan mataku,berputar dan berbalik kesana kesini,cukup lama aku melakukannya dan akhirnya aku bisa memejamkan mataku😴😪.
*kring....kring......kring......
suara alarm membangunkan ku.
"argh.......baru saja aku bisa tidur,tapi ada sama yang ingin mengganggu tidurku" ucapku dengan nada kesal😤😤.
"ada apa kak??" tanya zahra yang terbangun dengar ocehanku.
"gak kenapa-napa dik" ucapku tersenyum.
"kak udah jam setengah 6 ya kak,yok kita sholat bareng kak" ajak tatiana.
"iya yok tatiana,nantik kita telat lagi" kami kemudian bergegas mengambil wudhu dan melaksanakan sholat subuh.
"assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" ucapku mengucapkan salam yang juga di ikuti oleh tatiana.
"kak zahra salim" ucap zahra dengan sangat sopan.
aku kemudian menyodorkan tanganku kepada tatiana dan tatiana mencium punggung tanganku.
"kak zahra....tatiana senang banget bisa sholat batmreng kayak gini sama kak zahra" ucap tatiana girang.
"alhamdulillah... kakak juga senang bisa sholat bareng adik kecil dan bawel kakak" ucapku sambil mengelitiknya.
"aduh....hahahahah kak zahra geli..." ucapnya tertawa terbahak-bahak.
"oke stop" ucapku mengangkat kedua tanganku.
"kak makasih ya dah mau jadi kakak aku" ucap tatiana langsung memeluk ku.
"iya sama-sama tatiana" ucapku menepuk-nepuk bahunya.
"kak aku mau mandi dulu ya,biar cantik ,biar harum" ucapnya mwngibaskan rambut panjangnya.
.
"loh kok cepet banget tatiana" ucapku.
"iya kak ,biar gak tergesa-gesa kita perginya" ucap tatiana mengedipka matanya.
"kamu ya pinter banget ya sudah ,gih mandi sana kakak juga udah gak tahan bau air liur kamu" ucapku sedikit mengejeknya.
"ha....kak zahra" ucapnya menghentakkan kakinya.
"kakak cuma bercanda ,jangan nangis ya" ucapku melipat mukena ku dan tersenyim kearahnya.
"oke kak ,tatiana mandi dulu ya" ucapnya beranjak dan masuk ke dalam kamar mandi*.
sambil menunggu tatiana selesai, aku menyiapkan menu serapan pagi di dapur,hari ini menu kami adalah nasi goreng.
__ADS_1
bak sekarang master chef aku menunjukkan keahlianku dalam memasak,dan akhirnya masakanku selesai.
"tatiana.....kakak udah selesai masak ni" teriakku.
"iya kak" ucap tatiana yang langsung keluar dan berpakaian sangat rapi.
"karena kamu udah siap ,kakak madi dulu ya habis tu kita serapan bareng" ucapku mencubit pipinya dan langsung lari menuju kamar mandi
"kak zahra....ih kesel deh aku" ucap tatiana cemburut😑.
aku pun lalu segera mandi,dan segar kembali.
"eh adek kakak masih cemburut aja" ucapku yang baru selesai mandi.
tatiana tidak menjawabku sedikit pun.
"adik kakak yang manis,pintar,sholeh lagi makan yok" bujukku.
"gak mau" ucapnya kembali merajuk.
"Hmmm....kalau gak makan nantik cacing di perut kamu marah lo" ucapku tertawa tipis.
"benaran kak" ucap tatiana memegang perutnya dengan sangat polos.
"Ha'a benaran...kalau kamu gak makan caving di perut kamu dia marah besar,makannya kamu makan ya" ucapku memberikan serapan kepada tatiana.
"baik kak" ucapnya langsung melahap makanannya.
"kak zahra juga makan,jangan ngeliatin aku terus,makan ya kak" ajak tatiana.
"iya ni kakak makan"jawabku langsung menyuapkan makanan.
kami berdua pun segera menghabiskan saraapn kami.
" kak udah selesai "ucap tatiana.
" kak juga udah yok kita berangkat"ucapku merangkulnya dan langsung berangkat.
sesampainya di taman kanak-kanak.
"*kak zahra ,aku masuk dulu ya" ucap sambil mencium punggung tanganku.
"iya belajar dengan giat ya,dan tetap tersenyum" ucapku menyemangatinya.
"iya kak,Daaaaaa...." ucapnya melambaikan tangan.
"Daaaaa...."balasku melambaikan tangan.
aku kemudian melanjutkan perjalanan ke kantor.
" mau ke kantor ya"ucap seseorang yang menghampiriku.
"pak adrian" ucapku kaget.
"iya yok ,masuk ke dalam mobil" ajak pak adrian.
"nggak usah deh pak,saya gak mau jadi omongan orang-orang kantor" jawabku.
"udah naik aja,gak udah kamu pikirin apa yang mereka bilang" ucap pak adrian,aku mengangguk dan masuk ke dalam mobilnya.
"kamu ngapain???,kok bisa ada di taman kanak-kanak??" ucap pak adrian membanjiri aku dengan pertanyaan.
"adik saya belajar disana pak" ucapku cekikilan.
"Oooh adik kamu..." ucap pak adrian mengangguk.
"iya pak,bapak kok bisa lewat di sekitaran sini pak??" tanyaku.
"sama dengan kamu ,keponakan saya juga tinggal disini" jawabnya menatapku.
-sekilas info pak adrian.
pak adrian sekarang yang tidak suka basa-basi yang terlalu berlebih-lebihan,dia bos yang sangat baik,selain baik dia mempunyai karisma dan mempunyai wajah yang sangat tampan.
"jadi begitu ya pak" ucapku.
__ADS_1
"iya,zahra udah sampai ni"
ucap pak adrian yang langsung memarkirkan mobilnya.
aku kemudian masuk kedalam kantor barengan bersama pak adrian,beberapa orang di kantor berbisik dan memandangiku dengan wajah sangat seram.
"udah gak usah kamu lihat dan kamu pikirin" ucap pak adrian dengan santainya.
gimana coba aku gak memikirkannya orang-orang berbisik dan bercerita mengenaiku .
"permisi pak ,saya mau ke ruangan saya dulu pak" ucapku pamit meninggalkan pak adrian.
aku kemudian duduk di kursi kerjaku dan menekuk wajahku malu😫😫😓.
"why zahra??" ucap ani menepuk bahuku.
"aku nggak kenapa-napa kok ani,aku kerja dulu ya" ucapku beranjak dan pergi dari kantor.
sepanjang jalan aku mencoba menghibur hatiku dan mencoba memotret beberapa hal yang menurutku menarik yang bisa do jadikan refensi.
aku kemudian memandangi sekelilingku,karena aku sudah kecapean dan kebetulan ada sebuah kursi di bawah pohon besar dan aku kemudian duduk disana.
aku melihat-lihat hasil fotobyang barusan aku ambil.
"panas ya...panas...gini enaknya makan ice kream lo"ucap seseorang cowok yang menyodorkan ice kream ke arah ku.
aku kemudian berbalik ke belakang.
" le.....leon"
sontak membuatku kaget dan berdiri.aku coba menyakinkan diriki dan mengusap mataku kalau itu beneran leon atau tidak.
"udah gak usah di usap-usap matanya ,ini benaran aku kok" ucap leon tersenyum tipis.
"kamu kenapa ada di tempat ini???,kamu lagi gak tugas ya???" tanyaku dengan sangat heran.
"coba tenangkan diri kamu dulu,dan ambil ice kream di tangan ku biar kepala kamu lebih adem" ucapnya menyodorkan kembali ice kream dan sedikit ngeledekku.
aku kemudian mengambil ice kreamnya dengan wajah jutek.
"nah gitu dong...sekarang duduk dengarin penjelasan aku" ucap leon menepuk-nepuk kursi.
aku mengikutinya dan duduk disampingnya.
"apa...apa yang perlu kamu jelasin??" ucapku menatap tajam ke arahnya.
"kamu pasti marahkan karena aku gak ada hubungi kamu udah lama ini" ucapnya menyesal.
"udah cepatan gak usah basa-basi" ucapku sinis.
"tatap aku zahra, aku pengen kamu jujur kamu masih sayangkan sama aku" ucapnya menatapku.
aku kemudian menatapnya,
"aku sayang sama kamu,ah udah selama ini kamu ninggalin aku lu bilang aku masih sayang sama kamu" ucapku membohongi perasaan ku sendiri.
"gak zahra kamu bohong,aku bisa melihat dari mata kamu menatapku dan dari gelang yang aku berikan di tangan kamu dan masih kami pakai sekarang" kata leon mengambil tanganku.
"oke jujur ,iya aku masih sayang sama kamu" ucapku sambil memukul-mukul dadanya.
"maafkan aku zahra ini karena aku yang terlalu bodoh ngecewain cewek sebaik kamu,kamu tau aku bukan nggak bermaksud buat ninggalin kami atau membuat kamu kawatir, aku tidak menghubungi kamu karena aku sakit zahra,aku berada di rumah sakit cukup lama,dan aku baru sembuh dan baru bisa bertugas beberapa minggu ini" jelas leon.
aku kemudian memberhentikan pukulanku.
"kenapa kamu gak pernah jujur sama aku leon" tangis ku lepas begitu saja.
"karena aku sayang sama kamu ,aku gak mau ngeliat air mata jatuh membasahi pipi kamu" ucap leon menghapus air mata dari mataku.
aku larut dalam suasana kesedihan mendengar penjelasan dari ksatria yang selalu berkorban untuk negaranya bahkan hatinya😫😥.
...*..........*...
"biarkan aku menahan semua kesedihanku dan keperihanku,agar aku selalu bisa melihat senyumanmu bukan tangismu"
...#Leon...
__ADS_1